Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Polda Bali Gelar Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolres Jajaran

BALIILU Tayang

:

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya memimpin upacara sertijab PJU dan Kapolres jajaran di Gedung Presisi Polda Bali.
SERTIJAB: Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin sertijab sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran serta penyerahan jabatan Karolog Polda Bali, bertempat di Gedung Presisi Polda Bali, pada Kamis, 30 Juli 2026. (Foto: Hms Polda Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kepolisian Daerah Bali (Polda Bali) pada Kamis, 30 Juli 2026, menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran serta penyerahan jabatan Karolog Polda Bali, bertempat di Gedung Presisi Polda Bali.

Sertijab dipimpin Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. serta dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Didit Daniel Adityajaya, Pejabat Utama Polda Bali dan personel yang terlibat dalam pelaksanaan upacara.

Sejumlah jabatan yang diserahterimakan meliputi Karo SDM, Dirresnarkoba, Dirlantas, Dirpamobvit, Dirpolairud, Dansat Brimob, Kabid Propam, Kabid TIK, Kabidlabfor, Kapolres Gianyar, Kapolres Bangli, Kapolres Jembrana dan Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, serta penyerahan jabatan Karolog Polda Bali.

Pejabat yang melaksanakan pergantian yakni Karo SDM dari Kombes Pol Agus Nugroho, S.I.K., M.H. kepada Kombes Pol. I Dewa Made Adnyana, S.I.K., S.H., M.H.; Karolog dari Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, S.I.K., M.Si. kepada Kombes Pol. Leo Joko Triwibowo, S.I.K.; Dirresnarkoba dari Kombes Pol. Radiant, S.I.K., M.Hum. kepada Kombes Pol. Fahmi Arifrianto, S.H., S.I.K., M.H., M.Si.; Dirlantas dari Kombes Pol. Turmudi, S.I.K. kepada Kombes Pol Yong Ferrydjon, S.I.K., M.H.; Dirpamobvit dari Kombes Pol. Musni Arifin, S.I.K., M.H. kepada Kombes Pol. I Dewa Alit Bintang Juliana, S.I.K.; Dirpolairud dari Kombes Pol. Nurodin, S.I.K., M.H. kepada Kombes Pol. Bambang Wiriawan, S.I.K., M.H.; Kabidlabfor dari Kombes Pol. I Made Swetra, S.Si., M.Si. kepada Kombes Pol. Handrio Wicaksono, S.I.K., M.H.; Kabid TIK dari Kombes Pol. Ambariyadi Wijaya, S.I.K., S.H., M.H. kepada Kombes Pol. I Komang Budiartha, S.I.K.; Kabid Propam dari Kombes Pol. I Ketut Agus Kusmayadi, S.I.K., S.H., M.H. kepada Kombes Pol. Alfonso Doly Gelbert Sinaga, S.I.K.; serta Dansat Brimob dari Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M. kepada Kombes Pol. Febryanto Siagian, S.H., S.I.K., M.Si.

Baca Juga  Kabid Humas Polda Bali Temui dan Bagikan Sembako kepada Pegiat Media Sosial Se-Bali

Sementara itu, jabatan Kapolres Gianyar diserahterimakan dari AKBP Chandra Citra Kesuma, S.I.K., M.H. kepada AKBP James Irianov Syaloom Rajagukguk, S.I.K., M.H.; Kapolres Bangli dari AKBP James Irianov Syaloom Rajagukguk, S.I.K., M.H. kepada AKBP Anggun Adhika Putra, S.I.K.; Kapolres Jembrana dari AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K. kepada AKBP Cheery Sinta Maygrand Simamora, S.E., S.I.K., M.I.K.; serta Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai dari Kombes Pol. I Komang Budiartha, S.I.K. kepada AKBP I Made Hendra Agustina, S.H., S.I.K., M.H.

Kapolda Bali menegaskan bahwa mutasi dan serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier, regenerasi serta peningkatan kinerja organisasi.

“Pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika dan regenerasi organisasi. Kepada pejabat lama, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdiannya. Kepada pejabat baru, segera menyesuaikan diri, lanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolda Bali.

Kapolda Bali juga menekankan pentingnya menjaga soliditas, meningkatkan sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan serta terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Melalui serah terima jabatan tersebut, diharapkan kinerja Polda Bali dan jajaran semakin optimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas Bali tetap aman dan kondusif. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Aksi Main Hakim Sendiri Tak Bisa Dibenarkan, Penegakan Hukum Harus oleh Negara

Published

on

By

Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun dalam foto dokumentasi terkait pernyataannya soal kasus pengeroyokan di Buleleng.
Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun menegaskan bahwa setiap dugaan tindak pidana harus diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku dan tidak boleh diselesaikan melalui aksi main hakim sendiri. Pernyataan tersebut disampaikan Adang menanggapi peristiwa meninggalnya seorang terduga pelaku pencurian ayam akibat dugaan pengeroyokan massa di Kabupaten Buleleng, Bali.

Adang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta berharap seluruh rangkaian peristiwa tersebut dapat diusut secara menyeluruh, profesional, dan transparan agar memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi semua pihak.

“Negara tidak boleh kalah oleh tindakan main hakim sendiri. Siapa pun yang diduga melakukan tindak pidana tetap harus diproses sesuai hukum yang berlaku, bukan diadili di jalanan. Pada saat yang sama, siapa pun yang melakukan kekerasan hingga menghilangkan nyawa orang lain juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” ujar Adang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Mantan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan secara adil tanpa dipengaruhi emosi maupun tekanan massa. Menurutnya, penyelesaian perkara pidana merupakan kewenangan aparat penegak hukum yang bekerja berdasarkan alat bukti serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Prinsip negara hukum harus kita jaga bersama. Masyarakat tentu berhak membantu mengamankan pelaku yang tertangkap tangan, tetapi proses selanjutnya harus diserahkan kepada aparat penegak hukum. Tidak boleh ada ruang bagi tindakan yang mengarah pada penganiayaan atau perampasan hak hidup seseorang,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Legislator Fraksi PKS itu juga mengingatkan bahwa maraknya aksi main hakim sendiri dapat menjadi ancaman terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Oleh karena itu, ia mendorong penguatan edukasi hukum kepada masyarakat sekaligus peningkatan respons aparat dalam menangani setiap laporan tindak pidana.

Baca Juga  Kurang 4 Jam, Polda Bali & Polres Jembrana Bekuk Pelaku Vandalisme

“Kepercayaan masyarakat terhadap hukum harus terus diperkuat melalui penegakan hukum yang cepat, profesional, dan berkeadilan. Ketika hukum berjalan dengan baik, masyarakat tidak akan terdorong mengambil tindakan sendiri yang justru berpotensi menimbulkan korban baru,” katanya.

Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi penegakan hukum, Adang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas dengan mengedepankan penyelesaian setiap persoalan melalui jalur hukum.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita percayakan setiap proses hukum kepada aparat yang berwenang dan tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan. Negara hukum hanya dapat berdiri kuat apabila seluruh masyarakat menghormati proses hukum dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sari Yuliati: Anak Korban Pengeroyokan di Bali Berhak Raih Masa Depan yang Lebih Baik

Published

on

By

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati bersama Anggota DPR RI Gde Sumarjaya Linggih mengunjungi keluarga korban pengeroyokan di Bali.
KUNJUNGAN: Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Ekonomi dan Keuangan, Sari Yuliati, bersama Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Bali, Gde Sumarjaya Linggih, saat mendatangi keluarga korban pengeroyokan yang meninggal dunia di Bali, Rabu (29/07/2026). (Foto: dpr.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Kepedulian terhadap masa depan anak-anak korban tindak kekerasan menjadi perhatian serius Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Ekonomi dan Keuangan (KOREKKU) Sari Yuliati. Berangkat dari keyakinan ini, dirinya bersama Anggota DPR RI yang mewakili Daerah Pemilihan Bali Gde Sumarjaya Linggih mendatangi langsung rumah keluarga korban pengeroyokan yang meninggal dunia di Bali setelah diduga melakukan pencurian ayam di Desa Sidatapa, Buleleng. Bali, Rabu (29/7/2026) lalu.

Kehadirannya bukan untuk membahas perkara hukum yang saat ini telah ditangani aparat penegak hukum, melainkan untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan, khususnya anak-anak korban tetap memiliki harapan dan masa depan yang layak. Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan santunan kepada keluarga korban, bantuan perlengkapan sekolah berupa alat tulis, serta menyampaikan kabar yang membawa harapan bagi anak-anak korban.

Bantuan dari beberapa unsur berupa pendidikan diberikan kepada anak-anak korban hingga jenjang perguruan tinggi. Bantuan tersebut disalurkan melalui Legislator Daerah Pemilihan Nusa Tenggara II Sari Yuliati sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan mereka.

“Bagi kami, anak-anak tidak boleh menjadi korban dari sebuah peristiwa yang tidak mereka lakukan. Mereka tetap memiliki hak untuk bersekolah, bermimpi dan meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu kami hadir untuk memastikan pendidikan mereka tetap berlanjut hingga perguruan tinggi,” ujar Sari melalui rilis di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, kehilangan sosok ayah akibat peristiwa tragis tersebut tidak boleh menjadi alasan terputusnya pendidikan anak-anak. Negara dan seluruh elemen masyarakat harus hadir memberikan perlindungan agar mereka dapat tumbuh dengan sehat, baik secara mental maupun sosial.

Sari menilai bahwa perhatian terhadap pemulihan psikologis anak sama pentingnya dengan bantuan ekonomi. Anak-anak yang kehilangan orang tua akibat peristiwa kekerasan berpotensi mengalami trauma berkepanjangan apabila tidak mendapatkan pendampingan dan lingkungan yang mendukung.

Baca Juga  Kabid Humas Polda Bali Temui dan Bagikan Sembako kepada Pegiat Media Sosial Se-Bali

“Kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, percaya diri, dan tetap memiliki cita-cita. Jangan sampai tragedi ini menghancurkan masa depan mereka. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk memutus rantai kesedihan yang mereka alami hari ini,” kata Politisi Partai Golkar ini.

Pun, dirinya menegaskan bahwa peristiwa yang menewaskan korban harus menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum sehingga setiap dugaan tindak pidana harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalaupun seseorang diduga melakukan kesalahan atau tindak pidana, jangan pernah mengambil tindakan sendiri. Serahkan kepada aparat penegak hukum. Main hakim sendiri hanya akan melahirkan korban baru dan meninggalkan luka yang panjang bagi keluarga terutama anak-anak,” tegasnya.

Ia mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang telah mengusut kasus tersebut. Proses hukum terhadap para pelaku pengeroyokan saat ini terus berjalan dan para tersangka telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. Dirinya berharap penegakan hukum yang tegas dapat memberikan rasa keadilan sekaligus menjadi pembelajaran agar tidak ada lagi masyarakat yang memilih kekerasan sebagai jalan penyelesaian masalah.

“Yang paling penting hari ini bukan hanya soal menghukum pelaku pengeroyokan, tetapi memastikan anak-anak yang ditinggalkan tetap memiliki masa depan. Mereka harus tumbuh dengan penuh kasih sayang, memperoleh pendidikan yang layak, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. Itulah wujud nyata kehadiran Negara di tengah masyarakat,” tandas Sari dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hemat Biaya, Program Ngaben Massal Gratis Kembang-Ipat Sedot Ratusan Peserta

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning.
NGUPESAKSI: Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal, yang dipusatkan di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning, Selasa (28/7) malam. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Ratusan peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Jembrana antusias mengikuti program Ngaben Massal (Atma Wedana) Gratis yang menjadi salah satu dari 24 Program Unggulan Kembang – Ipat.

Program ini terbukti menjadi angin segar bagi masyarakat karena mampu memangkas beban biaya upacara hingga jutaan rupiah.

Untuk tahun 2026, pelaksanaan program Ngaben Massal Gratis ini dilaksanakan di Kecamatan Jembrana, yang dipusatkan di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal tersebut, Selasa (28/7) malam mengaku bahagia melihat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat dalam menuntaskan salah satu baktinya terhadap leluhur.

Bupati Kembang yang didampingi Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi menambahkan, program ini hadir sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian adat dan budaya tanpa membebani perekonomian warga.

“Upacara adat dan keagamaan adalah kewajiban kita sebagai krama Bali, tetapi jangan sampai hal tersebut menjadi beban finansial yang berat bagi warga. Melalui program ngaben massal gratis ini, kita ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa menunaikan kewajiban kepada leluhur dengan layak, khidmat, dan tanpa rasa cemas soal biaya,” ungkapnya.

Masyarakat mengaku sangat terbantu, mengingat krama Bali biasanya harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk menggelar upacara Pitra Yadnya secara mandiri.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Kembang dan Wabup Ipat. Kalau bikin sendiri biayanya sangat besar, bisa habis belasan hingga puluhan juta. Dengan adanya program gratis ini, kami benar-benar merasa diringankan,” ujar salah satu warga peserta ngaben massal di lokasi acara.

Baca Juga  Satgas OMB Polda Bali Sukses Amankan Tahap Pungut Suara Pemilu 2024

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara menyampaikan program unggulan seperti ngaben massal dan metatah massal diampu oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana.

Ia mengatakan untuk tahun 2026 ini, dilaksanakan di Kecamatan Jembrana. Namun pesertanya seluruh Kabupaten Jembrana. Tahun lalu di Kecamatan Mendoyo juga seperti itu, pesertanya dari seluruh Kabupaten Jembrana.

“Jadi bergilir setiap kecamatan, namun untuk pesertanya terbuka untuk semua masyarakat Jembrana. Untuk total peserta sendiri yang nyekah itu ada 108 peserta, dan ngelungah sebanyak 79 sawa. Jadi rangkaian acara ngaben massal gratis ini, puncaknya di Purnama Sasih Karo ini,” pungkasnya.

Selain menghemat biaya hingga jutaan rupiah per keluarga, program ini juga dinilai efektif mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong-royong antarwarga. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengoptimalkan program-program sosial keagamaan serupa demi kesejahteraan masyarakat Jembrana. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca