Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

PPS Kertha Wisesa Bali Nobatkan Gubernur Koster sebagai Dewan Penasehat Utama

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster dinobatkan sebagai Dewan Penasehat Utama Perguruan Pencak Silat (PSS) Kertha Wisesa Wilayah Bali pada, Jumat, Sukra Umanis Ukir (19/2).

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster dinobatkan sebagai Dewan Penasehat Utama Perguruan Pencak Silat (PSS) Kertha Wisesa Wilayah Bali pada, Jumat, Sukra Umanis Ukir (19/2). Penobatan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perguruan Pencak Silat (PPS) Kertha Wisesa, I Ketut Widiana Karya tepat pada Pujawali di Padepokan PPS Kertha Wisesa yang berlokasi di Desa Adat Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Sebelum upacara penobatan diberikan kepada Gubernur Koster yang juga merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini, dalam kesempatan itu Ketua DPP PPS Kertha Wisesa I Ketut Widiana Karya bersama jajaran Dewan Pengurus, Dewan Guru, Dewan Pelatih, Dewan Pendekar, Dewan Wasit dan para atlet menyampaikan pernyataan sikap dihadapan orang nomor satu di Pemprov Bali tersebut.

“Bapak Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali telah merancang dan melaksanakan program pemerintahan yang prorakyat melalui visi dan misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Program tersebut sangat relevan dengan pemberdayaan di semua sektor, lebih-lebih di sektor pemajuan Desa Adat dan Budaya Bali termasuk Olahraga Seni Bela Diri Pencak Silat. Berkenan dengan hal tersebut, kami menyatakan sikap menginstruksikan kepada semua jajaran PPS Kertha Wisesa untuk mendukung, mengawal serta mensukseskan program-program Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster,” ucap I Ketut Widiana Karya dalam suasana hujan di Padepokan PPS Kertha Wisesa.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih atas dinobatkannya sebagai Dewan Penasehat Utama PPS Kertha Wisesa Wilayah Bali. Menurut Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini bahwa penobatan ini merupakan bentuk kehormatan, sekaligus kesempatan untuk berinteraksi di dalam perguruan ini. “Saya mengetahui di Bali memiliki banyak kekayaan tradisi dengan kearifan lokalnya, yang di antaranya bentuk ekspresinya berupa olahraga bela diri pencak silat, dan ini menjadi salah satu potensi utama di Bali. Untuk itu, saya mendukung keberadaan pencak silat ini,” tegasnya.

Baca Juga  Kejurda VII PPS Kertha Wisesa Resmi Ditutup

Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menyatakan bahwa dirinya sudah bicara dengan KONI Bali untuk mengembangkan olahraga yang berpotensi meraih medali emas, perak, dan perunggu di tingkat nasional. “Saya kira pencak silat ini adalah unggulan yang bisa sebagai olahraga membanggakan di Provinsi Bali,” ujarnya.

Kemudian, Gubernur jebolan ITB ini juga sudah memanggil Badan Pengelola Aset Pemprov Bali agar lahan Pemprov Bali yang berlokasi di Desa Adat Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung ini bisa dimanfaatkan oleh Padepokan DPP PPS Kertha Wisesa yang luasnya dari 10 are menjadi 20 are. Sehingga dengan hadirnya sebagai Dewan Penasehat Utama PPS Kertha Wisesa Wilayah Bali, Wayan Koster mengaku harus lebih aktif lagi mengikuti perkembangan dan melakukan pembinaan untuk memajukan perguruan ini.

Supaya DPP PPS Kertha Wisesa memiliki karakter, jati diri yang lebih kuat, lebih giat, lebih tekun di dalam mengikuti pelatihan-pelatihan serta mengembangkan atlet pesilat yang nantinya bisa membanggakan Provinsi Bali dan Indonesia. “Jadi saya bersedia sebagai Dewan Penasehat DPP PPS Kertha Wisesa. Maju terus, tidak boleh mundur,” terang Gubernur Koster yang disambut tepuk tangan dan sambutan dengan nada Cakra, Kertha Wisesa Jaya.

Sementara itu, Ketua DPD PPS Kertha Wisesa Provinsi Bali Anak Agung Ngurah Widiada melaporkan upacara penobatan Gubernur Wayan Koster sebagai Dewan Penasehat Utama PSS Kertha Wisesa Wilayah Bali merupakan hari bersejarah, karena bertepatan pada Upacara Petirtan Pujawali di Padepokan dan Upacara Penganugerahan Dewan Pendekar Utama Pusat sebanyak 19 orang.

Dengan hadirnya Gubernur Wayan Koster sebagai Dewan Penasehat Utama, maka hal ini juga merupakan momentum PPS Kertha Wisesa untuk bangkit kembali. Mengingat keberadaan PPS Kertha Wisesa di Pulau Dewata sudah ada sejak tahun 1940 yang didirikan oleh I Made Regog alias Bapak Gunung asal Banjar Celagi Gendong, Kota Denpasar.

Baca Juga  Kejurda VII PPS Kertha Wisesa Resmi Ditutup

“Dulu namanya PPS ESTI atau Eka Sentosa Stiti, dan pada tahun 1973 namanya diganti menjadi PPS Kertha Wisesa. Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Wayan Koster yang sudah berkenan menjadi Dewan Penasehat. Semoga ini menjadi simbol pengembangan pencak silat sebagai seni, prestasi dan kerohanian yang merupakan napas identitas Kertha Wisesa dan sejalan dengan visi Gubermur Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” pungkasnya. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Kalahkan Dinas PUPRKIM, Disdikpora Bali Juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV

Published

on

By

Tim Disdikpora Bali juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV usai mengalahkan Tim Dinas PUPRKIM Bali di Lapangan GOR Ngurah Rai, Denpasar.
JUARA: Tim Disdikpora Bali berhasil menjadi juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV setelah mengalahkan Tim Dinas PUPRKIM Bali pada pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai, Denpasar, Senin (3/8) sore. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Tim Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali berhasil menjadi juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV. Gelar tersebut diraih setelah Disdikpora mengalahkan Tim Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali pada pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai, Denpasar, Senin (3/8) sore.

Disdikpora memastikan kemenangan melalui pertandingan yang berlangsung dramatis. PUPRKIM lebih dahulu unggul lewat satu gol pada babak pertama. Disdikpora kemudian memberikan perlawanan sengit hingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1–1 menjelang berakhirnya babak kedua dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Pada perpanjangan waktu kedua, Disdikpora berhasil mencetak gol kemenangan sekaligus memastikan gelar juara. Sementara itu, PUPRKIM harus puas finis sebagai runner-up, disusul Tim BPBD Provinsi Bali di posisi ketiga.

Selain memperoleh trofi, tim juara I, II, dan III juga menerima hadiah uang tunai yang merupakan pemberian pribadi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. Juara I menerima hadiah sebesar Rp15 juta, juara II Rp10 juta, dan juara III Rp5 juta. Trofi dan hadiah diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Final Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV juga dimeriahkan executive match yang mempertemukan Tim Jersey Merah melawan Tim Jersey Putih. Tim Jersey Merah yang dikomandoi Sekda Dewa Made Indra tampil dominan dan menang telak dengan skor 8–0.

Kompetisi ini telah berlangsung sejak 27 Juli 2026. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Pegawai (PSP) Pemprov Bali, sekaligus Ketua Panitia Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV, I Kadek Adi Mahendra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta meningkatkan keakraban dan soliditas antar pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Baca Juga  Kejurda VII PPS Kertha Wisesa Resmi Ditutup

Kompetisi tersebut diikuti 30 organisasi perangkat daerah (OPD), meningkat dibandingkan tahun lalu yang diikuti 27 OPD. Pertandingan digelar selama delapan hari pada sore hari agar tidak mengganggu jam kerja maupun pelayanan kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Terpilih secara Aklamasi, Surya Kurniawan Pimpin Perpani Badung Periode 2026-2030

Antarkan Panahan Badung Kembali Berdiri di Podium Tertinggi Porprov Bali 2027

Loading

Published

on

By

Dr. I Gede Surya Kurniawan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026-2030 dalam Muskab di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8).
AKLAMASI: Dr. I Gede Surya Kurniawan, S.STP., M.Si terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026–2030, dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Badung memasang target tinggi setelah memilih Dr. I Gede Surya Kurniawan, S.STP., M.Si sebagai ketua baru periode 2026–2030. Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8), Surya langsung dihadapkan pada misi besar mengembalikan dominasi Badung di ajang Porprov Bali 2027.

Muskab tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum mengevaluasi capaian organisasi sekaligus menyusun strategi pembinaan atlet menuju pesta olahraga provinsi yang akan digelar di Kabupaten Buleleng.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua III KONI Badung I Wayan Sukerta mewakili Ketua Umum KONI Badung, Wakil Ketua II Bidang Prestasi Pengprov Perpani Bali I Ketut Teneng, jajaran pengurus Perpani Badung, perwakilan klub panahan, serta pengurus KONI Badung.

Dalam sambutan Ketua Umum KONI Badung yang dibacakan I Wayan Sukerta, ditegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu menjadikan hasil evaluasi sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

Menurutnya, target Perpani Badung tidak cukup hanya mengirim atlet ke Porprov, tetapi wajib menghadirkan atlet-atlet yang siap bersaing memperebutkan medali emas. Apalagi pada Porprov Bali 2025 lalu Badung harus puas finis di posisi kedua dengan raihan empat medali emas, sembilan perak, dan lima perunggu.

“Target kami jelas, Perpani Badung harus kembali memburu gelar juara umum. Atlet yang diturunkan harus benar-benar siap bertanding dan mampu menghasilkan medali emas,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua II Bidang Prestasi Pengprov Perpani Bali I Ketut Teneng menilai fondasi prestasi panahan Badung sudah cukup baik. Namun, ia mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah untuk mengembalikan posisi Badung sebagai kekuatan utama panahan Bali.

Baca Juga  Kejurda VII PPS Kertha Wisesa Resmi Ditutup

Dalam waktu dekat, kata Teneng, atlet Badung akan menghadapi Kejuaraan Provinsi dan Kejuaraan Nasional Panahan Senior yang menjadi ajang penting mengukur kualitas sekaligus mematangkan persiapan menuju Porprov.

Usai sidang pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, tujuh klub panahan yang memiliki hak suara, yakni SAC, BCA, MGA, Bintang Berlian, MAB, Arsa, dan Gandawa, secara bulat menerima laporan kepengurusan lama sekaligus menetapkan I Gede Surya Kurniawan sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026–2030 melalui mekanisme aklamasi.

Surya Kurniawan menegaskan kepengurusan yang akan dibentuk segera difokuskan pada percepatan program pembinaan atlet. Ia bersama tim formatur yang melibatkan unsur Pengprov, pengurus sebelumnya, dan perwakilan klub akan menyusun struktur organisasi agar program persiapan Porprov dapat langsung berjalan.

Sekretaris DPRD Badung itu mengakui waktu menuju Porprov Bali 2027 sudah semakin singkat. Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus, pelatih, atlet, hingga orang tua atlet bersatu membangun ekosistem pembinaan yang solid.

“Fokus utama kami adalah meningkatkan prestasi atlet. Waktu menuju Porprov sangat terbatas sehingga seluruh elemen harus bergerak bersama agar Badung kembali menjadi kekuatan utama panahan Bali,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru dan target yang dipasang cukup tinggi, Perpani Badung kini memasuki fase pembuktian. Ukuran keberhasilan tidak lagi sebatas sukses menggelar organisasi, melainkan mampu mengantarkan panahan Badung kembali berdiri di podium tertinggi Porprov Bali 2027. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Buka Rip Curl Cup Ke-23, Dorong “Sport Tourism” Badung

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8).
BUKA KOMPETISI: Bupati Wayan Adi Arnawa membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8). Pembukaan ajang tahunan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Badung.

Acara dihadiri Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Camat Kuta Selatan Kadek Laksana, Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya, Pengelola Kawasan Labuan Sait Made Wijana, perwakilan Padang Padang Boardriders, serta manajemen Rip Curl. Kompetisi yang mempertemukan 12 peselancar top Indonesia dan 12 peselancar dunia ini berlangsung 1–31 Agustus 2026.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi konsistensi Rip Curl dalam menggelar kejuaraan dunia ini. “Kegiatan hari ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sekaligus sebagai sarana promosi sport tourism yang sangat efektif bagi Kabupaten Badung dan Bali secara umum,” ungkap Bupati Badung.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah mengatasi kemacetan dan mendukung Event Internasional, Pemkab Badung kini tengah membangun akses jalan baru sepanjang 10 kilometer dengan lebar 24 meter dari Labuan Sait menuju Jimbaran.

“Ini bentuk komitmen saya selaku Bupati dalam mengatasi kemacetan di seputaran Labuan Sait, saat ini kami sedang membangun jalan dari Labuan Sait menuju Jimbaran sepanjang 10 kilometer dengan lebar 24 meter. Mudah-mudahan pada kejuaraan ke-24 tahun depan, aksesnya akan jauh lebih tertib, nyaman, dan aman,” ujar Adi Arnawa.

Guna menjaga kelestarian lingkungan, Bupati juga mengimbau semua pihak menjaga kebersihan pantai. “Mari kita jaga Bali ini dari sampah plastik,” tegasnya. Bupati optimistis momen high season dan event global ini mampu menggenjot kunjungan wisatawan hingga akhir tahun.

Baca Juga  Kejurda VII PPS Kertha Wisesa Resmi Ditutup

Sementara itu, General Manager Rip Curl, James Hendy, berterima kasih kepada Pemkab Badung, tokoh masyarakat, dan Padang Padang Boardriders. Ia menjelaskan, ajang ini bertujuan memberikan panggung bagi peselancar lokal untuk bersaing di level internasional.

“Alasan kami memulai event ini adalah untuk menonjolkan talenta selancar lokal Indonesia. Banyak peselancar terbaik dunia sebenarnya tinggal di sini, tetapi dulunya bakat mereka tidak terlihat oleh dunia luar. Melalui ajang ini, kami menghadirkan peselancar internasional untuk membantu mengangkat profil peselancar Indonesia ke panggung global,” ungkap James Hendy.

Hendy menambahkan, sejarah mencatat jumlah peselancar Indonesia yang menjuarai Rip Curl Cup justru lebih banyak dibandingkan peselancar internasional, membuktikan kualitas luar biasa atlet lokal.

Jadwal tanding menggunakan sistem It’s On When It’s On yang hanya dimulai saat kondisi ombak mencapai kualitas terbaik. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca