Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Manggala PAKIS Provinsi Bali Buka Pelatihan Tata Busana Adat Payas Utama dan Payas Madya di Klungkung

Dibarengi ‘’Tresna lan Punia’’ ke 100 Warga yang Membutuhkan

Loading

BALIILU Tayang

:

pakis
Manggala PAKIS Provinsi Bali TIA Kusuma Wardani menyerahkan bantuan program Tresna lan Punia di Wantilan Bale Subak Lepang Desa Adat Lepang, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. (Foto: Ist)

Klungkung, baliilu.com – Bendesa Madya MDA Kabupaten Klungkung, Dewa Made Tirta menyambut kehadiran Manggala Paiketan Krama Istri (PAKIS) TIA Kusuma Wardani dan rombongan serangkaian pelaksanaan pelatihan tata busana adat yang diikuti puluhan pemilik salon dan perias pengantin dari empat (4) kecamatan yang ada di Kabupaten Klungkung.

Pelatihan tata busana adat ini dilaksanakan secara berkelanjutan dari satu kabupaten ke kabupaten lainnya dengan harapan tumbuhnya sinergitas antara Paiketan Krama Istri (PAKIS) Provinsi Bali dengan PAKIS di masing-masing Kabupaten dalam menyosialisasikan tugas-tugas pokok untuk menjaga budaya dan adat Bali untuk tetap lestari dan tidak tergeser oleh perkembangan jaman.

“Penggunaan payas utama dan payas madya dalam kehidupan adat di Bali yang saat ini semakin rancu harus diperhatikan dan dikembalikan penggunaannya kepada pakem yang memang sudah ada. Sesuai sekta dan aliran di Bali, penggunaan pakaian dan payasan sudah diatur penggunaannya sesuai dengan tingkatan upacara dan jenis yadnya yang diselenggarakan,” tegas Manggala PAKIS Provinsi Bali TIA Kusuma Wardani saat pembukaan pelatihan tata busana adat payas utama dan payas madya, di Kantor MDA Kabupaten Klungkung, Anggara Paing, Wuku Pujut, Selasa (5/7/2022).

Penggunaan payas utama dan payas madya harus terus disosialisasikan agar pergeseran penggunaan pakaian payas utama dan payas madya tidak menghilangkan nilai – nilai kesakralan yang memang sudah melekat sejak dahulu. “Penggunaan payas utama dan payas madya sudah diterapkan sejak jaman kerajaan dulu. Untuk payas utama, selain digunakan hanya oleh para raja yang ada, juga disesuaikan dengan tingkatan upacaranya. Berbeda dengan saat ini, yang dengan mudah kita menemukan payas utama, semisal bisa kita jumpai saat penyambutan tamu kenegaraan atau sejumlah acara yang bersifat seremonial. Jika dibiarkan maka secara perlahan penggunaan payas utama dan payas madya busana adat Bali akan semakin tergeser,” ungkap Manggala PAKIS TIA Kusuma Wardani.

Baca Juga  Kapolda Bali Adakan Jumat Curhat di Pendopo Puri Denbencingah Klungkung

Perlu adanya perhatian tentang pelestarian penggunaan busana adat payas utama dan payas madya ini agar tidak menghancurkan budaya itu sendiri. Selain itu sasaran utama yang disosialisasikan adalah mereka pemilik salon dan para perias pengantin. Dengan begitu peran serta seluruh komponen sangat diperlukan agar semuanya sadar akan fungsi strata busana adat Bali payas utama dan payas madya yang disesuaikan dengan tingkatan upacara yadnya-nya.

Bendesa Madya MDA Kabupaten Klungkung, Dewa Made Tirta mengatakan lembaga adat di Majelis Desa Adat (MDA) sudah berupaya melestarikan budaya dan adat di Bali. Selain banten, pelestarian penggunaan pakaian adat termasuk penggunaan payas utama dan payas madya agar tetap kuat menjadi pakem busana yang dapat dipertahankan dan menjadi kekayaan adat Bali.

Pembedaan penggunaan pusung tagel, pusung kupu-kupu dan pusung gonjer adalah salah satu sosialisasi yang diberikan dalam pelatihan tata busana adat payas utama dan payas madya ini, karena pentingnya pemahaman terhadap tata-titi dalam berperilaku juga harus menjaga ciri khas dan budaya masyarakat Bali yang ketimuran dengan etika dan sopan santunnya.

Sosialisasi dilakukan secara bergiliran dari satu kabupaten ke kabupaten lainnya, agar masing-masing kabupaten yang memiliki ciri khas payas utama dan payas madya dapat mempertahankan pakem yang sudah dimiliki sejak dulu. Selain itu, dengan keberadaan PAKIS juga diharapkan mampu menjaga solidaritas persaudaraan warga yang ada di seluruh  Bali. “Perbedaan itu adalah warna-warni yang memunculkan keindahan layaknya pelangi. Dengan perbedaan itulah kita menjadi unik dan berbagai karakter dapat kita temui, namun jangan sampai sebuah perbedaan menjadi penyebab hancurnya persaudaraan dan wilayah kita,” imbuh Bendesa Madya Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Klungkung ini.

Baca Juga  Peringatan Hari Kartini, Ketua TP PKK Provinsi Bali Gelar Aksi Sosial Berbakti dan Berbagi di Klungkung

Setelah membuka pelaksanaan pelatihan tata busana adat payas utama dan payas madya, Manggala PAKIS Provinsi Bali TIA Kusuma Wardani melanjutkan program Tresna lan Punia di Wantilan Bale Subak Lepang Desa Adat Lepang, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung berupa bantuan beras masing-masing 20 kg, minyak goreng, telur dan susu yang diserahkan kepada 100 warga yang membutuhkan yakni mereka yang tergolong lanjut usia, ibu hamil, disabilitas, pecalang, yowana dan balita. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

Published

on

By

Prabowo dan El-Sisi Saksikan Pertukaran Kesepakatan Indonesia-Mesir
KESEPAKATAN: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi menyaksikan pertukaran sejumlah kesepakatan atau MoU antara kedua negara di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Indonesia dan Republik Arab Mesir terus memperkuat hubungan bilateral kedua negara melalui empat kerja sama di berbagai bidang. Keempat kesepakatan ini disampaikan saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Keempat kesepakatan ini menjadi langkah penting bagi kedua negara untuk memperluas hubungan kemitraan strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Adapun keempat kerja sama yang diumumkan yakni:

  1. Nota Kesepahaman antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Republik Arab Mesir tentang Rencana Aksi Kemitraan Strategis;
  2. Nota Kesepahaman tentang Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Paspor Dinas, dan khusus;
  3. Nota Kesepahaman tentang Statistik; dan
  4. Nota Kesepahaman antara Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan Republik Arab Mesir tentang Kelautan dan Perikanan.

Dalam pernyataan pers bersama, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kesepakatan yang dihasilkan merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Mesir.

“Kunjungan ini telah menghasilkan sejumlah kesepakatan bilateral. Kerja sama kelautan perikanan, kerja sama statistik, kerja sama investasi, kerja sama industri pertahanan, kerja sama perdagangan dan ekonomi, serta rencana aksi kemitraan strategis,” ucap Presiden Prabowo.

Kerja sama yang mencakup bidang strategis ini menunjukkan makin luasnya peluang kolaborasi kedua negara di dalam berbagai sektor. Melalui berbagai kesepakatan ini, Indonesia dan Mesir terus memperkuat kemitraan strategis yang saling menguntungkan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi Hari Kedua TP PKK Bali di Klungkung
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sartono Hutomo Minta Evaluasi Distribusi BBM dan Ketahanan Pasokan Energi di Bali

Published

on

By

Sartono Hutomo Ikuti Kunker Reses Komisi XII DPR RI di Denpasar
KUNKER: Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke fasilitas PLTDG dan GIS di Denpasar, Bali, Jumat (9/10/2026). (Foto: dpr.go.id)

Denpasar, baliilu.com – Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo meminta evaluasi menyeluruh terhadap distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali menyusul antrean yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Ia juga menyoroti ketahanan stok batu bara untuk pembangkit listrik serta meminta persoalan pasokan energi ditindaklanjuti agar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Sartono usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke fasilitas PLTDG dan GIS di Denpasar, Bali, Jumat (9/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Komisi XII mendalami berbagai persoalan energi bersama mitra kerja, termasuk PT Pertamina dan PT PLN.

Sartono menilai penyebab antrean BBM perlu ditelusuri dari berbagai aspek, mulai dari distribusi dan ketersediaan pasokan hingga kebijakan subsidi dan kuota. Ia juga menyoroti kemungkinan peralihan konsumsi dari Pertamax ke Pertalite yang perlu menjadi bahan evaluasi.

“BBM di Bali tentu kan harus dievaluasi, permasalahan di mana? Apakah hanya di Pertamina saja atau juga permasalahan di hulu? Apakah juga ada permasalahan di subsidi, di kuotanya yang terbatas? Atau juga terjadi perpindahan dari yang tadinya menggunakan Pertamax ke Pertalite,” ujar Sartono dikutip dari laman dpr.go.id.

Menurutnya, hasil pendalaman terhadap berbagai kemungkinan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi persoalan serupa pada hari-hari dan bulan-bulan berikutnya. Pasalnya, antrean dan kekurangan BBM berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat maupun dunia usaha.

“Kalau terjadi antrean dan sebagainya, ini kan juga menghambat dalam perekonomian kita. Harusnya lebih cepat lagi, tapi juga ada permasalahan di lapangan tentang kekurangan daripada BBM. Nah ini juga yang tadinya kita menginginkan ekonomi kita tumbuh menjadi terhambat,” tegas politisi tersebut.

Baca Juga  Kapolda Bali Adakan Jumat Curhat di Pendopo Puri Denbencingah Klungkung

Selain persoalan BBM, Sartono menyoroti kecukupan stok batu bara untuk pembangkit listrik di Bali. Ia meminta agar ketahanan stok atau Hari Operasi Pembangkit (HOP) diperhatikan sehingga pasokan energi primer untuk pembangkit tetap terjaga.

“Untuk di Bali ini kan minimal kan harusnya mungkin 20 hari lah atau 15 sampai 20 hari. Jangan sampai satu minggu lah,” kata Sartono.

Ia menegaskan, persoalan ketahanan stok perlu dilihat tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dari kebijakan energi secara nasional. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan listrik di Bali, baik untuk rumah tangga maupun kegiatan usaha.

Sartono juga menyoroti adanya daftar tunggu (waiting list) pelaku usaha yang membutuhkan penambahan daya listrik. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian agar kesiapan pasokan energi primer dan kapasitas kelistrikan dapat mengikuti pertumbuhan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Jangan sampai kekurangan pasokan energi primer ini itu menghambat terhadap juga geliat pertumbuhan perekonomian. Baik secara di Bali maupun di nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, berbagai temuan selama kunjungan kerja reses tersebut akan menjadi catatan Komisi XII DPR RI untuk disampaikan dalam rapat kerja bersama pemerintah. Ia berharap persoalan distribusi dan ketersediaan BBM, ketahanan stok batu bara, serta pemenuhan kebutuhan listrik dapat ditindaklanjuti dengan solusi konkret.

“Temuan-temuan di lapangan seperti ini harus ada solusi,” pungkas Sartono. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Published

on

By

Kadiv Humas Polri Jelaskan Mutasi 199 Personel
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir saat memberikan keterangan pers. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian, di antaranya Wakabaintelkam Polri, Kakorlantas Polri, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda Kalimantan Utara, dan Kapolda Lampung.

Pada jabatan Wakabaintelkam Polri, Irjen Pol Wawan Muliawan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri dan digantikan Brigjen Pol Anom Setyadji. Sementara itu, jabatan Kakorlantas Polri yang sebelumnya dijabat Irjen Pol Wibowo kini diemban Brigjen Pol Aries Syahbudin.

Di tingkat kewilayahan, Irjen Pol Agus Wijayanto dipercaya sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung menggantikan Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing. Jabatan Kapolda Kalimantan Utara kini dijabat Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik, menggantikan Irjen Pol Agus Wijayanto. Adapun jabatan Kapolda Lampung dipercayakan kepada Brigjen Pol Yustan Alpiani menggantikan Irjen Pol Helfi Assegaf.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi bagi organisasi. Pengabdian tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pejabat berikutnya untuk melanjutkan program dan meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.

Baca Juga  Tujuh Tahun Tanpa Pekerjaan Tetap, Mangku Wijana Terbantu Aksi Sosial TP PKK Bali

Kepada para pejabat yang mendapat amanah baru, Johnny berharap agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kesinambungan program yang telah dilaksanakan.

“Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.

“Semangat tersebut sejalan dengan tagline Polri “Polisi Bersama Masyarakat”. Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Johnny. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca