Connect with us

NEWS

Rai Mantra Dukung Duta Rumah Belajar Denpasar Melaju ke Tingkat Nasional

BALIILU Tayang

:

de
Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima perwakilan Duta Rumah Belajar Denpasar di kediaman Walikota Denpasar, Jumat (2/10). (ist)

Denpasar, baliilu.com – Duta Rumah Belajar merupakan perpanjangan tangan dari Pustekkom Kemendikbud dalam melakukan pengembangan dan pendayagunaan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) untuk pembelajaran di masing-masing provinsi terutama portal pembelajaran gratis dari pemerintah yaitu Rumah Belajar. Duta Rumah Belajar Denpasar melakukan silahturahmi dan serta mendapat dukungan dari Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat melaksanakan pertemuan audiensi, Jumat (2/10) di kediaman Walikota Denpasar.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Pertama Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Olah Raga Kota Denpasar AA Gede Wiratama mengatakan Pemerintah Kota Denpasar mendukung pelaksanaan pemilihan Duta Rumah Belajar Nasional yang mana Denpasar kini mengirimkan empat peserta yang akan mengikuti seleksi level 4 di tingkat nasional.

“Dengan adanya Duta Rumah Belajar ini diharapkan dapat mensosialisasikan dan memotivasi guru-guru dalam pengalaman belajar dan pemecahan masalah pendidikan,” ujarnya.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra sangat mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Dimana  dengan adanya Duta Rumah Belajar ini dapat bertukar wawasan dengan guru-guru berprestasi dari seluruh provinsi di Indonesia yang akan diimplementasikan kepada guru-guru di Denpasar untuk meningkatkan proses pembelajaran yang lebih baik.

“Dengan membangun spirit intelektual dan mengelola emosional akan membantu dalam pelaksanaan seleksi Duta Rumah Belajar Nasional dan diharapkan dapat mengharumkan Kota Denpasar di bidang Pendidikan,” ujarnya.

Duta Rumah Belajar yang akan melaju ke tingkat nasional yaitu Putu Edy Pariawan (SDN 2 Dangin Puri), Putu Sri Utami Dewi (SMPN 3 Denpasar), Dewa Made Yuda Andika (SMA 4 Denpasar) dan Pande Putu K (SMKN 3 Denpasar). (eka)

Baca Juga  Wabup Suiasa Apresiasi Rencana Bersih Pantai Civitas Akademika Universitas Dwijendra

NEWS

Walikota Jaya Negara Hadiri Rakor Nyepi dan Isra Mi’raj di Polresta Denpasar

Published

on

By

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menghadiri rapat koordinasi (rakor) pengamanan rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1943 dan peringatan Isra Mi’raj yang dilaksanakan Polresta Denpasar, Jumat (5/3/2021)


Denpasar, baliilu.com – Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menghadiri rapat koordinasi (rakor) pengamanan rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1943 dan peringatan Isra Mi’raj yang dilaksanakan Polresta Denpasar, Jumat (5/3/2021) di kantor setempat.

Rakor yang dipimpin Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan dihadiri Dandim 1611 Badung Kolonel Inf. I Made Alit Yudana, OPD terkait Pemkot Denpasar, dan para tokoh agama. Wali Kota Jaya Negara menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polresta Denpasar dan Dandim 1611 Badung melakukan antisipasi keamanan bersama dalam pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi dan pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj. Hal ini juga tidak terlepas dari pengejawantahan spirit membangun kebersamaan dalam menyama braya yakni Vasudhaiva Kutumbakam.

Pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1943 pihaknya telah melakukan koordinasi dan komunikasi bersama desa adat se-Kota Denpasar yang akan segera melakukan pembahasan bersama.

“Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan langkah koordinasi dan komunikasi bersama desa adat untuk membahas rangkaian Hari Suci Nyepi dari upacara pemelastian hingga ngembak geni,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan bahwa surat edaran dari MDA Provinsi Bali dan PHDI telah diterima dengan pelaksanaan upacara pemelastian di Denpasar akan dilaksanakan secara ngubeng. Artinya dalam pelaksanaan ini dapat memperkecil keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan rangkaian upacara. Di samping itu pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi dan Isra Mi’raj dapat berjalan lancar dan aman serta masyarakat dapat tetap produktif, sehat, dan mencegah bersama penyebaran Covid-19 dengan disiplin pada prokes.

Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara juga menyampaikan pelaksanaan vaksinasi di Kota Denpasar telah berjalan dengan target sasaran mencapai 125.300 ribu masyarakat terdiri dari lansia dan pelayan publik, di 40 faskes atau posko pelayanan vaksinasi.

Baca Juga  Temu Media PLN UID Bali: Dari Keterbukaan Informasi Publik, Persiapan Nataru dan Aplikasi New PLN Mobile

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan menyampaikan rangkaian Hari Suci Nyepi dan Isra Mi’raj dalam situasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro hendaknya harus sejalan dengan upaya dan langkah yang telah dilakukan pemerintah dalam mencegah munculnya klaster baru. Hal ini wajib berpedoman pada prokes penerapan hidup sehat yakni 6 M prokes. Yakni memakai masker dengan benar, menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjaga pola makan sehat, dan istirahat cukup, serta menjauhi kerumunan.

“Pengamanan terencana melibatkan instansi terkait dan pemangku kepentingan agar pelaksanaan kedua hari raya dapat berjalan dengan baik dan lancar serta mengajak masyarakat untuk mendukung keamanan Hari Suci Nyepi dan Isra Mi’raj dalam situasi PPKM mikro sehingga dapat berjalan dengan hikmad serta meningkatkan rasa toleransi beragama dalam wilayah hukum Polresta Denpasar,” ujarnya (pur/eka)

Lanjutkan Membaca

NEWS

Terjaring Langgar Prokes, Tim Yustisi Denpasar Rapid Test Antigen 15 Orang

Published

on

By

Pelanggar dirapid antigen

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menekan penularan Covid -19, Tim Yustisi Kota Denpasar melakukan rapid test kepada 15 orang pelanggar protokol kesehatan, yang terjaring pada saat penertiban protokol kesehatan di Pertigaan Jalan Pulau Belitung, Jalan Pulau Bungin Kelurahan Pedungan Denpasar Selatan, Jumat (5/3).

Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, hasil rapid test antigen yang dilakukan semuanya hasilnya negatif. Menurut Sayoga penertiban yang dilakukan hari ini terjaring sebanyak 29 pelanggar. Dari jumlah tersebut 18 didenda di tempat karena tidak menggunakan masker dan 11 orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya.

Dari 29 orang terjaring hanya melakukan rapid test antigen kepada 15 orang. “Untuk sisanya telah membawa surat hasil swab, sehingga kami hanya melakukan rapid test antigen sebanyak 15 orang saja,” ungkap Sayoga.

Lebih lanjut Sayoga mengatakan, dalam penertiban itu pihaknya juga melakukan sosialisasi protokol kesehatan pelaksanaan pemantuan protokol kesehatan (PPKM) mikro kecil kepada masyarakat. Salah salah satunya dengan mensosilisasikan protokol kesehatan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan.

Tidak hanya itu pihaknya juga mensosialisasikan kepada pelaku usaha agar menyediakan sarana protokol kesehatan di tempat usahanya. Dengan berbagai langkah yang dilakukan ini pandemi Covid-19 ini dapat terkendali. (ayu/eka)

Baca Juga  Temu Media PLN UID Bali: Dari Keterbukaan Informasi Publik, Persiapan Nataru dan Aplikasi New PLN Mobile
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jumat (5/3) Ini di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 252 Orang, Meninggal 6 Orang

Published

on

By

de

Denpasar, baliilu.com – Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Covid-19 di Provinsi Bali pada Jumat (5/3) ini telah terjadi pertambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 214 orang (176 orang melalui transmisi lokal dan 38 PPDN). Sedangkan pasien sembuh mengalami kenaikan sebanyak 252 orang, dan terjadi kasus meninggal dunia akibat Covid dalam sehari sebanyak 6 orang.

Dengan demikian, jumlah kasus secara kumulatif sebagai berikut. Kasus terkonfirmasi positif sebanyak 35.379 orang, pasien sembuh 32.373 orang (91,5%), dan meninggal dunia 970 orang (2,74%). Kasus aktif per hari ini menjadi 2.036 orang (5,75%).

Satgas Covid menyampaikan SE Nomor 05 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku mulai tanggal 23 Februari s/d 08 Maret 2021. Hal ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Untuk itu, Satgas Covid mengharapkan agar masyarakat selalu disiplin melaksanakan 6M. Yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan. Juga diimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. (gs)

Baca Juga  Temu Media PLN UID Bali: Dari Keterbukaan Informasi Publik, Persiapan Nataru dan Aplikasi New PLN Mobile
Lanjutkan Membaca