Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama didampingi Wakil Ketua DPRD Bali Sugawa Korry dan Tjok. Gede Asmara Putra Sukawati membuka Rapat Paripurna Ke-36 DPRD Bali pada Senin (Soma Umanis, Watugunung), 17 Oktober 2022 di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Bali Jalan Kusuma Atmaja Nomor 3 Renon Denpasar. (Foto: Ist)
Denpasar, baliilu.com – Rapat Paripurna Ke-36 DPRD Bali Masa Persidangan III Tahun Sidang 2022 dengan agenda Jawaban Gubernur Bali terhadap Pandangan Umum Fraksi atas Raperda Provinsi Bali tentang APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2023 dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama didampingi Wakil Ketua DPRD Bali Sugawa Korry dan Tjok. Gede Asmara Putra Sukawati pada Senin (Soma Umanis, Watugunung), 17 Oktober 2022 di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Bali Jalan Kusuma Atmaja Nomor 3 Renon Denpasar.
Hadir pada Rapat Paripurna tersebut Gubernur Bali Wayan Koster, segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Bali, Forkopimda, Sekda Bali Dewa Made Indra, Pimpinan OPD Provinsi Bali, staf ahli Dewan dan undangan lainnya.
Mengawali jawaban Gubernur mengenai pendapatan daerah, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan terima kasih atas dukungan, saran dan masukan untuk melakukan usaha yang maksimal dan inovatif menggali sumber-sumber ekonomi yang baru dalam meningkatkan PAD, begitu juga peningkatan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota dalam mengoptimalkan Bagi Hasil Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: gs)
‘’Saya sependapat penentuan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dalam pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor telah dilakukan penyesuaian setiap tahunnya, dan untuk tahun 2022 telah dilakukan penyesuaian terhadap NJKB berdasarkan Permendagri Nomor 82 Tahun 2022 tentang Dasar Pengenaan PKB, BBNKB, dan Pajak Alat Berat Tahun 2022 yang dituangkan dalam Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2022 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan PKB dan BBNKB,’’ ujarnya.
Soal pertanyaan target retribusi, dikatakan peningkatan target Retribusi Daerah 2023 sebesar Rp 70,33 miliar bersumber dari Retribusi Jasa Umum dan Retribusi Jasa Usaha sebesar Rp 75,33 miliar serta penurunan Retribusi Perijinan Tertentu sebesar Rp 5 miliar lebih.
Gubernur juga menjawab soal potensi pendapatan atas kendaraan luar Bali yang beroperasi di Bali, secara rutin telah dilakukan razia gabungan mendata kendaraan luar yang beroperasi di Bali. Selanjutnya menghimbau untuk proses balik nama. Saat ini telah diterbitkan kebijakan pembebasan tarif BBNKB II untuk mendorong percepatan proses balik nama plat kendaraan luar Bali dimaksud. Sedangkan soal besaran alokasi pajak rokok kepada daerah dihitung berdasarkan jumlah penduduk.
Rapat Paripurna Ke-36 DPRD Bali Masa Persidangan III Tahun Sidang 2022 dengan agenda Jawaban Gubernur Bali terhadap Pandangan Umum Fraksi atas Raperda Provinsi Bali tentang APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2023, Senin (17/10/2022) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali, Denpasar. (Foto: Ist)
Penurunan target Pendapatan Lain-lain PAD yang Sah yang bersumber dari Jasa Giro dan Bunga, disebabkan dalam 2 (dua) tahun terakhir tidak melakukan manajemen kas dalam bentuk deposito seperti yang dilaksanakan pada tahun- tahun sebelumnya.
Terhadap Pandangan Umum Dewan mengenai Belanja Daerah, Gubernur Koster yag jga menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menjelaskan saran tentang pengelolaan belanja daerah mengedepankan money follow programme priority, ‘’Saya sangat setuju. Penurunan alokasi Belanja Operasi khususnya untuk Belanja Pegawai, disebabkan belum dialokasikannya Tunjangan Profesi Guru, Tambahan Penghasilan Guru PNSD dan Belanja Hibah BOS yang bersumber dari DAK Nonfisik Tahun 2023. Peningkatan Belanja Bantuan Sosial yang cukup signifikan dibandingkan dengan Tahun 2022, disebabkan dialokasikannya bantuan beasiswa bagi siswa kurang mampu (Program Bali Pintar) dan bantuan penguatan modal bagi pelaku usaha kios/warung di Kawasan Suci Besakih sebagai dampak revitalisasi pengembangan Kawasan Suci Besakih.
Gubernur menegaskan, pemilihan penyedia untuk paket-paket pekerjaan Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali telah dilaksanakan sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa serta telah mendapatkan pendampingan dari LKPP, BPKP Perwakilan Bali, Inspektorat Daerah Provinsi Bali, Kejaksaan Tinggi Bali, dan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Berkenaan dengan pandangan dan pertanyaan Dewan terkait Pembiayaan Daerah, Gubernur menyampaikan tambahan penyertaan modal pada PT Bank BPD Bali dan PT Jamkrida Bali Mandara terus diupayakan sejalan dengan peningkatan kemampuan keuangan daerah. Mengenai pinjaman pada PT Bank BPD Bali, bahwa pinjaman tersebut memang direncanakan untuk menutup kekurangan pendanaan pada APBD TA 2022. Namun karena realisasi belanja daerah bisa kita tutupi dari sumber- sumber pendapatan daerah yang ada, maka rencana pinjaman tersebut tidak kita realisasikan.
Terhadap masukan dan saran yang substansinya di luar materi Raperda APBD, Gubernur menjelaskan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan upaya-upaya pengendalian komoditas- komoditas yang menjadi pemicu inflasi bekerjasama dengan pemangku kepentingan terkait termasuk Bupati/Walikota se-Bali. Terhadap saran agar pembangunan di sektor pertanian lebih ditingkatkan, ‘’Saya sependapat. Berbagai upaya telah dilakukan dalam mendukung agar produk unggulan pertanian potensi ekspor bisa memasuki pasar internasional, diantaranya melakukan sertifikasi organik standar internasional, memberikan subsidi pupuk organik dan fasilitasi sarana penanganan panen serta pengolahan hasil. Sedangkan untuk peternakan telah dilakukan berbagai upaya agar Sapi Bali bisa diantarpulaukan kembali. Begitu pula dengan upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan indeks Nilai Tukar Petani (NTP) yaitu melalui hilirisasi,’’ ujarnya seraya menjawab soal kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi akan dikoordinasikan dengan Bupati/Walikota, mengenai perdagangan antarpulau beberapa komoditas, sudah mengupayakan untuk terus membuka akses yang lebih luas dan berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait yang menangani perdagangan antarpulau. (gs/bi)
GERAK CEPAT: Personil Polsek Denpasar Timur (Dentim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait terjadinya kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat di Jalan By Pass IB Mantra, tepatnya di sebelah barat SPBU, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 11.45 Wita. (Foto: Hms Polresta Dps)
Denpasar, baliilu.com – Personil Polsek Denpasar Timur (Dentim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait terjadinya kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat di Jalan By Pass IB Mantra, tepatnya di sebelah barat SPBU, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 11.45 Wita.
Menerima informasi tersebut, personel piket Polsek Dentim segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan melibatkan sebuah mobil Taruna warna merah nomor polisi DK 1295 SL, mobil pick up warna hitam DK 8115 BV, dan mobil pick up warna merah DK 8867 JA.
Dari keterangan di lokasi, ketiga kendaraan sama-sama melaju dari arah Gianyar menuju Denpasar. Peristiwa bermula saat mobil pick up DK 8115 BV yang dikemudikan Wardoyo berupaya mendahului mobil pick up DK 8867 JA yang dikemudikan Oktavianus D. Di saat bersamaan, di depan kedua kendaraan tersebut terdapat mobil Taruna DK 1295 SL yang dikemudikan Nyoman Adi A dalam kondisi berhenti. Mobil pick up DK 8115 BV kemudian menabrak bagian belakang mobil Taruna hingga kendaraan tersebut terguling. Sesaat kemudian, mobil Taruna yang terguling kembali tertabrak oleh mobil pick up DK 8867 JA sehingga posisinya melintang di jalur cepat Jalan By pass IB Mantra.
Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Unit Lalulintas Polsek Dentim segera mengamankan lokasi, memasang tanda-tanda di sekitar TKP, mengamankan barang bukti, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kemacetan dan kecelakaan susulan. Petugas juga berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polresta Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
Akibat kecelakaan tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Seluruh pengemudi dalam kondisi selamat, sementara kerugian yang ditimbulkan hanya berupa kerusakan material pada kendaraan yang terlibat.
Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi lalu lintas sebelum melakukan manuver mendahului kendaraan lain. Kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya. (gs/bi)
MONEV: Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu secara serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali, di antaranya di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Sabtu (2/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)
Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu secara serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali, Sabtu (2/8). Desa yang menjadi lokasi monitoring dipilih secara acak oleh masing-masing tim guna memperoleh gambaran yang objektif terhadap pelaksanaan gerakan di lapangan.
Di Kabupaten Buleleng, monitoring dilaksanakan di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula. Tim monitoring terdiri atas Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, Dr. I Made Dwi Dewata, S.STP., M.Si.; Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra; serta Ketua Bidang IV TP PKK Provinsi Bali dr. A.A. Sagung Mas Dwipayani, M.Kes.
Kegiatan diawali dengan gotong-royong membersihkan pekarangan rumah, telajakan, balai banjar, wantilan, dan tempat ibadah bersama masyarakat setempat. Selanjutnya, dilaksanakan sosialisasi mengenai pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan.
Sagung Mas Dwipayani menegaskan bahwa Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu bukan hanya menjadi tanggung jawab kader PKK, melainkan merupakan gerakan seluruh masyarakat desa untuk membangun lingkungan yang bersih dan sehat serta memperkuat kepedulian sosial dan budaya gotong-royong.
Dalam sosialisasi tersebut juga dijelaskan tata cara pemukulan kulkul sebagai penanda dimulainya gotong royong. Kulkul dipukul pertama kali pada pukul 05.45 Wita sebanyak tiga kali dengan ritme “tung… tung… tung…”. Selanjutnya, pada pukul 06.00 Wita, kulkul kembali dipukul sebanyak dua kali sebagai tanda seluruh warga mulai melaksanakan kegiatan bersih-bersih dari pekarangan rumah masing-masing, kemudian dilanjutkan ke telajakan dan fasilitas umum di lingkungan desa.
Sementara itu, Perbekel Desa Sembiran, I Ketut Gede Dony Widhi Ariawan, mengatakan bahwa budaya gotong-royong sebenarnya telah lama dilaksanakan oleh masyarakat setiap minggu. Kehadiran Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu semakin menghidupkan kembali semangat tersebut, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah dan desa secara bersama-sama.
Selain memberikan pembinaan, Pemerintah Provinsi Bali juga menyalurkan bantuan sosial berupa 400 kilogram beras kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial yang berjalan seiring dengan semangat gotong-royong.
Usai sosialisasi, tim monitoring dan evaluasi meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di lingkungan rumah warga. Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan gerakan di Desa Sembiran telah berjalan dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan agar pelaksanaannya lebih merata dan melibatkan partisipasi masyarakat secara lebih luas.
Melalui monitoring ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai gerakan masyarakat sehingga budaya gotong-royong, kebersihan lingkungan, dan solidaritas sosial di Bali semakin kuat. (gs/bi)
PERSEMBAHYANGAN BERSAMA: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri persembahyangan bersama serangkaian Hari Pitenget Tumpek Krulut Kota Denpasar Tahun 2026 dipusatkan di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Sabtu (1/8). (Foto: Hms Dps)
Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama serangkaian Hari Pitenget Tumpek Krulut Kota Denpasar Tahun 2026 dipusatkan di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Sabtu (1/8).
Persembahyangan bersama ini dihadiri langsung Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Forkopimda Kota Denpasar, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.
Tumpek Krulut sendiri merupakan hari suci yang juga adalah piodalan Sang Hyang Aji Gurnita, yang pelaksanaannya identik dengan upacara tetangguran atau gambelan.
Rangkaian upacara diawali dengan sesolahan Gambelan Gambuh Kerta Jaya Br. Menesa Pedungan, dilanjutkan Gong Pelegongan Sanggar Hung Bali Denpasar. Kegiatan selanjutnya juga diisi penampilan Gong Semarapegulingan Sanggar Ganeswara Br. Ujung Kesiman, kemudian diisi dengan Selonding Dangin Batu Br. Oongan Denpasar Utara, lanjut Angklung Klentangan Sanggar Sekar Mangeronce Br. Yangbatu Kangin. Acara kemudian dilanjutkan dengan Gong Gede Sanggar Wahana Gurnita, dan Gandrung Semara Metu Banjar Tembawu Kelod.
Selain itu, terdapat pula persembahan Gong Kebyar Wanita Srikandi Metu Swara Denpasar, Qakdanjur Br. Pegok dan Kubu Barong Sanur.
Tak hanya itu, pada upacara tersebut juga turut dihadirkan sesolahan Rejang Dewa SMPN 2 Denpasar diiringi Sekaa Gong Gede dan Rejang Renteng dari WHDI dan PHDI Kota Denpasar. Seluruh sekaa tetangguran atau gambelan ini juga tampil secara bersamaan atau istilahnya “Mebarung”.
Seluruh rangkaian tadi dipuncaki dengan persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Gede Putra Wanasari, dari Griya Pengabangan Sanur.
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, peringatan Rahina Tumpek Krulut setiap tahunnya dilaksanakan dengan pagelaran tetangguran serta persembahyangan bersama. Dimana, upacara ini sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Sang Hyang Widi Wasa.
Selain itu sesuai arahan Gubernur Bali Wayan Koster yang menginstruksikan seluruh bupati dan walikota se-Bali untuk menggelar pemeriksaan kesehatan gratis secara serentak pada perayaan Rahina Tumpek Krulut, Sabtu (Saniscara Kliwon Krulut), 1 Agustus 2026.
“Kebijakan ini merupakan implementasi makna Tumpek Krulut sebagai hari memuliakan manusia melalui pelayanan nyata di bidang kesehatan,” kata Jaya Negara.
Instruksi tersebut lanjut Jaya Negara, ditujukan kepada seluruh kepala daerah agar menggerakkan seluruh unit layanan kesehatan milik pemerintah maupun swasta untuk memberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis, tanpa dipungut biaya kepada masyarakat.
“Untuk itu, pada rangkaian agenda ini juga disediakan pemeriksaan kesehatan gratis yang langsung ditinjau Bapak Gubernur Bali Wayan Koster,” ungkapnya. (eka/bi)