Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Plt Gubernur Lemhannas Apresiasi Program PWI Wawasan Kebangsaan untuk Wartawan

BALIILU Tayang

:

program pwi
TERIMA PWI PUSAT: Plt Gubernur Lemhannas Laksamana Madya Firmansyah saat menerima pengurus PWI Pusat yang dipimpin ketua umumnya Hendry Ch Bangun di kantor Lemhannas di Jakarta, Senin (20/11). (Foto: Hms PWI)

Jakarta, baliilu.com – Plt Gubernur Lemhannas Laksamana Madya Maman Firmansyah mengapresiasi inisiatif Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk menyelenggarakan kelas pemantapan nilai-nilai kebangsaan dan wawasan kebangsaan bagi wartawan dengan menjajaki kerja sama dengan Lemhannas.

Maman Firmansyah mengatakan nilai-nilai kebangsaan dan wawasan kebangsaan penting disebarluaskan kepada masyarakat. Kondisi geopolitik internasional yang semakin tak menentu serta kemajuan dan pemanfaatan teknologi yang semakin cepat meluas adalah alasan utama perlunya penyegaran wawasan kebangsaan, tidak saja kepada calon-calon pemimpin nasional tapi juga kepada wartawan.

Hal tersebut disampaikan Plt Gubernur Lemhannas Laksamana Madya Firmansyah saat menerima pengurus PWI Pusat yang dipimpin ketua umumnya Hendry Ch Bangun di kantor Lemhannas di Jakarta, Senin (20/11). Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekjen PWI Sayid Iskandarsyah, Ketua Komisi Pendidikan Marah Sakti Siregar dan Ketua Bidang Pendidikan PWI Haji Nasir. Sedangkan pejabat yang mendampingi Plt Gubernur Lemhannas, antara lain Deputi Kebangsaan Lemhannas Mayjen TNI Agus Arif Padillah, Kepala Biro Kerja Sama & Hukum Brigjen TNI (Mar) Raja E Girsang, SE, MM, M.Sc serta Kepala Biro Humas Brigjen TNI Suratno.

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun menyampaikan pemantapan nilai-nilai kebangsaan dan wawasan kebangsaan adalah salah satu program unggulan PWI periode 2023-2028, disamping peningkatan kompetensi wartawan.

“Kami ingin wartawan dari daerah-daerah, mulai dari Aceh hingga Papua memperoleh kesempatan mengikuti kelas wawasan kebangsaan,” ujar Hendry.

Dikatakan, saat menyampaikan program kerja PWI kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), beberapa waktu lalu, kepala negara sangat mengapresiasi program pemantapan nilai-nilai kebangsaan kepada wartawan.

Apresiasi yang sama disampaikan pula saat pengurus PWI Pusat bertemu dengan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan (LBP) dan Menko Polhukam Mahfud MD.

Baca Juga  Banjarmasin Tuan Rumah HPN 2025, Peringatan Tegas untuk PWI Ilegal KLB

Bahkan Menko Marves LBP langsung mengontak Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto untuk menanyakan kelas wawasan kebangsaan di Lemhannas dengan durasi pendidikan satu minggu. Menko Marves LPB juga minta Gubernur Lemhannas saat itu mendukung program PWI tersebut.

Namun pembicaraan penjajakan kerja sama PWI Pusat dan Lemhannas baru bisa dilanjutkan pada tanggal 20 November 2023 karena Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto mengundurkan diri dari jabatannya setelah menerima penunjukan sebagai Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 beberapa waktu lalu.

Plt Gubernur Lemhannas Laksamana Madya Maman Firmansyah mengatakan selain pendidikan reguler tujuh bulan untuk calon-calon pemimpin nasional, Lemhannas juga memiliki pendidikan singkat selama seminggu. Terkait kurikulumnya, pendidikan ketahanan nasional tersebut meliputi penyampaian materi dasar, materi utama dan materi penunjang. Mulai dari pemantapan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, kepemimpinan nasional hingga materi literasi digital dan cyber security. “Hanya untuk literasi digital dan cyber security disampaikan sebagai pengetahuan saja, bukan untuk keterampilan,” tambah Deputi Kebangsaan Lemhannas Mayjen TNI Agus Arif Padillah.

Di akhir pertemuan, Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun dan Plt Gubernur Lemhannas Laksamana Madya Maman Firmansyah menyepakati untuk menindaklanjuti rencana kerja sama membuat kelas wawasan kebangsaan untuk wartawan termasuk menentukan format kerja samanya. Gubernur Lemhannas kemudian menunjuk Kepala Biro Kerja Sama dan Hukum Raja E Girsang sebagai penanggung jawab dari pihak Lemhannas, sementara Ketum PWI Pusat menunjuk Ketua Bidang Pendidikan Haji Nasir sebagai penanggung jawab dari pihak PWI Pusat.

“Namun untuk realisasi kerja sama ini, kemungkinan tak bisa dilakukan tahun 2023, kami akan mengupayakan tahun depan,” ujar Plt Gubernur Lemhannas Laksamana Madya Maman Firmansyah. (gs/bi)

Baca Juga  PWI DIY Dukung Penetapan Hari Kebudayaan Nasional Setiap 17 Oktober

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan dan Kemandirian Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Hadiri Sesi Terbatas KTT BRICS 2026
KTT BRICS 2026: Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bharat Mandapam, New Delhi, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. Sesi tersebut diikuti oleh para pemimpin negara anggota BRICS untuk membahas penguatan tata kelola global yang inklusif serta kerja sama multilateral.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada Perdana Menteri (PM) Republik India Narendra Modi selaku tuan rumah sekaligus Ketua BRICS tahun ini atas sambutan dan keramahtamahan yang diberikan kepada delegasi Indonesia. Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan PM Modi dalam memimpin BRICS.

“Izinkan saya terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah dan Ketua BRICS tahun ini atas sambutan hangat serta keramahan luar biasa yang diberikan kepada delegasi kami. Saya juga ingin memberikan apresiasi atas kepemimpinan hebat yang ditunjukkan oleh Perdana Menteri Shri Narendra Modi dalam memimpin BRICS,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyebut keikutsertaan Indonesia dalam BRICS menjadi sebuah kehormatan, mengingat Indonesia merupakan anggota baru dalam organisasi tersebut. Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada para pendiri BRICS yang telah menerima Indonesia dalam waktu yang cepat untuk menjadi bagian dari organisasi yang merepresentasikan sebagian besar populasi dunia.

“Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk hadir di sini dan bergabung dengan Anda semua dalam KTT ini. Kami adalah anggota baru BRICS, dan kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendiri BRICS yang telah menerima kami dengan sangat cepat sebagai anggota organisasi baru yang hebat ini, yang mewakili separuh dari populasi manusia,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga  Seminar Puslitbang Polri, Ketua Umum PWI Hendry Ch Bangun Sebut Peran Media Krusial untuk DPO dan DPB

Selanjutnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kebersamaan di antara negara-negara BRICS akan memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara. Menurut Presiden Prabowo, kekuatan suatu negara pada dasarnya berawal dari kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, energi, pendidikan, hingga kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita—lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” tuturnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan tersebut penting agar negara memiliki kemampuan untuk menentukan arah kebijakannya secara mandiri. Indonesia, kata Presiden, tidak menginginkan adanya ketergantungan maupun tekanan dari kekuatan tertentu, sehingga penguatan fondasi nasional menjadi bagian penting dalam menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan.

“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari laman presidenri.go.id.

Dengan fondasi yang kuat, Presiden Prabowo meyakini BRICS dapat terus memperluas dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang berpengaruh langsung terhadap ketahanan negara-negara anggotanya. Salah satu bidang yang dinilai strategis adalah energi, khususnya melalui penguatan konektivitas sistem energi dan ketahanan energi antarwilayah.

“Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kita menghubungkan sistem energi kita dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah kita untuk mendorong perekonomian kita, dan membangun ketahanan yang berkelanjutan,” kata Presiden Prabowo.

Melalui BRICS, Indonesia mendorong lahirnya kerja sama konkret yang memperkuat ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan ekonomi. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan negara-negara anggota, tetapi juga menghadirkan kemandirian dan kesejahteraan nyata bagi rakyatnya. (gs/bi)

Baca Juga  Hasil Audit UKW-BUMN, Tidak Ada Penyimpangan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

100 Sak Beras Murah Disalurkan, Polsek Dentim Pastikan Kebutuhan Pangan Warga Terbantu

Published

on

By

Polsek Dentim Salurkan Beras Murah di Pasar Biaung
SALURKAN BERAS: Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya mendukung ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., bersama Kanit Binmas IPTU I Kadek Sukasada dan personel Polsek Dentim. Pendistribusian ini mendapat respons positif dari masyarakat yang berbelanja di Pasar Biaung.

Sebanyak 100 sak beras SPHP Bulog didistribusikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Kami berharap beras yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan sedikit membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Kapolsek Dentim.

Selama proses pendistribusian berlangsung, kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar. Beras yang tiba di Pasar Biaung juga telah dilakukan pengecekan dan pencatatan sesuai dengan data. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Seminar Puslitbang Polri, Ketua Umum PWI Hendry Ch Bangun Sebut Peran Media Krusial untuk DPO dan DPB
Lanjutkan Membaca

NEWS

Korban Dugaan Pengeroyokan di Mess Proyek Sawangan Meninggal Dunia, Polisi Periksa 11 Orang

Published

on

By

Polresta Denpasar Selidiki Kasus Pengeroyokan Sawangan
PENYELIDIKAN: Jajaran Polresta Denpasar saat melakukan penyelidikan secara intensif kasus pengeroyokan di Sawangan. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Peristiwa dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess tenaga kerja proyek pembangunan PT TJS di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, kini memasuki babak baru. Salah seorang korban berinisial AW (24) dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya.

Korban AW menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 12 September 2026 sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.

Pihak keluarga, dalam hal ini ayah kandung korban, juga telah mengajukan permohonan persetujuan untuk dilakukan autopsi guna kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasus tersebut bermula dari adanya keributan yang terjadi di mess pekerja proyek PT Tunas Jaya di Lingkungan Sawangan pada Minggu, 6 September 2026 sekitar pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, keributan dipicu oleh kesalahpahaman antarpekerja. Seorang pekerja diketahui tidak sengaja menyenggol seng di sekitar kamar mandi sehingga menimbulkan suara keras. Situasi tersebut kemudian mendapat teguran dari petugas keamanan.

Perdebatan sempat terjadi dan seorang pekerja lainnya yang terbangun akibat keributan kemudian menghampiri lokasi. Situasi semakin memanas setelah adanya perkataan yang memicu emosi sejumlah pekerja lain yang berada di sekitar lokasi.

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah pekerja mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan medis. Salah seorang korban, AW, sebelumnya mengalami sejumlah luka di bagian wajah, tangan dan kaki sebelum akhirnya meninggal dunia pada Jumat malam.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polresta Denpasar bergerak melakukan penyelidikan secara intensif. Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta Selatan telah mengamankan 11 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga  Banjarmasin Tuan Rumah HPN 2025, Peringatan Tegas untuk PWI Ilegal KLB

Polisi juga terus mendalami rangkaian kejadian, termasuk mengumpulkan keterangan para saksi dan barang bukti guna mengungkap secara terang peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut serta mengetahui pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya korban dugaan pengeroyokan yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

“Benar, salah seorang korban kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess pekerja proyek di wilayah Sawangan telah meninggal dunia pada Jumat malam sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini jenazah korban masih berada di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah dan pihak keluarga telah mengajukan permohonan untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan bahwa kepolisian saat ini masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut. “Polresta Denpasar melalui Satreskrim bersama Polsek Kuta Selatan terus melakukan penyelidikan secara intensif. Saat ini sudah ada 11 orang yang diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kami masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk mengungkap peran masing-masing pihak secara objektif dan profesional,” tegasnya.

Iptu I Gede Adi Saputra Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian. Perkembangan penanganan perkara akan disampaikan sesuai dengan hasil penyelidikan dan penyidikan yang sedang berjalan,” pungkasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca