Connect with us

POLITIK

Raker DPRD Badung Terkait Perbup, Putu Parwata: Samakan Persepsi supaya Berkeadilan

BALIILU Tayang

:

se
Ketua DPRD Badung DR. Drs. Putu Parwata MK, M.M. membuka rapat kerja DPRD Badung, Kamis (8/4) di Kantor DPRD Badung.

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mempercepat dan memperlancar pelaksanaan tugas-tugas di Pemerintahan Kabupaten Badung, DPRD Badung mengundang Sekretaris Daerah Kabupaten Badung dalam rapat kerja membahas tentang penjelasan terkait peraturan bupati di Ruang Rapat Madya Gosana Sekretariat DPRD Badung, Kamis (8/4/2021).

Raker yang dibuka Ketua DPRD Badung DR. Drs. Putu Parwata MK, M.M. dihadiri Plt Asisten I Setda Pemkab Badung Gede Wijaya mewakili Sekda, Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Badung Luh Suryaniti dan pejabat OPD lainnya.

“Rapat kerja hari ini bersama dengan asisten sekda dan seluruh OPD untuk menyamakan persepsi, pandangan kerja kita, tentunya dalam bekerja ini ‘kan ada makan minum, menyangkut perjalanan, pendidikan, ada juga kepentingan tunjangan yang harus disamakan persepsinya karena Perpres 33 sudah mengatur, tertuang satuan harga, perjalanan dinas, standar makan minum dan sebagainya. Ini kita luruskan supaya jangan menimbulkan kebiasan dalam pemerintahan,’’ terang Putu Parwata usai raker.

Suasana rapat kerja DPRD Badung.

Politisi PDI Perjuangan asal Dalung Kuta Utara ini menguraikan, tentang masalah perjalanan dinas dalam negeri – dalam kota dan luar kota, supaya disesuaikan dengan Perpres 33 Tahun 2020. Begitu juga tentang standar uang harian, penginapan dan beaya taxi nilai berbeda sesuai dengan lokasi tujuan, tetapi Badung menetapkan fit satu jenis saja. Ia mengharapkan menyesuaikan contoh yang sudah menjalankan. Ada fakta empiris dan real yang sudah berjalan oleh Tabanan, Bangli, Klungkung, dan Gianyar.

Demikian pula mengenai kelas jabatan ASN agar disosialisasikan. Kalau di dewan memang anggotanya 40 orang, tetapi setiap dapil pertanggungjawabannya minimal 50 ribu orang. Karena dewan ini sesuai UU merupakan representasi rakyat. ‘’Jadi lebih berat, jumlah orangnya 40, tapi bobotnya 50 ribu masing-masing dapil,’’ paparnya.

Baca Juga  Selalu Dekat dengan Masyarakat, Putu Parwata Serahkan Bantuan Sembako dan Modal kepada UMKM di Kuwum

Kemudian juga disampaikan ada penentuan angka index kos tentang tunjangan tambahan penghasilan (TTP) yang terdiri dari beban kerja, prestasi kerja dan kondisi kerja. ‘’Mohon diperhatikan khususnya di seketariat dewan. Supaya berkeadilan, sama-sama ASN. Kasihan juga kawan-kawan di sekretariat terlalu jomblang,’’ ucapnya.

Putu Parwata memohon Pemerintahan Kabupaten Badung harus untuh dalam melaksanakan tugas, aturan ini yang kita persamakan. Termasuk juga tentang TTP ASN untuk mendorong supaya kinerjanya bisa maksimal. ‘’Karena ASN itu adalah bagian daripada Pemerintahan Badung yang bekerja bersama-sama dengan kami di Dewan,’’ katanya.

Selanjutnya standar konsumsi rapat agar penampilannya mencerminkan Badung yang hebat. Artinya kalau angkanya dinaikkan sesuai Perpres itu maka standarnya akan lebih bagus.

Disampaikan juga tentang Perbup 77 Tahun 2020 tidak diatur mengenai perjalanan dinas keluar Provinsi Bali yang menggunakan transportasi darat. Apakah tidak ada batas maksimalnya atau sesuai pengeluaran real cost. Juga disoroti Perbup 4 Tahun 2021 tentang jenis jabatan dan kelas jabatan di masing-masing OPD.

‘’Kami sudah putuskan untuk membuat tim kerja bersama. Tim ini yang akan menggodok mana Perbup 77 yang harus direvisi, mana yang perlu ditambahkan dan mana yang ditetapkan. Ini kita duduk bersama-sama supaya benar-benar formulanya tepat. Dengan formula yang tepat maka kita bekerja dengan nyaman,’’ pungkas Parwata seraya memohon perhatian dengan membangun sinergitas supaya berkeadilan, ikut berbagi saling merasakan, sepanjang ada payung hukumnya. (gs)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Bantuan, Komitmen Pemerintah Mendukung Partai Politik di Badung

Published

on

By

de
SERAH TERIMA BANTUAN: Sekda Wayan Adi Arnawa saat menghadiri acara silaturahmi dan penandatanganan berita acara serah terima bantuan keuangan partai politik di Kabupaten Badung tahun 2021, di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Selasa (28/9).

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri acara silaturahmi dan penandatanganan berita acara serah terima bantuan keuangan partai politik di Kabupaten Badung tahun 2021, di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Selasa (28/9).

Turut hadir Bendahara DPC PDIP Badung, I Nyoman Dirga Yusa, Ketua DPD Partai Golkar Badung I Wayan Suyasa, Ketua DPC Partai Demokrat Badung I Made Sunarta, Ketua DPC Gerindra Badung I Wayan Diesel Astawa, Sekretaris DPD Nasdem Badung Nyoman Winatha, Kaban Kesbangpol Badung I Nyoman Suendi, perwakilan Forkopimda Badung dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Badung Adi Arnawa mengatakan, hari ini adalah bentuk komitmen pemerintah mendukung partai politik yang mendapatkan suara pemilu di Kabupaten Badung tahun 2019. Pemerintah mendukung dalam membangun bidang politik. Bagaimanapun hubungan antara semua sektor termasuk kepada seluruh jajaran partai politik membantu pemerintah untuk bersama-sama melakukan tindakan-tindakan nyata. Dimana kita di dalam setiap kegiatan harus saling bersinergi.

Pihaknya juga mengatakan bagaimana ke depan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Badung ini perlu bersinergi dengan semua stakeholder yang ada. Kita saat ini masih bertumpu pada sektor pariwisata, kita harus mulai berani keluar dari pariwisata dan mengembangkan sektor- sektor yang lain. Mudah-mudahan dengan kegiatan acara ini, tentu apa yang menjadi impian dari partai politik selama ini dalam rangka mendukung kegiatan-kegiatan yang bisa dibantu secara maksimal.

”Mohon maaf sekali, kami dari Kabupaten Badung baru bisa memberikannya di pengujung tahun,” ujarnya.

Lanjut, Adi Arnawa meminta kepada parpol yang menerima bantuan hari ini, agar paling lambat 1 bulan setelah anggaran 2021 ini  dapat memasukkan laporan pertanggungjawaban sebagai realisasi dari bantuan hibah tersebut dengan tepat waktu. Melalui kegiatan itu dapat menjaga hubungan harmonis partai yang memiliki perwakilan di DPRD dengan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Juga  Selalu Dekat dengan Masyarakat, Putu Parwata Serahkan Bantuan Sembako dan Modal kepada UMKM di Kuwum

Sementara itu, Kaban Kesbangpol Badung I Nyoman Suendi mengungkapkan, berdasarkan keputusan Bupati Badung tentang pemberian kegiatan pelaksanaan kebijakan di bidang politik sehingga mendapatkan bantuan keuangan. “Tujuan penyerahan bantuan keuangan parpol adalah sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah kabupaten dengan pengurus parpol dan merupakan bentuk transparansi anggaran yang ada di Badan Kesbangpol Badung ke parpol. Terdapat 5 partai politik yang menerima dana hibah tahun anggaran 2021 hasil pemilihan umum 2019 lalu yakni Partai PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat dan Partai Nasdem,” ungkapnya. (gs)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Instruksi DPP: Wayan Koster Pastikan Bali PDI Perjuangan

Published

on

By

de
HADIRI DIKLAT: Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menghadiri Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi (Pasti) PDI Perjuangan di Grand Inna Bali Beach, Sanur-Bali, Jumat (28/5/2021).

Denpasar, baliilu.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menghadiri Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi (Pasti) PDI Perjuangan di Grand Inna Bali Beach, Sanur-Bali, Jumat (28/5/2021). Pasti PDI Perjuangan merupakan kegiatan yang digagas Kepala Situation Room sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Prananda Prabowo.

“Saya menjalankan instruksi dari Mas Prananda Prabowo untuk menyelenggarakan kegiatan Pasti PDI Perjuangan. Tindak lanjut instruksi tersebut, saya kumpulkan kader-kader muda potensial Partai di Pulau Dewata untuk dilatih dan dipersiapkan menjadi admin web situs resmi pdiperjuangan.id dan pdipkreatif.id,” kata Gubernur Bali Wayan Koster dalam pidato pembukaan acara.

Koster menjelaskan acara pembukaan Pasti PDI Perjuangan juga dihadiri para kader yang saat ini menduduki jabatan sebagai legislatif, eksekutif, dan struktural Partai.

“Sebelum kegiatan Pasti Bali PDI Perjuangan ini, kami tiga pilar DPD PDI Perjuangan telah bergotong royong menyelenggarakan berbagai lomba untuk memperingati HUT ke-48 PDI Perjuangan. Kami selenggarakan lomba barista Kopi Bali, lomba desain kain Tenun Endek, lomba mixology Arak Bali, dan lomba penulisan Aksara Bali,” ucap Koster.

Gubernur Koster mensyukuri provinsi yang dipimpinnya ditunjuk sebagai daerah pertama pelaksana kegiatan pelatihan. Penunjukan Bali menjadi pionir penyelenggara Pasti PDI Perjuangan, menurut Koster, karena pulau dewata sudah menjalankan kerjasama antarkabupaten dan kota sesuai Pola Semesta Pembangunan Berencana. 

“Bali yang berintegrasi dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, menuju Bali Era Baru, dengan misi mengembangkan tatanan kehidupan krama Bali, menata wilayah dan lingkungan yang hijau, indah, bersih, dan nyaman,” jelas Koster.

Sebagai kepala daerah, Koster bangga karena Bali dipercaya menjadi penyelenggara pertama Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi DPP PDI Perjuangan.

Baca Juga  Selalu Dekat dengan Masyarakat, Putu Parwata Serahkan Bantuan Sembako dan Modal kepada UMKM di Kuwum

“Kalau pertama itu percontohan bagi daerah lain. Harus bagus agar bisa diikuti. Saya tekankan para peserta berdisplin menjaga protokol kesehatan, sekaligus disiplin mengikuti pelatihan sampai selesai. Karena ini penting, agar mampu menguasai ilmu komunikasi dan teknologi digital,” pungkas Koster. (*/gs)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan, Wayan Koster: Bali Sebagai Percontohan harus Berhasil

Published

on

By

de
BUKA DIKLAT: Ketua DPD PDI P Bali Wayan Koster saat membuka Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan dengan tagline Bali Pasti PDI Perjuangan, Jumat (28/5) di Grand Bali Beach Sanur, Bali.

Denpasar, baliilu.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menyampaikan pandemi Covid-19 ini jangan sampai diartikan negatif, tetapi memberikan ruang yang luar biasa untuk mengevaluasi apa yang kurang dan apa yang harus kita perbaiki ke depan untuk mencapai tingkat kemajuan yang semakin baik, termasuk di partai.

‘’Pandemi Covid-19 ini momentum untuk belajar. Banyak pengetahuan dan pengalaman yang diberikan dalam satu tahun pandemi ini untuk kita menggunakan pendekatan baru dalam mengelola kehidupan, mengelola managemen pemerintahan, mengelola partai,’’ terang Wayan Koster yang juga menjabat sebagai Gubernur Bali saat membuka Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan dengan tagline Bali Pasti PDI Perjuangan, Jumat (28/5) di Grand Inna Bali Beach Sanur, Bali.

Wayan Koster dalam sambutannya lanjut mengatakan, kita semua patut bersyukur karena Bali dijadikan percontohan untuk pelatihan media sosial dan teknologi informasi. Pasti PDI Perjuangan merupakan kegiatan yang digagas Kepala Situation Room sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Prananda Prabowo.

“Saya menjalankan instruksi dari Mas Prananda Prabowo untuk menyelenggarakan kegiatan Pasti PDI Perjuangan. Tindak lanjut instruksi tersebut, saya kumpulkan kader-kader muda potensial Partai di Pulau Dewata untuk dilatih dan dipersiapkan menjadi admin web situs resmi pdiperjuangan.id dan pdipkreatif.id,” kata Gubernur Bali Wayan Koster.

Wayan Koster lanjut mengatakan, partai sangat serius di dalam menyiapkan satu konsep untuk melakukan tata kelola partai lebih modern, lebih berkualitas. Partai sekarang ini terus bergerak maju. Tidak saja memegang hal-hal sifatnya tradisional tetapi mengikuti perkembangan yang ada. Inilah ciri partai yang akomodatif terhadap perkembangan zaman. Kita tak bisa menghindar dari teknologi informasi.

Baca Juga  Selalu Dekat dengan Masyarakat, Putu Parwata Serahkan Bantuan Sembako dan Modal kepada UMKM di Kuwum
Wayan Koster memakaikan jaket kepada para admin medsos PDI Perjuangan Bali

‘’Saya akan menerapkan tak sampai berhenti di sini. Karena dengan teknologi ini ada parameter, alat ukur baru dalam mengelola organisasi. Oleh karena itu, saya minta Bali sebagai percontohan harus berhasil. Supaya berhasil harus tertib, disiplin dan serius. Tidak setengah-setengah. Cirinya datang dengan pengetahaun nol setelah mengikuti diklat ini, pulang dengan pengetahuan baru,’’ ujar Wayan Koster yang sempat menyematkan jaket dengan tagline ‘’Bali Pasti PDI Perjuangan’’ kepada para admin medsos PDI Perjuangan Bali.

Wayan Koster juga menyampaikan pada pemilu 2024 DPD PDI P Bali menargetkan 70 persen suara, bukan kursi. Oleh karena itu ia meminta mari kita bergerak terus maju. Kalau merasa diri kurang, belajar. Orang mau belajar itu artinya orang terus mencari kemajuan. Karena selalu ada ketidaksempurnaan dalam dirinya sehingga harus melakukan upgrade terhadap profesi dan kapasitas kemampuan dirinya.

Para admin memperlihatkan tagline ”Bali Pasti PDI Perjuangan” pada sisi jaket bagian belakang.

Sementara itu, di tempat terpisah, Dewa Made Mahayadnya, S.H. yang menjabat sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Bali menegaskan Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan yang diselenggarakan DPD PDI P Provinsi Bali akan berlangsung dari Jumat 28 Mei sampai 30 Mei 2021. Selama tiga hari pelatihan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dewa Made Mahayadnya yang akrab disapa Dewa Jack menyampaikan total peserta hari ini sebanyak 108 orang, terdiri dari 74 peserta, 7 instruktur dan undangan. Seluruh peserta wajib melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, di antaranya melakukan swab antigen sebelum memasuki ruangan. “Yang negatif boleh masuk yang positif kita pulangkan. Sampai saat ini belum ada laporan yang positif,” terang Mahayadnya.

Dewa Made Mahayadnya saat memantau peserta yang mengikuti Rapid Test Antigen

Dewa Jack menyampaikan PDI Perjuangan ingin memelopori bahwa dalam setiap acara yang akan dilaksanakan didahului dengan swab antigen yang ketat. “Kami juga menyiapkan cuci tangan dan masker dan di dalam ruangan posisi kursi jaga jarak 1 meter,” ujarnya.

Baca Juga  Selalu Dekat dengan Masyarakat, Putu Parwata Serahkan Bantuan Sembako dan Modal kepada UMKM di Kuwum

Selain itu, ungkap Dewa Jack, panitia juga menyiapkan ambulance dengan tiga tenaga medis dokter yang shief pagi dan sore sampai tanggal 30 Mei.

Terkait dengan acara pelatihan ini, Dewa Jack menyatakan pada Jumat ini melakukan pelatihan kepada kader. Selanjutnya pada hari kedua dan ketiga diikuti 250 kader muda. Para kader muda ini akan mendapatkan pelatihan dari kader yang ditraning Jumat ini.

“Pelatihan ini akan berjalan per provinsi di seluruh Indonesia dan Bali sebagai pionir, sebagai pilot project,” pungkasnya.

Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan ini digelar selama tiga hari dihadiri wakil dari pengurus DPP PDI Perjuangan Pusat, pengurus DPC PDI Perjuangan se-Bali, pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, dan para kader. (gs)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca