Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Resmi Ditutup, Antusiasme Masyarakat Meningkat pada Peringatan Bulan Bung Karno VI 2024

BALIILU Tayang

:

bulan bung karno bali
BBK DITUTUP: Bulan Bung Karno VI Tahun 2024 resmi ditutup oleh Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan I Made Sudarsana di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali pada Minggu (30/6/2024)  (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Digelar selama sebulan penuh, peringatan Bulan Bung Karno VI Tahun 2024 resmi ditutup oleh Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan I Made Sudarsana. Acara penutupan di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali pada Minggu (30/6/2024) dihadiri pimpinan perangkat daerah Provinsi Bali serta para juara lomba yang digelar serangkaian peringatan BBK VI Tahun 2024.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata dalam laporannya menyampaikan adanya peningkatan antusiasme masyarakat dalam mengikuti ragam kegiatan dan lomba yang dilaksanakan serangkaian peringatan BBK tahun ini. Ngurah Wiryanata kemudian memaparkan sejumlah lomba yang tahapannya sudah dimulai sejak bulan Februari 2024. Ada lomba pidato, lomba film pendek, lomba film dokumenter, lomba musikalisasi puisi dan lomba poster. Seluruh lomba yang digelar bertalian dengan tema BBK Tahun 2024 yaitu “Berdaulat dalam Politik, Ngrombo Wujudkan Pemilukada Damai 2024”.

Ditambahkan olehnya, seluruh lomba berbasis audio visual/konten kreatif dengan memanfaatkan media sosial sebagai media tayang/publikasi. Ia bersyukur karena lomba yang dilaksanakan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tercatat 135 karya/konten kreatif berpartisipasi dalam lomba yang memperebutkan total hadiah mencapai Rp 166,5 juta. Besarnya antusiasme masyarakat juga tercermin dari peningkatan jumlah followers media sosial Badan Kesbangpol Provinsi Bali. “Jumlah followers kita bertambah 6.500 serta yang like dan menonton lebih dari 29.630 orang. Ini luar biasa,” cetusnya.

Ngurah Wiryanata menambahkan, BBK VI juga diisi dengan kegiatan bhakti sosial ngrombo berupa pembagian sembako dan uang sekolah dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrem. Kegiatan ini sepenuhnya dilaksanakan dengan biaya dari urunan anggota Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), yang apabila diuangkan jumlahnya lebih dari 1,7 miliar rupiah.

Baca Juga  Dewan Setujui Perda PWA, Gubernur Koster Apresiasi dan Segera Tindaklanjuti ke Pusat

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial dari Ormas se-Bali, tanpa membebani APBD,” ungkapnya sembari menyampaikan bahwa sasaran kegiatan ini adalah masyarakat miskin ekstrem/kurang mampu, yatim piatu dan disabilitas di seluruh pelosok Bali. Hingga akhir bulan Juni 2024 menurutnya  telah dilaksanakan sebanyak 38 kali bhakti sosial dengan kegiatan meliputi penyaluran paket sembako, bantuan uang sekolah, kursi roda, pakaian dan kelengkapan sekolah, donor darah, pemeriksaan kesehatan dan mata gratis, pelatihan MC dan berkendara, pijat gratis, pameran UMKM, dan lain sebagainya. “Bersama Ormas, kami juga nyekar ke Makam Bung Karno di Blitar,” imbuhnya.

Pj. Gubernur Bali dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang PMK I Made Sudarsana menyampaikan bahwa peringatan BBK yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Juni adalah bentuk komitmen dan rasa hormat kepada Bung Karno. Pj. Gubernur berharap, penghormatan kepada Bung Karno tak hanya berhenti pada peringatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Yang lebih penting menurutnya adalah pendalaman tentang ajaran Bung Karno melalui pengembangan kemampuan sehingga apapun tantangan yang dihadapi bisa diubah menjadi sebuah peluang.

Atas nama Pemprov Bali, ia menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang dengan semangat gotong-royong telah menyukseskan rangkaian kegiatan BBK VI Tahun 2024. “Saya mengapresiasi semangat gotong-royong yang ditunjukkan masyarakat mulai tingkat desa/kelurahan hingga Provinsi Bali dalam melaksanakan kegiatan Bulan Bung Karno selama sebulan penuh,” pungkasnya.

Dalam acara penutupan BBK VI Tahun 2024 diserahkan hadiah kepada para pemenang lomba. Pada kategori Lomba Pidato, Juara I diraih Michael Benedictus, disusul I Made Moga Karisma dan Ni Ketut Kartini yang menempati peringkat II serta III. Sedangkan juara favorit diraih I Made Moga Karisma.

Baca Juga  Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali

Berikutnya untuk kategori film pendek, Juara I, II, III dan favorit berturut-turut diraih Ketut Arianto, I Putu Sanny Khrisna Permana, Kanaya Maharanee Wijaya dan Komang Gede Samudra Artajaya. W.

Juara I lomba film dokumenter ditempati Ni Made Dharma Adnyaswari. Sedangkan Ni Komang Illa Berliana Janu dan Lyon Wicky Chandra harus puas menempati peringkat II dan III. Juara favorit pada kategori ini diraih Ni Made Yasmin Indrawati.

Selanjutnya untuk lomba musikalisasi puisi, Juara I disabet I Nyoman Sedana Yoga Anugraha diikuti Ir. Basilius Budi Dharma dan Kadek Ryo Aryawan pada peringkat II dan III. Sedangkan juara favorit lomba musikalisasi puisi jatuh pada Kadek Ryo Aryawan. Terakhir untuk kategori lomba poster, Juara I diraih Hans Budi Liemantara, Juara II Gede Esa Nathan Dinata, Juara III Komang Krisna Gangga Bayu dan Juara Favorit, Komang Dede Arianata.

Juara I pada masing-masing lomba berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp 15 juta. Sedangkan untuk Juara II dan III, memperoleh Rp 12 juta dan Rp 7 juta. Sementara untuk juara favorit mendapat hadiah uang tunai Rp 4,5 juta. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

HUT Ke-55 STT Tunjung Mekar, Bupati Adi Arnawa: Tingkatkan Kualitas SDM agar Mampu Berdaya Saing

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri perayaan HUT ke-55 STT Tunjung Mekar di Lapangan Umum Patih Gentir Munggu
HADIRI HUT: Bupati Badung Wayan Adi Arnawa saat menghadiri perayaan HUT ke-55 STT Tunjung Mekar, Banjar Sedehan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, di Lapangan Umum Patih Gentir Munggu, Jumat (4/9/2026) malam. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Puncak perayaan HUT ke-55 STT Tunjung Mekar, Banjar Sedehan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, berlangsung meriah di Lapangan Umum Patih Gentir Munggu, Jumat (4/9/2026) malam. Mengusung tema “Tunjung Mekar Amplify”, kegiatan ini menjadi momentum generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan desa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana kreativitas sebesar Rp 20 juta kepada STT Tunjung Mekar guna mendukung pengembangan potensi kepemudaan. Acara juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru oleh Jero Bendesa Adat Munggu melalui prosesi penyerahan kalung, sertifikat, plakat penghargaan kepada pengurus lama, serta penyerahan pataka organisasi sebagai simbol estafet kepemimpinan.

Aksi kepedulian sosial turut mewarnai acara dengan penyerahan bantuan kursi roda dan sembako kepada warga bernama Gede Miarta, yang diwakili Kelihan Dinas Banjar Sedehan. Bantuan diserahkan oleh Nyonya Rasniathi Adi Arnawa selaku Ketua Pembina Komunitas Badung Peduli.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan selamat dan berharap pengurus baru mampu melaksanakan visi misi organisasi. Ia juga mengingatkan generasi muda untuk menjaga Desa Munggu sebagai desa wisata dengan mempertahankan persatuan dan semangat menyama braya. Menghadapi arus pariwisata dan budaya luar, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM agar masyarakat lokal berdaya saing.

“Jangan sampai kita terlena dan hanya bangga karena banyak wisatawan datang. Di balik perkembangan pariwisata tersebut, kita harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan SDM, sehingga kita tidak menjadi penonton di rumah sendiri,” ujarnya.

Bupati menjelaskan komitmen Pemkab Badung dalam meningkatkan SDM, seperti program beasiswa anak petani, pembangunan jalan baru, serta penataan pantai. Ia pun mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan keamanan demi keberlanjutan pariwisata. “Mari kita bersama-sama menjaga pariwisata, dengan menjaga lingkungan, menjaga keamanan, dan membangun ekosistem ekonomi agar terus bangkit,” ucap Adi Arnawa.

Baca Juga  Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali

Sementara itu, Ketua Panitia I Made Rai Nikayasa menyampaikan bahwa organisasi dapat berjalan berkat dukungan seluruh anggota dan masyarakat. STT Tunjung Mekar berkomitmen menghadirkan kegiatan kreatif dan memperkenalkan potensi generasi muda Munggu ke kancah luas melalui bidang musik.

“Kami ingin STT Tunjung Mekar selalu menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berkreasi, dan menampung aspirasi demi memajukan Desa Munggu,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Badung dalam pelestarian budaya, termasuk melalui ajang ogoh-ogoh. “Kami sangat bersyukur atas dukungan dan dorongan dari Pemerintah Kabupaten Badung. Kami akan terus menjaga dan melestarikan budaya, khususnya melalui kegiatan ogoh-ogoh yang selama ini mendapat dukungan penuh dari Bapak Bupati Badung dan telah memberikan ruang bagi kami untuk berkarya,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan pergelaran musik. Turut hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD Provinsi Bali Wayan Bawa, anggota DPRD Badung Wayan Edi Sanjaya dan Made Rai Wirata, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel, serta Jero Bendesa Adat Munggu. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gelar Pertemuan di Hambalang, Presiden Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Rosan Roeslani, Menteri Bahlil Lahadalia, dan jajaran Danantara di kediamannya Hambalang Bogor
TERIMA MENTERI: Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Hambalang, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026.

Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa percepatan hilirisasi menjadi salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Percepatan hilirisasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri, memperkuat investasi, serta menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia,” demikian keterangan tertulis Seskab.

Selain hilirisasi, Presiden menerima laporan perkembangan pelaksanaan instruksinya terkait penataan dan perampingan BUMN. Hingga saat ini, sebanyak 290 BUMN telah ditutup dan langkah tersebut disebut telah menghasilkan penghematan anggaran negara hingga Rp 50 triliun.

Proses konsolidasi tersebut akan terus dilanjutkan dengan target penutupan sedikitnya 700 BUMN lainnya hingga akhir Desember 2026 sebagai bagian dari upaya menyederhanakan struktur perusahaan negara. Melalui restrukturisasi BUMN tersebut, diproyeksikan dapat menghasilkan efisiensi anggaran hingga Rp 100 triliun.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa penataan BUMN harus dilakukan secara terukur dan menyeluruh. Langkah tersebut diarahkan agar perusahaan negara memiliki struktur yang lebih efisien, sehat, profesional, serta mampu memberikan kontribusi yang optimal bagi perekonomian nasional.

“Bapak Presiden menegaskan pentingnya penataan BUMN dilakukan secara terukur dan menyeluruh untuk menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih efisien, sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional,” pungkas Seskab.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (gs/bi)

Baca Juga  Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lewat RUU Masyarakat Adat, Kariyasa: Dapat Perkuat Perlindungan Pura Luhur Poten

Published

on

By

Anggota Komisi VIII DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana bersama tim kunjungan kerja di Pura Luhur Poten Probolinggo Jawa Timur
KUNKER: Anggota Komisi VIII DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana bersama Tim melakukan kunjungan Kerja spesitik ke Pura Luhur Poten, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (3/9/2026). (Foto: dpr.go.id)

Probolinggo, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VIII DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana menilai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Adat dapat menjadi momentum penting untuk memberikan kepastian hukum terhadap keberadaan tempat-tempat suci yang selama ini dijaga masyarakat adat, termasuk Pura Luhur Poten di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Kariyasa mengatakan keberadaan pura dan ruang adat masyarakat Tengger perlu mendapatkan perlindungan yang jelas agar dapat terus dilestarikan. Menurutnya, masyarakat Tengger telah memiliki tradisi dan tempat ibadah tersebut jauh sebelum Indonesia merdeka sehingga keberadaannya perlu mendapat perhatian dalam penyusunan regulasi mengenai masyarakat adat.

“Kami dari Komisi VIII menuju ke Tengger itu diberikan penjelasan, sebenarnya sudah ada sebelum Indonesia. Mereka pun sudah ada pura ini, walaupun bentuknya tidak seperti ini. Ketika banyak umat Tengger sering sembahyang di sini, pura ini menjadi diperluas dan diperlebar,” ujar Kariyasa usai mengikuti Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI ke Komunitas Hindu Tengger, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (3/9/2026).

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu mengatakan Pura Luhur Poten selama ini terus digunakan umat Hindu Tengger untuk beribadah dan secara bertahap mengalami perbaikan. Namun, status lahan pura yang berada di kawasan hutan perlu mendapatkan kepastian agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Tentu statusnya ini harus jelas. Karena bagaimanapun kalau kita melihat beberapa aset yang ada, pura-pura di seluruh Indonesia, termasuk kemarin di Rawamangun, itu sudah ada kepastian, disertifikatkan, sehingga itu sudah dimiliki oleh umat dan pengemponnya,” jelasnya.

Kariyasa mendorong agar pembahasan RUU Masyarakat Adat nantinya turut memberikan ruang bagi perlindungan terhadap tempat-tempat suci yang memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat adat. Ia menilai masyarakat Tengger merupakan salah satu komunitas yang selama ini konsisten menjaga adat, alam, hutan, serta tempat suci mereka.

Baca Juga  Jaga Netralitas Jelang Pilkada, Satgas Netralitas ASN/Non-ASN Lakukan Sidak ke Distan Pangan dan Disdikpora Bali

“Masyarakat adat itu kan ada sebelum Indonesia merdeka dan itu menjaga kelangsungan adat-adat, menjaga hutan, menjaga tempat-tempat suci. Tentu kita inginkan nanti ketika undang-undang itu disahkan, melibatkan masyarakat adat yang ada di Tengger ini,” katanya.

Menurutnya, kepastian status Pura Luhur Poten bukan hanya menyangkut kepentingan umat Hindu Tengger dalam menjalankan ibadah, tetapi juga berkaitan dengan upaya pelestarian budaya dan lingkungan. Karena itu, perlindungan terhadap pura dan masyarakat yang menjaganya perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya mempertahankan warisan adat.

Kariyasa menambahkan, keberadaan adat dan Pura Luhur Poten juga memiliki dampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Kawasan Tengger selama ini menjadi tujuan wisata alam sekaligus wisata spiritual yang ramai dikunjungi wisatawan.

“Sekarang di sini kan wisata itu cukup ramai. Ada wisata spiritual, kemudian wisata alam dan sebagainya. Tentu tidak lepas dari rakyatnya dengan menjaga pura dan adat-adat itu sendiri,” pungkas Legislator Dapil Bali tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca