Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rakor DPRD Badung soal SE Rasionalisasi, Putu Parwata Minta Eksekutif Transparan terhadap Kondisi Keuangan Kabupaten Badung

BALIILU Tayang

:

de
RAKOR: Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat memipin rapat koordinasi (rakor) dengan eksekutif terkait SE rasionalisasi APBD 2021, Senin (28/6) di ruang Gosana II Gedung DPRD Badung.

Badung, baliilu.com – Menyikapi Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Badung tertanggal 24 Juni 2021 tentang tindak lanjut direktif Bupati Badung terkait rasionalisasi terhadap perencanaan dan penganggaran APBD 2021, DPRD Badung mengundang pihak eksekutif dalam rapat koordinasi, Senin (28/6/2021) di ruang Gosana II Gedung DPRD Badung.

Rakor dipimpin Ketua DPRD Badung Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M. didampingi Wakil Ketua Wayan Suyasa dan I Made Sunarta menghadirkan Sekda Badung Adi Arnawa, Kepada Bapenda Made Sutama, Plt BPKAD Suryatini, dan segenap perangkat pimpinan dewan.

Putu Parwata pada rakor tersebut memaparkan surat edaran tentang rasionalisasi yang akan diberlakukan per Juni 2021. Di antaranya penambahan penghasilan pegawai dipotong 50 persen, rasionalisasi diberlakukan terhadap semua jenis tambahan penghasilan. Jasa tenaga kontrak yang besaran nilai kontrak sampai Rp 7 juta dipotong 30 persen. Jasa tenaga kontrak di atas Rp 7 juta dipotong 50 persen. Upah tenaga harian lepas dirasionalisasi 30 persen. Jasa guru kontrak dirasionalisasi 50 ribu rupiah per jam. Jasa tenaga widya sabha, sulinggih, pemangku, pekaseh, pangliman, keliat adat, bendesa adat dirasionalisasi 50 persen. Jasa kepala lingkungan di Badung dirasionalisasi menjadi 4 juta per bulan. Jasa tim ahli bupati dan dewan serta jasa tenaga ahli perorangan dirasionalisasi 30 persen.

Biaya upakara yadnya, aci dirasionalisasi 50 persen sudah mulai bulan April. Biaya operasional pemerliharaan kendaraan pada perangkat daerah dirasionalisasi 25 persen. Biaya operasional, pemeliharaan, rehabilitasi gedung kantor, bangunan lainnya sebesar 25 persen, tunjangan perumahan dan transportasi juga dirasionalisasi 30 persen. Sesuai surat edaran, rasionalisasi yang mulai berlaku bulan Juni, dari anggaran Rp 3,8 triliun berdasarkan program kerja yang realistis menjadi Rp 2,9 triliun.

Baca Juga  ''Pujawali Jaba Jero'' Pura Alas Harum, Sekda Adi Arnawa Sembahyang Bersama Ikut Ngrastiti Bakti

‘’Dari hasil koordinasi, kami minta supaya eksekutif transparan terhadap kondisi keuangan Kabupaten Badung. Seperti rancangan APBD Rp 3,8 triliun di 2021. Dimana perkembangan Covid sangat mempengaruhi pendapatan daerah yang bersumber dari pajak hotel dan restoran. Ini perlu didiskusikan bersama-sama antara eksekutif dan legislatif. Karena pandangan dalam melakukan rasionalisasi terhadap APBD dan rancangan pengajuan perubahan anggaran 2021 nampaknya perlu kami dengan eksekutif melakukan persepsi yang sama,’’ ujar Putu Parwata usai rakor.

Jadi, kata politisi asal Dalung Dapil Kuta Utara ini, persepsi yang sama harus dibangun supaya jangan sampai APBD dirancang tapi tak dapat dilaksanakan. Oleh karena itu, beberapa narasi yang sudah dibangun, yang sudah dikeluarkan surat edaran pada prinsipnya sudah kita sepakati. Sudah ada kesamaan pandangan. Kesamaan itu adalah kita masih memberikan ruang eksekutif untuk melakukan rasionalisasi. Tetapi di satu sisi di samping rasionalisasi kita sangat berpihak kepada masyarakat yang berpenghasilan kecil.

Putu Parwata lanjut menyampaikan cara dan upaya yang mesti dilakukan. Pertama, tetap memaksimalkan potensi yang ada. Bagaimana caranya melakukan survei di masing-masing wilayah untuk mengoptimalkan pendapatan dari pajak hotel dan restoran. ‘’Seperti sekarang menggeliat di Kuta Utara, jadi lakukan maping pajak kembali,‘’ ujar Parwata.

Begitu juga dari bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak pendapatan penghasilan, pendapatan piutang pajak yang memang harus ditagih sebesar Rp 789 milyar. Ini harus dilakukan dan beberapa potensi pajak lainnya, seperti retribusi termasuk IMB, industri dsb. Ini diupayakan. ‘’Silakan dijalankan dulu surat edarannya. Tetapi kalau potensinya membaik segera akan kita lakukan perbaikan kembali. Sehingga spiritnya sama. Spiritnya adalah bagaimana pemerintah menggali potensi semaksimal mungkin, dan kami bagaimana mengawasi dan mengatur anggarannya supaya terpola dan terstruktur dengan baik pemanfaatannya. Keputusan yang disampaikan tadi mudah-mudahan potesi dapat digali oleh pemerintah melalui OPD-nya,’’ ucap Parwata.

Baca Juga  HUT Ke-32 LPD Kedonganan, Sekda Adi Arnawa Serahkan Paket Daging Babi

Sementara itu, Sekda Badung Adi Arnawa menegaskan berbagai pertimbangan dengan kondisi ekonomi sekarang akibat pandemi Covid kelihatannya cukup berat. Karena semua potensi pendapatan kita yang ada di Bali bersumber dari pariwisata. Sementara antara tujuan pariwisata dan pandemi Covid bertolak belakang. Di satu sisi kita menghindari kerumunan di sisi lain mendorong orang datang ke Bali.

‘’Walaupun demikian, sebagaimana saran dewan, saya tetap akan melakukan upaya seperti bagaimana kita untuk mendapatkan dari sektor BPHTB. Tetapi tetap dalam rangka menyikapi kondisi sekarang ini perlu ada sence of crisis di antara kita. Karena menerjemahkan angka yang dipasang oleh Bupati berdasarkan potensi di 2021. Dimana disandingkan dengan pendapatan dan belanja sehingga itulah angkanya,’’ ujar Adi Arnawa.

Adi Arnawa menyatakan terkait ada perkembangan lain tentu akan didorong, dan justru sejujurnya kalau toh ada pemotongan seminimal mungkin. Karena kita merasakan dalam rangka mendorong daya beli masyarakat satu-satunya stimulus APBN dan APBD, di luar itu sudah tak mungkin. ‘’Hak-hak ASN, siapa pun perangkat tentu kita dorong, kita berikan secepatnya sehingga menjadi satu stimulus dalam rangka mendorong daya beli masyarakat di Badung,’’ ucapnya.

Terkait saran dewan untuk segera berkoordinasi kembali terkait kebijakan fiskal dan sepakat melakukan evaluasi, Adi Arnawa sudah memerintahkan Bapenda menindaklanjuti beberapa ketentuan.

‘’Oleh karena itu, kondisi pandemi yang sangat berimplikasi terhadap kondisi fiskal berharap kepada rekan dewan untuk memaklumi karena tidak ada satu pun yang tidak dipotong, semua dilakukan rasionalisasi,’’ pungkas Adi Arnawa usai rakor. (gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Perkuat Kerukunan, Wawali Arya Wibawa Hadiri Silaturahmi Kebangsaan DMI Kota Denpasar

Published

on

By

Halal Bihalal Denpasar
HALAL BIHALAL: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri Halal Bihalal Silaturahmi Kebangsaan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4). (Foto: Hms Denpasar)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Oka Cahyadi, jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Denpasar, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat jalinan komunikasi, kebersamaan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, hubungan harmonis yang dilandasi semangat menyama braya menjadi kunci dalam mendukung kelancaran pembangunan, khususnya di Kota Denpasar.

“Kota Denpasar sangat menjunjung tinggi nilai toleransi yang berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam. Kerukunan yang terjaga akan menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Umum DMI Kota Denpasar, H. Mardi Soemitro, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kerukunan antarumat beragama di Kota Denpasar.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar elemen masyarakat dengan mengedepankan nilai menyama braya, serta semangat Islam Rahmatan lil ‘Alamin yang mengedepankan kasih sayang dan kedamaian tanpa membedakan suku, ras, dan agama.

Lebih lanjut disampaikan, peran dewan masjid tidak hanya terbatas pada kegiatan ibadah, namun juga diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, pelayanan umat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pengelolaan masjid ke depan hendaknya berlandaskan empat pilar, yakni sebagai Baitullah, Baitul Maal, Baituttarbiyah, dan Baitul Muamalah,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

3 Desa di Nusa Penida Jadi Sasaran Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali

Perkuat Pemberdayaan Keluarga, Edukasi Pengelolaan Sampah, dan Pencegahan Stunting

Loading

Published

on

By

TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster menyerahkan sembako saat menghadiri aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Klungkung, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4).

Adapun tiga desa yang menjadi sasaran kegiatan tersebut yakni Desa Bunga Mekar, Desa Batukandik, dan Desa Suana.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, dalam sambutannya menyampaikan bahwa TP PKK terus bergerak aktif mendukung program pemerintah melalui berbagai aksi nyata di masyarakat. Fokus utamanya adalah memberdayakan perempuan, meningkatkan kualitas keluarga, serta menyukseskan pembangunan daerah.

Putri Koster menjelaskan bahwa salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Bali saat ini adalah penanganan masalah lingkungan, khususnya sampah, melalui pengelolaan berbasis sumber.

Penanganan sampah dari rumah tangga dilakukan melalui pemilahan sampah menjadi organik, anorganik, dan residu. Pengelolaan yang efektif melibatkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), pengolahan sampah dapur menjadi kompos, serta penyediaan tempat sampah terpisah guna meningkatkan efisiensi daur ulang dan mengurangi volume sampah ke TPA.

“Di Nusa Penida jangan sampai ada sampah yang menumpuk seperti di TPA Suwung. Untuk itu, kita harus bisa menyelesaikan sampah dari sumbernya, mulai dari rumah tangga. Nusa Penida sebagai daerah wisata harus dijaga keindahan alamnya dengan baik,” ujarnya sembari mengajak masyarakat mendukung kebijakan kepala daerah.

Di sisi lain, Putri Koster juga menyoroti gangguan kesehatan pada anak-anak atau generasi muda yang seharusnya dapat dicegah sejak masa kehamilan. Untuk itu, ia mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan guna mencegah stunting.

“Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak guna memaksimalkan fase tumbuh kembangnya. Ikan juga mengandung omega-3 yang sangat penting bagi perkembangan otak. Konsumsi ikan sangat direkomendasikan karena kaya protein dan zat gizi penting yang mendukung perkembangan kognitif, daya ingat, serta kesehatan mata dan jantung,” ungkapnya.

Baca Juga  Terima Kapolres Bandara, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Apresiasi Bangun Sinergitas

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, menyampaikan terima kasih kepada TP PKK Provinsi Bali atas pelaksanaan aksi sosial di Kecamatan Nusa Penida.

“Terima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali yang telah menyerahkan bantuan kepada masyarakat kami di Kecamatan Nusa Penida,” ujarnya.

Di masing-masing desa tersebut, diserahkan berbagai bantuan, antara lain 50 paket Gemarikan yang berisi 1 kg ikan tuna bluefin, 1 kg ikan nila, dan 1 kg ikan kembung; 10 paket sembako yang terdiri atas beras 10 kg, minyak goreng 2 pcs, gula pasir 3 kg, kopi bubuk 2 bungkus, serta makanan ringan.

Selain itu, diberikan pula paket susu SGM Explor 150 gram (@2 kotak) kepada 10 balita dan paket susu SGM Bunda 150 gram (@2 kotak) kepada 10 ibu hamil. Bantuan lainnya berupa paket multivitamin untuk balita dan dewasa, 50 pak telur (@40 butir), 1.000 bibit cabai, 25 bibit jambu kristal, 25 bibit nangka, serta buku resep kuliner olahan kue dan pangan lokal dalam rangka kegiatan aksi sosial tahun 2026.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis dan demo memasak yang menghadirkan Bali Chef Community.

Selain melaksanakan aksi sosial, TP PKK Provinsi Bali juga melakukan kunjungan ke tempat pengolahan rumput laut menjadi kerupuk yang diproduksi oleh Sarining Segara Semaya di Banjar Semaya, Desa Suana, Nusa Penida, Klungkung.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Kusuma Surya Putra, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Putu Sumardiana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali Sagung Mas Dwipayani, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tri Arya Dhyana Kubontubuh, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada, Direktur Utama Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, serta Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma. (gs/bi)

Baca Juga  Pembukaan Forum Penguatan Karakter Bangsa di Badung

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ribuan Umat, Menko PMK dan Gubernur Koster Serukan Harmoni di Tengah Kebisingan Global pada Dharma Santi Nyepi 1948

Published

on

By

Dharma Santi Nyepi
DHARMA SANTI NYEPI: Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). Kegiatan yang dihadiri sekitar 5.500 umat tersebut menjadi puncak rangkaian Hari Raya Nyepi sekaligus momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Bali.

Acara diisi dengan dharma wacana (siraman rohani), pertunjukan seni budaya, serta hiburan musik yang memperkuat nuansa spiritual sekaligus kebersamaan. Selain digelar secara nasional di Bali, Dharma Santi juga dilaksanakan di berbagai daerah seperti Sulawesi Selatan, Papua Selatan, dan Sumatera Selatan sebagai bentuk perayaan serentak umat Hindu di seluruh Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, anggota DPR RI dan DPD RI dapil Bali, serta jajaran Forkopimda Provinsi Bali dan tokoh masyarakat Hindu dari berbagai daerah.

Dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Dharma Santi merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan persatuan bangsa.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu di tanah air,” ujarnya.

Presiden juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hidup dan keharmonisan dalam keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong-royong serta nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  ''Pujawali Jaba Jero'' Pura Alas Harum, Sekda Adi Arnawa Sembahyang Bersama Ikut Ngrastiti Bakti

“Kita adalah bangsa besar yang rukun dalam perbedaan. Berbeda tetapi tetap satu. Kita harus terus saling menghormati, saling mendukung, dan saling mengasihi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden mengajak umat Hindu untuk senantiasa mengamalkan ajaran Tri Hita Karana sebagai fondasi menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam menjaga persatuan nasional.

Menko PMK Pratikno dalam sambutannya menyoroti tantangan kehidupan modern yang dipenuhi “kebisingan” informasi. Ia menilai derasnya arus media sosial dan informasi digital seringkali membuat masyarakat kehilangan ruang untuk hening dan refleksi diri.

“Kadang kemarahan lebih cepat daripada kebijaksanaan, ketersinggungan lebih cepat daripada pengertian,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai Nyepi seperti amati geni, amati karya, dan amati lelungan sangat relevan untuk membangun pribadi yang lebih tenang, reflektif, dan bijaksana. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan di tengah meningkatnya bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan di berbagai wilayah.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menekankan bahwa Dharma Santi bukan sekadar perayaan, melainkan momen kembali pada keheningan diri. Ia mengaitkannya dengan ajaran dalam Bhagavad Gita tentang karma yoga—bertindak tanpa keterikatan pada hasil.

Acara ini menjadi penutup rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dengan mengusung semangat Vasudhaiva Kutumbakam—satu bumi satu keluarga—yang diharapkan semakin memperkuat kerukunan umat beragama serta kesadaran kolektif menjaga bumi sebagai rumah bersama.

Usai acara, suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat di area pelataran Taman Budaya Art Center Denpasar. Gubernur Wayan Koster menjadi pusat perhatian para peserta yang berebut kesempatan untuk berfoto bersama. Dengan ramah, ia melayani permintaan swafoto dari masyarakat, tokoh adat, hingga generasi muda. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri HUT Ke-40 ST Kusuma Mertha Banjar Pemaron Munggu

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca