Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Rangkaian ‘‘Karya Agung Panca Wali Krama‘‘ di Kantor Bupati Tabanan

Bupati Tabanan ‘’Mendak Siwi’’ Ida Bhatara di Pura Puseh Adat Kota Tabanan

Loading

BALIILU Tayang

:

upacara Mendak Siwi Tabanan
MENDAK SIWI: Upacara Mendak Siwi, dengan iringan ‘’mapeed’’ pegawai dan masyarakat semua yang ikut ‘’ngayah’’ di Pura Puseh Desa Adat Kota Tabanan, Kamis (21/12). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Sebagai lanjutan pelaksanaan eedan Karya Agung Panca Wali Krama dan Ngenteg Linggih di Kantor Bupati Tabanan, usai melakukan upacara Nedunan Ida Bhatara di Kantor Bupati, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama istri, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, mengikuti prosesi upacara Mendak Siwi di Pura Puseh Desa Adat Kota Tabanan, Kamis (21/12).

Jatuh pada rahina Wrespati Umanis Sinta, rangkaian upacara yang juga diikuti oleh Sekda, para Asisten Setda, dan jajaran OPD dan para Kepala Bagian di lingkungan Pemkab, para Camat dan para staf tersebut berlangsung tertib dan khidmat. Nampak Bapak dan Ibu Bupati dengan tekun mengikuti kegiatan dari awal acara hingga akhir. Tak lupa juga Sulinggih, Pemangku dan Prawartaka Karya dari Desa Adat Kota Tabanan menyertai penuh semangat.

Upacara prosesi Mendak Siwi, merupakan acara lanjutan setelah sebelumnya Nedunan Ida Bhatara yang dilakukan pagi ini. Setelah pada hari sebelumnya juga digelar acara Mendak Ida Bhatara Tirta di Pura Puseh Tabanan serta Pekemitan. Dikatakan dalam upacara ini, sebanyak 30 Ida Betara Tirta yang di-pendak serangkaian upacara yang digelar di Kantor Bupati hingga selesai, Ida Betara tedun dari seluruh Bali, hingga Semeru dan Gunung Rinjani.

Bupati Sanjaya beserta Bunda Rai saat itu juga memberikan apresiasi yang sangat baik terhadap semangat para Prawartaka Karya serta para pegawai yang turut ngaturang ayah dan masih dengan gigih melaksanakan upacara hingga selesai. “Hari ini, kita melakukan sebuah kegiatan ritual di Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam rangkaian Karya Agung Panca Wali Krama. Tujuan kita Pemerintah Daerah membangun Karya Agung adalah bagaimana kita mengembalikan, mengharmoniskan kantor masyarakat, sawawidangan di Kabupaten Tabanan,” papar Sanjaya saat itu.

Baca Juga  Dewasa Ayu Pernikahan, Bupati Sanjaya Serahkan 12 Dokumen Kependudukan Semara Ratih

Yadnya ini juga dianggap sebagai wujud syukur pembersihan dari hal-hal yang bersifat negatif, setelah melalui masa Covid-19 yang sempat melanda di seluruh dunia. “Kebetulan juga kita di Kabupaten Tabanan ini, dalam catatan sejarah sejak kantor ini dibangun pada 1975, selama 48 tahun belum pernah ada upacara besar Panca Wali Krama. Ini bagian dari proses, ada kegiatan Mendak Siwi,” sambungnya.

Sanjaya menjelaskan, melalui Panitia, sebelumnya telah dilaksanakan prosesi mendak tirta di sejebag Bali dan luar Bali. Seperti halnya kemarin (20/12) juga sudah di-linggih-kan Ida Betara Tirta di Puseh Adat Kota Tabanan. “Jadi Tirta tersebut hari ini kita mendak, dengan iringan mapeed pegawai dan masyarakat semua yang ikut ngayah, tujuannya adalah tirta-tirta yang sudah mekemit semalam ring Kahyangan Puseh, kita pendak dan linggihkan malih ring Kantor Bupati. Karena besok pagi ada ritual melasti ring segara Tanah Lot. Ini sebuah tradisi yang kita lakukan di Pemkab Tabanan,” ujarnya lebih lanjut.

Pihaknya juga menerangkan kesiapannya untuk melakukan penyucian di Segara Tanah Lot esok, (22/12) sebagai bagian dari rangkaian ritual, yang setelahnya dilinggihkan kembali di Padmasana Kantor Bupati. Hal tersebut untuk menyempurnakan Karya di tanggal 24 dan puncak acara tawur di tanggal 27 yang bertepatan dengan Purnama Kapitu, dapat berlangsung lancar dan baik. “Kami mohon doa restu masyarakat, agar bagaimana kita bersama-sama mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman Unggul dan Madani,” pinta Sanjaya.

Pemaknaan upacara Mendak Siwi, didukung oleh pernyataan dari Drs. I Gusti Ngurah Supanji, selaku Inspektur Tabanan. “Hari ini upacara prosesi Mendak Siwi, merupakan prosesi Ngiringang Ida Betara di Kantor Bupati. Mendak Ida Betara Tirta yang masucian disini, di Puseh Bale Agung. Ada 30 Ida Betara yang tedun nyaksian upacara di Kantor Bupati. Acara ini Mendak Ida Betara agar presida muput dan nyaksi jalannya Karya Agung di Kantor Bupati, Ida Betara di sejebag Bali, sampai di Semeru dan Gunung Rinjani, ada 30,” sebutnya dalam wawancara singkat saat itu. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Sanjaya Apresiasi Persatuan Krama Pemenang dalam Membangun Yadnya

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa “Ngaturang Bhakti” Serangkaian “Pujawali” di Pura Swagina Taman Sari

Published

on

By

arya wibawa
BAKTI PUJAWALI: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanaakan bhakti serangkaian Pujawali di Pura Swagina Taman Sari, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, bertepatan dengan Purnama Sasih Jyesta, Jumat (1/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melaksanaakan bhakti serangkaian Pujawali di Pura Swagina Taman Sari, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, bertepatan dengan Purnama Sasih Jiyestha, Jumat (1/5). Diiringi suara gambelan, kidung, hingga topeng wali, rangkaian pujawali berlangsung khidmat yang diakhiri dengan persembahyangan bersama.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik pelaksanaan pujawali di Pura Swagina Taman Sari ini. Dimana, pujawali merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Arya Wibawa berharap, seluruh masyarakat guyub dan rukun dalam melaksanakan yadnya. Hal ini sesuai dengan konsep Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara. Sehingga, seluruh elemen masyarakat hendaknya menjadikan ini sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

“Dengan pelaksanaan pujawali di Pura Swagina Taman Sari ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi Tri Hita Karana,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Ketua Pangempon Pura Swagina Taman Sari, I Nengah Narsa mengatakan, pelaksanaan piodalan ini rutin dilaksanakan setiap tahun yang jatuh pada Purnama Jiyestha. Dimana, setelah puncak pujawali, Ida Bhatara akan nyejer hingga penyineban yang akan dilaksanakan pada Senin (4/5) mendatang.

Lebih lanjut dikatakannya, serangkaian pujawali ini turut dilaksanakan juga Lomba Penjor, Lomba Ngelawar, dan Lomba Gebogan yang diikuti oleh tujuh banjar pengempon yakni Br. Kreneng, Br. Kreneng Kaja, Br. Mertanadi, Br. Kertha Bhuwana, Br. Kertha Bhuwana Kaja, Br. Merta Rauh, dan Br. Merta Rauh Kaja.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Gerak Cepat Gelar Rakor Lintas Sektor, Tindak Lanjuti SE Gubernur Bali No. 4/2023 

“Tentu kami berharap dengan pelaksanaan Pujawali ini kedepannya dapat meningkatkan Srada Bhakti serta mempererat tali persaudaraan antar-umat terlebih Pura Swagina Taman Sari ini merupakan milik masyarakat, sehingga tak hanya dari pengempon, melainkan kantor maupun sekolah-sekolah yang berada di sekitar  wilayah Pura Swagina Taman Sari diharapkan bisa ikut serta dalam setiap rangkaian upacaranya,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Dukung Pelestarian Adat, Wabup Bagus Alit Sucipta Apresiasi Semangat Gotong-royong Krama Puri Punggul

Published

on

By

wabup Alit Sucipta
HADIRI KARYA: Wabup Bagus Alit Sucipta, menghadiri “Karya Padudusan Alit, Ngenteg Linggih” di Merajan Kemimitan Puri Punggul dan Pura Batur, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Selasa (28/4). (gs/bi)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menghadiri rangkaian upacara (Karya) Padudusan Alit, Mamungkah, Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa, hingga Mupuk Pedagingan di Merajan Kemimitan Puri Punggul dan Pura Batur, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Selasa (28/4).

Kehadiran Wabup Bagus Alit Sucipta disambut hangat oleh Penglingsir Puri Punggul, Puri Taman, Puri Gerana, dan Puri Selat. Turut mendampingi, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa, Perbekel Desa Punggul I Kadek Sukarma, Bendesa Adat Punggul I Gst Ngr Wedastra, Tokoh Masyarakat I Wayan Muntra, serta krama pengempon.

Sebagai wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Badung, Wabup menyerahkan bantuan Dana Aci sebesar Rp 150 juta. Dukungan juga mengalir dari Anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini sebesar Rp 10 juta dan I Wayan Muntra sebesar Rp 5 juta.

Dalam sembrama wecana-nya, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan rasa angayu bagia dapat hadir dan bersembahyang bersama masyarakat (ngrastiti bhakti) guna mendoakan agar seluruh rangkaian upacara berjalan lancar dan memberikan kerahayuan bagi semua.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada krama pengempon atas semangat gotong-royong yang luar biasa. Dengan ketulusan dan kebersamaan dalam ngayah, kami meyakini Ida Bhatara akan memberikan anugerah kesehatan dan kesejahteraan bagi kita semua,” ujarnya

Sementara itu, Manggala Karya I Gusti Lanang Oka mengungkapkan bahwa puncak upacara ini merupakan tindak lanjut setelah rampungnya renovasi pelinggih yang sebelumnya dibantu oleh hibah Pemkab Badung senilai Rp 2 miliar.

“Kami mewakili 375 KK pengempon mengucapkan terima kasih mendalam atas kehadiran Bapak Wakil Bupati serta dukungan dana yang diberikan. Upacara ini terlaksana berkat swadaya murni masyarakat sebesar Rp 250 ribu per KK, punia pasemetonan, serta bantuan penuh dari Pemerintah Kabupaten Badung,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Perwujudan Dukungan kepada Masyarakat, Bupati Sanjaya Hadiri Karya Ngenteg Linggih Kahyangan Prajapati Desa Adat Pejaten

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Penyineban IBTK 2026 di Pura Agung Besakih Resmi Ditutup, Gubernur Bali Turut “Ngayah Megambel”

Published

on

By

ibtk 2026
PENYINEBAN: Rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di Pura Agung Besakih resmi ditutup melalui upacara penyineban pada Kamis (23/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Karangasem, baliilu.com  — Rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di Pura Agung Besakih resmi ditutup melalui upacara penyineban pada Kamis (23/4). Prosesi sakral yang berlangsung khidmat ini dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster bersama Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Tak hanya hadir secara seremonial, Gubernur Koster juga menunjukkan keterlibatan langsung dalam tradisi dengan “megambel” atau memainkan gamelan gangsa bersama para pemedek.

Aksi ngayah tersebut berlangsung di sela-sela prosesi penyineban dan menjadi perhatian umat yang hadir.

Momen langka itu pun banyak diabadikan warga sebagai simbol kedekatan antara pemimpin dan masyarakat.

Selain itu, kehadiran Gubernur juga disambut antusias. Di sela prosesi, ia tampak dikerumuni pemedek yang ingin berfoto bersama. Dengan ramah, Gubernur melayani permintaan tersebut tanpa meninggalkan kekhidmatan jalannya upacara.

Upacara penyineban diawali dengan pelaksanaan bhakti penganyar terakhir pada pagi hari, dilanjutkan prosesi utama pada sore hari sekitar pukul 15.00 WITA. Ritual ini ditandai dengan doa bersama, diikuti rangkaian prosesi seperti Nuwek Bagia Pula Kerthi, nedungan Ida Bhatara, katuran tetingkeb ring ambal-ambal, hingga mundur mawali ke pesineban.

Umat juga melaksanakan persembahyangan (muspa) kepada Ida Bhatara Lingsir serta ritual ngeseng dan mendem Bagia Pulekerthi.

Ketua Panitia IBTK Pura Agung Besakih, Jro Mangku Widiartha, menjelaskan bahwa penyineban merupakan simbol berakhirnya masa nyejer, yakni periode Ida Bhatara berstana di Pura Penataran Agung sejak puncak karya pada 2 April 2026.

“Setelah doa bersama, seluruh pralingga Ida Bhatara kembali ke pelinggih masing-masing, menandai berakhirnya rangkaian karya,” ujarnya.

Ia menambahkan, prosesi penyineban dipuput oleh enam sulinggih yang memimpin di sejumlah lokasi utama.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Apresiasi Persatuan Krama Pemenang dalam Membangun Yadnya

Di Bale Gajah, upacara dipimpin oleh Ida Sri Bhagawan Putra Natha Nawa dari Griya Kedhatuwan Kawista Blatungan bersama Ida Dalem Semara Putra dari Puri Semara Pura. Sementara di Tapini, dipuput oleh Ida P Istri I Wayah Jelantik Dwaja dari Griya Budakeling Karangasem bersama Ida P Istri Karang.

Untuk tahapan Pengrajeg Karya dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Kemenuh dari Griya Batan Manggis Singarata, sedangkan Pengemit Karya dipimpin oleh Ida Rsi Wayabya Sogata Suprabhu Karang dari Griya Buduk Badung. Adapun pada saat pelaksanaan bhakti penganyar, upacara dipimpin oleh Ida Pandita Empu Maha Yoga dari Griya Angsoka Bebanda.

Selain dihadiri Gubernur dan Sekda Provinsi Bali, prosesi ini juga dihadiri Wakil Gubernur Bali periode 2018–2024 Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Bimbingan Komunitas Hindu, jajaran Kepolisian Daerah Bali, Komando Militer Resor 163/Wira Satya, Parisada Hindu Dharma Indonesia, serta Majelis Adat Desa Provinsi Bali.

Selain prosesi keagamaan, panitia juga menyampaikan laporan keuangan pelaksanaan karya. Selama 21 hari kegiatan, total dana yang terkumpul mencapai Rp 8.965.742.204, dengan pengeluaran sebesar Rp 6.477.534.000, sehingga tercatat saldo akhir sebesar Rp 2.488.208.204.

Jro Widiartha menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya karya, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga keagamaan, hingga umat Hindu yang turut ngayah dengan tulus.

“Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan, untuk itu kami mohon maaf sebesar-besarnya. Namun berkat dukungan semua pihak, karya ini dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan secara sekala dan niskala,” ungkapnya.

Sebagai penutup keseluruhan rangkaian IBTK 2026, upacara Mejauman dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026, yang menjadi simbol berakhirnya seluruh prosesi karya secara menyeluruh. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Sanjaya Angkat Potensi Wisata Desa Gunung Salak

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca