Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Prodi Agribisnis FP Unud Gelar Workshop Penguatan Kreativitas Ilmiah Mahasiswa dalam Mendukung Kurikulum MBKM

BALIILU Tayang

:

workshop
Program Studi Sarjana Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Udayana saat menggelar workshop bertajuk Penguatan Kreativitas Ilmiah Mahasiswa dalam Mendukung Kurikulum MBKM ditutup sesi foto bersama. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Program Studi Sarjana Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Udayana mengadakan workshop rutin tiap tahun bertajuk Penguatan Kreativitas Ilmiah Mahasiswa dalam Mendukung Kurikulum MBKM.

Workshop PKM kali ini dilaksanakan secara hybrid pada 24 Agustus 2022 yang dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana dengan narasumber dari Dr. Ni Luh Ramaswati Purnawan, S.S., M.Comn selaku Sekretaris Pokja MBKM Universitas Udayana dengan topik ‘’Filosofi PKM dan Kiat-kiat Pembuatan Proposal PKM’’ yang dimoderatori oleh Dr. Putu Udayani Wijayanti, S.P., M.Agb dan dihadiri secara offline oleh Dekan, WD II, ketua panitia, para dosen, panitia dari mahasiswa, dan perwakilan peserta dari mahasiswa. 

Pada 25 Agustus 2022 workshop dilakukan secara online dengan narasumber dari mahasiswa/alumni untuk sharing pengalamannya dalam mengikuti kegiatan PKM/MBKM. Narasumber pertama dari alumni Agribisnis yaitu I Nyoman Tantra Pradnyana, S.P. dengan topik Sharing Pengalaman terkait Program PKM dan Wirausaha yang pernah dimenangkan. Narasumber kedua dari mahasiswa Agribisnis Angkatan 2019 yaitu Karen Hapuk Agnes Roger dengan topik Sharing Pengalaman Mengikuti MBKM. Narasumber ketiga dari mahasiswa yaitu Muhamad Yani dengan topik Sharing tentang Cara Menimbulkan Ide Wirausaha atau PKM. 

Workshop PKM ini diperuntukkan kepada Mahasiswa Agribisnis Angkatan 2020 yang tidak mengikuti program MBKM dan Angkatan 2021 seluruhnya. Diharapkan dengan adanya workshop ini mahasiswa dapat menuangkan ide-ide kreatifnya ke dalam bentuk proposal PKM. Selanjutnya mahasiswa diberikan waktu dua minggu untuk membuat proposal PKM yang nantinya akan dibimbing oleh Dosen Pembimbing PKM dari Prodi Agribisnis. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1662-Workshop-Program-Studi-Agribisnis-Fakultas-Pertanian-Universitas-Udayana-Penguatan-Kreativitas-Ilmiah-Mahasiswa-Dalam-Mendukung-Kurikulum-MBKM-.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Prodi Doktor Ilmu Kedokteran Tingkatkan Kemampuan Menulis Ilmiah dan Publikasi Mahasiswa Melalui Webinar dan Workshop Seri II

NEWS

70 Paskibraka Badung Intensif Berlatih, Siap Jalankan Tugas HUT Ke-81 RI

Published

on

By

Sebanyak 70 anggota Paskibraka Kabupaten Badung mengikuti latihan intensif jelang tugas HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
LATIHAN: Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung melakukan sesi latihan untuk persiapan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang yang berlangsung Kamis (13/8/2026). (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung terus mematangkan kesiapan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos., mengatakan, persiapan Paskibraka Badung telah dimulai sejak Juni 2026. Setelah mengikuti tahapan latihan awal, para calon Paskibraka menjalani pendidikan dan pelatihan melalui program Desa Bahagia.

Selanjutnya, para anggota mengikuti latihan secara intensif yang mencakup kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta kemampuan menghadapi berbagai situasi di lapangan. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum mereka dikukuhkan sebagai Paskibraka Kabupaten Badung.

“Pada tanggal 14 Agustus itu mereka sudah harus masuk proses pengukuhan. Proses pengukuhan ini sebagai sebuah lambang, mereka tidak lagi calon, tapi sudah menjadi Paskibraka Kabupaten Badung,” ujar Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, pada Kamis (13/8/2026).

Setelah prosesi pengukuhan, rangkaian persiapan dilanjutkan dengan renungan suci pada 15 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum para Paskibraka melaksanakan tugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Pada pelaksanaan upacara 17 Agustus, Paskibraka Badung akan mengemban dua tugas utama, yakni melaksanakan pengibaran bendera pada pagi hari dan penurunan bendera pada sore hari. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan malam syukuran.

Ida Bagus Putu Mas Arimbawa menyampaikan, kesiapan Paskibraka Badung tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perangkat daerah. Dalam menjalani latihan, para anggota mendapatkan pendampingan dari pelatih yang berasal dari unsur Polresta, Kodim, serta DPPI.

Baca Juga  Prodi Sastra Jepang FIB Unud Jadi Tuan Rumah Workshop Pengajaran Kaiwa

Tahun ini, terdapat sejumlah penyesuaian pada tata letak dan formasi barisan Paskibraka. Formasi utama tetap mengacu pada pola 17-8-45, namun terdapat beberapa variasi gerakan dan komposisi yang disesuaikan dengan tata upacara yang berlaku.

“Beberapa gerakan mencerminkan angka 81 dan sebagainya. Tentunya juga di sini harus memiliki skill tersendiri. Itulah maka latihannya sangat intens,” jelasnya.

Selain kesiapan personel, Pemerintah Kabupaten Badung juga melakukan penyesuaian tata tempat pelaksanaan upacara berdasarkan edaran terbaru. Dalam rangkaian upacara tertentu, para undangan akan mengikuti prosesi dengan berdiri, mulai dari pemasangan hingga pelepasan sangkur.

Lebih lanjut, Pemkab Badung berencana memberikan wadah bagi para Paskibraka Badung sebagai ruang untuk mengembangkan kapasitas, kompetensi, kepemimpinan, dan kemampuan berorganisasi setelah menyelesaikan tugasnya.

Wadah tersebut diharapkan dapat mendorong para anggota Paskibraka untuk tetap aktif dalam berbagai kegiatan positif serta memberikan kontribusi bagi lingkungan dan masyarakat.

“Anak-anak muda yang berbakat, pilihan dari sebuah sekolah. Saya kira perlu didukung kegiatan-kegiatan positif,” katanya.

Ida Bagus Putu Mas Arimbawa menegaskan, seluruh proses persiapan Paskibraka Badung merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak di bawah arahan pimpinan daerah serta dukungan perangkat daerah terkait. Dengan proses latihan yang telah berlangsung sejak Juni, para Paskibraka diharapkan mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan kebanggaan pada 17 Agustus 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Badung Sepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026

Belanja Infrastruktur Dirancang Capai 59,8 Persen

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menandatangani nota kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2026 di Rapat Paripurna DPRD Badung.
TANDATANGANI NOTA KESEPAKATAN: Bupati Wayan Adi Arnawa menandatangani nota kesepakatan saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Badung di Ruang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Kamis (13/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemkab Badung bersama DPRD Badung menyepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026. Penetapan tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepakatan pada Rapat Paripurna DPRD Badung di Ruang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Kamis (13/8).

Ditemui seusai rapat paripurna, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menjelaskan, peningkatan pendapatan daerah turut mendorong kenaikan belanja dalam Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026. Pendapatan meningkat sekitar Rp. 200 miliar lebih, dengan PAD dari Rp. 9,5 triliun lebih menjadi Rp. 9,8 triliun lebih. Belanja daerah meningkat sekitar Rp. 1,7 triliun, dari Rp. 11 triliun lebih menjadi Rp. 13 triliun lebih. Sebagian besar peningkatan belanja tersebut diarahkan untuk pembangunan infrastruktur dan pengembangan jaringan baru. Belanja infrastruktur mencapai 59,8 persen dengan belanja modal sekitar Rp 4 triliun lebih.

“Ini luar biasa karena mungkin dalam sejarah baru pertama kali kita bisa mencapai belanja infrastruktur 59,8 persen. Belanja modal juga mencapai Rp 4 triliun lebih. Kondisi ini tentu harus kita jaga untuk meningkatkan daya dukung dan daya saing daerah. Kompetitor kita cukup banyak dan mereka juga sedang berbenah. Oleh karena itu, kita harus terus melakukan pembenahan kalau tidak ingin tertinggal,” ujarnya.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD Badung yang telah melakukan pembahasan dan menyepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026. Anggaran diarahkan untuk mendukung tujuh prioritas daerah, meliputi penguatan kerukunan umat beragama serta pelestarian tradisi, adat, seni dan budaya Bali, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, penciptaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, integrasi pembangunan sektor pertanian dengan pariwisata, peningkatan kualitas infrastruktur publik dan pembangunan jaringan jalan baru, penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digitalisasi, serta peningkatan pariwisata Badung yang berkualitas.

Baca Juga  FP Unud Terima Bantuan Alat Seleksi Benih dari PT AQUA TIR Indonesia dan PT Fadeev Agro Rusia

Selanjutnya, program-program yang telah disepakati akan disinergikan dengan program yang tercantum dalam dokumen anggaran serta mengikuti tahapan evaluasi oleh pemerintah. Ia menyebut perubahan anggaran juga mencakup sejumlah pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Pembangunan jaringan jalan baru yang telah dirancang turut didorong melalui perubahan anggaran untuk meningkatkan keterhubungan antarkawasan. Bupati berharap seluruh program yang telah dirancang dan disepakati dapat memberikan manfaat serta membawa perubahan bagi masyarakat Kabupaten Badung.

“Prosesnya sudah kita lalui secara marathon, mulai dari pembahasan, pelaksanaan rencana, sampai perubahan dan koordinasi. Selanjutnya tentu kita sinergikan dengan program-program yang sudah ada dalam dokumen anggaran dan akan dievaluasi oleh pemerintah. Banyak perubahan belanja yang kita lakukan, termasuk untuk beberapa infrastruktur yang memang menjadi bagian dari konektivitas jalan-jalan yang sudah kita rancang. Ini yang kita dorong juga dalam perubahan, sehingga ke depan konektivitas antarwilayah bisa semakin baik. Mudah-mudahan apa yang sudah kita rancang dan sepakati ini bisa menjadi berkah dan membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Sosial Warnai Peringatan HUT Ke-3 GOW Badung di Desa Punggul

Published

on

By

Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri HUT ke-3 GOW Kabupaten Badung di Gedung Balai Budaya, Desa Punggul.
HADIRI HUT GOW: Wabup sekaligus Pembina GOW Kabupaten Badung, Bagus Alit Sucipta menghadiri HUT Ke-3 GOW Kabupaten Badung di Gedung Balai Budaya, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, pada Kamis (13/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 dengan menggelar berbagai aksi sosial nyata bagi masyarakat. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita ini digelar di Gedung Balai Budaya, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, pada Kamis (13/8).

Perayaan yang mengusung tema “Perempuan Hebat, Badung Kuat, Bersinergi, Berinovasi, Menginspirasi” dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Badung sekaligus Pembina GOW Kabupaten Badung, Bagus Alit Sucipta, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali, Nyonya Seniasih Giri Prasta, Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua GOW Badung Ny. Yunita Alit Sucipta serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung, Nyonya Oliviana Surya Suamba. Hadir pula jajaran Kepala OPD lingkup Pemkab Badung, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung, perwakilan Camat Abiansemal, Perbekel Desa Punggul, serta seluruh anggota GOW.

Sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan, perayaan HUT ke-3 ini ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng bersama oleh seluruh keluarga besar GOW Badung.

Dalam sambutannya, Pembina GOW Kabupaten Badung, Bagus Alit Sucipta, memberikan apresiasi tertinggi kepada pengurus dan anggota GOW atas dedikasi serta kontribusi nyata mereka selama tiga tahun terakhir.

“Tiga tahun bukan waktu yang singkat. Di usia yang semakin dewasa ini, saya berharap GOW Badung semakin kokoh berdiri, semakin luas manfaatnya, dan semakin harmonis bersinergi dengan semua pihak. Perempuan adalah tiang keluarga dan pilar masyarakat. Ketika perempuan bersatu, berilmu, dan berhati pelindung, maka daerah pun akan tumbuh kuat, sejahtera, dan bermartabat,” ujarnya.

Wabup juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung memberikan dukungan penuh kepada organisasi wanita sebagai mitra strategis pemerintah. Terutama dalam memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan anak, serta peningkatan kesejahteraan sosial di tingkat akar rumput.

Baca Juga  Pemkab Badung Laksanakan Workshop Tata Rias Kecantikan

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, mengungkapkan bahwa momen hari jadi kali ini terasa kian istimewa karena berdekatan dengan semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Kami ingin merayakan usia GOW bukan sekadar dengan seremonial, melainkan dengan berbagi dan melayani masyarakat. Itulah wujud syukur kami yang paling nyata,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, GOW Kabupaten Badung menyelenggarakan rangkaian kegiatan bakti sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, meliputi Pelayanan Kesehatan Mata (Pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis, bekerja sama dengan John Fawcett Foundation), Pemeriksaan Kesehatan Umum (Layanan kesehatan gratis berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung), Pembagian Sembako (Penyerahan paket pangan untuk warga yang membutuhkan), Bantuan Aksesibilitas (Penyerahan kursi roda bagi warga dengan keterbatasan mobilitas) dan Intervensi Stunting (Penyerahan bantuan pemenuhan gizi bagi anak-anak dalam kategori stunting).

Nyonya Yunita Alit Sucipta berharap seluruh rangkaian program ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas. Aksi ini menjadi bukti nyata kehadiran GOW Badung dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Badung, para Ketua Organisasi Kewanitaan, seluruh anggota, serta mitra kerja dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Semoga sinergi yang telah terjalin terus diperkuat, agar ke depan GOW Badung dapat semakin bermanfaat, semakin menginspirasi, dan semakin berarti bagi setiap keluarga di Badung,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca