Monday, 5 December 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Program Reforma Agraria di Masa Pemerintahan Gubernur Koster dan Wagub Cok Ace Terus Berlanjut di Desa Sumberklampok

Pasca-Tuntasnya 61 Tahun Konflik Agraria, Kini Kepala Staf Presiden Bersama Lintas Kementrian Serahkan 21 Program Pemberdayaan ke Desa Sumberklampok

BALIILU Tayang

:

wagub
Penyerahan 21 Program Pemberdayaan Hasil Integrasi Lintas Kementerian untuk Reforma Agraria di Desa Sumberklampok yang dihadiri langsung oleh Kepala Staf Presiden, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko bersama Menteri Pertanian RI, Menteri Koperasi dan UKM RI, Wakil Menteri ATR/BPN dan Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati. (Foto: Ist)

Buleleng, baliilu.com – Program Reforma Agraria di Pulau Bali pada masa Pemerintahan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) terus berlanjut di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng bersinergi dengan Pemerintah Pusat khususnya dalam hal ini Kepala Staf Presiden, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko bersama Menteri Pertanian RI, Menteri Koperasi dan UKM RI, dan Wakil Menteri ATR/BPN.

Sinergi tersebut diwujudkan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. Joko Widodo pada tanggal 22 September tahun lalu dan kini diberikan program berupa Penyerahan 21 Program Pemberdayaan Hasil Integrasi Lintas Kementerian untuk Reforma Agraria di Desa Sumberklampok yang dihadiri langsung oleh Kepala Staf Presiden, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko bersama Menteri Pertanian RI, Menteri Koperasi dan UKM RI, Wakil Menteri ATR/BPN dan Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati yang didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra pada, Selasa (21/6) di Balai Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Setelah sebelumnya Gubernur Wayan Koster bersama Kementerian ATR/BPN, dan Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali menuntaskan konflik agraria yang cukup panjang yaitu selama 61 tahun atau berkonflik sejak tahun 1960 silam dan berhasil dituntaskan di masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali (Wayan Koster – Cok Ace, red) dengan mewujudkan redistribusi tanah seluas 458,7 hektar berupa penyerahan 1.613 sertifikat yang dilakukan dalam dua tahap, yakni 800 sertifikat pada 18 Mei 2021 dan 813 sertifikat pada 21 September 2021.

Wakil Gubernur Bali, Prof. Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati. (Foto: Ist)

Wakil Gubernur Bali, Prof. Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati yang mewakili Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya mengucapkan rasa syukurnya atas ditetapkannya Desa Sumberklampok sebagai desa percontohan sekaligus sebagai penerima bantuan pemberdayaan hasil integrasi lintas Kementerian untuk Reforma Agraria. “Tahap pertama reforma agraria di Desa Sumberklampok telah berhasil menyelesaikan redistribusi aset yakni pemberian hak atas tanah dan sekaligus pembagian sertifikat tanah kepada warga masyarakat Desa Sumberklampok secara gratis yang menjadi subyek reforma agraria yakni sejumlah 1.613 sertifikat hak milik untuk 912 KK,” ujar Cok Ace yang setia bekerja fokus bersama Gubernur Bali Wayan Koster di Pemprov Bali ini seraya menyatakan setelah tahap pertama diselesaikan secara tuntas, maka hari ini dilanjutkan dengan redistribusi akses terhadap sumber daya perekonomian agar warga masyarakat yang telah mendapatkan hak atas tanah dapat mengembangkan usaha-usaha produktif untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Apresiasi Penyelenggaraan Porsebank Bali 2022

Lebih lanjut, Wakil Gubernur Bali asal Puri Agung Ubud ini meminta kepada warga masyarakat dan Perbekel Desa Sumberklampok agar dapat menjaga, mengelola dan merawat reforma agraria ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup dan perekonomian masyarakat setempat, karena Desa Sumberklampok terpilih sebagai Desa Percontohan Program Pemberdayaan untuk reforma agraria, dan telah ditentukan sejumlah langkah percepatan pelaksanaan program pemberdayaan dengan 21 program yang dilakukan secara terpadu dengan melibatkan lintas Kementerian. Adapun 21 program tersebut meliputi 11 program kegiatan di bawah kendali KKP adalah 4 kegiatan dari Kementerian Koperasi UKM, 5 kegiatan Kementerian Pertanian, 1 kegiatan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, hingga pemetaan sosial oleh Kementerian ATR/ BPN dengan wujud dari pelaksanaan program berupa pelatihan, pendampingan, dan bantuan. Beberapa diantaranya juga ada 100 ekor sapi Bali, pembangunan sarana & prasarana perikanan, dan pelatihan digital marketing bagi pelaku usaha mikro.

Wakil Gubernur Bali, Prof. Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati serahkan bantuan sapi Bali. (Foto: Ist)

Sementara Kepala Staf Presiden, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengatakan bahwa Desa Sumberklampok mendapatkan prioritas untuk ditentukan langkah-langkah percepatan pelaksanaan program pemberdayaan di Desa Sumberklampok. Hasilnya disepakati 21 program yang dilakukan secara terpadu dengan melibatkan lintas Kementerian. “Pemerintah tidak hanya menyerahkan sertifikat tanah, namun dapat juga disalurkan bantuan-bantuan berupa modal, bibit, pupuk, pelatihan agar tanah yang digarap oleh penerima manfaat reforma agraria dapat lebih produktif dan memberikan hasil untuk membantu memberikan hasil bagi kehidupan masyarakat setempat. Jadi setelah dipetakan, program pemberdayaan reforma agraria ini dan semua yang sudah sesuai dengan yang dibutuhkan oleh warga itu dana bantuannya mencapai sebesar Rp 10 miliar,” tegasnya.

Reforma Agraria lebih jauh disebutkannya merupakan salah satu program prioritas Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo sejak tahun 2015 hingga saat ini. Sebanyak 28 juta sertifikat telah diserahkan Presiden melalui Kementrian ATR BPN di seluruh provinsi.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Gelar Rakor, Sikapi Penipuan ‘’Money Changer’’

Dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Reforma Agraria di Lokasi Prioritas Desa Sumberklampok dan Program Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Buleleng Tahun 2022 juga telah hadir sebanyak 16 kegiatan dengan total anggaran Rp. 4,63 miliar yaitu untuk :

a) Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberklampok sebanyak 8 kegiatan dengan anggaran sebesar Rp. 371,36 juta antara lain Pelatihan Budidaya Rumput Laut dan Lobster untuk 30 orang, 1 unit bantuan Budidaya Ikan Bioflok, 1 paket pakan benih, dan bahan pendukung bioflok, Pelatihan budidaya bioflok untuk 10 orang, Operasional 1 Penyuluh kepada 4 kelompok pelaku utama kelautan dan perikanan, Pendidikan Vokasi DIII Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana hingga lulus untuk 1 orang, Distribusi Kartu Kusuka kepada 46 orang, Bantuan benih ikan kakap putih berjumlah 11.500 ekor;

b) Kementerian Kelautan dan Perikanan juga memberikan kegiatan dalam rangka mendukung Program Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Buleleng sebanyak 8 kegiatan dengan anggaran sebesar Rp 4,25 miliar antara lain untuk Operasional 14 penyuluh untuk membina 274 kelompok pelaku utama KP, Pelatihan Masyarakat Kelautan dan Perikanan sebanyak 100 orang, Pendidikan Vokasi DIV Politeknik AUP dan DIII Poltek Kelautan dan Perikanan Jembrana hingga lulus untuk 36 orang, 1 paket Sarpras wisata bahari, Permodalan dari Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan kepada 3 unit usaha kelautan dan perikanan, 1 unit Sarana peralatan pengolahan non-pangan (kerajinan kekerangan), 1 paket Bantuan Budidaya Ikan Bioflok, dan Bantuan Bibit Rumput Laut sebanyak 5 ton. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Menko Marves Buka AISF 6th Senior Official Meeting, Polda Bali Perketat Pengamanan

Published

on

By

Menko Marves
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan. (Foto : ist)

Nusa Dua, Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengamankan event Achipelagic Island State Forum (AISF) 6th Senior Official Meeting yang dibuka langsung Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Polda Bali memperketat penjagaan pintu masuk kegiatan yang dilaksanakan di Bali International Convention Center (BICC), Senin(5/12/2022).

Penjagaan pintu masuk dilaksanakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan 6th Senior Official Meeting. “Polda Bali memperketat penjagaan pintu masuk area kegiatan  6th Senior Official Meeting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para delegasi, serta untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang masuk ke dalam area kegiatan,” terang Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Satake Bayu S.I.K.,M.Si.

Menurut Kombes Pol Satake Bayu  dalam pengamanan pintu masuk kegiatan ini Polda Bali menerjukan personel berpakaian preman dengan menggunakan batik dan jas. “Ini merupakan bentuk komitmen Polda Bali dalam mengamankan seluruh Event Internasional yang dilaksanakan di Pulau Dewata agar berjalan aman dan lancar,” tandasnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wagub Cok Ace Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Kakanwil Kemenkumham Bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

BRIDA Provinsi Bali Gelar Deseminasi Hasil Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat

Petakan Potensi Desa Adat

Published

on

By

BRIDA
BRIDA Provinsi Bali saat menggelar Deseminasi Hasil Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat, Senin (05/12). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat adalah salah satu program prioritas dalam mewujudkan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Berencana Menuju Bali Era Baru yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno : Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian  alam Kebudayaan melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan  terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.

Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat dilakukan bertujuan untuk mengetahui tersedianya sistem dan data base sumber daya desa adat, tersedianya data terpadu desa adat yang menyeluruh meliputi parahyangan, pawongan dan palemahan sekaligus memudahkan pengambilan kebijakan untuk pengembangan potensi desa adat serta langkah-langkah strategis untuk pembangunan desa adat ke depan dengan lokasi sasaran di 1.493 desa adat di seluruh Kabupaten/ Kota se-Bali.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ketut Wica mengatakan, Bali Era Baru adalah suatu era yang ditandai dengan tatanan kehidupan baru, yakni Bali yang kawista, Bali kang tata-titi tenteram kerta raharja, gemah ripah lohjinawi, yakni tatanan kehidupan holistik yang meliputi tiga (3) dimensi utama, yakni bisa menjaga keseimbangan alam, krama dan kebudayaan Bali, genuine Bali. Mampu memenuhi kebutuhan, harapan dan aspirasi krama Bali dalam berbagai aspek kehidupan, dan yang terpenting adalah memiliki kesiapan yang cukup dalam mengantisipasi munculnya permasalahan dan tantangan baru dalam tataran lokal, nasional dan global yang akan berdampak secara positif maupun negatif terhadap kondisi di masa yang akan datang (management resiko).

Baca Juga  Wagub Cok Ace Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Kakanwil Kemenkumham Bali
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ketut Wica. (Foto : eka)

Ditambahkan Ketut Wica, bahwa visi menuju Bali Era Baru diwujudkan dengan menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali yang mencakup tiga (3) aspek utama yakni alam, krama dan kebudayaan Bali berdasarkan nilai-nilai Tri Hita Karana yang bersumber dari nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi yang terdiri dari Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi dan Jagat Kerthi.

Dalam deseminasi Hasil Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat ini dijelaskan, terkait bagaimana desa adat itu memiliki data keseluruhan agar saat membuat potogram akan mempermudah pemetaan apa yang harus dilakukan sekaligus mengetahui potensi apa yang ada di desa adat itu, sehingga dengan mengetahui potensi yang ada maka pimpinan kita dapat dengan mudah membuat program pembangunan di masing-masing desa adat itu. Sehingga potensi yang ada tidak akan sama antara satu dengan yang lainnya.

“Potensi desa wisata banyak maping yang sudah ditemukan, dan sudah dikeluarkan juga potensi ekonomi yang dapat dikembangkan. Dengan adanya data yang jelas, tentu akan berfungsi untuk mempermudah menentukan desa-desa adat mana saja yang bisa terlebih dahulu memenuhi syarat dialokasikan sebagai desa wisata. Dari 1.493 desa semua memiliki peluang menjadi desa wisata berdasarkan dari segi seni budaya dan kearifan lokal,” tegas Kabid Ketut Wica di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Senin (05/12).

Koordinator Tim Analisa Hasil Sensus Putu Manik Prihatini sebagai salah satu narasumber menyampaikan, hasil sensus berencana sumber daya Bali berbasis desa adat tahun 2022 adalah hasil analisis terkait dengan jumlah desa adat di Bali 1.493 desa adat yang tersebar di sembilan (9) Kabupaten/ Kota se-Bali. Sensus pertama kali dilaksanakan pada tahun 2021, yang diawali dengan sosialisasi pelaksanaan sensus di 57 Kecamatan se-Bali.

Baca Juga  Wagub Cok Ace: KSPAN Salah Satu Cara Paling Efektif Hindarkan Remaja dari AIDS, Narkoba dan Kenakalan Remaja

Selain Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ketut Wica dan Koordinator Tim Analisa Hasil Sensus Putu Manik Prihatini, hadir juga Prof. Ketut Darmaputra yang merupakan salah satu Tim dari Kelompok Ahli Pembangunan Informasi dan Teknologi Provinsi Bali. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, Tim IT Dinas Kominfos Provinsi Bali, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali, Perwakilan Bendesa Agung Provinsi Bali, Bendesa Madya  dan Bendesa Alit Provinsi Bali dan Kabupaten/ Kota se-Bali serta para Koordinator Tenaga Penyuluh Bahasa Bali tingkat Provinsi Bali. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

BI Bali Bersama Komisi XI DPR RI Serahkan PSBI 1.000 Paket Sembako Bantuan Tanggap Darurat Bencana di Karangasem

Published

on

By

bi bali
Deputi Perwakilan Bank Indonesia GA Diah Utari bersama anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE, MM didampingi Bupati Karangasem menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada satu kelompok penerima bantuan PSBI. (Foto: gs)

Karangasem, baliilu.com – Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali diwakili Deputi Perwakilan Bank Indonesia GA Diah Utari bersama anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE, MM pada Senin, 5 Desember 2022 menyerahkan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa 1.000 paket sembako kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Karangasem, bertempat di Gedung Serba Guna Kantor Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem.

Hadir pada penyerahan bantuan paket sembako secara simbolis kepada 20 kelompok warga penerima masing-masing mendapatkan 50 paket sembako itu, Bupati Karangasem Gede Dana, Ketua DPRD Karangasem dan beberapa anggota dewan, Kadisdikpora Karangasem, Yayasan Gumi Suci Lestari dan wakil kelompok penerima paket sembako.

Bupati Karangasem Gede Dana dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada anggota Komisi XI DPR RI Agung Wirajaya dan Deputi Perwakilan BI Bali GA Diah Utari yang telah bersinergi menyalurkan bantuan CSR sebanyak 1.000 paket di tengah kondisi sulit dan ada bencana, sehingga pihaknya merasa sangat diringankan. Paling tidak bantuan ini bisa menekan inflasi walaupun persentasenya kecil tetapi sangat membantu sekali.

‘’Kami juga sangat senang dapat pembinaan UMKM. Hanya berharap agar serius ditangani oleh Bank Indonesia dan fokus mana yang patut dibina. Jangan sporadis, dan sebaiknya dari pihak BI berkomunikasi dengan kami. Di Karangasem banyak ada perajin seperti perajin ate, ada olahan, sumber pertaniannya banyak yang bisa diolah menjadi UMKM,’’ ujar Bupati.

bi
Bupati Karangasem Gede Dana (tengah) bersama Deputi Perwakilan Bank Indonesia Bali GA Diah Utari dan anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE, MM. (Foto: gs)

Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Gusti Ayu Diah Utari selepas penyerahan bantuan menyampaikan pada dasarnya Bank Indonesia care jika terjadi dampak bencana, baik pandemi Covid-19 maupun bencana alam dan segala macam yang bisa mempengaruhi kehidupan masyarakat. ‘’Di sini kami punya Program Sosial Bank Indonesia, dan kami menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui PSBI ini,’’ ujar Diah Utari.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Minta KPA Bali Siapkan Penjabaran Bahaya HIV AIDS dan Narkotika melalui E_book

Tak hanya menyalurkan bantuan PSBI, dalam rangka memberikan kontribusi kepada masyarakat, BI Bali juga sudah punya beberapa UMKM binaan baik dari jenis makanan, ada kerajinan dan juga ada terkait local economy development. Dimana ke depan pihaknya akan lebih meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah Daerah mengenai potensi-potensi apa, UMKM yang bisa kita tingkatkan, kerja samakan sehingga tepat sasaran. Dengan demikian bisa memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat setempat.

Demikian pula untuk menjaga ketahanan pangan rumah tangga dan inflasi yang biasanya terjadi di bulan November-Desember, BI Bali telah membagikan bibit cabai sampai 77 ribu yang di antaranya sudah mulai panen. “Pengendalian inflasi melalui bantuan bibit cabai terutama kepada rumah tangga, bisa memperkuat ketahanan pangan tumah tangga. Harga cabai sudah menurun tapi ada beberapa mesti diwaspadai seperti bawang merah dan daging ayam,’’ ujar Utari seraya mengungkapkan harga pangan volatile food sudah mulai bisa dikendalikan karena di berbagai daerah di Bali pemerintah kabupaten kota terus melakukan operasi pasar.

‘’Kami mengucapkan terimakasih kepada Anggota Komisi XI DPR RI Bapak Agung Wirajaya yang senantiasa mendukung kegiatan Bank Indonesia khususnya di Provinsi Bali, demikian juga kepada bapak Bupati beserta jajarannya yang telah membantu pelaksanaan tugas BI dalam pengendalian inflasi dan juga untuk bisa terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah Bali khususnya di Karangasem,’’ ujarnya.

bi
Deputi Perwakilan Bank Indonesia GA Diah Utari bersama anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE, MM foto bersama Bupati Karangasem dan 20 kelompok penerima bantuan PSBI. (Foto: gs)

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI Agung Wirajaya mengatakan penyerahan PSBI berupa sembako ini merupakan kerja sama Komisi XI DPR RI dengan Bank Indonesia yang merupakan salah satu cara mengendalikan inflasi. Dimana, saat ini Bank Indonesia menjaga inflasi tidak lebih dari 6 persen. “Sekarang bersyukur bisa tertahan masih di angka normatif. Dan kita bersyukur juga ada Bank Indonesia yang bisa menahan lajunya nilai tukar rupiah dan membantu pertumbuhan ekonomi,‘‘ ujarnya.

Baca Juga  Wagub Cok Ace: KSPAN Salah Satu Cara Paling Efektif Hindarkan Remaja dari AIDS, Narkoba dan Kenakalan Remaja

Di tengah pandemi Covid-19 tahun 2020-2021, BI juga telah berbagi beban. BI telah membantu UMKM hampir sekitar 1.400 triliun yang telah dikucurkan dalam kurun pemulihan.

Dalam pengendalian inflasi, BI juga ikut serta memberikan dukungan dalam bentuk bibit cabai. Ketika inflasi sempat tinggi tersebar ke seluruh Indonesia, BI memberikan bantuan bibit cabai agar jangan sampai cabai menjadi momok kenaikan inflasi.

Usai penyerahan PSBI, Agung Wirajaya dan GA Diah Utari secara bersama-sama meninjau petani Bunga Kasna di Temukus dan beberapa UMKM di Karangasem. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca