Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Raja-raja Nusantara dan Mancanegara akan Bertemu di Bali

Dalam Hajatan Festival Adat dan Budaya Nusantara di Puri Klungkung

Loading

BALIILU Tayang

:

raja
Ketua DPP Masyarakat Adat Nusantara (Matra) KGPAA Mangku Alam II saat menemui Wagub Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati di Kantor Wakil Gubernur. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Para raja se-Nusantara dan mancanegara akan bertemu di Bali pada Agustus 2022 mendatang dalam hajatan Festival Adat dan Budaya Nusantara. Informasi itu disampaikan Ketua DPP Masyarakat Adat Nusantara (Matra) KGPAA Mangku Alam II saat menemui Wagub Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) di Kantor Wakil Gubernur, Selasa (Anggara Paing Wuku Pujut), 5 Juli 2022. Selain untuk mengikuti festival adat dan budaya nusantara, para raja juga akan menyaksikan pelantikan Andi Bau Malik Baramamase Tatukajanangan dari Kerajaan Gowa yang akan menggantikan Mangku Alam II menjadi Ketua DPP Matra.

Mengawali paparannya, Mangku Alam II menerangkan bahwa organisasi ini dibentuk pada tahun 2016 dan secara resmi dideklarasikan di Candi Borobudur pada Juli 2017. Pembentukannya bertujuan untuk melestarikan dan menguatkan adat dan budaya yang tumbuh di Nusantara. Untuk mencapai tujuan ini, Matra ingin menggelar sebuah kegiatan yang nantinya menjadi brand organisasi dan bisa dilaksanaan secara berkelanjutan.

“Akhirnya tercetuslah gagasan untuk melaksanakan festival adat dan budaya nusantara dan untuk pertama kalinya kita laksanakan di Bali, tepatnya di Puri Klungkung,” ujarnya. Selain berkaitan dengan misi organisasi, kegiatan ini merupakan wujud sumbangsih Matra dalam mendukung pemulihan Bali yang terpuruk karena pandemi Covid-19.

Festival adat budaya nusantara yang dirangkai dengan pelantikan Ketua DPP dan pengurus Matra akan dilaksanakan dari tanggal 16 Agustus hingga 20 Agustus 2022. Sebanyak 206 kerajaan telah mengkonfirmasi kedatangannya pada event ini, terdiri dari raja-raja di wilayah nusantara dan sejumlah negara. Ia menyebut, 30 kerajaan mancanegara akan hadir pada perhelatan ini. Kerajaan mancanegara yang akan hadir antara lain dari Hawaii, Laos, Spanyol, Uganda, Gana, Kongo, Suriah dan Lebanon. Karena momen pelaksanaannya bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus, Mangku Alam II menyampaikan keinginan para raja untuk bisa mengikuti upacara detik-detik proklamasi yang digelar Pemprov Bali. Selain itu, ia juga sangat berharap kehadiran Gubernur Bali pada pelantikan pengurus Matra yang dirangkai dengan festival adat dan budaya nusantara.

Wagub Cok Ace menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena Matra memilih Bali sebagai tempat pelantikan pengurus baru yang dirangkai dengan festival adat dan budaya nusantara. Selain sejalan dengan komitmen Pemprov Bali dalam penguatan adat dan budaya, ia meyakini kegiatan ini memberi sumbangsih bagi upaya pemulihan perekonomian Bali yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Terlebih lagi, kegiatan Matra juga akan dihadiri oleh para raja dari sejumlah negara. Terkait dengan keinginan untuk mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI, ia akan menyampaikan hal itu kepada Gubernur Bali.

Pada hari yang sama, Wagub Cok Ace juga menerima Panitia Penyelenggara Pekan Olahraga dan Seni Antar-Pondok Pesantren (Pospeda) Bali ke-9 Tahun 2022. Kyai Jaka selaku pimpinan rombongan menyampaikan, Pospeda akan dilaksanakan di Badung pada 22 Juli 2022 mendatang. Selain bertujuan mempererat semangat persaudaraan serta mengasah keterampilan seni dan olahraga siswa pondok pesantren, hajatan ini juga dimaksudkan untuk memulihkan sektor pariwisata Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Gubernur Koster Dukung Fasilitas dan Perizinan untuk Perseden Berlaga di Liga 3 Nasional

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Asprov PSSI Denpasar
TERIMA ASPROV PSSI DENPASAR: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungannya terhadap Perseden Denpasar yang akan mewakili Bali dalam kompetisi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober 2026. Dukungan tersebut mencakup pemanfaatan fasilitas olahraga di GOR Ngurah Rai Denpasar serta bantuan pengurusan izin keramaian untuk mendukung persiapan dan pelaksanaan pertandingan.

Dukungan itu disampaikan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan Perseden menghadapi kompetisi nasional sekaligus harapan dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap perkembangan sepak bola daerah.

Ketua Asprov PSSI Denpasar, Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, menyampaikan bahwa Perseden akan membawa nama Bali dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Ia berharap dukungan Gubernur Bali dapat membantu tim menjalani kompetisi dengan optimal. “Mohon support Bapak Gubernur. Kita akan mengarungi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober mendatang dengan sistem home-away,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Perseden akan mengandalkan pemain putra Bali untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional. Tim tersebut terdiri atas 30 pemain serta 10 pelatih dan ofisial yang akan mendukung perjalanan tim selama kompetisi.

Menanggapi hal itu, Koster mempersilakan Perseden memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia di GOR Ngurah Rai Denpasar. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk kegiatan latihan maupun pertandingan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Liga 3 Nasional.

“Kita punya fasilitas yang baik di GOR Ngurah Rai. Lapangannya bagus. Silakan dipergunakan dengan baik untuk latihan maupun pertandingan. Izin keramaian juga akan kami bantu,” kata Koster.

Koster menegaskan, pembinaan sepak bola Bali perlu mendapat dukungan berkelanjutan agar mampu meningkatkan prestasi di tingkat nasional. Menurutnya, potensi pesepak bola Bali perlu terus dikembangkan melalui pembinaan dan kesempatan berkompetisi.

Ia juga mengingatkan bahwa Bali memiliki sejumlah pemain yang pernah berkiprah di kancah nasional. Beberapa nama yang disebutnya antara lain Rae Bawa, IB Mahayastra, dan Wayan Sukadana.

“Saya lihat potensi itu ada dan harus digenjot agar sepak bola kita di Bali naik kelas,” ujarnya.

Keikutsertaan Perseden dalam Liga 3 Nasional menjadi kesempatan bagi para pemain Bali untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional. Dukungan fasilitas dan perizinan dari Pemerintah Provinsi Bali diharapkan membantu tim mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dengan sistem kandang dan tandang tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Terima Pamit Daniel Adityajaya, Apresiasi Soliditas Pemprov Bali dan Polda Bali

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Pamit Kapolda Bali
TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. Pertemuan tersebut menjadi momentum perpisahan sekaligus penyampaian terima kasih atas kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bali dan Polda Bali selama dua tahun terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, Daniel Adityajaya berpamitan setelah mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolda Bali. Ia berharap sinergi antara Pemprov Bali dan Polda Bali dapat terus diperkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pulau Dewata.

Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin selama Daniel menjabat sebagai Kapolda Bali. Menurutnya, soliditas antarlembaga menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di Bali sebagai destinasi pariwisata internasional.

“Terima kasih atas kerja samanya yang solid. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kita di Bali kompak sekali,” ujar Koster.

Ia menegaskan, kekompakan dan koordinasi yang baik diperlukan untuk menghadapi berbagai dinamika di Bali. Terlebih, karakteristik Bali sebagai kawasan pariwisata internasional membutuhkan dukungan bersama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Gubernur Koster juga menyampaikan doa dan harapan agar Daniel dapat menjalankan tugas dengan baik di jabatan barunya. “Saya doakan Bapak bisa mengemban tugas dengan baik di posisi baru nantinya,” katanya.

Sementara itu, Daniel Adityajaya menyampaikan terima kasih sekaligus harapan agar hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat terus berlanjut.

Ia berharap kerja sama antara Pemprov Bali dan Polda Bali semakin baik ke depannya. Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali dapat terus terjaga. “Saya izin. Semoga ke depannya Pemprov Bali dan Polda Bali makin baik kerja samanya. Bali makin kondusif dan lebih baik lagi,” ujar Daniel.

Pertemuan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Daniel Adityajaya sebagai Kapolda Bali. Gubernur berharap sinergi pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung keberlanjutan pariwisata Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Serahkan Bansos Pendidikan Siswa Yatim Piatu dan Kurang Mampu

Published

on

By

Gubernur Koster Serahkan Bansos Pendidikan Siswa
SERAHKAN BANSOS: Gubernur Bali Wayan Koster memberikan bantuan sosial (bansos) pendidikan kepada siswa – siswi di Kota Denpasar dalam keadaan kurang mampu dan anak yatim piatu yang berlangsung Senin, 12 Oktober 2026 di Jayasabha, Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan bantuan sosial (bansos) pendidikan kepada siswa – siswi di Kota Denpasar dalam keadaan kurang mampu dan anak yatim piatu yang berlangsung Senin, 12 Oktober 2026 di Jayasabha, Denpasar.

Bantuan tersebut diberikan secara langsung oleh Gubernur Koster kepada siswa – siswi yang bernama: a) I Putu Agus Arta Wiguna, siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Denpasar, dengan nilai bantuan sebanyak Rp 18 Juta; b) I Komang Sukranata, siswa kejar Paket C di SMP Negeri 13 Denpasar, dengan nilai bantuan Rp 18 Juta; c) Ni Luh Putu Sugiani, siswi Kelas 1 SMP Negeri 13 Denpasar, dengan nilai bantuan yang diterima sebanyak Rp 12 Juta; dan d) I Nyoman Karisnendra Putra, siswa kelas 2 SMK Negeri 7 Denpasar, dengan nilai bantuan yang diterima sebesar Rp 18 juta.

Masing – masing bantuan pendidikan yang diterima, secara resmi diberikan langsung melalui transfer ke rekening Bank BPD Bali.

Selain memberikan bantuan pendidikan, Gubernur Koster juga memberikan bantuan bedah rumah kepada orang tua siswi Ni Luh Putu Sugiani, yaitu Wayan Subamia. Hadir langsung di Jayasabha, Gubernur Koster yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 13 Denpasar, Ni Made Sukarini, memastikan rumah tidak layak huni yang ditempati Wayan Subamia bersama anaknya, sudah pasti mendapat bantuan bedah rumah.

Gubernur Koster dalam kesempatan yang sama juga memberikan bantuan pendidikan kepada Ni Putu Saraswati Maharani Devidasi, yang sedang memohon perpanjangan masa studi di University of British Columbia, Kanada. Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Ni Putu Saraswati Maharani Devidasi di Jayasabha diwakilkan oleh orang tuanya, I Nyoman Trya Palguna.

Gubernur Koster berpesan agar tabungan yang diberikannya digunakan untuk kepentingan sekolah. “Tabungan ini jangan dikasik ke orang lain. Ini Bapak berikan untuk satu semester. Ingat belajar yang rajin,” pesan Gubernur Koster yang disambut ucapan terimakasih oleh para siswa, orang tua siswa, hingga guru yang hadir.

I Putu Agus Arta Wiguna, siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Denpasar dalam kesempatannya memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Gubernur Bali Wayan Koster, atas kepeduliannya dalam memperhatikan anak – anak kurang mampu.

“Sebelumnya, saya hanya dibekali tabungan oleh almarhum nenek untuk kehidupan sehari – hari, karena orang tua saya keduanya sudah meninggal dunia. Tabungan almarhum nenek, setiap harinya saya gunakan untuk membeli makanan, satu hari habis Rp 20 ribu. Jadi, dengan adanya bantuan dari Bapak Gubernur Bali, saya sangat berterimakasih,” ujarnya sembari menceritakan ke bapak Gubernur Bali, usai menempuh pendidikan di SMK, akan langsung mencari pekerjaan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca