Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Refleksi Akhir Tahun Kepemimpinan Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa

Bukukan 34 Penghargaan, Realisasikan Perbaikan 22,8 KM Jalan, Perbaikan Gedung Sekolah, Hingga Konsisten Berikan Bantuan Rumah Layak Huni

Loading

BALIILU Tayang

:

Walikota Jaya Negara
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. (Foto: dok baliilu)

Denpasar, baliilu.com – Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Walikota I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa terus bergerak mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Makmur, Aman, Jujur dan Unggul (MAJU). Hal ini dilaksanakan dengan berbagai program prioritas, inovasi serta kegiatan yang memberikan kemanfaatan luas bagi masyarakat sesuai dengan sepirit weda wakya Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara.

Sepanjang tahun 2024 ini, Kota Denpasar telah mampu mencatatkan 34 prestasi di tingkat provinsi dan nasional. Beragam capaian prestasi itu pun tak lepas dari komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam membangun inovasi dan memberikan pelayanan yang berkemanfaatan di berbagai bidang kehidupan masyarakat. Kondisi ini sekaligus memberikan cerminan yang jelas tentang keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, infrastruktur, kesehatan, pelayanan publik dan ekonomi.

Di bidang pendidikan, melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga telah memprioritaskan pembangunan gedung baru di 11 sekolah. Selain itu, renovasi dan perbaikan juga dilaksanakan dengan menyasar sekolah-sekolah di bawah naungan Pemkot Denpasar. Bahkan, di Tahun 2025, akan direalisasikan Pembangunan SMP Negeri 17 di wilayah Denpasar Timur untuk memenuhi kebutuhan blank spot.

Selanjutnya di bidang infrastruktur, Pemkot Denpasar melalui Dinas PUPR telah merealisasikan peningkatan infrastruktur jalan kota sepanjang 22,75 Kilometer. Jumlah tersebut tersebar di empat kecamatan yang terbagi atas 22 ruas jalan kota. Hal tersebut juga diringi dengan perbaikan infrastruktur gorong-gorong, trotoarisasi dan jembatan. Selain infrastruktur jalan kota, melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan secara konsisten merealisasikan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) kepada masyarakat kurang mampu untuk mengentaskan kemiskinnan ekstrim.

Baca Juga  Pengunjung Membludak, Penampilan Joni Agung & Double T Tutup Gelaran Denfest Ke-15

Dimana, pada tahun 2024 ini telah direalisasikan total 35 Unit dengan menyasar Rumah Tidak Layak Huni masyarakat kurang mampu. Jumlah tersebut terdiri atas Bantuan RLH yang dilaksanakan pada Anggaran Induk dan Anggaran Perubahan TA. 2024 dengan nilai bantuan per unit sebesar Rp. 75-90 Juta. Selain itu juga terdapat 1 unit Bantuan CSR Rumah Layak Huni dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, 1 unit Bantuan CSR Rumah Layak Huni dari DPD Himppera Bali dan 1 unit Bantuan CSR Rumah Layak Huni dari DPD REI Bali.

Pada bidang kesehatan, Pemerintah Kota Denpasar secara konsisten terus melaksanakan posyandu dan safari kesehatan sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat. Selain itu, pelayanan juga terus ditingkatkan, yang salah satunya adalah Pelayanan Siap Bantu Antar Obat Sampai Rumah (SI BOS) RSUD Wangaya, serta yang teranyar adalah pembangunan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak di Kawasan Denpasar Barat.

Sementara pada bidang pelayanan publik, Pemkot Denpasar terus berkomitmen memberikan pelayanan satu pintu yang terintegrasi. Hal ini diwujudkan dengan optimalisasi Mal Pelayanan Publik Sewakadarma Kota Denpasar. Dimana, kini sentra layanan masyarakat berbasis one stop shopping ini telah melayani 27 bidang layanan baik dari OPD di lingkungan Pemkot Denpasar maupun oragnisasi vertikal seperti Kejari, BPN, Polresta, hingga Taspen.

Sedangkan di bidang ekonomi, Pemkot Denpasar terus berkomitmen untuk mendukung kemajuan UMKM. Hal ini diwujudkan dengan pelatihan UMKM, pendampingan UMKM, hingga mendukung promosi lewat pelaksanaan berbagai festival dengan Denpasar festival sebagai puncak apresiasi UMKM untuk mendukung pertumbuhan ekonomi perkotaan.

Sebagai sebuah kepribadian bangsa, kebudayaan menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Hal ini diwujudkan dengan memberikan dukungan penuh kepada pilar-pilar budaya itu sendiri. Seperti halnya penguatan lembaga adat, prajuru adat, desa adat, STT, hingga banjar adat. Termasuk juga sulinggih, pemangku, pekaseh, bendega dan lainya yang sudah diberikan insentif hingga pelayanan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.

Baca Juga  Ketua TP PKK Kota Denpasar Hadiri Rakornas PKK 2023 di Jakarta

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa disela tugas dinasnya mengatakan bahwa Indeks Pembangunan Manusia di Kota Denpasar mengalami peningkatan menjadi 84,68 di Tahun 2023. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Denpasar menunjukkan tren peningkatan yang konsisten selama lima tahun terakhir. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa pembangunan manusia di Kota Denpasar berada pada level sangat tinggi.

Sejatinya lanjut Jaya Negara bahwa pembangunan dan segala inovasi yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar merupakan wujud nyata bahwa pemerintah hadir guna menciptakan pelayanan prima bagi masyarakat. Selain itu, hal ini juga sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan dan menciptakan solusi atas permasalahan masyarakat. Selain itu, inovasi dan program yang dilaksanakan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Sehingga percepatan pembangunan menuju kesejahteraan rakyat dapat diciptakan. Hal ini tentunya memerlukan dukungan pembangunan baik infrastruktur maupun sprastruktur sehingga mampu menciptakan kemajuan di segala bidang.

Dikatakannya, percepatan pembangunan di Kota Denpasar saat ini dilaksanakan berdasarkan kebutuhan prioritas masyarakat. Sehingga realisasinya diharapkan mampu memberikan dampak dignifikan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Tentunya kami bersama Pak Wakil Walikota terus berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terus mendukung percepatan pembangunan, dengan harapan mampu mengentaskan permasalahan di masyarakat, sehingga inovasi dan program tidak hanya mendulang prestasi, tapi berkemanfaatan secara berkelanjutan dalam mewujudkan Denpasar Maju dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam,” ujar Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Polresta Denpasar Gelar Rapat Analisa dan Evaluasi Forum Konsultasi Publik 2026

Perkuat Transparansi dan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat

Loading

Published

on

By

Rapat Analisa dan Evaluasi Forum Konsultasi Publik Polresta Denpasar di Ruang Catur Prasetya
EVALUASI: Rapat Analisa dan Evaluasi terkait Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Polresta Denpasar, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Analisa dan Evaluasi Terkait Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Polresta Denpasar, Sabtu (22/8/2026).

Dengan dipimpin oleh Kabag Ren Polresta Denpasar AKP I Putu Agus Ady Wijaya, S.H. dan dihadiri para pejabat serta personel dari sejumlah satuan kerja, di antaranya Kanit Regident Sat Lantas, Ka SPKT, KBO Sat Reskrim, PS. Kauryamnin Sat Intelkam Polresta Denpasar, serta personel/staf masing-masing Satker yang ditunjuk.

Forum tersebut juga melibatkan unsur masyarakat sebagai bagian penting dalam memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik, yakni Ketua PHDI Kecamatan Denpasar Selatan, Ketua PHDI Kecamatan Denpasar Barat, perwakilan mahasiswa Universitas Warmadewa, Elisabeth International, dan STIKES Bina Usada, tokoh agama, tokoh adat, serta perwakilan media.

Kabag Ren Polresta Denpasar menyampaikan bahwa kegiatan FKP menjadi ruang komunikasi antara Kepolisian dan masyarakat untuk menyepakati serta mengevaluasi standar pelayanan publik. Transparansi menjadi salah satu prinsip utama dalam penyelenggaraan pelayanan, sehingga berbagai masukan dari masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan.

Selain membahas standar pelayanan, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai layanan Polisi 110 sebagai sarana quick response dalam memberikan bantuan Kepolisian kepada masyarakat.

Pada sesi berikutnya, Kanit Regident Sat Lantas Polresta Denpasar memaparkan standar pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM), mulai dari dasar hukum, persyaratan, hingga mekanisme pelayanan yang terbagi dalam tujuh zona, yakni zona pendaftaran, registrasi, identifikasi, pencerahan, uji teori, uji praktik, dan cetak SIM.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Terima Kunjungan Kemenlu RI

Sementara itu, KBO Sat Reskrim Polresta Denpasar menjelaskan standar pelayanan pada proses penyelidikan dan penyidikan. Pelayanan Reskrim mengedepankan prinsip profesional, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Disampaikan pula bahwa standar pelayanan Reskrim tidak hanya berorientasi pada kecepatan penanganan perkara, tetapi juga mencakup kepastian proses, perlindungan hak saksi, korban, tersangka maupun masyarakat, tertib administrasi, serta akuntabilitas setiap tindakan. SOP menjadi instrumen pengawasan dan pengendalian agar seluruh proses penyelidikan dan penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan bagian dari upaya Polresta Denpasar untuk memastikan pelayanan Kepolisian senantiasa terbuka terhadap evaluasi dan masukan masyarakat.

“Melalui Forum Konsultasi Publik ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pelayanan yang diberikan Polresta Denpasar benar-benar memenuhi standar, mudah diakses, transparan, serta memberikan kepastian kepada masyarakat. Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan,” ujar Kasi Humas.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam forum tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun pelayanan publik yang semakin responsif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan FKP Tahun 2026, Polresta Denpasar berharap terbangun komunikasi dua arah yang semakin kuat antara Kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tindaklanjuti Laporan Warga via Call Center 110, Polsek Dentim Datangi Lokasi Gangguan Musik Keras

Published

on

By

Polsek Dentim respons laporan gangguan musik keras
RESPONS LAPORAN: Personel Polsek Dentim saat merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur (Dentim) menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat yang disampaikan melalui Call Center Polri 110 terkait adanya gangguan suara musik keras yang mengganggu waktu istirahat warga di kawasan Jl. Dahlia 1, Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur, Jumat (21/8/2026) dini hari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Dentim yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Ipda I Wayan Suartana, S.H., langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi dan kondisi di lapangan.

Setibanya di lokasi, personel UKL Polsek Dentim tidak menemukan adanya aktivitas yang menghidupkan musik dengan suara keras. Petugas hanya mendapati sejumlah anak muda yang sedang duduk dan berbincang-bincang.

Dalam kesempatan tersebut, Pawas memberikan imbauan agar tetap menjaga ketertiban, tidak membuat keributan maupun menyalakan musik dengan volume keras, mengingat waktu sudah memasuki dini hari dan warga sekitar sedang beristirahat. Imbauan tersebut juga disampaikan sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Setelah diberikan imbauan, anak-anak muda tersebut kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing. Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center Polri 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Polsek Dentim mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi maupun laporan terkait gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110, sehingga setiap potensi gangguan dapat segera ditindaklanjuti oleh Kepolisian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Walikota Jaya Negara Terima Kunjungan Kemenlu RI
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pembudidaya Lokal Badung Kebagian Pasar, Hasil Ikan Diserap untuk 6.200 Paket Gemarikan

Published

on

By

Kepala Dinas Perikanan Badung Nyoman Suardana bersama pembudidaya lokal mengemas paket olahan ikan Gemarikan
KEMAS PAKET OLAHAN IKAN: Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M. (kanan) bersama pembudidaya dan pengolah lokal saat mengemas paket olahan ikan. (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Badung tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga menjadi pasar bagi pembudidaya maupun pengolah ikan lokal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M., mengatakan bahan baku paket olahan ikan dalam program Gemarikan berasal dari pembudidaya dan pengolah lokal, yakni Kelompok Ikan Tunjung Putih yang juga berkolaborasi dengan kelompok pembudidaya di Kabupaten Badung guna pemenuhan bahan baku.

“Sehingga program ini juga turut mendukung sektor perikanan lokal,” katanya, Kamis (20/8/2026).

Paket Gemarikan tersebut berisi ikan nila, ikan lele, hingga abon tuna yang siap dikonsumsi. Hasil budidaya dan olahan masyarakat lokal tersebut kemudian disalurkan sebagai bagian dari program pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.

“Tahun ini, Pemkab Badung menargetkan penyaluran 2.000 paket olahan ikan untuk pencegahan stunting. Paket tersebut dibagikan dalam 10 tahap di 10 desa sasaran, dengan masing-masing desa mendapat 200 paket,”ujarnya.

“Secara khusus paket ini diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” sambung Suardana.

Selain itu, pihaknya juga rutin menyalurkan 350 paket olahan ikan setiap bulan. Sasarannya balita yang membutuhkan peningkatan status gizi atau berpotensi mengalami stunting.

“Jika digabung dengan berbagai kegiatan distribusi lainnya sepanjang 2026, total paket olahan ikan yang akan disalurkan kepada masyarakat Badung mencapai 6.200 paket,” jelasnya.

Dengan skema tersebut, Gemarikan tidak hanya menjadi program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi hasil budidaya dan olahan ikan lokal untuk terserap. Pembudidaya dan pengolah ikan Badung pun ikut mendapat manfaat dari program pemerintah tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ribuan Penonton Padati Nobar Semifinal Piala Asia U-23 di Dharma Negara Alaya Denpasar
Lanjutkan Membaca