Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pj. Gubernur Mahendra Jaya Bangga Semarapura Festival dapat Pengakuan Sebagai Kharisma Event Nusantara

BALIILU Tayang

:

Pj gubernur Bali menghadiri Semarapura Festival
HADIRI FESTIVAL: Menparekraf RI bersama Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya saat menghadiri pembukaan Semarapura Festival ke-6 di depan monumen Ida Dewa Agung Jambe pada Minggu (28/4). (Foto: Hms Pemprov)

Klungkung, baliilu.com – Penjabat (Pj) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya bangga karena Semarapura Festival yang merupakan ajang tahunan pesta rakyat Klungkung mendapat pengakuan sebagai Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan saat menghadiri pembukaan Semarapura Festival ke-6 yang berlangsung di depan monumen Ida Dewa Agung Jambe, Minggu (Redite Kliwon, Medangkungan), 28 April 2024.

Lebih jauh ia menyampaikan bahwa Semarapura Festival merupakan pesta rakyat yang menjadi ruang pementasan dan apresiasi seni budaya Kabupaten Klungkung. Ditambahkan olehnya, sebagai pesta tahunan yang telah mendapat pengakuan sebagai KEN, Semarapura Festival juga menjadi ajang pertemuan insan-insan kreatif untuk berkreasi, berkolaborasi dan berdiskusi tentang seni budaya.

Ditambahkan olehnya, perjalanan Festival Semarapura yang berhasil memasuki tahun ke-6 tak terlepas dari kolaborasi dan dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat Klungkung. Hal ini menjadi bukti bahwa kreatifitas seniman dan semangat ngrombo masyarakat Klungkung tidak pernah pudar.

“Keberhasilan seniman dalam mengekspresikan karya seni khas Kabupaten Klungkung menjadikan Semarapura Festival semakin bernas dan berkualitas. Tampilan karya seni budaya yang tersaji tidak hanya dinikmati secara artistik dan estetik, melainkan juga menjadi penanda kemajuan pembangunan di Kabupaten Klungkung,” urainya.

Pj. Gubernur yang hadir bersama Pj. Ketua Dekranasda Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya berharap Semarapura Festival terus berlanjut dengan tata kelola yang semakin baik sehingga masyarakat merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini.

“Kuratorial terhadap seluruh materi harus dilakukan dengan mengedepankan kualitas. Selain itu Semarapura Festival juga harus menjadi media pengembangan perekonomian masyarakat Klungkung,” imbuhnya.

Baca Juga  Pj. Gubernur Mahendra Jaya Harap Program HATINYA PKK dan DELIGI Terus Berlanjut Kembangkan Potensi Desa

Masih dalam sambutannya, Mahendra Jaya mengingatkan agar Semarapura Festival tidak sekadar memberi peluang kepada seniman untuk berkarya tapi juga membawa berkah bagi perajin (IKM), penggiat kuliner dan masyarakat di Kabupaten Klungkung. Sebab menurutnya, perekonomian yang berbasis kreativitas tidak akan pernah habis karena ia tumbuh sejalan dengan perkembangan zaman dan memiliki dampak luas terhadap berbagai bidang. Mengakhiri sambutannya, ia menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI karena telah menetapkan Semarapura Festival sebagai bagian dari KEN.

“Saya juga memberikan apresiasi kepada seniman, budayawan, penggiat pariwisata dan seluruh masyarakat Klungkung atas kerjasama dan kerja kerasnya sehingga festival ini terselenggara dengan baik,” pungkasnya.

Apresiasi terhadap pelaksanaan Semarapura Festival juga diutarakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno. Bahkan, Sandiaga Uno menginformasikan bahwa Semarapura Festival tercatat sebagai enam event terbaik se-nusantara yang masuk dalam KEN. “Sebelumnya sudah ada Nusa Penida Festival, sekarang nambah satu lagi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Festival Semarapura ke-6 berlangsung selama empat hari, dari tanggal 28 April 2024 hingga 1 Mei 2024 di depan monumen Ida Dewa Agung Jambe. Pj. Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini bertujuan untuk mempromosikan potensi wisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Klungkung.

Senada dengan Pj. Gubernur, ia juga bangga karena Semarapura Festival dan Nusa Penida Festival terpilih masuk KEN sehingga dipromosikan secara berkesinambungan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Melalui promosi ini, ia berharap Semarapura Festival menarik banyak wisatawan untuk mengunjungi Klungkung.

“Selama ini wisatawan banyak ke Nusa Penida untuk melihat keindahan alam, sekarang kami fokus menonjolkan ekonomi kreatif dan budaya melalui festival ini,” tandasnya.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya Tanggapi Pandangan Umum Fraksi pada Sidang Paripurna Ke-23

Pembukaan Semarapura Festival ditandai dengan pemukulan tambur secara bergantian oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno, Pj. Gubernur Mahendra Jaya, Pj. Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika dan Panglingsir Puri Klungkung Ida Dalem Semara Putra. Pembukaan Semarapura Festival makin semarak dengan penampilan Fragmentari Lawang Balingkang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Raih Penghargaan Apresiasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah 2024 Kategori Kinerja Total Klaster Fiskal Tinggi

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Baca Juga  Pj. Gubernur Mahendra Jaya Harap Program HATINYA PKK dan DELIGI Terus Berlanjut Kembangkan Potensi Desa

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Ajak Anggota DPD RI Dapil Bali ‘’Ngrombo’’ Selesaikan Sejumlah Persoalan Krusial di Bali

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca