Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Polsek Dentim Laksanakan Pengamanan Audiensi Warga Desa Adat Asak ke MDA Bali

BALIILU Tayang

:

Polsek
Polsek Dentim saat melaksanakan pengamanan audiensi warga Desa Adat Asak ke MDA Bali, Selasa (27/12). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka memberikan pengamanan terhadap segala bentuk kegiatan di masyarakat, pada Selasa (27/12/22), Personel Polsek Dentim di bawah kendali langsung Kapolsek Dentim Kompol I Nengah Sudiarta, S.Sos. melaksanakan pengamanan kegiatan audiensi yang dilaksanakan oleh Warga Desa Adat Asak, Kabupaten Karangasem yang bertempat di Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali di Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar.

Dengan kehadiran petugas Polri di tengah- tengah aktivitas masyarakat merupakan wujud pelayanan Polri kepada masyarakat, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan aman dan lancar.

Maksud dan tujuan dilaksanakannya audiensi ini adalah untuk melakukan  persembahyangan bersama di Padmasana Kantor MDA Provinsi Bali dan melakukan konsultasi terkait dengan Perarem Desa Adat Asak.

Hadir dalam kegiatan antara lain Petajuh Bendesa Agung Baga Kelembagaan MDA Provinsi Bali I Made Wena, Petajuh Bendesa Agung Baga Hukum MDA Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Asmara Putra, Penyarikan Madya MDA Kabupaten Karangasem Gede Eka Primawata, Ketua Panitia Penyusunan Perarem Pemilihan Bendesa Adat Asak I Ketut Suta, Bendesa Adat Asak I Nengah Wasista Budi Utomo, Panitia Penyusun Perarem Desa Adat Asak dan Prajuru Desa Adat Asak.

Kesimpulan dari audiensi ini bahwa MDA Provinsi Bali memberikan solusi untuk melakukan perbaikan Perarem Desa Adat Asak kembali dan semua permasalahan sudah bisa diselesaikan. Selanjutnya dari Desa Adat Asak akan melakukan langkah-langkah sesuai dengan tahapan- tahapan Perda yang telah ada.

Kapolsek Dentim Kompol I Nengah Sudiarta, S.Sos saat kepada media menjelaskan, “Pengamanan kegiatan ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Polri untuk melayani masyarakat, menjamin keamanan dan kelancaran jalannya kegiatan tersebut sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.” (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Karya Atiwa-tiwa dan Atma Wedana Pratisantana Arya Kanuruhan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

PLN dan DLHK Badung Jajaki Infrastruktur Listrik untuk Truk Pengangkut Sampah

Published

on

By

Audiensi PLN UP3 Bali Selatan dan DLHK Badung
AUDIENSI: Manager PLN UP3 Bali Selatan Alexander J. Manuhuwa (ketiga dari kiri) bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung Dr. Ir. Made Rai Warastuthi, ST., M.Si. (keempat dari kanan) dan jajaran Manajemen PLN UID Bali berfoto bersama usai audiensi di Kantor DLHK Kabupaten Badung, Selasa (6/10/2026). Audiensi dilakukan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi terkait kebutuhan infrastruktur kelistrikan, termasuk rencana pengembangan kendaraan listrik untuk mendukung pengelolaan lingkungan di Kabupaten Badung. (Foto: Hms PLN UID Bali)

Badung, baliilu.com – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Selatan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung membahas rencana pengembangan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung operasional truk listrik pengangkut sampah yang direncanakan mulai digunakan pada 2027.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi Manajemen PLN UP3 Bali Selatan dengan Kepala DLHK Kabupaten Badung, Dr. Ir. Made Rai Warastuthi, S.T., M.Si., di Kabupaten Badung, Selasa (6/10/2026). Pertemuan menjadi bagian dari upaya kedua pihak menyelaraskan kebutuhan infrastruktur pendukung pelayanan publik di wilayah Kabupaten Badung.

Salah satu agenda yang dibahas adalah rencana pengajuan kebutuhan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung operasional truk listrik pengangkut sampah. Kebutuhan tersebut akan dikaji lebih lanjut dengan mempertimbangkan rencana operasional kendaraan, lokasi pengisian, kebutuhan daya, serta kondisi infrastruktur kelistrikan di lapangan.

Manager PLN UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa, mengatakan pembahasan sejak tahap awal diperlukan agar kebutuhan infrastruktur kelistrikan dapat dipersiapkan secara tepat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Untuk mendukung rencana penggunaan kendaraan listrik, kebutuhan infrastrukturnya perlu kita koordinasikan sejak awal. PLN akan berkomunikasi lebih lanjut dengan DLHK mengenai kebutuhan daya, lokasi, serta aspek teknis lainnya untuk kemudian dikaji sesuai kondisi di lapangan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Alexander.

Menurut Alexander, sinergi dengan pemerintah daerah penting dilakukan ketika pengembangan infrastruktur kelistrikan berkaitan dengan kebutuhan pelayanan publik. Koordinasi sejak tahap perencanaan juga memungkinkan kebutuhan kelistrikan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga aspek teknis, keselamatan, dan keandalan jaringan dapat diperhatikan.

Selain membahas rencana elektrifikasi kendaraan operasional, pertemuan juga membahas rencana perbaikan taman dan pekerjaan penggalian di kawasan underpass. Terkait hal tersebut, PLN menyampaikan bahwa tim ULP Mengwi sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai keberadaan dan penataan jaringan kabel PLN di kawasan tersebut.

Baca Juga  Tak Sekadar Beri Bantuan, Ketua BKOW Bali Berikan Perhatian untuk Warga Seraya Timur

Koordinasi lanjutan akan dilakukan agar pekerjaan penataan kawasan dapat memperhatikan keberadaan infrastruktur kelistrikan dan meminimalkan potensi gangguan terhadap jaringan maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap setiap rencana pekerjaan yang bersinggungan dengan jaringan kelistrikan dapat dikoordinasikan sejak awal. Dengan begitu, penataan kawasan dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan keandalan infrastruktur kelistrikan,” kata Alexander.

Sementara itu, Kepala DLHK Kabupaten Badung, Dr. Ir. Made Rai Warastuthi, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa koordinasi dengan PLN diperlukan untuk mempersiapkan infrastruktur pendukung sejalan dengan rencana pengembangan layanan pengelolaan lingkungan di Kabupaten Badung.

“Kami perlu berkoordinasi dengan PLN terkait kebutuhan infrastruktur pendukung apabila penggunaan kendaraan listrik untuk operasional pengangkutan sampah dikembangkan. Harapannya, kebutuhan tersebut dapat dipersiapkan secara bertahap sesuai dengan rencana dan kondisi di lapangan,” ujar Made Rai Warastuthi.

PLN UP3 Bali Selatan dan DLHK Kabupaten Badung sepakat melanjutkan komunikasi untuk menindaklanjuti kebutuhan infrastruktur pendukung kendaraan listrik maupun berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan jaringan kelistrikan di wilayah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bawa 23 IKM ke Kriyanusa 2026, Ny. Putri Koster Dorong Kerajinan Bali Tembus Pasar Internasional

Published

on

By

Ny. Putri Koster Bersama 23 IKM Bali di Kriyanusa 2026
BERFOTO BERSAMA: Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster berfoto bersama 23 IKM binaan Dekranasda Bali di sela-sela Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, 26–30 September 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) Bali untuk terus memperkuat pasar lokal dan nasional sebagai pijakan menuju pasar internasional.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan membawa 23 IKM binaan Dekranasda Bali mengikuti Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, 26–30 September 2026.

Tak sekadar menghadirkan produk kerajinan Bali dalam pameran berskala nasional, Ny. Putri Koster juga memberikan pendampingan langsung kepada para pelaku IKM. Didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata serta jajaran pengurus Dekranasda Bali, ia telah hadir di lokasi sehari sebelum pameran dibuka.

Di tengah kesibukan para pelaku IKM menata produk, Ny. Putri Koster tampak guyub dan aktif memberikan masukan mengenai tata letak agar produk yang dipamerkan tampil lebih menarik. Ia bahkan turut mempromosikan Hall Bali untuk menarik minat pengunjung.

Menurutnya, keikutsertaan Bali dalam Kriyanusa menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan kekayaan dan keunggulan produk kerajinan daerah kepada pasar yang lebih luas.

“Kami dari seluruh Indonesia hadir di sini, berpartisipasi memperkenalkan produk kerajinan yang menjadi keunggulan dan ciri khas masing-masing daerah,” ujar Ny. Putri Koster di sela-sela pelaksanaan Kriyanusa.

Dalam Kriyanusa 2026, Dekranasda Bali menempati Hall A2 hingga A21 dengan menghadirkan 23 IKM binaan yang membawa beragam produk unggulan, mulai dari kain tenun tradisional, busana, aksesori, tas, kerajinan emas dan perak, ukiran kayu, hingga kerajinan logam.

Sejumlah desainer Bali turut menghadirkan karya dengan karakter masing-masing, tetapi tetap menjadikan kekayaan budaya dan kerajinan lokal sebagai kekuatan utama.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Karya Atiwa-tiwa dan Atma Wedana Pratisantana Arya Kanuruhan

“Ada Body and Mind dengan ornamen pis bolong pada desain mereka. Berikutnya ada Deluxe yang mengembangkan busana dengan sentuhan lukisan tangan. Selain itu, ada Taksu dan Lusi Damai dengan ciri khas masing-masing,” ungkapnya.

Keunikan produk yang dibawa Bali tidak berhenti pada karya busana. Sejumlah IKM menghadirkan kerajinan emas dan perak, tas ate dengan ukiran perak, ukiran kayu, serta kerajinan logam. Kreativitas perajin Bali juga terlihat dari pemanfaatan limbah flora menjadi produk bernilai ekonomi, antara lain menggunakan kulit jagung, batok kelapa, daun, hingga akar.

Gringsing hingga Rangrang, Tampilkan Kekayaan Tenun Bali

Kriyanusa 2026 juga menjadi ruang bagi Dekranasda Bali untuk memperkenalkan kekayaan tenun tradisional dari berbagai wilayah di Pulau Dewata. Di antaranya kain Rangrang dari Nusa Penida, Kabupaten Klungkung; kain Gringsing dari Desa Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karangasem; serta berbagai tenun songket dari sejumlah kabupaten di Bali.

Secara khusus, Ny. Putri Koster memperkenalkan Gringsing sebagai kain tenun ikat ganda (double ikat) yang keberadaannya tergolong langka di dunia. Selain memiliki teknik pembuatan yang khas, Gringsing juga menyimpan makna filosofis yang kuat dalam kehidupan masyarakat Bali.

“Gring artinya sakit, sedangkan sing berarti tidak. Jadi, jika disatukan, bermakna tidak sakit,” jelasnya.

Menurut Ny. Putri Koster, kekayaan tradisi tersebut menjadi salah satu kekuatan produk kerajinan Bali yang perlu terus dijaga sekaligus dikembangkan agar mampu mengikuti perkembangan pasar. Penguatan kualitas produk, kreativitas, dan perluasan akses pasar menjadi penting agar IKM Bali tidak hanya menjadi tuan rumah di pasar lokal, tetapi juga semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

Kriyanusa Dorong Perajin Mendunia

Kriyanusa 2026 dibuka Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Selvi Gibran Rakabuming di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026).

Baca Juga  Tim SAR Temukan Bocah 5 Tahun yang Semalaman Dikabarkan Hilang

Dalam sambutannya, Selvi mendorong pengembangan kriya Indonesia melalui inovasi dan kreativitas tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi agar semakin berdaya saing di pasar global.

Ia menegaskan bahwa Kriyanusa bukan sekadar ajang pameran produk kerajinan, tetapi juga menjadi wadah pelestarian warisan budaya sekaligus pengembangan kreativitas perajin agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan inovasi dan transformasi digital. Dengan demikian, perajin tidak hanya mampu mempertahankan tradisi, tetapi juga meningkatkan daya saing dan kesejahteraan.

Pameran Kriyanusa 2026 menghadirkan 410 stan dengan melibatkan 257 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Dekranas dan Dekranasda, kementerian dan lembaga, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran ratusan peserta tersebut diharapkan semakin memperluas apresiasi sekaligus membuka peluang pasar bagi produk kriya Indonesia hingga tingkat global.

Ketua Panitia Kriyanusa 2026 Ayu Heni Rosan menyampaikan bahwa Kriyanusa tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”.

Tema tersebut membawa semangat untuk menempatkan kriya bukan sekadar sebagai karya bernilai estetika, tetapi juga sebagai kekayaan budaya, identitas daerah, sekaligus kekuatan ekonomi Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Raih Juara 2 Dunia di Las Vegas, Bartender Bali Bawa Misi Perkenalkan Arak Bali Ke Panggung Internasional

Published

on

By

Rico Hardiana Raih Juara 2 Dunia Flair Bartending
JUARA 2: Gede Rico Hardiana Widnyana, meraih Juara 2 dalam The TDuB World Championship – Grand Finals, yang merupakan salah satu ajang Grand Slam Event by the World Flair Association pada 4–5 Oktober 2026 di Circus-Circus Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. (Foto: ist)

Las Vegas, USA, baliilu.com – Prestasi membanggakan ditorehkan bartender Bali di panggung internasional. Gede Rico Hardiana Widnyana, meraih Juara 2 dalam The TDuB World Championship – Grand Finals, yang merupakan salah satu ajang Grand Slam Event by the World Flair Association pada 4–5 Oktober 2026 di Circus-Circus Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

Kejuaraan bergengsi yang mengundang para juara di masing-masing negara tersebut diikuti 33 peserta dari 18 negara. Bali mengirimkan dua perwakilan, yakni I Wayan Eka Darmawan dan Gede Rico Hardiana Widnyana, yang tidak hanya membawa misi untuk berkompetisi, tetapi juga memperkenalkan potensi bartender Bali serta Arak Bali di dunia internasional.

Perjalanan pemuda asal Desa Gobleg, Banjar Buleleng menuju podium tidak diraih dengan mudah. Pada babak penyisihan, Rico berada di peringkat ke-10 sebelum berhasil melaju ke babak final. Penampilan yang kuat, kreatif, enerjik dan penuh keterampilan flair bartending mengantarkannya meraih posisi runner-up atau juara 2 dunia dan membawa pulang sabuk perak (silver championship belt) dari kejuaraan tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Ngurah Wiryanata yang secara intens mendukung Rico dan kawan-kawan pada kejuaraan ini mengungkapkan, ”Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bali sekaligus menunjukkan bahwa talenta ekonomi kreatif Bali mampu bersaing dalam kompetisi bertaraf dunia.”

Lebih lanjut, Wiryanata menjelaskan melalui keterampilan flair bartending, para bartender tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dalam meracik dan menyajikan minuman, tetapi juga kreativitas, ketepatan, keamanan, penguasaan panggung dan profesionalisme.

Menurut pria kelahiran Karangasem ini, keikutsertaan bartender Bali dalam kejuaraan dunia tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengembangan kapasitas dan promosi potensi lokal Arak Bali yang turut dibawa sebagai bagian dari misi untuk memperkenalkan karakter, nilai budaya dan identitas Bali kepada masyarakat internasional melalui pendekatan kreatif yang dekat dengan perkembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga  Manggala Utama PAKIS MDA Provinsi Bali Gelar Acara ‘’Tresna lan Punia’’ di Karangasem

”Fasilitasi keikutsertaan dalam ajang internasional ini merupakan bentuk dukungan Gubernur Bali bapak Wayan Koster kepada talenta lokal agar memperoleh pengalaman, jejaring dan eksposur global,” ujar Wiryanata seraya berharap upaya tersebut sekaligus dapat memperkuat citra produk lokal Bali dan membuka ruang promosi yang lebih luas bagi Arak Bali di tingkat internasional.

Dihubungi melalui telepon, Rico menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraihnya. ”Terima kasih bapak Gubernur Bali (Wayan Koster – red) dan Pemerintah Provinsi Bali yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi keberangkatan ke Las Vegas,” ujarnya terbata-bata seusai menerima trophy sabuk perak (silver championship belt).

”Kami sangat bersyukur bisa membawa nama Bali ke panggung dunia dan berhasil meraih juara 2. Ini menjadi pengalaman yang luar biasa bagi kami. Kami juga membawa misi untuk memperkenalkan Arak Bali kepada dunia melalui kreativitas dan keterampilan flair bartending,” ujar Rico.

Rico bersama seluruh kontingen Bali juga menyampaikan terima kasih ke orang tua dan keluarga serta apresiasi kepada Asosiasi Tresnaning Arak Brem Bali terutama pada Brand Dewan, Bumbung, Iwak, Wanara Petak, Selaka Ning, Palwana, Bali Pala, Arum Bali juga Baliku. Terimakasih disampaikan pula pada Bank BPD Bali, Perumda Kerta Bali Saguna, Doctor Bar, Flairforever, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.

Menurut Rico, prestasi yang diraihnya tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membawa nama Bali semakin dikenal di tingkat internasional.

“Sabuk perak ini kami persembahkan untuk Bali. Semoga capaian ini dapat menjadi motivasi bagi bartender dan generasi muda Bali lainnya untuk terus berprestasi dan membawa produk serta budaya Bali semakin dikenal di dunia,” tambahnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Karya Atiwa-tiwa dan Atma Wedana Pratisantana Arya Kanuruhan

Secara terpisah, Ngurah Wiryanata menyatakan keberhasilan tersebut sejalan dengan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Bali Era Baru, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, ekonomi kreatif, budaya dan pariwisata yang berkelanjutan. Talenta lokal diharapkan tidak hanya menjadi pelaku industri, tetapi juga mampu menjadi duta yang memperkenalkan identitas dan kekayaan Bali melalui kreativitas di panggung global.

“Prestasi Rico di Las Vegas sekaligus menambah catatan positif kiprah talenta Bali di kancah internasional. Dengan kreativitas, kompetensi dan dukungan berbagai pihak, Bali tidak hanya menjadi destinasi pariwisata dunia, tetapi juga mampu melahirkan talenta kreatif yang berprestasi dan membawa identitas produk lokal, termasuk Arak Bali, ke panggung internasional,” ujar Wiryanata. (gs/bi)

BIODATA KONTINGEN

  1. Gede Ngurah Udayana

Tempat Tanggal lahir, Tejakula, 14 Oktober 1975

Alamat Jl Padang Tegal III/17 Br Padang Bali, Dalung Badung.

Champion of Mixology Celebrity Cruise Line

Indonesian Open Champion Working Flair & Extreme Flair

Indonesian Open Champion BFC Award VI

4 Place World Bartending Championship Dubai

Champion SKYY Vodka International Bartender Competition

Champion of Semarang Open

Champion of Bali Bartender Competition

Champion of Jogja Open Bartender Competition

Champion of Mysterious Box Bartender Challenge

 

  1. Yunus Budiana

TTL, Tasikmalaya, 01 Agustus 1973

Alamat, Perum Wijaya Regency, Parakanyasag, Tasikmalaya

Committee Bulan Bung Karno 2026 – Mixology & Barista

Event Organizer Tijili Flair Bartender Competition 2025.

Event Organizer Timeless Innovation Flair Bartender Competition 2025

Committee Bulan Bung Karno 2025 – Mixology & Barista

Event Organizer Indonesian Night in Dubai 2009 – 2016

Organizer Seminyak Bartender Competition 2003 with Bacardi

Organizer Bali Bartender Challenge 2002 – Planet Hollywood Bali

Baca Juga  Tim SAR Temukan Bocah 5 Tahun yang Semalaman Dikabarkan Hilang

Judges Team Lombok Bartender Competition 2002

6th Place of SKKY Vodka International Bartender Competition 2002

Finalist of Bali Bartender Competition 2001

Favorite Winner of Bali Bartender Competition 1998

 

  1. I Wayan Eka Darmawan

TTL, Benoa, 06 Oktober 1995

Alamat Jalan Taman Giri, Link Bualu, Benoa, Kuta Selatan

Top 10 Legend World Flair.

2 Place World Flair Championship 2019.

3 Times Champion Trisakti Flair Open Jakarta 2017,2018,2019.

3 Times Champion Aba Road to The Master Thailand 2017,2018,2019.

3 Times Champion Aba Road to Barstylez Singapore 2017,2018,2019.

The Best Flair Move Hard Rock Singapore 2018.

Champion Mixo Flair competition NHI Bandung 2017,2018.

Champion Flair Tandem JBC Jakarta 2018.

Champion Bali Flair Tandem 2019.

 

  1. Gede Rico Hardiana

TTL, Denpasar, 12 Desember 2003

Alamat Br Dinas Jembong, Gobleg, Banjar Buleleng

8 Times Bali Flair & Mixology Champion

6 Times Indonesian Flair Bartender Champions

2nd place at The Master World Flair Thailand 2026

3rd place at Atlas World Flair Championship 2025

2nd place & Best Cocktail Vietnam international Flair Open 2024

3rd place & Best Cocktail at Pattaya World Flair Championship 2024

 

  1. Gde Made Adhi Dwiswara, ST., M.M.

Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Ahli Muda pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali

Ketua Tim Industri Agro pada Bidang Perindustrian Dinas Perindag Provinsi Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca