Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rasniathi Adi Arnawa Dilantik Jadi Duta Budaya dan Ketua Pakis MDA Badung 2026–2031

BALIILU Tayang

:

Rasniathi Adi Arnawa Dilantik Jadi Duta Budaya dan Ketua Pakis MDA Badung
PELANTIKAN: Nyonya Rasniathi Adi Arnawa resmi dilantik sebagai Duta Budaya Kabupaten Badung sekaligus dikukuhkan sebagai Ketua Pakis MDA Kabupaten Badung di Kantor MDA Kabupaten Badung, Minggu (11/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Nyonya Rasniathi Adi Arnawa resmi mengemban dua peran dalam pelestarian adat di Kabupaten Badung. Ia dilantik sebagai Duta Budaya Kabupaten Badung sekaligus dikukuhkan sebagai Ketua Pasikian Paiketan Krama Istri (Pakis) Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung masa bakti 2026–2031.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan tersebut berlangsung dalam rangkaian upacara mejaya-jaya di Kantor MDA Kabupaten Badung, Minggu (11/10). Selain pengurus Pakis, prosesi ini juga mengukuhkan prajuru Pasikian Pecalang dan Pasikian Yowana MDA Kabupaten Badung untuk masa bakti yang sama.

Pelantikan Nyonya Rasniathi sebagai Duta Budaya dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Badung, Luh Suryaniti, yang hadir mewakili Bupati Badung. Sementara itu, pengukuhan prajuru ketiga pasikian (Pakis, Pecalang, dan Yowana) dipimpin langsung oleh Bendesa Madya MDA Kabupaten Badung, Ida Bagus Gede Widnyana.

Usai prosesi, Rasniathi Adi Arnawa menyatakan komitmennya untuk mengabdi penuh kepada masyarakat adat di Kabupaten Badung melalui dua tanggung jawab baru yang diembannya tersebut.

“Kami akan semaksimal mungkin melakukan dan mengerjakan tugas-tugas serta menjalankan fungsi kami di desa adat. Kami akan ngayah di Badung, baik sebagai Pakis maupun sebagai Duta Budaya. Kami semua mengabdi untuk kemajuan Badung yang kita cintai bersama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, momentum pelantikan ini harus menjadi titik balik untuk menguatkan eksistensi dan kontribusi Pakis agar dampak positifnya semakin dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Harapan kedepannya, Pakis Kabupaten Badung bisa lebih terdengar gaungnya. Kami akan semaksimal mungkin menjalankan tugas dan fungsi kami sebagai Pakis, dan saya juga sebagai Duta Budaya Kabupaten Badung,” imbuh Rasniathi.

Ketua Panitia Kegiatan, I Ketut Nuridja, menjelaskan bahwa pengukuhan bersama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan MDA Kabupaten Badung. Langkah ini juga bertujuan memacu partisipasi generasi muda dalam membentengi tradisi, seni budaya, serta kearifan lokal Bali di tengah arus modernisasi.

Baca Juga  Badung Kembali Usulkan 4 Karya Budaya Ditetapkan sebagai WBTBI

Pada kesempatan yang sama, Bendesa Madya MDA Kabupaten Badung, Ida Bagus Gede Widnyana, berharap sinergi antara majelis adat dan pemerintah daerah terus terjaga demi kelancaran program kerja di tingkat desa adat.

“Semoga kedudukan dan kehadiran Bapak/Ibu di tempat ini berkenan untuk membimbing kami, agar berguna dalam mendampingi desa adat serta selaras dengan pelaksanaan serta ketentuan program kerja pemerintah. Semoga keselamatan dan kesejahteraan senantiasa menyertai jagat Badung, jagat Bali, dan semuanya,” ucap Ida Bagus Gede Widnyana.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Bendesa Agung MDA Provinsi Bali, Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, serta perwakilan dari PHDI, Listibiya, dan Widyasaba Kabupaten Badung. Hadir pula para prajuru MDA Kabupaten Badung beserta jajaran pengurus tingkat kecamatan se-Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Dukung Kuta Beach Festival 2026, Pemkab Badung Matangkan Penataan Infrastruktur Kuta

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa dan Ketua DPRD Hadiri Kuta Beach Festival 2026
HADIRI KBF 2026: Bupati Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Gusti Anom Gumanti saat hadiri Kuta Beach Festival (KBF) 2026 di Halfway Pantai Kuta, Sabtu (10/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengapresiasi gelaran Kuta Beach Festival (KBF) 2026 di Halfway Pantai Kuta, Sabtu (10/10). Apresiasi tersebut disampaikan kedua pimpinan daerah saat menghadiri sesi siniar (podcast) serangkaian acara festival tahunan tersebut.

Festival berskala besar bertema The Next Wave ini berlangsung pada 9–11 Oktober 2026. Agenda ini memadukan festival budaya, kuliner, panggung musik, hingga kompetisi olahraga ekstrim seperti selancar (surfing) dan papan luncur (skateboarding).

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, KBF memberikan ruang bagi komunitas lokal untuk menampilkan produk dan kreativitas mereka, sekaligus menjadi penggerak daya tarik wisata Kuta. Kegiatan ini merupakan bagian hilir dari penataan Wilayah Kuta sebagai hulunya. Saat ini, Pemkab Badung fokus menata pedestrian, menyiapkan kantong parkir, serta merencanakan moda transportasi umum ke depan.

“Event ini memberi wadah komunitas untuk unjuk gigi, otomatis menarik wisatawan. Penataan kantong parkir kami siapkan agar acara nyaman dinikmati masyarakat tanpa macet. Saya mengambil kebijakan secara runut, bahwa transportasi publik tidak akan efektif tanpa hak istimewa (privilege) bebas macet. Terlebih, Kuta kini masuk kawasan rendah emisi (low emission), sehingga ke depan berpotensi diterapkan kebijakan car free night,” ucapnya.

Senada dengan Bupati, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengajak komunitas masyarakat untuk terus konsisten menggelar acara kreatif di Kuta. Pihaknya mendukung langkah Pemkab Badung dalam menata wilayah Kuta secara bertahap, terutama penyediaan kantong parkir yang krusial bagi kenyamanan dan ketertiban pantai.

“Jika ingin mengembalikan kejayaan pariwisata Kuta seperti dulu, seluruh stakeholder harus bergerak bersama. Kami di Legislatif pasti mendukung penuh kebijakan Bapak Bupati. Pembangunan kantong parkir mungkin belum langsung dirasakan manfaatnya sekarang, namun jangka panjangnya akan sangat besar untuk ketertiban wilayah,” tegasnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Puncak “Karya Atma Wedana” Desa Adat Padangsambian

Sementara itu, Ketua Panitia Kuta Beach Festival, Nyoman Asti Adi, menjelaskan makna tema The Next Wave, yaitu apa yang dilakukan generasi sekarang harus mampu menginspirasi generasi mendatang.

“Terima kasih atas dukungan penuh Bupati dan Ketua DPRD Badung. Tujuan kami ingin memajukan kembali wisata Kuta yang belakangan mulai melandai sepi. Melalui kolaborasi komunitas surfing, skateboard, hingga pelaku UMKM, festival ini hadir agar bisa dinikmati lintas generasi,” ungkapnya.

Agenda ini turut dihadiri anggota DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, jajaran OPD terkait, Camat Kuta I Made Agus Suantara beserta unsur Tripika Kecamatan, Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana, perwakilan BPD Bali Cabang Mangupura dan serta tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tandatangani Prasasti Karya, Bupati dan Ketua DPRD Badung Resmikan Bale Banjar Jaba Jero Kuta

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Tandatangani Prasasti Bale Banjar Jaba Jero
TANDATANGANI PRASASTI: Bupati Wayan Adi Arnawa menandatangani prasasti saat meresmikan Bale Banjar Adat Jaba Jero, Kuta, Sabtu (10/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Krama Banjar Adat Jaba Jero, Kuta, kini resmi memiliki fasilitas adat baru senilai Rp 7 miliar melalui dana hibah fisik APBD Induk Kabupaten Badung TA 2026. Gedung baru ini diresmikan dengan upacara karya melaspas, pedudusan alit, mendem dasar, mendem pedagingan dan mecaru serta penandatanganan prasasti, Sabtu (10/10).

Pembangunan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah memperkuat fasilitas publik untuk menunjang kehidupan sosial, adat, agama, dan budaya krama. Acara dihadiri langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti.

Bupati Adi Arnawa menegaskan pembangunan fasilitas masyarakat harus disertai penentuan prioritas yang jelas untuk kenyamanan warga dan pariwisata. “Program pemerintah harus tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Saat ini, kami memprioritaskan penataan infrastruktur yang mendukung kepentingan publik, termasuk penataan kawasan Kuta agar kembali menjadi destinasi pariwisata yang nyaman, tertib, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa Bale Banjar krama sudah bagus, fasilitas yang ada agar dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan adat, keagamaan, pelestarian seni dan budaya serta penguatan interaksi sosial antar krama.

Bupati juga membeberkan upayanya memulihkan daya tarik Kuta lewat kolaborasi berbagai pihak. Saat ini sedang dilakukan penataan pedestrian, penyediaan fasilitas parkir, serta peningkatan aksesibilitas menjadi bagian dari upaya membangun kawasan pariwisata yang lebih tertata.

“Saya ingin mengembalikan marwah Kuta, saat ini saya sedang melaksanakan penataan pedestrian, penyediaan fasilitas parkir, peningkatan aksesibilitas menjadi bagian dari upaya membangun kawasan pariwisata yang lebih tertata. Setelah rampung perbaikan pedestrian di pantai Kuta, saya lanjutkan hingga ke Kartika Plaza,” ucap Adi Arnawa.

Kelian Adat Banjar Jaba Jero, I Dewa Gede Ketut Rimbawa, mengapresiasi penuh bantuan dana hibah tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembangunan Bale Banjar Jaba Jero ini menelan biaya kurang lebih Rp 7 miliar. Sebagian besar pembiayaannya bersumber dari bantuan dana hibah Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Juga  Suiasa Serahkan Seragam kepada Kelian Banjar Adat Se-Kabupaten Badung

“Atas nama seluruh krama Banjar Adat Jaba Jero, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung dan Bapak Ketua DPRD Badung atas dukungan yang telah diberikan,” ujarnya.

Kegiatan turut dihadiri anggota DPRD Nyoman Graha Wicaksana, Camat Kuta I Made Agus Suantara, Sekretaris Camat Kuta I Putu Dedik Adi Ardiana, Lurah Kuta Ayu Putu Erawati, Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana serta tokoh adat dan krama Banjar Adat Jaba Jero Kuta. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri HUT Ke-48 ST Catur Asrama Kekeran

Published

on

By

Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri HUT ke-48 ST Catur Asrama
HADIRI HUT: Wabup Bagus Alit Sucipta Bersama Ketua WHDI Nyonya Yunita Alit Sucipta saat menghadiri HUT. ke-48 ST. Catur Asrama di Banjar Delod Sema, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Jumat (9/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, didampingi Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Sekaa Teruna (ST) Catur Asrama, sekaligus pelantikan pengurus baru masa bakti 2026–2028, Jumat (9/10). Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang Santun, Berbudaya dan Bermasyarakat” tersebut bertempat di Banjar Delod Sema, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi.

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Edy Sanjaya, perwakilan Camat Mengwi beserta unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Desa Kekeran I Nyoman Suarda, Bendesa Adat Kekeran I Gusti Ngurah Okanaya, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi kepada ST Catur Asrama yang telah menyelenggarakan perayaan HUT dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap momentum peringatan ini dapat memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong generasi muda untuk terus berperan aktif dalam pembangunan desa, pelestarian adat, dan budaya Bali.

Wabup Bagus Alit Sucipta secara khusus berpesan agar para anggota Sekaa Teruna menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan, seperti mengganggu ketertiban umum, mengkonsumsi minuman keras secara berlebihan, serta terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Saya berpesan kepada seluruh anggota Sekaa Teruna Catur Asrama menjauhi hal-hal negatif. Jangan mengganggu ketertiban umum, jangan mabuk-mabukan, dan perangi narkoba. Mari isi masa muda dengan kegiatan positif, seperti melestarikan seni, adat, tradisi, dan budaya kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung akan terus memberikan dukungan terhadap kreativitas generasi muda melalui program dan bantuan yang mendorong tumbuhnya kegiatan kepemudaan yang produktif serta bermanfaat bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan komitmen peningkatan dukungan dana kreativitas Sekaa Teruna dari Rp. 25 juta menjadi Rp. 40 juta, serta dana perayaan HUT Sekaa Teruna dari Rp. 10 juta menjadi Rp. 20 juta. Dukungan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kegiatan yang bernilai positif.

Baca Juga  UU Provinsi Bali Disahkan, Wagub Cok Ace Nilai Pemerintah Pusat Akui Potensi Budaya Bali

Sementara itu, Bendesa Adat Kekeran I Gusti Ngurah Okanaya menyampaikan rasa bahagia atas terselenggaranya perayaan HUT ke-48 ST Catur Asrama yang menjadi momentum mempererat kebersamaan serta meningkatkan semangat generasi muda dalam berkegiatan.

Ia mengapresiasi berbagai aktivitas positif yang telah dilaksanakan oleh ST Catur Asrama, khususnya di bidang seni, budaya, dan olahraga. Menurutnya, keikutsertaan dalam berbagai kegiatan merupakan proses pembelajaran yang penting bagi generasi muda untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan.

“Anak-anak kami di Sekaa Teruna Catur Asrama telah melaksanakan berbagai kegiatan positif, baik di bidang seni, budaya maupun olahraga. Walaupun belum memperoleh juara, mari tetap semangat dan terus berusaha menjadi lebih baik. Pemerintah desa juga telah berkomitmen memberikan ruang gerak bagi kreativitas generasi muda di Desa Kekeran,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca