Connect with us

BUDAYA

Polres Bangli Gelar Doa Bersama Mohon Keselamatan di Pura Giri Brata

BALIILU Tayang

:

de
Polres Bangli gelar doa bersama mohon keselamatan di Pura Giri Brata

Bangli, baliilu.com – Polres Bangli gelar doa bersama yang dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri Ketua PHDI Kabupaten Bangli Drs. I Nyoman Sukra serta para pejabat utama Polres di Pura Giri Brata, Jumat (22/1/2021).

Doa bersama ini dilakukan dalam rangka memohon kesembuhan personel Polda Bali yang sakit dan masyarakat Bali agar dijauhkan dari wabah Covid-19, serta kepada seluruh masyarakat yang mendapat musibah khususnya di Sulawesi Barat dan Kalimantan.

Kapolres AKBP Agung menuturkan sembahyang bersama ini dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. AKBP Agung juga menambahkan dalam menanggulangi Covid-19 jajarannya telah melakukan upaya semaksimal mungkin namun hal tersebut juga harus dibarengi dengan doa.

”Usaha yang kita lakukan juga harus dibarengi dengan doa, karena semua yang terjadi atas kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa,” imbuhnya.

Selain itu Kapolres menambahkan doa bersama juga dilakukan untuk mendoakan saudara-saudara kita yang terkena musibah di Sulawesi Barat dan Kalimantan agar tabah dalam menjalani cobaan yang terjadi.

Di sisi lain Ketua PHDI Kabupaten Bangli I Nyoman Sukra mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Polres Bangli. Ia menyampaikan segala perbuatan atau usaha yang dilakukan selama ini dalam menekan penyebaran wabah Covid-19 sudah sangat baik. Namun seyogyanya dibarengi dengan doa dan sembah sujud kepada Tuhan Yang Maha Esa karena semua yang terjadi merupakan kehendak-Nya. (tri)

Baca Juga  Direktur Poltrada Bali Serahkan Bantuan Kelengkapan Prokes kepada Sopir Terminal Ubung

BUDAYA

Tawur Kesanga akan Dipusatkan di Catus Pata Kerobokan

Published

on

By

de
Sekda Adi Arnawa saat memimpin Rapat Terkait Persiapan Pelaksanaan Upacara Tawur Kesanga serangkaian Hari Raya Nyepi Caka 1943 di Puspem Badung, Kamis (4/3).

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Rapat Terkait Persiapan Pelaksanaan Upacara Tawur Kesanga serangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1943, bertempat di Ruang Rapat Nayaka Gosana III, Puspem Badung, Kamis (4/3).

Rapat juga dihadiri Kadis Kebudayaan I Gde Eka Sudarwitha, Ketua PHDI Badung Gede Rudia Adiputra, Widya Sabha Kabupaten Badung, Perwakilan Polres Badung, Perwakilan Satpol PP, Dinas Kesehatan, DLHK, Perwakilan dari Kecamatan Kuta Utara, Polsek Kuta Utara dan Bendesa Adat Kerobokan AA Putu Sutarja.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa pelaksanaan Tawur Kesanga di Kabupaten Badung tahun ini akan dipusatkan di Kecamatan Kuta Utara tepatnya di Catus Pata Desa Adat Kerobokan.

Sekda Adi Arnawa mengimbau agar semua OPD bersinergi dalam melaksanakan Tawur Kesanga di Kabupaten Badung. Ditekankan juga agar pelaksanaan kegiatan Tawur Kesanga dan Perayaan Nyepi secara keseluruhan agar selalu mematuhi protokol kesehatan mengingat saat ini masih berada pada masa pandemi Covid-19.

 Kadis Kebudayaan I Gde Eka Sudarwitha mengatakan rangkaian Tawur Agung Kesanga bermakna untuk menyucikan lingkungan, alam jagad raya beserta segala isinya guna menyambut Catur Brata Penyepian Caka Warsa 1943. Dalam tawur kesanga tahun ini juga dirangkaikan dengan perlengkapan upakara Prayascita Gumi dan Dirgayusa Gumi sebagai salah satu ritual dan doa untuk memohon kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar wilayah Kabupaten Badung dan seluruh alam ini dihindarkan dan dijauhkan dari segala macam wabah penyakit seperti Covid-19 dan wabah lainnya termasuk mara bahaya dan bencana alam.

 Ditambahkan Tawur Agung Kesanga dilaksanakan untuk pembersihan Bhuwana Agung dan Bhuwana Alit yang dilaksanakan oleh Tri Manggalaning Yadnya yaitu : Yajamana dari Pemerintah Kabupaten Badung yang bekerjasama dengan Desa Adat Kerobokan dalam mempersiapkan sarana upakara, upacara dan wewangunan.

“Tingkatan upakara adalah menyesuaikan dengan tahun sebelumnya yang mengacu kepada edaran dan ketentuan dari PHDI Kabupaten Badung dan utamanya arahan Paruman Sulinggih Kabupaten Badung yaitu Upacara Tawur Agung Kesanga,” katanya.

Baca Juga  Update Covid-19 (8/1) di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 54 Orang

Terkait dengan serangkaian acara paruman Ida Betara, Melasti, hingga Tawur Kesanga di Kabupaten Badung mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, banjar, dan masing-masing rumah menurut Eka Sudarwitha sepenuhnya akan mengikuti instruksi dari PHDI dan MDA Kabupaten Badung yang tertuang dalam Surat Edaran PHDI Kabupaten Badung Nomor: 30/PHDI-Badung/I/2O2l dan MDA Kabupaten Badung Nomor: 16/MDA- Kab. Badung I I/2O21 tentang Tuntunan Pelaksanaan Rangkaian Upacara/Upakara Tilem Sasih Kesanga Tahun Saka 1942 dan Rahina Nyepi Tahun Saka 1943 di Kabupaten Badung.

Mantan Camat Petang ini juga mengatakan untuk di Hari Raya Nyepi umat lain akan menyesuiakan ibadahnya sesuai dengan pertemuan PHDI Kabupaten Badung dengan FKUB Kabupaten Badung.

Sehubungan dengan penataan/pembuatan tetangunan Sarana Tawur Agung Kesanga dan pemanfaatan lokasi Catus Pata Kerobokan sebagai lokasi Tawur Agung Kesanga, maka akan dilaksanakan penutupan jalan di lokasi upacara. Hal ini dijelaskan oleh Kadis Perhubungan Kabupaten Badung AA Ngr Rai Yuda Dharma bahwa akan dilaksanakan mekanisme rekayasa lalu-lintas (MRLL).

Dikatakan jalan di sekitar Catus Pata akan ditutup dari 4 arah. Penutupan akan dilaksanakan mulai tanggal 12 Maret pukul 10.00 Wita hingga tanggal 13 Maret paling lambat pukul 15.00 Wita. “Untuk kegiatan MRLL ini lebih lanjut akan dilakukan sosialisasi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung,” pungkas mantan Kabag Kesra ini. (bt)

Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Wabup Suiasa Serahkan Gong kepada Krama Seminyak Kaja, juga SK Pemanfaatan Lahan Pura

Published

on

By

de
Wabup Suiasa saat menyerahkan bantuan seperangkat gong semarandana kepada krama Banjar Adat Seminyak Kaja dan SK Bupati kepada krama Pengempon Pura Pancung Segara di Balai Banjar Seminyak Kecamatan Kuta, Selasa (2/3).

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Ketua DPRD Badung I Putu Parwata menyerahkan bantuan seperangkat Gong Semarandana kepada Krama Banjar Adat Seminyak Kaja dan SK Bupati Badung tentang Pemanfaatan Lahan untuk Pembangunan Pura Pancung Segara kepada Krama Pengempon Pura Pancung Segara bertempat di Balai Banjar Seminyak Kelurahan Seminyak Desa Adat Seminyak Kecamatan Kuta, Selasa (2/3).

Bantuan gong diterima Kelian Banjar Adat Seminyak Kaja I Made Puspita, sedangkan SK pemanfaatan lahan pura diterima salah satu pengempon Pura Pancung Segara Gede Muliawan. Acara tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta, Anggota DPRD Badung I Gst. Agung Anom Gumanti, Kadis Kebudayaan Gede Eka Sudarwitha, Kabag Tapem Dewa Sudirawan, Camat Kuta Nyoman Rudiarta, Lurah Seminyak Oka Parmadi dan Bendesa Adat Seminyak I Wayan Windu Segara.

Wabup Suiasa pada kesempatan tersebut menyampaikan mewakili Pemkab Badung dan Bupati Badung, dirinya menyerahkan bantuan seperangkat gong semarandana kepada krama Br. Seminyak Kaja sekaligus menyerahkan SK Bupati Badung No. 396/01/HK/2021 tentang Persetujuan Pemanfaatan dan Pengelolaan Tanah Negara Kawasan Pantai kepada Pengempon Pura Dalem Pancung Segara dan sarana penunjang lainnya.

Diharapkan bantuan gong semarandana ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik dalam mendukung kegiatan keagamaan serta mampu meningkatkan seni dan budaya di Desa Adat Seminyak. “Dengan adanya gong semarandana dapat menambah rasa bhakti krama kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” jelasnya seraya menambahkan dengan penyerahan SK Bupati Badung ini berharap apa yang menjadi harapan krama pengempon Pura Pancung Segara dapat terlaksana dengan baik.

Di masa pandemi Covid-19 saat ini, Wabup Suiasa juga meminta masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sehingga pandemi ini segera berlalu dan kehidupan masyarakat kembali normal. “Semoga pandemi ini cepat berlalu dan pariwisata kembali normal sehingga pemerintah dapat melaksanakan program dan kebijakan untuk masyarakat dengan maksimal,” imbuhnya.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Hadiri Pengukuhan Konsul Kehormatan Republik Ceko di Bali

Sementara itu Bendesa Adat Seminyak Wayan Windu Segara atas nama krama Banjar Adat Seminyak Kaja dan Desa Adat Seminyak menyampaikan terima kasih atas bantuan gong semarandana yang diberikan Bupati dan Wakil Bupati Badung. Dikatakan gong semarandana ini sangat berguna untuk kegiatan yadnya dan keagamaan khususnya di Desa Adat Seminyak. Untuk itu pihaknya akan selalu mendukung program-program dari Bupati Badung dan diharapkan program yang sudah berjalan dapat terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang.

Sedangkan Pengempon Pura Pancung Segara Gede Muliawan atas nama pengempon pura juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung khususnya bupati dan wakil bupati yang sudah dapat memenuhi keinginan krama pengempon dengan diserahkan SK pemanfaatan tanah untuk pembangunan Pura Pancung Segara. Tanah ini akan dimanfaatkan untuk membangun Pura Dalem Pancung Segara serta bangunan pendukung lainnya. “Kami tidak akan henti-hentinya untuk memohon dukungan serta bantuan dari Pemkab Badung sehingga rencana pembangunan Pura Pancung Segara ini dapat berjalan lancar sesuai harapan krama pengempon,” harapnya. (bt)

Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Komit Lestarikan Budaya, Wabup Suiasa Serahkan Seperangkat Gong Kebyar kepada Banjar Sengguan dan Banjar Pasekan Sading

Published

on

By

de
Wabup Suiasa saat menyerahkan seperangkat Gong Kebyar kepada Banjar Adat Sengguan dan Banjar Adat Pasekan Desa Adat Sading serta Sekaa Teruna Dwi Eka Bhakti di Balai Banjar Sengguan-Pasekan Sading, Kelurahan Sading, Senin (1/3).

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan seperangkat gong kebyar bantuan dari Bupati Badung dan dana punia dari Ketua DPRD Badung sebesar Rp 5 juta kepada Banjar Adat Sengguan dan Banjar Adat Pasekan Desa Adat Sading dan Sekaa Teruna Dwi Eka Bhakti bertempat di Balai Banjar Sengguan – Pasekan Sading, Kelurahan Sading, Senin (1/3).

Bantuan diterima langsung oleh Ketua Sekaa Truna Dwi Eka Bhakti Made Julio Dananjaya dan disaksikan oleh Ketua DPRD Badung Putu Parwata, anggota DPRD Provinsi Bali Bagus Alit Sucipta, anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi, Kadis Kebudayaan I Gde Eka Sudarwitha, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Lurah Sading Ida Bagus Rai Pujawatra dan Bendesa Adat Sading I Ketut Sudiarsa.

Sebelum serah terima gong kebyar, Wabup beserta undangan lainnya melakukan persembahyangan bersama di Pura Balai Banjar setempat guna memohon kerahayuan dan keselamatan.

Dalam acara yang dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat tersebut Wabup Suiasa mengajak warga setempat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam segala kegiatan agar terhindar dari penyakit atau wabah Covid-19, serta berharap pandemi ini segera berakhir dan semua bisa hidup normal serta perekonomian segera pulih.

Di samping itu, Wabub Suiasa juga menyampaikan bantuan gong kebyar ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Badung dalam melestarikan seni, adat, agama dan budaya. Untuk itu pihaknya berharap agar gong kebyar ini  bermanfaat dan dimanfaatkan dengan baik dalam meningkatkan kreativitas generasi muda dalam bidang seni dan tari, serta ke depannya mendukung pelaksanaan yadnya di manapun.

Sementara itu Bendesa Adat Sading I Ketut Sudiarsa mewakili krama Banjar Adat Sengguan-Pasekan melaporkan, Banjar Sengguan dan Banjar Pasekan dengan jumlah penduduk per KK yakni Banjar Sengguan terdiri dari 90 KK dan Pasekan 73 KK dengan total jumlah pemilih tetap sebanyak 380 orang. Bendesa Adat Sading juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Badung khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Badung yang sudah membantu berupa seperangkat gong kebyar,  karena ini sangat bermanfaat dalam upaya meningkatkan kreativitas dalam seni dan budaya Bali khususnya di Desa Sading serta dalam pelaksanaan upacara yadnya. (bt)

Baca Juga  Update Covid-19 (22/1) di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 230 Orang, Meninggal 8 Orang

Lanjutkan Membaca