Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rapat Paripurna DPRD Bali, Gubernur Koster Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022

BALIILU Tayang

:

gubernur
PIMPIN RAPAT: Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama saat memimpin Rapat Paripurna yang dilaksanakan di ruang sidang utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (5/6/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Di depan Rapat Paripurna Ke-16 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali masa Persidangan II Tahun 2023, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan Penjelasan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2022. Rapat Paripurna yang dilaksanakan di ruang sidang utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (5/6/2023) ini dipimpin langsung Ketua Dewan Nyoman Adi Wiryatama.

Hadir pada Rapat Paripurna tersebut Wakil Ketua Nyoman Suyasa dan Cok Agung Asmara Putra, Pimpinan dan segenap Anggota DPRD Provinsi Bali, Sekretaris Daerah beserta Perangkat Daerah Provinsi Bali, Kelompok Pakar/Tim Ahli DPRD Provinsi Bali.

Gubernur Wayan Koster menyampaikan, sebagaimana Rapat Paripurna Dewan pada 19 Mei 2023, bersama-sama sudah diterima hasil pemeriksaan keuangan BPK RI terhadap Keuangan Pemerintah Provinsi Bali dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang kesepuluh. Prestasi ini merupakan upaya pencapaian bersama pemerintah eksekutif dan legislatif. Dikatakan WTP bukan sekedar WTP tetapi WTP yang semakin berkualitas, bisa dipertanggungjawabkan, punya makna yang betul-betul terukur sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan juga pencapaiannya yang dapat dilakukan. ‘’Karena itu, mari kita bersyukur atas raihan opini ini dengan terus memegang komitmen bersama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali serta keberhasilan pemerintah daerah bersama-sama Dewan dalam mengurusi kepentingan rakyat sejalan dengan visi Pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru,’’ ujar Gubernur Koster.

Sesuai ketentuan Pasal 320 UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah maka pemerintah Provinsi wajib menyampaikan penjelasan dalam bentuk peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2022.

Baca Juga  Komisi V DPR RI Minta Menteri PU Segera Tangani Abrasi di Pantai Bali
gub
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: ist)

Secara umum Gubernur melaporkan keuangan Pemerintah Provinsi Bali tahun 2022 terdiri dari laporan realisasi anggaran yang menyajikan ikhtiar sumber alokasi dan penggunaan sumber daya ekonomi yang dikelola Pemerintah Provinsi Bali dalam satu periode pelaporan dengan rincian sebagai berikut.

Pendapatan daerah dalam TA 2022 ditargetkan Rp 5,59 triliun lebih dan realisasinya Rp 5,88 triliun lebih atau 5,17 persen di atas seratusnya. Belanja dan transfer daerah dianggarkan Rp 7,54 triliun lebih sampai tahun 2022 berakhir realisasinya mencapai Rp 6,74 triliun lebih atau 89,49 persen.

Pada bagian pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan TA 2022 direncanakan Rp 2,05 triliun lebih sampai akhir tahun 2022 realisasinya Rp 1,29 triliun lebih atau 63,1 persen. Pengeluaraan pembiayaan tahun 2022 direncanakan Rp 105 miliar sampai akhir tahun 2022 realisasi Rp 100 miliar lebih atau sekitar 95,24 persen.

Dari perhitungan komponen laporan realisasi anggaran diperoleh sisa lebih pembiayaan anggraan TA 2022 sebesar Rp 330 miliar lebih. Silpa tersebut sebagian besar merupakan Silpa terikat diantaranya Rp 214,8 miliar rupiah lebih adalah pinjaman pemulihan ekonomi nasional yang belum terealisasi. Kas di blok sebesar Rp 56,78 miliar lebih dan kas lainnya merupakan simpanan di bendahara BOS SMA/SMK Negeri sebesar Rp 12,77 miliar, sisa DAK fisik-nonfisik Rp 35 miliar dan kas murni sebesar Rp 10,67 miliar lebih.

Laporan saldo anggaran lebih awal Rp 800 miliar lebih, penggunaan saldo anggaran sebagai penerimaan pembiayaan sebesar Rp 850 miliar lebih dan saldo anggaran lebih akhir tahun sebesar Rp 330 miliar lebih.

Neraca Pemerintah Provinsi Bali menyajikan informasi Bali posisi keuangan daerah mengenai asset, kewajiban, dan ekuitas yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Bali pada akhir tahun anggaran 2022 sebagai berikut. Asset sebesar Rp 13,1 triliun, kewajiban sebesar Rp 1,91 triliun dan ekuitas dana sebesar Rp 11,19 triliun. Laporan operasional dapat disampaikan sebagai berikut. Pendapatan neto sebesar Rp 6,15 triliun, beban daerah Rp 5,97 triliun surplus dari kegiatan operasional sebesar Rp 184,68 miliar lebih, surplus dari keuangan nonoperasional sebesar Rp 26,96 miliar dan beban luar biasa sebesar Rp 5,76 juta.   

Baca Juga  Wagub Bali Bacakan Jawaban Gubernur terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi Atas Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

Dari perhitungan tersebut komponen laporan operasional diperoleh surplus operasional operasional sebesar Rp 211,64 miliar. Laporan arus kas menyajikan informasi mengenai sumber penggunaan perubahan kas dan setara kas selama tahun 2022 disampaikan sebagai berikut. Saldo kas awal sebesar Rp 850,34 miliar, arus kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 586,57 miliar. Arus kas dari aktivitas investasi minus Rp 1,55 triliun, arus kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 443,5 miliar, saldo kas akhir per 31 Desember 2022 sebesar Rp 330,19 miliar.

Selanjutnya laporan perubahan ekuitas selama periode 2022 Pemerintah Provinsi Bali pertama ekuitas awal Rp 10,51 triliun, surplus laporan operasional Rp 211,64 miliar, dampak komulatif perubahan kebijakan atau kesalahan mendasar Rp 462,02 miliar, dan ekuitas akhir sebesar Rp 11,19 triliun.

‘‘Saya sangat berharap pembahasan rancangan perda ini dapat berjalan dengan lancar paling lama dua minggu. Supaya cepat selesai sehingga akan segera kita ajukan ke Mendagri untuk dijadikan sebagai peraturan yang dapat diberlakukan dan kita berharap dengan demikian semua apa direncanakan akan berjalan dengan lancar dan sukses,‘‘ kata Gubernur.

Sebelumnya, DPRD Provinsi Bali menyampaikan penjelasan terkait Raperda Inisiatif Dewan tentang Penanggulangan Bencana yang dibacakan Tjok. Gede Agung, S.Sos. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bedah Buku Rocky Gerung, Gubernur Koster Dorong Generasi Muda Rawat Semangat Marhaenisme di Era Digital

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Bedah Buku Rocky Gerung di Auditorium Unmas Denpasar
BEDAH BUKU: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Bedah Buku karya Rocky Gerung berjudul “Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z“ yang digelar di Auditorium Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Selasa (21/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk merawat semangat Marhaenisme sebagai landasan berpikir kritis, berkeadilan, dan berpihak kepada rakyat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Bedah Buku karya Rocky Gerung berjudul “Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z“ yang digelar di Auditorium Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Selasa (21/7).

Kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa tersebut menghadirkan Rocky Gerung selaku akademisi sekaligus penulis buku “Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z“ dan Dr. Airlangga Pribadi Kusman sebagai akademisi dan penulis buku sebagai narasumber. Diskusi berlangsung hangat dengan mengangkat relevansi nilai-nilai Marhaenisme dalam menjawab tantangan yang dihadapi Generasi Z di era digital.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster mengatakan, bedah buku tersebut bukan sekadar agenda akademik, melainkan ruang pencarian makna untuk menjawab pertanyaan besar mengenai relevansi nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa bagi Generasi Z yang tumbuh di era algoritma, media sosial, dan kecerdasan buatan.

“Ini adalah forum pencarian makna. Sebuah upaya kolektif untuk menemukan benang merah antara masa lalu yang kaya dengan pengalaman perjuangan dan masa depan yang penuh dengan berbagai kemungkinan baru,” ujar Gubernur Koster.

Menurut Gubernur, Marhaenisme lahir dari kegelisahan Bung Karno terhadap ketimpangan sosial dan menjadi ideologi kerakyatan yang tumbuh dari realitas masyarakat Indonesia. Kini, melalui buku karya Rocky Gerung tersebut, semangat Marhaenisme diajak untuk dimaknai kembali agar tetap relevan bagi generasi yang menghadapi tantangan zaman yang berbeda.

Gubernur Koster juga menepis anggapan bahwa Generasi Z merupakan generasi yang apatis dan individualistis. Menurutnya, justru di tengah tantangan pandemi, krisis ekonomi, perubahan iklim, hingga derasnya arus informasi, banyak anak muda tetap menunjukkan kepedulian terhadap isu keadilan, kesetaraan, dan masa depan bangsa.

Baca Juga  Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali Sepakat Raperda Cadangan Pangan Dibahas Jadi Perda

“Kehadiran mahasiswa dalam forum bedah buku seperti ini merupakan bukti bahwa generasi muda masih memiliki semangat untuk berpikir, membaca, berdiskusi, dan mencari jawaban atas berbagai persoalan kebangsaan,” katanya.

Ia menegaskan, forum akademik seperti bedah buku harus menjadi ruang latihan demokrasi yang sehat, di mana setiap gagasan diuji melalui argumentasi, bukan kemarahan, dan perbedaan pendapat dipandang sebagai kesempatan untuk saling belajar.

Lebih lanjut, Gubernur Koster mengingatkan bahwa pembangunan Bali tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan nilai, budaya, moralitas, dan harmoni. Prinsip tersebut menjadi landasan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru, yang bertujuan menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta seluruh isinya demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera dan bahagia, baik secara sekala maupun niskala.

Menurutnya, semangat bedah buku tersebut memiliki keterkaitan erat dengan implementasi nilai-nilai Sad Kerthi. Melalui budaya membaca dan berpikir kritis, mahasiswa turut membangun Atma Kerthi melalui penyucian pikiran dan jiwa. Melalui kepedulian terhadap sesama, nilai Jana Kerthi diwujudkan sebagai penghormatan terhadap kemanusiaan. Sementara komitmen membangun dunia yang lebih baik bagi seluruh makhluk hidup merupakan implementasi Jagat Kerthi, yakni menjaga keseimbangan dan keharmonisan alam semesta.

Gubernur Koster menekankan bahwa Bali membutuhkan generasi muda bukan sebagai penonton pembangunan, melainkan sebagai subjek yang aktif merancang, membangun, dan merawat masa depan Bali. Namun, keterlibatan tersebut harus tetap berpijak pada kearifan lokal yang menjadi identitas Pulau Dewata.

“Kearifan lokal Bali bukan berarti menolak modernitas. Justru Bali harus mampu menyerap hal-hal baik dari luar tanpa kehilangan jati dirinya. Nilai-nilai seperti Tri Hita Karana, Tat Twam Asi, dan Menyama Braya harus tetap menjadi fondasi dalam membangun masa depan Bali,” tegasnya.

Baca Juga  Pangdam Piek Budyakto Usul Bentuk Satgas Kawal SE Gubernur Koster

Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster turut memberikan sentuhan budaya dengan membacakan puisi berjudul “Agustus” karya Yudhistira Massardi. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para peserta dan semakin memperkaya suasana intelektual serta kebudayaan dalam rangkaian kegiatan bedah buku.

Gubernur Koster juga menyampaikan tiga pesan kepada mahasiswa. Pertama, menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang tidak dapat ditawar di tengah derasnya arus informasi. Kedua, membangun budaya diskusi yang sehat dengan menghormati perbedaan pendapat. Ketiga, mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata sehingga nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan keberpihakan kepada masyarakat menjadi pedoman dalam berkarya maupun memimpin di masa depan.

Di akhir sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi kepada Rocky Gerung atas kontribusi pemikirannya melalui buku “Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z“, yang dinilai mampu menghidupkan kembali diskursus kebangsaan di kalangan generasi muda. Apresiasi juga diberikan kepada Universitas Mahasaraswati Denpasar yang terus menghadirkan ruang akademik sebagai tempat lahirnya pemikiran kritis, dialog yang sehat, serta pembentukan karakter mahasiswa.

Gubernur berharap bedah buku tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan budaya literasi, memperkuat tradisi intelektual, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan Bali yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya serta kearifan lokal. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Denpasar Arya Wibawa Terima Kunjungan Atase Perdagangan dan Perindustrian Konjen Timor Leste

Bahas Peluang Kerja Sama Berbagai Bidang

Loading

Published

on

By

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima kunjungan Atase Perdagangan dan Industri Konjen Timor Leste Apolo Justino Franca da Silva
TERIMA KUNKER: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima secara resmi kunjungan kerja Atase Perdagangan dan Industri Konsulat Jenderal Timor Leste di Denpasar, Apolo Justino Franca da Silva, di kantor Walikota Denpasar, Selasa (21/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima secara resmi kunjungan kerja Atase Perdagangan dan Industri Konsulat Jenderal Timor Leste di Denpasar, Apolo Justino Franca da Silva, di kantor Walikota Denpasar, Selasa (21/7).

Pertemuan ini juga turut dihadiri oleh Asisten Atase Perdagangan dan Industri, Ricardo de Araujo, dan staf lokal mereka, Theresia Nur Hayati. Pada kesempatan itu, kedua pihak membahas tentang peluang kerja sama antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Pemerintah Timor Leste, yang berkaitan dengan perdagangan, sektor industri, pariwisata, budaya, serta sektor potensial lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa menyampaikan harapan perihal potensi kerja sama kedua belah pihak. Untuk itu, penjajakan lanjutan antara keduanya sangat diperlukan. Diharapkan, potensi kerja sama di bidang ekonomi kreatif, bisnis, budaya, serta pendidikan dapat terjalin antara Pemkot Denpasar dan Pemerintah Timor Leste.

“Saat ini Pemkot Denpasar memang tengah fokus pada penjajakan kerja sama dengan banyak pihak kota kota di dunia sebagai langkah pengembangan Kota Denpasar,” kata Wawali Arya Wibawa.

Sementara itu, Atase Perdagangan dan Industri di Denpasar, Apolo Justino Franca da Silva, mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar yang telah berkenan menerima kunjungan dan berdiskusi untuk kemungkinan Kerjasama kedua pihak.

“Terima kasih atas sambutan Bapak Wakil Walikota Denpasar yang luar biasa. Kami mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar dalam rencana kerja sama dengan Negara kami,” tutur Apolo Justino.

Melalui pembentukan jalinan kerjasama itu, tak menutup kemungkinan kata Apolo Justino akan semakin membuka peluang kerjasama di bidang lainnya.

“Kami optimis pertemuan ini akan membuahkan kesepakatan yang akan memberikan manfaat yang baik bagi kedua belah pihak. Untuk itu kami menunggu,” katanya. (eka/bi)

Baca Juga  Musda XII MUI Bali, Koster Minta Solid, Jaga Harmoni dan Kompak Membangun Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka Rakerprov KONI Bali 2026, Gubernur Koster Minta Fokus Porprov dan Berjuang Rebut Posisi Kelima PON

Published

on

By

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Umum KONI Bali menyampaikan sambutan pada Rakerprov KONI Bali 2026
SAMBUTAN: Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyampaikan sambutan pada Rakerprov KONI Bali 2026, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Selasa (21/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan dukungannya terhadap para atlet yang sedang bersiap tanding pada Porprov 2027, yang sesuai rencana akan dilaksanakan di Kabupaten Buleleng.

“Saya minta pembinaan atlet lebih serius dilakukan, baik kesiapan fisik, strategi dan terutama kesehatan. Apabila semua itu sudah dimiliki, maka saya yakin semua atlet akan bertanding dengan fokus, dan berupaya memberikan yang terbaik untuk tanah kelahirannya,” ungkap Gubernur Koster saat membuka Rakerprov KONI Bali 2026, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Selasa (21/7).

Rakerprov bertujuan untuk menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja serta memantapkan program kerja Tahun 2026 maupun hal-hal lain yang dianggap perlu guna perkembangan prestasi olahraga di Bali.

Diharapkan dengan adanya Rakerprov dapat menghasilkan gagasan atau ide-ide yang lebih baik untuk program kerja KONI dan cabang olahraga di Tahun 2026 dan Tahun 2027 demi pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga di Bali.

Pada kesempatan ini, pihaknya juga menitipkan pesan agar seluruh atlet Bali yang berkompetisi dan berlaga, baik Porprov 2027 (di Kabupaten Buleleng) dan PON XXII pada tahun 2028 di NTB-NTT nanti untuk tetap bersemangat dan memberikan yang terbaik untuk Bali, jika sebelumnya menduduki peringkat ke-7, harapannya ke depan akan semakin meningkat.

“Khususnya PON mendatang, Bali dapat menduduki posisi ke-5, atau setidaknya tetap bertahan di posisi ke-7,” tegas Gubernur Koster.

Melalui Rakerprov hari ini, Gubernur Koster harap mampu melakukan perubahan mulai dari sistem pembinaan, sarana dan prasarana serta pendukung lainnya ke tingkat yang lebih baik.

“Perlu digarisbawahi bahwa sebuah organisasi tanpa perencanaan yang matang, tanpa komitmen bersama yang baik, tanpa kesadaran yang baik akan mustahil organisasi itu dapat berjalan maksimal dan optimal. Namun saya yakin, KONI yang sekarang memiliki komitmen, kerangka berpikir dan cara kerja yang berbeda, sehingga KONI saat ini lebih siap pada tahun ini dan pada tahun-tahun mendatang,” imbuh Gubernur Koster.

Baca Juga  Tos Kopi Arak Warnai Anjangsana Gubernur Bali Terpilih Koster bersama Pengurus dan Kader DPC PDI-P Denpasar

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyampaikan bahwa KONI berprinsip untuk bersiap melangkah bersama, membangun olahraga khususnya di pulau Bali.

Melalui Rakerprov ini, pihaknya sedang melakukan tatanan agar tidak ada lagi persoalan ketika melaksanakan Porprov.

Dalam Rakerprov juga akan dibahas kesiapan untuk melaksanakan Porprov pada tahun 2027 mendatang, agar lebih semakin matang dan siap sehingga saat maju ke PON XXII nanti, Bali memiliki daya saing yang lebih kuat, dan mampu menjadi personal yang tangguh bagi lawannya.

Porprov kali ini diharapkan akan semakin berkualitas dengan salah satunya upaya melibatkan tim kecil atau KONI Kabupaten/ Kota. Dimana para atlet yang sudah masuk pada tatanan internasional bisa ikut di PON nantinya, dan Porprov ini adalah salah satu ajang untuk meningkatkan prestasi para atlet.

Oleh sebab itu, pihaknya akan mengadakan pelatihan daerah dan pelatihan nasional menjelang PON, sehingga pada pra PON nanti bisa memberikan hasil yang maksimal.

“Tatanan ini juga menutup kepentingan politik yang masuk, dan ini real untuk olahraga, dan berkomitmen untuk Bali yang berprestasi,” ungkap Giri Prasta.

Untuk itu, pihaknya memegang teguh prinsip untuk menghindari masalah dan tidak melanggar aturan, dan tata pendanaan, siap bertanggungjawab sepenuhnya,

“Seribu rupiah pun akan dipertanggungjawabkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dilaksanakan,” tegas Giri Prasta. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca