Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal

Loading

BALIILU Tayang

:

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dan Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar memberikan keterangan usai Workshop Jurnalistik Pindar di Aryaduta Hotel Tugu Tani, Jakarta.
BERI KETERANGAN: Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir bersama Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar saat memberikan keterangan usai menggelar Workshop Jurnalistik bertajuk "Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme Berkualitas untuk Perlindungan Masyarakat" di Aryaduta Hotel Tugu Tani, Jakarta, Kamis 6 Agustus 2026. (Foto: Hms PWI)

Jakarta, baliilu.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggelar Workshop Jurnalistik bertajuk “Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme Berkualitas untuk Perlindungan Masyarakat” di Aryaduta Hotel Tugu Tani, Jakarta, Kamis 6 Agustus 2026.

Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat literasi keuangan digital serta meningkatkan kapasitas insan pers dalam mengedukasi masyarakat mengenai Pendanaan Daring (Pindar) yang legal dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Workshop ini menjadi bagian dari komitmen bersama PWI dan AFPI dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, meningkatkan literasi keuangan masyarakat, serta memperkuat upaya pemberantasan praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang masih marak terjadi di Indonesia.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan, perkembangan industri keuangan digital harus diimbangi dengan peningkatan literasi masyarakat agar tidak menjadi korban pinjaman online ilegal.

“Kita masih mendengar dan melihat berbagai kasus masyarakat yang menjadi korban pinjaman online ilegal. Mereka seringkali terjebak bunga sangat tinggi, ditagih secara tidak beretika, diintimidasi bahkan diteror,” ujar Munir.

Menurutnya, persoalan pinjol ilegal bukan hanya mengenai beban utang dan bunga yang tinggi. Dampak yang ditimbulkan juga meliputi praktik penagihan yang tidak beretika, intimidasi dan teror, penyalahgunaan serta kebocoran data pribadi, penipuan digital, hingga dampak sosial yang lebih luas bagi korban dan keluarganya.

Karena itu, masyarakat, termasuk wartawan, membutuhkan informasi yang benar, jernih, dan dapat dipercaya agar mampu membedakan penyelenggara Pindar yang legal dengan aktivitas pinjaman online ilegal.

Munir menegaskan, pers memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun literasi keuangan nasional. Pers tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi edukasi dan kontrol sosial.

Baca Juga  Sikapi Aksi Main Hakim Sendiri di Bali, Legislator: Jangan Biarkan Emosi Gantikan Hukum

“Dalam konteks industri keuangan digital, wartawan dituntut mampu menjelaskan persoalan yang cukup kompleks dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pemberitaan mengenai Pindar tidak boleh berhenti pada pemberitaan kasus atau kontroversi semata. Media juga perlu memberikan ruang yang cukup bagi informasi mengenai bagaimana Pindar bekerja, apa manfaatnya bagi masyarakat dan UMKM, bagaimana regulasinya, bagaimana perlindungan konsumennya, serta bagaimana masyarakat dapat menghindari pinjaman online ilegal.

“Dengan demikian, pers dapat ikut memperkuat literasi keuangan masyarakat sekaligus melindungi kepentingan publik,” tegas Munir.

Sementara itu, Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar mengatakan literasi keuangan tidak dapat dilakukan oleh industri sendiri.

“Literasi tidak dapat dilakukan sendiri oleh industri. Media merupakan mitra penting yang mampu menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat. Dengan edukasi yang tepat, masyarakat dapat membedakan layanan Pindar yang legal dan diawasi regulator dengan praktik pinjol ilegal yang merugikan,” ujar Entjik.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari regulator, industri, dan organisasi profesi guna memperkuat pemahaman wartawan mengenai industri Pendanaan Daring, perlindungan konsumen, serta pentingnya peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Sebagai penutup, Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Adief Razali menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara PWI dan AFPI dalam memperkuat literasi keuangan masyarakat.

“Jadi kami kira kerja sama AFPI dengan PWI sangat mungkin untuk memperkuat literasi keuangan agar masyarakat kita tidak kena penipuan oleh pinjaman online ilegal. Karena itu kami memandang bahwa insan pers juga sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem jasa keuangan yang sehat,” ujar Adief.

Ia menambahkan, partisipasi aktif insan pers dan masyarakat akan menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan industri jasa keuangan.

Baca Juga  Ketum PWI Tekankan Peran Pers sebagai Pengabdi Masyarakat

“Dengan partisipasi aktif dari pers dan masyarakat akan mampu membawa industri ini semakin berkembang di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Rangkaian workshop kemudian ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) sebagai bentuk komitmen kedua organisasi untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui edukasi dan penyebarluasan informasi mengenai Pendanaan Daring (Pindar) yang legal dan bertanggung jawab. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Lepas Peserta Jambore Nasional 2026, Gus Bem: Banggalah Jadi Warga Gianyar

Published

on

By

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Gianyar Gus Bem melepas peserta Jambore Nasional 2026 di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar
LEPAS PESERTA JAMNAS: Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gianyar menggelar Pemberian Tanda Pramuka Penggalang Garuda sekaligus Pelepasan Peserta Jambore Nasional Tahun 2026 di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Sabtu (8/8). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gianyar menggelar Pemberian Tanda Pramuka Penggalang Garuda sekaligus Pelepasan Peserta Jambore Nasional Tahun 2026 di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Sabtu (8/8). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para Pramuka Penggalang yang berhasil mencapai predikat Penggalang Garuda sekaligus melepas peserta yang akan mewakili Kwarcab Gianyar dalam Jambore Nasional 2026.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama atau yang akrab disapa Gus Bem, menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang menerima Tanda Pramuka Penggalang Garuda. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang membutuhkan kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, serta dukungan dari para pembina dan orang tua.

“Atas nama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, saya mengucapkan selamat kepada adik-adik yang hari ini menerima Tanda Pramuka Penggalang Garuda. Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, serta bimbingan para Pembina dan dukungan penuh dari orang tua,” ujarnya.

Gus Bem berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi motivasi bagi para Pramuka Penggalang untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga sikap, serta menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Kepada peserta yang akan mengikuti Jambore Nasional 2026, Gus Bem berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana belajar, memperluas wawasan, membangun persahabatan, sekaligus membawa nama baik Kabupaten Gianyar.

“Kesempatan ini adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah untuk mewakili Gianyar. Tunjukkan semangat persaudaraan, disiplin, kemandirian, dan karakter Pramuka yang sejati. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana belajar, memperluas wawasan, menjalin persahabatan dengan Pramuka dari seluruh Indonesia, serta membawa nama baik Kabupaten Gianyar,” pesannya.

Baca Juga  Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Canangkan ‘’PWI Merah Putih’’

Lebih lanjut, Gus Bem berpesan agar seluruh peserta mampu membawa nama besar Gianyar selama mengikuti Jambore Nasional. Ia meminta para peserta menunjukkan karakter sebagai generasi muda yang membanggakan serta menjunjung tinggi nilai kedisiplinan dan tanggung jawab.

“Di Jambore Nasional nanti, bawalah nama besar Gianyar. Jadilah anak-anak yang membanggakan dan tunjukkan bahwa kalian adalah generasi muda serta warga Gianyar yang memiliki karakter, disiplin, semangat, dan tanggung jawab,” lanjutnya.

Ia juga mengajak para peserta untuk melihat berbagai perkembangan pembangunan di Kabupaten Gianyar sebagai motivasi untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus. Menurutnya, pemerintah terus memberikan perhatian terhadap berbagai sektor yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kita patut bersyukur karena Gianyar terus bergerak. Pelayanan kesehatan terus kita hadirkan, termasuk kesehatan gratis bagi masyarakat. Infrastruktur kita juga terus menggeliat, dan pendidikan menjadi salah satu fokus pemerintah. Semua ini harus menjadi semangat bagi generasi muda untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus,” ungkapnya.

Gus Bem juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pembina, pelatih, orang tua, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam proses pembinaan dan persiapan peserta. Menurutnya, keberhasilan para Pramuka Penggalang hingga mampu mencapai prestasi dan kesiapan mengikuti Jambore Nasional tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama seluruh pihak.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan Jambore Nasional dapat berjalan lancar dan aman, serta memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.

“Jadikan Jambore Nasional sebagai pengalaman berharga. Banggalah menjadi warga Gianyar, jaga nama baik daerah, dan kembalilah dengan membawa ilmu, pengalaman, dan semangat baru yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan Gianyar,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  HCB Tunaikan Janjinya, 28 Desember 2023, Kick-off UKW PWI Bantuan BUMN Dimulai di Aceh, NTT dan Sulut

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kobarkan Jiwa 45, 19 Regu Gerak Jalan Buleleng Rebutkan Hadiah Rp 405 Juta

Published

on

By

Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. melepas peserta Lomba Gerak Jalan 45 Kilometer Tingkat Dewasa Putra di Lapangan Sepak Bola Desa Celukan Bawang.
LEPAS LOMBA: Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. saat melepas lomba Gerak Jalan 45 Kilometer Tingkat Dewasa Putra pada Sabtu (8/8/2026) malam. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali memicu semangat patriotisme generasi muda melalui pelepasan Lomba Gerak Jalan 45 Kilometer Tingkat Dewasa Putra pada Sabtu (8/8/2026) malam. Berlokasi di Lapangan Sepak Bola Desa Celukan Bawang, ajang bernilai sejarah tinggi ini resmi dibuka langsung oleh Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG.

Lomba yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Kegiatan yang didanai penuh oleh APBD Kabupaten Buleleng Tahun 2026 tersebut diikuti oleh 19 regu pilihan. Angka tersebut terbagi dalam dua kelompok kompetisi, yakni Kategori Pelajar sebanyak 14 regu dan Kategori Umum sebanyak 5 regu.

Dalam sambutannya, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menegaskan pentingnya memaknai kemerdekaan bukan sekadar agenda rutin tahunan. Ia mengingatkan seluruh hadirin bahwa kemerdekaan Indonesia diraih atas pengorbanan, doa, dan air mata para pahlawan bangsa.

“Peristiwa bersejarah yang diproklamasikan 81 tahun lalu hendaknya tidak sekadar menjadi seremonial biasa, melainkan momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme dan jiwa patriotisme di tengah masyarakat,” tegas Bupati Sutjidra di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Sutjidra menyoroti peran vital pemuda Buleleng sebagai tulang punggung masa depan daerah. Ia mengimbau generasi muda untuk menjadikan ketahanan fisik dan mental dalam ajang gerak jalan ini sebagai refleksi perjuangan dalam mengisi kemerdekaan melalui kedisiplinan dan proses belajar yang berkelanjutan.

“Kami mengajak seluruh pemuda untuk terus mengembangkan diri melalui proses belajar dan kedisiplinan yang dilandasi semangat Jiwa 45, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera berlandaskan kearifan lokal Tri Hita Karana,” tutur Sutjidra.

Baca Juga  Kapolri Harapkan PWI Segera Bersatu

Guna memacu daya juang para peserta, Ketua Panitia Lomba Gerak Jalan 45 Km, Putu Ariadi Pribadi, S.STP, M.A.P., melaporkan bahwa panitia menyiapkan total hadiah bernilai fantastis. Total dana yang disiapkan mencapai ratusan juta rupiah untuk mengapresiasi keikutsertaan para peserta.

“Hadiah total yang diperebutkan dalam lomba gerak jalan 45 Km Tingkat Dewasa Putra tahun ini, termasuk dana pembinaan, adalah sebesar Rp 405.000.000 (empat ratus lima juta Rupiah),” ungkap Putu Ariadi Pribadi.

Seluruh regu akan menempuh rute menantang sepanjang 45 kilometer yang terbagi ke dalam tiga etape utama, dimulai dari Celukan Bawang, melintasi wilayah Seririt, Pantai Lovina, dan berakhir di titik finish Depan GOR Bhuwana Patra Singaraja. Sebelum melepas bendera start, Bupati Sutjidra berpesan agar seluruh peserta menjaga stamina dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas sepanjang rute perlombaan.

Peserta nomor dada 1 dari SMAN 1 Seririt berkesempatan memulai lomba gerak jalan 45 km dengan pengibasan bendera start oleh Bupati Buleleng kemudian peserta penutup nomor dada 19 dari Pasikian Yowana Kecamatan Kubutambahan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong Kreativitas Anak Muda Bali Melalui Kompetisi Mixology & Flair Bartender

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama para pemenang Kompetisi Mixology & Flair Bartender di Gedung Kertha Saba, Rumah Jabatan Gubernur Bali
FOTO BERSAMA: Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama para pemenang Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati HUT ke-68 Provinsi Bali yang digelar di Gedung Kertha Saba, Areal Rumah Jabatan Gubernur Bali pada Minggu (9/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Wayan Koster menaruh perhatian besar pada potensi generasi muda Bali yang memiliki bakat dan kemampuan meracik rasa koktail (mixology) yang didukung penguasaan teknik menghibur lewat aksi akrobatik melempar botol dan alat bar (flair bartending).

Guna mewadahi bakat dan mengasah kemampuan para calon bartender muda ini, Gubernur Bali menggelar Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati HUT ke-68 Provinsi Bali.

Lomba yang digelar di Gedung Kertha Saba, Areal Rumah Jabatan Gubernur Bali pada Minggu (9/8) melibatkan 23 calon bartender berbakat.

Di hadapan dewan juri dan tamu undangan yang hadir, mereka adu bakat dalam menyajikan koktail berbahan dasar arak yang dipadu dengan buah serta rempah khas Bali. Mereka juga tampil memukau memainkan botol dan alat peracik minuman.

Gubernur Koster dalam arahannya menyampaikan bahwa ini merupakan kegiatan spontan dan sederhana yang ia gagas pasca menerima audiensi Eka Darmawan dan Rico Ardiana, dua bartender Bali yang akan berlaga dalam kompetisi di Las Vegas Amerika dan Polandia.

“Saya tertarik karena ini keterampilan unik dan langka. Menurut saya ini adalah potensi besar, karena anak-anak kita dianugerahi keterampilan seperti itu. Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia punya ekosistem yang baik,” ujarnya.

Masih dalam arahannya, Gubernur menyinggung dampak positif keterampilan mixology bagi pemasaran arak Bali dan produk lokal lainnya yang terkait seperti buah-buahan dan rempah.

“Kita harus urus dan beri perhatian serius karena dapat memajukan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja baru,” sebutnya.

Ia berkeyakinan, didukung ekosistem sebagai daerah tujuan wisata dunia, Bali unggul dalam bidang bartender.

Baca Juga  Kapolri Harapkan PWI Segera Bersatu

“Ini peluang bagi anak-anak kita. Selain punya nilai tawar di hotel atau restoran, dengan kemampuan yang dimiliki, mereka juga bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Harus kita urus dari hulu hingga hilir,” urainya.

Guna meningkatkan nilai tawar para bartender, Gubernur Bali dua periode ini mengintruksikan OPD terkait menerbitkan sertifikat bagi mereka yang sudah mengikuti kompetisi. Juga memfasilitasi bantuan modal bagi mereka yang ingin membuka usaha. Lebih dari itu, ia berharap kejuaraan Mixology & Flair Bartender lebih sering dilaksanakan. Bahkan, ia mendorong kejuaraan tingkat nasional dan Bali bertindak sebagai tuan rumah.

Setelah melalui persaingan yang ketat dan penilaian dewan juri, Kadek Suniantara dengan racikan ‘Dewan Kemangi’ keluar sebagai juara dalam Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati HUT ke-68 Provinsi Bali. Pemuda yang akrab disapa Kadek Suni ini meracik arak Dewan dengan kemangi, jahe, sirup markisa dan lime, ditambah toping sprite. Selain unggul dalam rasa dan perpaduan bahan racikan, Kadek Suni juga memukau penonton dengan kemampuan akrobatik memainkan botol dan alat peracik minuman. Ia berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp. 15 juta dan peluang dikirim ke Polandia untuk mengikuti kejuaraan bartender. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca