Connect with us

POLITIK

Rapat Paripura Ke-4 DPRD Bali, Gubernur Sampaikan Pendapat terhadap Raperda Inisiatif Dewan atas Perda 3/2011

BALIILU Tayang

:

de
Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos, M.Si. membuka Rapat Paripurna Ke-4 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021, Kamis (8/4) di Ruang Sidang Utama DPRD Bali Renon, Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos, M.Si. membuka Rapat Paripurna Ke-4 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021, dengan agenda mendengar pendapat Gubernur Bali terhadap Raperda Inisiatif DPRD tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, Kamis (8/4/2021) di Ruang Sidang Utama DPRD Bali, Renon Denpasar.

Pada Rapat Paripurna ke-4 yang terbuka untuk umum ini, Ketua DPRD Bali didampingi Wakil Ketua Dr. I Nyoman Sugawa Korry, S.E., M.M. Ak. S.A., juga diikuti secara virtual oleh anggota Dewan. Hadir Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mewakili Gubernur Bali.

Ketua DPRD Bali sebelum memberi kesempatan kepada Gubernur yang diwakili Wakil Gubernur Bali menyampaikan pendapat terhadap Raperda Inisiatif DPRD tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha itu, Adi Wiryatama menyampaikan maaf di hari suci Galungan dan Kuningan yang akan dirayakan nanti pada 14 dan 24 April 2021. ‘’Marilah dengan ketekunan dharma melawan adharma, kita tingkatkan satwam, kebenaran dharma secara kukuh, juga perhatian terhadap dharma negara khususnya masyarakat Bali yang kita cintai bersama,’’ ungkapnya.

Rapat Paripura Ke-4 DPRD Bali juga diikuti secara virtual anggota Dewan.

Hal ini terasa penting, terlebih dalam tantangan yang telah kita hadapi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara khususnya ke depannya terhadap Covid-19. ‘’Kita harus bersatu melawan Covid dengan protokol kesehatan sehingga ekonomi Bali bisa bangkit,’’ ucapnya seraya mempersilakan Wakil Gubernur Bali untuk menyampaikan pendapat Gubernur.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dewan dalam menyusun Raperda Provinsi Bali tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga  Peringati Hari Jadi Ke-4, Bupati Giri Prasta Harapkan Semeton Dulang Mangap Fokus Ngayah

Wagub Cok Ace memaparkan sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, yang secara substantif bermakna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan krama Bali yang Sejahtera dan Bahagia Sakala dan Niskala, maka Raperda Provinsi Bali tentang Perubahan Ketiga Atas Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha adalah inisiatif bijak dalam rangka upaya peningkatan PAD.

Wagub menyampaikan beberapa masukan dalam rangka menyempurnakan aspek substansi. Pertama, perlu ditinjau pula tarif retribusi pemakaian kekayaan daerah untuk uraian pekerjaan pengujian di UPTD Balai Hyperkes dan Keselamatan Kerja pada Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, untuk menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2018 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Ketenagakerjaan.

Kedua, perlu dipertimbangkan potensi baru penjualan hasil pembuatan simplisia, serbuk tanaman obat dan bahan baku kosmetika herbal serta pembuatan ekstrak bahan alam, yang dilaksanakan oleh UPTD Laboratorium dan Pengujian Obat Tradisional pada Dinas Kesehatan Provinsi Bali dalam upaya meningkatkan PAD.

Ketiga, perlu ditinjau kembali Biaya Tarif Retribusi Pengujian Parameter Kualitas Lingkungan pada UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup pada Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, dalam upaya peningkatan pelayanan dan penyiapan fasilitas obyek retribusi.

Dan keempat, agar struktur dan besarnya tarif Retribusi Pelayanan Kesehatan, yang sebelumnya diatur dalam Perda Provinsi Bali Nomor 2 Tahun 2011 tentang Jasa Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2017 dapat dialihkan ke dalam Raperda Provinsi Bali tentang Perubahan Ketiga Atas Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, Pengalihan Struktur dan besarnya tarif Retribusi Pelayanan Kesehatan berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 974-4626 Tahun 2020 tentang Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Bali tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum. Pengalihan Struktur dan besaran tarif dimaksud, sesuai dengan Undang Undang Nomor 28 Tahun 2009 dan telah mendapat pembahasan oleh Bagian Perundang-undangan Dirjen Bina Keuangan Daerah bersama Biro Hukum Sekretariat Jenderal dan Staf Khusus Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga  Widyaiswara Diminta Cepat Beradaptasi dengan Perubahan

‘’Berkenaan dengan Raperda Provinsi Bali tentang Perubahan Ketiga Atas Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, tentunya Raperda dimaksud masih perlu bersama-sama dilakukan pembahasan secara lebih mendalam pada forum-forum berikutnya,’’ papar Wagub mengakhiri sambutan Gubernur Bali. (eka/gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali

POLITIK

Instruksi DPP: Wayan Koster Pastikan Bali PDI Perjuangan

Published

on

By

de
HADIRI DIKLAT: Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menghadiri Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi (Pasti) PDI Perjuangan di Grand Inna Bali Beach, Sanur-Bali, Jumat (28/5/2021).

Denpasar, baliilu.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menghadiri Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi (Pasti) PDI Perjuangan di Grand Inna Bali Beach, Sanur-Bali, Jumat (28/5/2021). Pasti PDI Perjuangan merupakan kegiatan yang digagas Kepala Situation Room sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Prananda Prabowo.

“Saya menjalankan instruksi dari Mas Prananda Prabowo untuk menyelenggarakan kegiatan Pasti PDI Perjuangan. Tindak lanjut instruksi tersebut, saya kumpulkan kader-kader muda potensial Partai di Pulau Dewata untuk dilatih dan dipersiapkan menjadi admin web situs resmi pdiperjuangan.id dan pdipkreatif.id,” kata Gubernur Bali Wayan Koster dalam pidato pembukaan acara.

Koster menjelaskan acara pembukaan Pasti PDI Perjuangan juga dihadiri para kader yang saat ini menduduki jabatan sebagai legislatif, eksekutif, dan struktural Partai.

“Sebelum kegiatan Pasti Bali PDI Perjuangan ini, kami tiga pilar DPD PDI Perjuangan telah bergotong royong menyelenggarakan berbagai lomba untuk memperingati HUT ke-48 PDI Perjuangan. Kami selenggarakan lomba barista Kopi Bali, lomba desain kain Tenun Endek, lomba mixology Arak Bali, dan lomba penulisan Aksara Bali,” ucap Koster.

Gubernur Koster mensyukuri provinsi yang dipimpinnya ditunjuk sebagai daerah pertama pelaksana kegiatan pelatihan. Penunjukan Bali menjadi pionir penyelenggara Pasti PDI Perjuangan, menurut Koster, karena pulau dewata sudah menjalankan kerjasama antarkabupaten dan kota sesuai Pola Semesta Pembangunan Berencana. 

“Bali yang berintegrasi dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, menuju Bali Era Baru, dengan misi mengembangkan tatanan kehidupan krama Bali, menata wilayah dan lingkungan yang hijau, indah, bersih, dan nyaman,” jelas Koster.

Sebagai kepala daerah, Koster bangga karena Bali dipercaya menjadi penyelenggara pertama Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi DPP PDI Perjuangan.

Baca Juga  Ketua DPRD Bali Terima Kunker MKD, Badan Kehormatan Berperan Jaga Harkat dan Martabat DPRD

“Kalau pertama itu percontohan bagi daerah lain. Harus bagus agar bisa diikuti. Saya tekankan para peserta berdisplin menjaga protokol kesehatan, sekaligus disiplin mengikuti pelatihan sampai selesai. Karena ini penting, agar mampu menguasai ilmu komunikasi dan teknologi digital,” pungkas Koster. (*/gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan, Wayan Koster: Bali Sebagai Percontohan harus Berhasil

Published

on

By

de
BUKA DIKLAT: Ketua DPD PDI P Bali Wayan Koster saat membuka Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan dengan tagline Bali Pasti PDI Perjuangan, Jumat (28/5) di Grand Bali Beach Sanur, Bali.

Denpasar, baliilu.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menyampaikan pandemi Covid-19 ini jangan sampai diartikan negatif, tetapi memberikan ruang yang luar biasa untuk mengevaluasi apa yang kurang dan apa yang harus kita perbaiki ke depan untuk mencapai tingkat kemajuan yang semakin baik, termasuk di partai.

‘’Pandemi Covid-19 ini momentum untuk belajar. Banyak pengetahuan dan pengalaman yang diberikan dalam satu tahun pandemi ini untuk kita menggunakan pendekatan baru dalam mengelola kehidupan, mengelola managemen pemerintahan, mengelola partai,’’ terang Wayan Koster yang juga menjabat sebagai Gubernur Bali saat membuka Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan dengan tagline Bali Pasti PDI Perjuangan, Jumat (28/5) di Grand Inna Bali Beach Sanur, Bali.

Wayan Koster dalam sambutannya lanjut mengatakan, kita semua patut bersyukur karena Bali dijadikan percontohan untuk pelatihan media sosial dan teknologi informasi. Pasti PDI Perjuangan merupakan kegiatan yang digagas Kepala Situation Room sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Prananda Prabowo.

“Saya menjalankan instruksi dari Mas Prananda Prabowo untuk menyelenggarakan kegiatan Pasti PDI Perjuangan. Tindak lanjut instruksi tersebut, saya kumpulkan kader-kader muda potensial Partai di Pulau Dewata untuk dilatih dan dipersiapkan menjadi admin web situs resmi pdiperjuangan.id dan pdipkreatif.id,” kata Gubernur Bali Wayan Koster.

Wayan Koster lanjut mengatakan, partai sangat serius di dalam menyiapkan satu konsep untuk melakukan tata kelola partai lebih modern, lebih berkualitas. Partai sekarang ini terus bergerak maju. Tidak saja memegang hal-hal sifatnya tradisional tetapi mengikuti perkembangan yang ada. Inilah ciri partai yang akomodatif terhadap perkembangan zaman. Kita tak bisa menghindar dari teknologi informasi.

Baca Juga  Aktualisasi Nilai Pancasila, Fakultas Hukum Unmas Denpasar Gandeng BPIP Berikan Pemahaman kepada Mahasiswa
Wayan Koster memakaikan jaket kepada para admin medsos PDI Perjuangan Bali

‘’Saya akan menerapkan tak sampai berhenti di sini. Karena dengan teknologi ini ada parameter, alat ukur baru dalam mengelola organisasi. Oleh karena itu, saya minta Bali sebagai percontohan harus berhasil. Supaya berhasil harus tertib, disiplin dan serius. Tidak setengah-setengah. Cirinya datang dengan pengetahaun nol setelah mengikuti diklat ini, pulang dengan pengetahuan baru,’’ ujar Wayan Koster yang sempat menyematkan jaket dengan tagline ‘’Bali Pasti PDI Perjuangan’’ kepada para admin medsos PDI Perjuangan Bali.

Wayan Koster juga menyampaikan pada pemilu 2024 DPD PDI P Bali menargetkan 70 persen suara, bukan kursi. Oleh karena itu ia meminta mari kita bergerak terus maju. Kalau merasa diri kurang, belajar. Orang mau belajar itu artinya orang terus mencari kemajuan. Karena selalu ada ketidaksempurnaan dalam dirinya sehingga harus melakukan upgrade terhadap profesi dan kapasitas kemampuan dirinya.

Para admin memperlihatkan tagline ”Bali Pasti PDI Perjuangan” pada sisi jaket bagian belakang.

Sementara itu, di tempat terpisah, Dewa Made Mahayadnya, S.H. yang menjabat sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Bali menegaskan Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan yang diselenggarakan DPD PDI P Provinsi Bali akan berlangsung dari Jumat 28 Mei sampai 30 Mei 2021. Selama tiga hari pelatihan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dewa Made Mahayadnya yang akrab disapa Dewa Jack menyampaikan total peserta hari ini sebanyak 108 orang, terdiri dari 74 peserta, 7 instruktur dan undangan. Seluruh peserta wajib melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, di antaranya melakukan swab antigen sebelum memasuki ruangan. “Yang negatif boleh masuk yang positif kita pulangkan. Sampai saat ini belum ada laporan yang positif,” terang Mahayadnya.

Dewa Made Mahayadnya saat memantau peserta yang mengikuti Rapid Test Antigen

Dewa Jack menyampaikan PDI Perjuangan ingin memelopori bahwa dalam setiap acara yang akan dilaksanakan didahului dengan swab antigen yang ketat. “Kami juga menyiapkan cuci tangan dan masker dan di dalam ruangan posisi kursi jaga jarak 1 meter,” ujarnya.

Baca Juga  Jaga Kelestarian Lingkungan dan Berdayakan Masyarakat, PLN Raih The Best Indonesia Green Awards 2021

Selain itu, ungkap Dewa Jack, panitia juga menyiapkan ambulance dengan tiga tenaga medis dokter yang shief pagi dan sore sampai tanggal 30 Mei.

Terkait dengan acara pelatihan ini, Dewa Jack menyatakan pada Jumat ini melakukan pelatihan kepada kader. Selanjutnya pada hari kedua dan ketiga diikuti 250 kader muda. Para kader muda ini akan mendapatkan pelatihan dari kader yang ditraning Jumat ini.

“Pelatihan ini akan berjalan per provinsi di seluruh Indonesia dan Bali sebagai pionir, sebagai pilot project,” pungkasnya.

Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan ini digelar selama tiga hari dihadiri wakil dari pengurus DPP PDI Perjuangan Pusat, pengurus DPC PDI Perjuangan se-Bali, pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, dan para kader. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto: Elektoral PDI Perjuangan Capai 22,6%, Tak Boleh Cepat Berpuas Diri

Published

on

By

de

Jakarta, baliilu.com – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan survei Kompas hari ini menunjukkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan telah melakukan rebound yang pertama, setelah turun beberapa waktu lalu. Elektoral PDI Perjuangan mencapai 22,6% lebih tinggi daripada Pemilu 2019 dengan suara undecided (bimbang) sekitar 26%.

Demikian juga satu hari sebelumnya, survei yang dilakukan Indikator pimpinan Burhanuddin Muhtadi, memberikan hasil 25,3% dengan undecided 21,1%.

Atas hasil survei yang bersifat sesaat dan bisa berubah-ubah tersebut, Hasto Kristiyanto dalam pernyataan tertulisnya kepada awak media, Rabu (5/5) di Jakarta, menyampaikan beberapa hal. ‘’Kita tidak boleh cepat berpuas diri. Karena Pemilu 2024 masih lama. Terus tegak lurus dan ikuti instruksi Ketua Umum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri,’’ terang Hasto Kristiyanto.

Hasto juga meminta agar memperkuat sinergi tiga pilar partai dengan seluruh daya gerak untuk rakyat. Tampilkan partai hadir dengan wajah positif. Partai hadir dengan cara kreatif dan dirasakan manfaatnya di tengah rakyat.

Dalam pernyataannya, Hasto menegaskan disiplin anggota dan kader partai agar ditingkatkan. ‘’Jauhkan diri dari  berbagai perbuatan yang dinilai merugikan atau menyakiti rakyat. Rakyat adalah sumber kekuatan, dedikasi dan cita-cita partai,’’ tegasnya.

Selain itu, Hasto mengingatkan partai agar terus melakukan rekrutmen anggota, pendidikan politik, kaderisasi dan fungsi komunikasi politik. Jadikan gerakan ke bawah, blusukan, untuk dijabarkan dalam keputusan politik di partai, DPRD, kab/kota, dan provinsi hingga di tingkat nasional. Dikatakan, blusukan, kepemimpinan yang mendengarkan arus bawah, dan gotong-royong adalah bagian dari kultur partai.

Ditegaskan pula, partai agar memperluas ruang gerak, bukan hanya politik kekuasaan, namun memberikan perhatian penting pada ekonomi rakyat, lingkungan hidup, kebudayaan, pendidikan yang membebaskan, dan terus hadirkan kerja gotong- royong dengan rakyat.

Baca Juga  PLN Apresiasi Dukungan ATR dalam Mudahkan Sertifikasi Aset

‘’Selamat berjuang!!! Berbagai ujian dipastikan kian menghadang. Tetap waspada dengan politik kepungan, fitnah, bahkan berbagai bentuk political trapping!’’ ujar Hasto memberi semangat.

Namun, kata Hasto,  selama PDI Perjuangan menyatu dengan rakyat, kokoh pada jalan ideologi Pancasila, maka hal tersebut akan menjadi energi daya tangkal mengatasi berbagai ancaman, hambatan dan gangguan. ‘’Ibu Ketua Umum Partai terus memberikan instruksi dan arahan kepada kita semua, untuk dijalankan dengan penuh totalitas sebagai kader partai,’’ pungkasnya. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca