Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Respon Cepat, Walikota Jaya Negara Tinjau Pembersihan Sungai Tuka Teba Desa Pemecutan Kelod

BALIILU Tayang

:

jaya
BERSIHKAN SUNGAI: Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa beserta OPD terkait dan para relawan pecinta sungai turun langsung membersihkan aliran sungai yang diperkirakan tercemar hingga 1 kilometer pada Sabtu (19/8). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Sungai Tukad Teba, Desa Pemecutan Kelod yang sempat dipenuhi sampah beberapa hari lalu langsung mendapat respon Pemkot Denpasar. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa serta Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana beserta OPD terkait dan para relawan pecinta sungai turun langsung membersihkan aliran sungai yang diperkirakan tercemar hingga 1 kilometer pada Sabtu (19/8).

Pasukan hijau dan biru Pemkot Denpasar yang berjumlah ratusan orang dibantu relawan dari Komunitas Peduli Sungai (KPS) Kota Denpasar, Komunitas Sungai Watch, Komunitas Pancawara hingga berbagai elemen bahu-membahu membersihkan sungai. Dalam kurun waktu 2-3 jam aliran sungai yang letaknya sulit dijangkau oleh masyarakat itu kembali bersih.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menyayangkan kejadian ini. Dimana, dengan rutin dan sigapnya Pasukam Biru dan Pasukan Hijau Kota Denpasar dalam membersihkan sungai, masih ditemukan sampah di aliran sungai. Hal ini menurut Jaya Negara disebabkan oleh letak sungai yang sangat di dalam dan diperkirakan jarang warga berinteraksi di aliran sungai tersebut. Bahkan, 2 eskavator yang dikerahkan sulit menjangkau lokasi lebih dalam.

“Letak sungai jauh ke dalam, diperkirakan jarang ada interaksi masyarakat disana. Sehingga tim kami tidak dapat memantau hingga kesana. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat dapat menginformasikan hal semacam ini kedepannya,” ujarnya.

Lebih lanjut Walikota Jaya Negara menduga, posisi sungai jauh ke dalam ini dimanfaatkan beberapa oknum untuk membuang sampah sembarangan hingga menumpuk seperti ini. Pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Kita sudah siapkan truck, TPS hingga bank sampah.

“Sudah banyak disiapkan jasa-jasa pengangkut sampah, termasuk swakelola sampah, tolong jangan lagi membuang sampah ke sungai. Masak kayu besar, ban bahkan bantal kasur dibuang ke sungai,” ujarnya.

Baca Juga  Jaya Negara Serahkan Hadiah Lomba Literasi

Dalam hal tersebut Jaya Negara mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Pihaknya juga akan tindak tegas pelaku pembuang sampah sesuai dengan perda yang ada.

“Mari kita bahu-membahu menjaga kebersihan, agar semua bisa terselesaikan dan tentunya tidak ada banjir ketika musim hujan tiba,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Jaya Negara berterima kasih kepada seluruh pihak seperti Pasukan Biru Dinas PU Kota Denpasar, pasukan hijau DLHK Kota Denpasar, Badan Wilayah Sungai Kota Denpasar, Kementrian PU, pihak desa setempat, Komunitas Peduli Sungai (KPS) Kota Denpasar, Komunitas Sungai Watch, Komunitas Pancawara hingga berbagai elemen lainnya.

Sementara salah satu Komunitas Sungai Watch, Gary Bencheghib dan Sam Bencheghib mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar atas respon cepatnya. Ratusan orang dikerahkan, ini sangat bagus. Ke depan dirinya berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai.

“Sekarang sudah bersih, mari kita jaga bersama agar masyarakat bisa memancing lagi di sungai,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Ketua WHDI Badung Gelar Aksi Sosial di Pura Taman Mumbul

Ajak Wanita Hindu Bumikan “Tri Hita Karana“

Loading

Published

on

By

Aksi Sosial WHDI Badung di Pura Taman Mumbul
TEBAR IKAN: Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta menebar ikan saat acara aksi sosial di Kawasan Suci Pura Taman Mumbul, Desa Adat Sangeh, Jumat (11/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung bersama pengurus WHDI Kecamatan Abiansemal menggelar aksi sosial dan persembahyangan bersama di Kawasan Suci Pura Taman Mumbul, Desa Adat Sangeh, Jumat (11/9). Aksi nyata ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Rahina Tilem Ketiga.

Kegiatan bernuansa spiritual dan kemanusiaan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta. Turut mendampingi Bendesa Adat Sangeh I Gusti Agung Bagus Adi Wiputra, serta Perbekel Sangeh I Made Werdiana.

Dalam acara tersebut, Nyonya Yunita Alit Sucipta membeberkan poin utama tujuan kegiatan, yakni sebagai media edukasi dan implementasi nyata filosofi kehidupan umat Hindu di Bali. “Kami pengurus WHDI Kabupaten Badung bersama dengan pengurus WHDI Kecamatan Abiansemal pada hari ini, Rahina Tilem Ketiga, melaksanakan aksi sosial dan persembahyangan bersama di Pura Taman Mumbul, Desa Adat Sangeh. Tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana kami menerapkan dan mengajarkan bahwa ajaran Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sebagai wujud nyata filosofi hubungan harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam tersebut, jajaran WHDI melakukan penaburan benih ikan dan penanaman pohon sebagai wujud Werti Pratiwi. Kegiatan dilanjutkan dengan persembahyangan bersama, aksi mereresik atau pembersihan lingkungan pura, serta penyerahan paket sembako kepada para pemangku dan pengelola Pura Taman Mumbul.

Melalui aksi sosial di kawasan suci ini, Yunita Alit Sucipta berharap vibrasi positifnya dapat membawa kebaikan, rasa kebersamaan, serta kedamaian yang meluas bagi seluruh masyarakat di wilayah Badung.

“Berkaitan dengan hal ini, para pengurus WHDI Jagat Badung melaksanakan Tri Hita Karana di tempat ini. Semoga ini menjadi wujud bakti kita bersama kepada Ida Sesuhunan, semoga kita semua diberikan kerahayuan, kerahajengan, serta jagat Badung diberikan kedamaian, kebersamaan, dan kemakmuran,” tambahnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Buka Musorkot KONI Denpasar 2024

Melalui momentum ini, panitia berharap kebersamaan antar-pengurus WHDI semakin erat. Kegiatan ini juga menjadi peneguh posisi wanita Hindu agar senantiasa menjadi benteng utama dalam melestarikan seni, adat, budaya, tradisi, serta agama Hindu di Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Badung Apresiasi Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Perubahan APBD 2026

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD Badung
BERI KETERANGAN: Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan keterangan usai menghadiri Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama, dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung di Ruang Sidang Utama Gosana Sekretariat DPRD Badung, Jumat (11/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Apresiasi tersebut disampaikan seusai Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama di Ruang Sidang Utama Gosana Sekretariat DPRD Badung, Jumat (11/9).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti. Turut hadir Pimpinan dan anggota DPRD Badung, Forkopimda, Sekda Badung IB Surya Suamba, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, Direksi Perusahaan Daerah, serta Tenaga Ahli DPRD Badung.

Dalam rapat tersebut, para fraksi menyampaikan berbagai masukan, catatan, dan rekomendasi strategis untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Menanggapi hal tersebut, Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi dan dukungan yang ditunjukkan oleh pihak legislatif.

“Secara prinsip saya mendengar dari pemandangan umum fraksi-fraksi bahwa yang pertama adalah sepakat dan mendukung bahwa langkah kami terkait dengan pengalokasian anggaran yang lebih banyak pada sektor infrastruktur dengan total 59,23% dari total Belanja. Bahwa ini merupakan komitmen kami dalam meningkatkan infrastruktur untuk menunjang pariwisata,” jelasnya.

Adi Arnawa menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi jawaban utama untuk menjawab tantangan arus pariwisata yang deras. Melalui alokasi jumbo tersebut, Pemkab Badung fokus membenahi fasilitas yang dikeluhkan masyarakat serta membangun jaringan jalan fundamental demi konektivitas antarwilayah.

“Yang kedua saya melihat bahwa dari performa pendapatan yang dari Rp. 10,3 triliun di APBD Induk menjadi Rp. 10,5 triliun. Yang terdiri dari PAD itu sekitar Rp. 9,5 triliun menjadi Rp. 9,7 triliun lebih Ini menunjukkan bahwa eksekutif dalam hal ini sangat-banyak serius dan penuh optimisme untuk menghadapi tantangan-tantangan sekaligus problem yang kami hadapi terkait dengan menjaga pariwisata untuk tetap berkelanjutan sebagaimana komitmen kita bersama,” urainya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Buka Rakor Kinerja Pemantapan Pembangunan Kota Denpasar 2023

Mengenai catatan fraksi tentang wilayah Kuta yang dinilai belum tersentuh penataan, Adi Arnawa menjelaskan bahwa pembangunan di kawasan ikonik tersebut sebenarnya sudah berjalan secara bertahap. Pemkab Badung terus melakukan beautifikasi, penataan pedestrian, serta perbaikan utilitas untuk membangkitkan kembali citra pariwisata Kuta.

“Tapi sekali lagi saya sampaikan bahwa semua ini tidak akan cukup dengan politik anggaran kami, dengan komitmen kami, tetapi juga kami berharap dukungan dari semua stakeholder, masyarakat, desa adat, dan secara keseluruhan masyarakat kita di Badung ini. Kalau ini sudah kita lakukan secara membangun sinergitas dengan berbasis kolaborasi ini, saya kira saya sangat optimis ini akan bisa kita dorong dan kita akan bisa penuhi,” ujarnya.

Sementara terkait evaluasi realisasi fisik yang masih kurang sekitar 30 persen dari anggaran, Adi Arnawa menegaskan komitmennya untuk segera meminta jajaran OPD melakukan akselerasi pengerjaan di lapangan.

“Oleh karena itulah, agar Sekda Badung beserta OPD ini agar benar-benar, apa yang menjadi saran Fraksi ini menjadi perhatian dan atensi, sehingga pada masuk ke semester kedua ini harus mulai digenjot lagi, apalagi kita harus melihat tantangan-tantangan ke depan, sudah mulai akan musim hujan. Ini juga menjadi kendala terutama terkait dengan realisasi capaian fisik kita. Sekali lagi terima kasih yang sudah mengapresiasi terhadap kebijakan kita khusus di infrastruktur dan mudah-mudahan dengan apa yang kita lakukan sekarang ini, akan memberikan semacam satu trust untuk masyarakat,” tandasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wujud Solidaritas Antardaerah, Pemkot Denpasar Bersama Forkopimda Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Manggarai

Published

on

By

Penyaluran Bantuan Pemkot Denpasar untuk Korban Gempa Manggarai
SALURKAN BANTUAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Jumat (11/9). (Foto: Hms Dps)

Manggarai, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan Korpri Kota Denpasar menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Bantuan diserahkan langsung oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Jumat (11/9).

Penyaluran bantuan dipusatkan di tempat pengungsian SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai. Bantuan yang diserahkan berupa seragam sekolah untuk siswa jenjang SD dan SMP senilai Rp 50 juta, untuk ASN Korpri senilai Rp 50 juta, serta dukungan dana untuk masyarakat dengan nilai Rp 450 juta. Dana tersebut dihimpun dari Pemerintah Kota Denpasar, Forkopimda Kota Denpasar, dan Korpri Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara didampingi Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Trimo, Kepala Pengadilan Negeri Denpasar Putu Gde Novyartha, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta perwakilan Kodim 1611/Badung, Letkol Inf. Kadek Muliarsa.

Turut hadir pula Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Direktur Utama Perumda Tirta Sewakadharma I Putu Yasa, Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadharma I Wayan Suadi Putra, Direktur Operasional Perumda Bhukti Praja Sewakadharma, Cokorda Gede Pramaitha, serta anggota Korpri Kota Denpasar.

Kehadiran rombongan Pemerintah Kota Denpasar dan Forkopimda disambut Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Manggarai, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga Desa Ranaka. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan bantuan diterima dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Usai penyerahan berlangsung, Walikota Denpasar Jaya Negara mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Kota Denpasar kepada masyarakat Manggarai yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri ‘’Karya Ngenteg Linggih lan Mapadudusan Alit’’ Griya Budha Purnawati Banjar Gemeh Denpasar

“Dengan segala kerendahan hati kami datang sebagai bentuk kepedulian dan semangat persaudaraan dari Denpasar. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga dan menjadi penyemangat dalam menjalani masa pemulihan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan perhatian khusus diberikan terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak bencana. Karena itu bantuan seragam sekolah menjadi bagian penting dari dukungan yang disalurkan.

“Di tengah situasi bencana, anak-anak tetap harus mendapatkan kesempatan untuk belajar dan melanjutkan aktivitasnya. Kami berharap bantuan seragam ini dapat membantu mereka kembali bersekolah dengan lebih nyaman dan tetap memiliki semangat untuk meraih cita-cita,” imbuhnya.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong-royong antardaerah. Pemerintah Kota Denpasar berharap dukungan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat terdampak dan menjadi bagian dari upaya mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Kota Denpasar bersama Forkopimda dan Korpri.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh jajaran Forkopimda. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menjalani proses pemulihan,” kata Nabit.

Ia menjelaskan, pascabencana gempa, pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak. Penanganan meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, pendataan kerusakan, serta dukungan terhadap keberlangsungan aktivitas masyarakat dan pendidikan anak-anak.

“Kami terus berupaya agar masyarakat dapat secara bertahap kembali menjalani aktivitasnya. Dukungan dan perhatian seperti ini memberikan kekuatan bagi warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupannya,” imbuhnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca