Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Respon Cepat Temuan Kasus DBD di Kawasan Sekuta Sanur

Puskesmas II Denpasar Selatan Lakukan Fogging Focus

Loading

BALIILU Tayang

:

Petugas saat melakukan fogging di sekitar penemun kasus DBD di Sekuta Sanur. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Menindaklanjuti laporan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kawasan Jalan Sekuta, Kelurahan Sanur Denpasar Selatan, Pemerintah Kota Denpasar melalui Puskesmas II Denpasar Selatan melaksanakan giat fogging fokus di lokasi tersebut pada Kamis, 9 Februari 2023.

Kepala Puskesmas II Denpasar Selatan, dr. Ida Ayu Ketut Martini saat dihubungi mengatakan giat fogging di lokasi ini dilaksanakan oleh tim dari Puskesmas II Denpasar Selatan dibantu aparat lingkungan sekitar. Di Banjar Sekuta menindaklanjuti penderita DBD 1 orang.

“Setelah itu tim jumantik melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) ke disekitarnya juga ditemukan penderita panas sebanyak 2 orang. Kemudian kami lanjutkan dengan pemeriksaan 45 rumah dengan hasil penemuan jentik ada di 9 rumah. Sehingga dilakukan fogging fokus,” ujarnya.

Untuk mencegah penyebaran kasus dilakukan pemeriksaan jentik secara rutin setiap hari. Namun demikian, untuk fogging harus ada indikasi tertentu seperti ada penderita yang sudah didiagnosa sakit DBD.

“Sistem tracking dalam kasus DB dilakukan dengan pelacakan di area 200 meter dari penderita DBD. Hal ini untuk cek ada warga panas atau tidak. Setelah itu dilakukan pengecekan adanya jentik di area sekitarnya,” tambahnya.

dr. Ida Ayu Ketut Martini berharap agar masyarakat lebih waspada dan secara aktif melakukan 3 M plus sebagai cara pencegahan awal dari penyakit DBD.
“Lebih intensif menjaga kebersihan lingkungan sekitar, dengan melakukan gotong royong menghilangkan tempat – tempat yang memungkinkan nyamuk berkembang biak seperti timbunan sampah plastik, pohon – pohon yang terlalu rimbun dan genangan air sebagai tempat nyamuk berkembang biak,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Kelurahan Padangsambian Gelar Pendataan Penduduk non Permanen
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Petugas Gabungan Dishub Badung Tertibkan Truk Parkir Liar di Jalur Terminal Mengwi

Published

on

By

Petugas gabungan Dishub Badung menertibkan puluhan truk yang parkir liar di bahu Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, kawasan Terminal Mengwi.
AKSI PENERTIBAN: Tim gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung melangsungkan aksi penertiban puluhan truk yang melakukan pelanggaran parkir liar di sepanjang bahu Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, area Terminal Mengwi, Badung, pada Rabu (5/8/2026) pagi. (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Tim gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung melangsungkan aksi penertiban puluhan truk yang melakukan pelanggaran parkir liar di sepanjang bahu Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, area Terminal Mengwi, Badung, pada Rabu (5/8/2026) pagi. Langkah penataan jalan ini langsung membuat area depan terminal bersih dari deretan kendaraan barang yang biasa memicu hambatan lalu lintas.

“Tadi saat penertiban kira-kira ada mungkin 30 lebih (truk) ya. Jumlah segitu saja kita lihat sudah mampu memberikan hambatan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Badung Anak Agung Gde Rahmadi, usai kegiatan penertiban, Rabu (5/8/2026).

Agung Rahmadi menegaskan, aksi parkir liar di sepanjang jalur Nasional penghubung Denpasar-Gilimanuk di kawasan Terminal Mengwi ini sudah terjadi sejak lama. Penertiban dan pengawasan akan terus dilakukan agar tidak terjadi lagi aksi parkir liar. Dalam kegiatan kali ini, petugas tidak memberlakukan tilang, melainkan hanya teguran persuasif.

Pemerintah daerah menilai perilaku sopir yang memarkirkan armada di tempat terlarang dipicu oleh kebiasaan saling mengikuti antar-pengemudi. Sebagai langkah cepat pencegahan, pihak Dishub Badung akan menambah rambu serta spanduk larangan di lokasi penertiban.

“Pertama, karena sopir itu orang mobile, jadi dia tidak tahu ada larangan (orang parkir), dia ikut. Solusi berkembang yang paling cepat dilakukan memasang spanduk dilarang parkir,” tutur Agung Rahmadi.

Pengadaan lahan untuk parkir truk muatan barang, kata Rahmadi, memang cukup diperlukan. Untuk memberikan solusi jangka panjang bagi angkutan barang, Pemkab Badung berkoordinasi dengan BPTD dan Pemerintah Provinsi Bali guna pengadaan lahan parkir resmi.

“Tapi itu kan perlu diputuskan, itu baru rencana begitu,” kata dia.

Mengingat keterbatasan personel dinas dan kepolisian, pengawasan harian di jalur tersebut nantinya akan dibantu oleh unsur masyarakat adat lokal. Penjagaan rutin oleh pecalang dan linmas diharapkan mampu mensterilkan bahu jalan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Siap Kolaborasi dan Dukung Program WHDI

“Untuk mempertahankan situasi adalah dari pihak Desa Adat setempat, dari Pekembar juga, dan kita patroli tetap. Penjagaan rutinnya di masyarakat setempat yang membutuhkan untuk kelancaran lalu lintas,” imbau Anak Agung Gde Rahmadi.

Jajaran Satlantas Polres Badung menegaskan mayoritas pengemudi beralasan menghentikan kendaraan untuk mendinginkan rem serta beristirahat sejenak. Polisi mendata ada puluhan truk bermasalah dan akan berkoordinasi dengan pihak Pelabuhan Gilimanuk terkait pola jadwal bongkar muat kapal.

“Beberapa sopir sudah kami mintai keterangan, alasannya untuk mendinginkan ban supaya rem tidak blong dan karena mengantuk. Kami akan koordinasi juga dengan rekan-rekan di Gilimanuk untuk minta informasi terkait bongkaran muat di sana,” terang Kasatlantas Polres Badung, AKP Ni Luh Tiviasih.

Mengenai sanksi penilangan di tempat bagi kendaraan parkir sembarangan, kepolisian saat ini masih menerapkan pola imbauan dan evaluasi harian. Penindakan tilang baru akan diterapkan setelah mendapat petunjuk operasional resmi dari pimpinan Korlantas maupun Polda Bali.

“Sementara untuk penindakan tilang, kami menunggu perintah lebih lanjut dari pimpinan kami, dari Kakorlantas atau dari Direktorat Lalu Lintas di Polda Bali. Kalau memang dari pimpinan sudah menegaskan kembali terkait dengan tilang, kami akan laksanakan itu,” ucap AKP Ni Luh Tiviasih. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

“Karya Atma Wedana” Massal di Desa Adat Tuban

Bupati Adi Arnawa Sebut Pelestarian Tradisi Jadi Fondasi Utama Pariwisata Daerah

Loading

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung Anom Gumanti menghadiri puncak Karya Atma Wedana atau Nyekah Massal di Desa Adat Tuban.
HADIRI KARYA ATMA WEDANA: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti saat menghadiri Puncak Karya Atma Wedana/Nyekah Massal Desa Adat Tuban di Lapangan Basket Desa Adat Tuban, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Rabu (5/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pelestarian adat, agama, tradisi, dan budaya menjadi agenda strategis Pemerintah Kabupaten Badung di tengah dinamisnya pertumbuhan sektor pariwisata. Komitmen ini ditegaskan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti saat menghadiri (nodya) puncak Karya Atma Wedana/Nyekah Massal Desa Adat Tuban di Lapangan Basket Desa Adat Tuban, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Rabu (5/8).

Bupati menilai kekayaan budaya masyarakat bukan sekedar identitas, melainkan fondasi utama yang menopang keberlanjutan ekonomi pariwisata. Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan menjaga nilai-nilai warisan leluhur agar pembangunan berjalan selaras dengan karakter lokal Bali sebagai destinasi dunia.

Tiyang tidak henti-hentinya memanjatkan puja astuti dan rasa syukur kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa, sehingga upacara Atiwa-tiwa dan Atma Wedana di Desa Adat Tuban ini dapat berjalan lancar, presida memargi antar labda karya sida purna sida sidaning don. Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini tiyang sedang mengebut perbaikan infrastruktur, khususnya di daerah-daerah pariwisata, dengan segala cara saya berupaya membangun infrastruktur yang baik agar perekonomian daerah kita meningkat, sehingga tetap bisa memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan upacara yang dilaksanakan Masyarakat,” jelas Adi Arnawa.

Pemkab Badung kini juga fokus menata kawasan strategis untuk menjaga kenyamanan wisatawan yang berimplikasi langsung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Dalam waktu dekat kami juga sedang menata akses luar bandara agar tampilannya rapi, tidak kumuh, dan memberikan kesan berbeda bagi orang yang baru datang ke Bali. Kita harus menunjukkan bahwa Bali memang layak menjadi destinasi kunjungan internasional. Daerah kita ini hidup dari pariwisata, PAD Kabupaten Badung pun bersumber dari pariwisata,” kata Bupati.

Baca Juga  Inovasi Pemkot Denpasar Masuk Top 99 Nasional, Jaya Negara Paparkan Inovasi ‘’Aku Waras” dan ‘’Nayaka Prana”

Di hadapan krama Desa Adat Tuban, Bupati Adi Arnawa turut menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk memastikan seluruh program kerja dan jaminan sosial tersampaikan secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Saya minta kepada Camat, Lurah, dan para Kaling untuk menyampaikan program sosial hingga peningkatan SDM yang telah dijalankan tersampaikan kepada masyarakat, pastikan jangan sampai ada warga yang memenuhi syarat tetapi tidak terdaftar dalam program ini,” pintanya.

Kegiatan yang bertepatan dengan upacara ngekeb, metatah, dan puncak karya ini diikuti oleh 44 peserta sawa nyekah dan 84 peserta metatah.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Kuta I Made Agus Suantara, Camat Kuta Selatan I Kadek Laksana, Lurah Tuban I Dewa Gede Saka Putra, Bendesa Adat Tuban I Wayan Mendra, jajaran Prawartaka Karya, serta krama Desa Adat Tuban. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dekranasda Badung Terima Studi Tiru Dekranasda Kota Semarang

Published

on

By

Ketua Dekranasda Rasniathi Adi Arnawa menerima kunjungan kerja dan studi tiru Dekranasda Kota Semarang di Puspem Badung.
TERIMA KUNKER: Ketua Dekranasda Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menerima kunjungan kerja sekaligus studi tiru Kota Semarang di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (5/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menerima kunjungan kerja sekaligus studi tiru dari Dekranasda Kota Semarang. Rombongan dipimpin langsung oleh Plh. Ketua Umum Dekranasda Kota Semarang, Nyonya Vianney Ratna Manikamawi, bersama jajaran pengurus. Kegiatan berlangsung di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Kompleks Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Rabu (5/8).

Kunjungan ini diharapkan melahirkan pertukaran gagasan yang bermanfaat, mempererat persaudaraan antar-kedua daerah, serta untuk terus memajukan dunia kerajinan rakyat berbasis kearifan lokal, demi kesejahteraan para pengrajin dan kemajuan perekonomian masyarakat.

Dalam penyambutannya, Ketua Dekranasda Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyambut baik dan merasa terhormat atas kehadiran rombongan. “Kehadiran rombongan dari Kota Semarang merupakan momen berharga untuk saling berbagi, saling belajar, dan saling menginspirasi. Semoga diskusi hari ini saling memperkaya wawasan dan membuka jalan kerja sama yang bermanfaat bagi kedua belah pihak. Segala pembelajaran yang diperoleh semoga dapat diterapkan dengan baik di Semarang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Semarang, Nyonya Listyati Purnama Rusdiana, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerja serta studi banding ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM kerajinan di Kota Semarang melalui pembelajaran langsung dan pertukaran pengalaman serta wawasan bersama Dekranasda Kabupaten Badung, sekaligus mempererat silaturahmi dan kerja sama kedua daerah.

“Kunjungan ini bertujuan mempelajari secara mendalam strategi pelaksanaan program pengembangan kerajinan berbasis komunal atau kerakyatan yang telah berjalan sukses di Kabupaten Badung. Pengalaman tersebut akan dijadikan acuan dalam menyusun program pembinaan pengrajin di Semarang, serta memperoleh praktik terbaik terkait pembinaan kualitas produk, penguatan kapasitas pengrajin, hingga strategi pemasaran dan promosi karya kerajinan,” ucapnya.

Baca Juga  Mantapkan Edukasi Soal Posyandu 6 SPM, Pemkot Denpasar Libatkan OPD Pengarah untuk Sampaikan Program Terkait 

Turut hadir mendampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung, Ketua DWP. Badung dan Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca