Sunday, 21 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Pengendalian Banjir Rob di Tambak Lorok Semarang

BALIILU Tayang

:

proyek Tambak Lorok
TINJAU PROYEK: Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan langsung ke proyek pengendalian banjir rob di Tambak Lorok, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah pada Senin, 17 Juni 2024. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.)

Semarang, baliilu.com – Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana melakukan peninjauan langsung ke proyek pengendalian banjir rob di Tambak Lorok, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah pada Senin, 17 Juni 2024. Proyek yang berlangsung di kawasan kampung nelayan ini memiliki tanggul rob sepanjang 3,6 kilometer yang dirancang untuk menahan banjir rob selama minimal 30 tahun ke depan.

“Ini adalah proyek pengendalian rob dan penataan kawasan kampung nelayan di Tambak Lorok yang panjangnya untuk tanggul robnya ini 3,6 kilo (meter), sepanjang 3,6 kilo untuk pengendalian rob yang ada di Tambak Lorok dan juga penataan kampung nelayan. Saya kira dalam jangka 30 tahun minimal itu bisa menahan rob yang terjadi,” ujar Presiden Jokowi dalam keteranganya usai peninjauan, dikutip dari presidenri.go.id.

Proyek dengan investasi sebesar Rp 386 miliar ini juga mencakup penataan kampung nelayan. Saat ini proyek telah mencapai 85 persen dan diperkirakan selesai pada bulan Agustus 2024 mendatang.

“Nanti akan selesai bulan Agustus. Ini nanti kalau memang baik, penataan kampung nelayannya baik, nanti akan bisa direplikasi, dikopi untuk daerah-daerah lain. Paling enggak ada contoh dulu,” imbuh Kepala Negara.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Harya Muldianto, menjelaskan bahwa proyek ini melibatkan pembangunan tanggul laut dan dua kolam retensi dengan luas total sekitar 20 hektare untuk mengurangi risiko banjir. Proyek juga mencakup pembangunan dua rumah pompa.

“Juga ada pembangunan rumah pompa dua unit juga. Rumah pompa masing-masing kapasitas pompanya 3×500 liter per detik. Semua itu kita bangun dalam rangka mengantisipasi risiko banjir rob,” jelas Harya.

Baca Juga  Presiden Jokowi Saksikan Penyerahan Sembako untuk Warga di Halaman Istana Bogor

Harya menambahkan bahwa proyek ini juga strategis karena berlokasi di kawasan pemukiman nelayan yang sering terganggu aktivitasnya akibat banjir dan rob. Proyek ini merupakan langkah besar dalam mengamankan dan mendukung aktivitas nelayan di Tambak Lorok.

“Apabila terjadi rob ataupun banjir, kegiatan nelayan akan terganggu sehingga di daerah Tambak Lorok ini dilakukan penanganan,” tandasnya.

Proyek pengendalian banjir dan rob serta penataan kampung nelayan di Tambak Lorok sendiri dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama tahun 2016-2017 untuk mengamankan area parkir kapal, tahap kedua tahun 2022-2024 ini untuk mengamankan area pemukiman, fasilitas sosial, dan fasilitas umum yang ada di sekitar Tambak Lorok.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam peninjauan tersebut yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, dan Wali Kota Semarang Hevearita Gunarti Rahayu. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sekda Adi Arnawa Buka Sangeh Festival 2024

Published

on

By

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa hadir sekaligus membuka Sangeh Festival 2024, Jumat (19/7) di Areal Parkir Obyek Wisata Alas Pala Sangeh. Dalam Sangeh Festival ini selain memberi dukungan Sekda Adi Arnawa juga memberikan dana secara pribadi sebesar Rp 10 juta.

Turut hadir dalam kesempatan ini Perwakilan Dinas Pariwisata Badung, Perwakilan Dinas Kebudayaan Badung, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Arimbawa serta unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, anggota DPRD Badung terpilih Putu Dendy Astra Wijaya, Perbekel se-Kecamatan Abiansemal, Bendesa Adat Sangeh dan Gerana, Kelian Dinas dan Kelian Adat se-Desa Sangeh, Ketua Karang Taruna Badung dan Kecamatan Abiansemal serta tokoh masyarakat setempat.

Sekda Adi Arnawa, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena bisa berkumpul dalam suasana yang bahagia di daerah Wisata Alas Pala Sangeh. Dirinya mengungkapkan bahwa tahun ini adalah kedua kalinya hadir di Sangeh Festival. “Mewakili Bupati Badung, saya mengapresiasi Karang Taruna Desa Sangeh yang sudah melakukan kreatifitas yang sangat luar biasa bisa melaksanakan Sangeh Festival. Mudah-mudahan tujuan dari pada pelaksanaan Sangeh Festival, disamping melestarikan dan menumbuhkan kreativitas generasi muda masyarakat Sangeh khususnya pelestarian adat, seni, budaya juga memberi ruang kepada seluruh UMKM yang ada di Desa Sangeh dan sekitarnya untuk ikut bergabung,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati Giri Prasta mendukung acara seperti ini apalagi Perbekel Sangeh, Bendesa Adat Sangeh dan Gerana ikut memberikan dukungan sehingga pelaksanaan kegiatan Sangeh Festival bisa berjalan lancar

“Pemerintah sangat mendukung dan terus melanjutkan kegiatan-kegiatan seperti ini, karena bagaimanapun juga ajang seperti ini, disamping juga kita memberi ruang dalam rangka pelestarian adat, seni dan budaya serta UMKM, kita juga bisa mengenalkan Objek Wisata Alas Pala Sangeh yang sudah mendunia. Untuk itu sudah menjadi kewajiban kita semua untuk bagaimana cara menjaga kelestarian daripada destinasi agar semakin mempesona bagi wisatawan baik mancanegara maupun nusantara,” tutup Adi Arnawa.

Baca Juga  Nikmati Malam di Medan, Presiden Jokowi Makan Durian Bersama Pemred

Sementara itu Ketua Panitia Sangeh Festival Ida Bagus Dwi Richie Putra, mengucapkan puja dan puji syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. Begitu juga atas kehadiran Sekda Badung bersama undangan lainnya. Dijelaskan kegiatan Sangeh Festival mengambil tema Asta Brata dimana Asta Brata diambil dari kata Sansekerta, Asta yang berarti 8 dan Brata yang berarti Perilaku atau Sifat Kepemimpinan. Asta Brata melambangkan kepemimpinan dalam 8 unsur kekuatan alam yaitu Langit, Api, Samudra, Bulan, Bintang, Matahari, Bumi dan Angin. Ke-8 unsur alam ini sejalan dengan jumlah Banjar Dinas yang ada di Desa Sangeh, diharapkan dengan bersatunya ke-8 Banjar Dinas di Desa Sangeh dapat menimbulkan kesejukan, ketentraman dan kedamaian untuk memajukan dan membangun Desa Sangeh agar menjadi lebih baik. Adapun sumber dana yang digunakan untuk kegiatan Sangeh Festival bersumber dari dana APBDes Induk Desa Sangeh Tahun 2024.

Kegiatan Sangeh Festival terlaksana atas dukungan semua pihak, dari anggota DPRD Provinsi Bali Bagus Alit Sucipta, Pemerintah Desa Sangeh, Perbekel dan seluruh jajaran, anggota terpilih DPRD Badung I Putu Dendy Astra Wijaya, Bendesa Adat Sangeh dan Gerana, Pengelola Obyek Wisata Sangeh dan Taman Mumbul Sangeh bersama jajaran serta seluruh masyarakat Desa Sangeh.

“Dapat kami sampaikan rangkain pelaksanaan Sangeh Festival kami isi dengan Parade Gebogan Buah yang diikuti oleh 8 Banjar Dinas terdiri dari 10 orang dan 5 Pemudi dari masing-masing banjar. Di hari kedua kami mengadakan senam massal yang diikuti oleh para Lansia dan masing-masing banjar diikuti 20 orang peserta,” jelasnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Giri Prasta Buka Desa Kuwum Fest 2024

Published

on

By

desa kuwum
BUKA KUWUM FEST 2024: Bupati Giri Prasta saat membuka acara Kuwum Fest 2024 serangkaian HUT Ke-22 Desa Kuwum di Rest Area Desa Kuwum,Mengwi, Jumat (19/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memberikan apresiasi yang tinggi kepada tokoh dan masyarakat Desa Kuwum yang memiliki persatuan dan semangat untuk membangun desanya sendiri. Semangat ini mampu membuat Desa Kuwum membuat sejarah yang luar biasa. Melihat antusiasme masyarakat membangun Desa Kuwum dan dengan bersatunya 3 pilar masyarakat yaitu Wiwerda, Winata dan Wimuda maka setengah perjuangan sudah berhasil dan apabila tidak bersatu maka setengah perjuangan akan gagal.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada 10 tokoh Desa Kuwum, Beliau telah mampu membuat legacy, sejarah baru ketika ide gagasan dan cita-cita bagaimana Desa kuwum dimekarkan pada tahun 2002, sehingga Desa Kuwum bisa sangat luar biasa seperti sekarang ini,” ucap Bupati Giri Prasta saat memberikan sambutan dan membuka acara Kuwum Fest 2024 serangkaian HUT Ke-22 Desa Kuwum di Rest Area Desa Kuwum, Mengwi, Jumat (19/7).

Acara Kuwum Fest sendiri diberikan bantuan melalui dana APBDes sebesar Rp. 500 juta, serta dukungan dana pribadi Bupati Giri Prasta untuk Sekaa Gong Remaja sebesar Rp. 10 juta dan Sekaa Gong Wanita sebesar Rp. 10 juta.

Disampaikan juga bahwa komitmen Pemkab Badung dalam upaya mensejahterakan masyarakatnya melalui Perumda Pasar dan Pangan yang bekerja sama dengan Pekaseh se-Badung dalam membeli hasil produksi petani Badung dengan nilai diatas rata-rata harga pasar dan menggandeng BUMDes sebagai penyalur dan memasarkan kepada masyarakat sehingga petani tidak akan mengalami kerugian.

Selanjutnya terkait masalah bedah rumah, Bupati pastikan program tersebut terus berlanjut dengan menganggarkan Rp. 55 juta/rumah sehingga masyarakat memiliki hunian yang layak dan juga kepada UMKM yang sudah berperan aktif pada acara Desa Kuwum Fest, Pemkab Badung melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan sudah membuat kebijakan terhadap fasilitas pengajuan kredit untuk UMKM di Bank BPD Bali dengan bunganya dibayarkan oleh Pemerintah.

Baca Juga  Presiden Jokowi Saksikan Penyerahan Sembako untuk Warga di Halaman Istana Bogor

“Saya berterima kasih kepada kader posyandu dimana anak-anak muda ikut berpartisipasi. Sebelum masa jabatan saya sebagai Bupati berakhir Pebruari 2025, saya pastikan semua pembangunan infrastruktur, fasilitas umum milik masyarakat hingga ke Merajan akan saya selesaikan,” sambung Giri Prasta.

Perbekel Kuwum, Ida Bagus Tirtayasa menyampaikan, atas nama Pemerintah Desa Kuwum dan masyarakat Desa Kuwum mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Bupati dalam acara Kuwum Fest dan atas bantuan yang telah diberikan kepada Desa Kuwum.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melestarikan seni, adat, budaya dan untuk memperkenalkan UMKM kami yang ada di Desa Kuwum. Seperti yang sering Bapak Bupati sampaikan, Kuwum boleh maju, Kuwum boleh berkembang tetapi jangan sampai kemajuan dan berkembangnya Kuwum menggerus akar budaya adat istiadat serta agama yang ada di Desa Kuwum. berdasarkan hal itulah, disamping merupakan visi dan misi yang kami tuangkan di dalam RPJMDes Desa Kuwum, bahwa kami selalu berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan seni adat dan budaya yang ada di desa kuwum,” ucapnya.

Turut hadir anggota  DPRD Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD Badung I Wayan Regep dan masyarakat Desa Kuwun. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Suiasa Hadiri HUT Ke-53 ST Swakarya Banjar Keraman Abiansemal

Published

on

By

hut
HADIRI HUT: Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa saat menghadiri puncak HUT Ke-53 ST. Swakarya Banjar Keraman, Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (20/7). (Foto:Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri puncak HUT Ke-53 ST Swakarya Banjar Keraman, Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (20/7). Turut hadir anggota DPRD Badung Ni Putu Yunita Oktarini, Perwakilan Kecamatan Abiansemal dan unsur tripika, Perbekel Desa Abiansemal, Bendesa Adat Abiansemal serta undangan lainnya.

Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Ketut Suiasa yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua ST Ida Bagus Abimana serta memberikan bantuan dana dari pemerintah sebesar Rp. 10 juta dan secara pribadi sebesar Rp. 4 juta.

Wabup Suiasa menyampaikan rasa terima kasih dan berharap ST Swakarya ke depan dapat ikut berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah. “Tanpa pemuda yang aktif, program pemerintah tidak akan dapat berjalan dengan baik, untuk itu jadikanlah Sekaa Teruna sebagai organisasi tempat belajar dalam mempererat tali persaudaraan dan melaksanakan adat dan budaya karena sejatinya Sekaa Teruna adalah organisasi yang bersifat tradisional berbasiskan adat,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan perayaan ulang tahun agar dijadikan momentum untuk mengintrospeksi diri sebagai organisasi. ”53 tahun merupakan usia dewasa, untuk itu mari jadikan momentum ulang tahun ini sebagai ajang introspeksi diri, apa yang telah kita sumbangkan dan lakukan kepada masyarakat. Intropeksi ini juga untuk meningkatkan jati diri serta dedikasi dalam melaksanakan Tri Hita Karana setidaknya di lingkungan sekitar,” imbuh Suiasa.

Sementara ketua ST Swakarya Ida Bagus Abimana melaporkan tema acara HUT kali ini adalah “Tuntas, Cepat, Cerdas”. Tuntas dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan di ruang lingkup Sekaa Teruna maupun masyarakat sekitar, Cepat dalam mengambil tindakan apabila ada arahan dalam kegiatan sekaa truna maupun bebanjaran, Cerdas dalam memilih informasi agar di dalam sekaa truna mempunyai kepribadian yang kuat. (gs/bi)

Baca Juga  Pidato di One Ocean Summit, Presiden Jokowi Sampaikan Komitmen Indonesia dalam Perlindungan Laut

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca