Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Komitmen Selamatkan Lingkungan, Bupati Sanjaya Gandeng Seluruh Komponen Masyarakat

BALIILU Tayang

:

sanjaya
LEPAS TUKIK: Bupati Tabanan Dr. Komang Gede Sanjaya,S.E.,M.M., melepas tukik di pantai usai giat bersih-berish pantai, Sabtu (19/8). (Foto: ist) 

Tabanan, baliilu.com – Lingkungan yang bersih dan nyaman tentunya menjadi aset bagi daerah untuk menarik kunjungan wisatawan serta kesehatan dan kenyamanan warga. Karenanya kebersihan lingkungan menjadi perhatian penuh bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan. Namun hal tersebut tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, diperlukan kolaborasi dari seluruh komponen masyarakat untuk mengatasi berbagai permasalahan lungkungan yang ada di Kabupaten Tabanan. Hal tersebut diungkapkan Bupati Tabanan Dr. Komang Gede Sanjaya,S.E.,M.M., Sabtu (19/8). 

Menurut Bupati Sanjaya, potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Tabanan sangatlah unik. Dari seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Bali, Kabupaten Tabanan menjadi satu-satunya Kabupaten yang memiliki aset wisata Nyegara Gunung. Selain Pantai, Tabanan juga memiliki Kawasan wisata pegunungan yang sangat indah yakni Gunung Batukaru dan wisata Danau yakni Danau Beratan di Wilayah Bedugul Baturiti. 

Sanjaya mengungkapkan, sebagai Kabupaten yang dianugerahi potensi alam yang sangat luar biasa, sudah menjadi kewajiban bagi Pemerintah Daerah berkolaborasi dengan masyarakat untuk menjaga kelestarian dan keindahannya dengan cara senantiasa menjaga kebersihannya. “Memiliki potensi wisata yang sangat luar biasa, salah satunya pantai, sudah menjadi kewajiban bagi kami di Pemerintah Daerah bekerjasama dengan masyarakat untuk menjaga kelestarian dan keindahannya, yakni dengan tetap menjaga kebersihannya, karena itu akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Tabanan,” ungkapnya.

Terkait dengan kondisi pantai yang juga kadang menjadi sorotan wisatawan maupun pengunjung terlebih setelah hujan, Bupati Sanjaya mengungkapkan, hal tersebut memang kadang terjadi. Mengingat ada beberapa Pantai di Kabupaten Tabanan yang menjadi tempat pelaksanaan Yadnya (Nganyud) yang merupakan bagian dari proses Upacara Pitra Yadnya (Ngaben) dan upacara Melasti menjelang menjelang pelaksanaan Nyepi. “Pantai selain sebagai tempat wisata, biasanya digunakan juga untuk tempat pelaksanaan Yadnya yakni proses Nganyud dan Melasti, dan pastinya akan meninggalkan cukup banyak sampah. Kami di Pemkab Tabanan telah melakukan kegiatan bersih-bersih pantai yang melibatkan seluruh ASN. Mudah-mudahan hal ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat maupun warga sekitar pantai dan para pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan pantai,” imbuhnya. 

Baca Juga  Gubernur Bali Apresiasi Kepedulian LSM Jaga Kebersihan Sungai di Bali

Bupati Sanjaya mengatakan, Pemkab Tabanan sangat berkomitmen dalam menjaga lingkungan terutama masalah sampah plastik, pihaknya mengajak seluruh pihak sadar dan peduli terhadap permasalahan ini serta berharap dukungan dari berbagai pihak, baik masyarakat maupun lembaga masyarakat lainnya. “Melalui momen ini saya imbau kepada seluruh masyarakat maupun lembaga yang bergerak di bidang ini agar ikut peduli terhadap kebersihan lingkungan kita. Mari cintai lingkungan kita dengan jangan membuang sampah sembarangan demi keberlangsungan hidup anak cucu kita kelak,” ungkapnya.

Sementara Ir. Ketut Arsana Yasa yang merupakan tokoh masyarakat Pasut Kerambitan menyampaikan kebersihan kawasan Pantai Pasut diupayakan selalu terjaga dengan baik, karena warga sekitar yang juga merupakan anggota kelompok sadar wisata selalu melakukan kegiatan bersih-bersih pantai di sore hari sehingga di pagi hari pantai selalu dalam kondisi bersih. “Tahun lalu Pantai Pasut sempat kedatangan sampah kiriman akibat banjir bandang. Namun bisa kami kendalikan dengan baik. Kami juga akan selalu berupaya mendukung Pemerintah Daerah untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Bendesa Adat Yeh Gangga I Ketut Dolia. Menurutnya, Pantai Yeh Gangga selain sebagai destinasi wisata juga tempat untuk pelaksanaan yadnya, sehingga di musim-musim tertentu pasti ada tumpukan sampah. Namun, itu tidak berlangsung lama karena warga maupun petugas pantai akan bergerak cepat untuk mengatasinya. “Di musim hujan atau saat pujawali memang akan ada tumpukan sampah, tapi bisa kami tanggulangi dengan cepat. Bagi warga kami, sampah juga membawa berkah, sampah kayu dijadikan bahan bakar dan sampah plastik bisa didaur ulang,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah rutin melaksanakan kegiatan kebersihan dengan melibatkan pegawai, bukan hanya saat ada event-event tertentu saja, namun gerakan kebersihan di lingkungan kantor dan sekitarnya juga rutin dilakukan setiap hari Jumat. (gs/bi)

Baca Juga  Serius Tangani Sampah, Pemkot Terbitkan 317 SK Bank Sampah

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Wawali Arya Wibawa Kembali Dilantik Sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kota Denpasar Masa Bakti 2025-2030

Tekankan Sinergi untuk Perkuat Berbagai Bidang Pembinaan

Loading

Published

on

By

Arya Wibawa
PELANTIKAN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa secara resmi dilantik kembali sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar untuk masa bakti 2025-2030 yang dilaksanakan di Gedung Graha Sewaka Dharma (GSD) Lumintang, Denpasar, pada Jumat (17/4). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa secara resmi dilantik kembali sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar untuk masa bakti 2025-2030.

Kegiatan pelantikan itu, juga sekaligus dilaksanakan guna melantik Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar, Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar dan Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar Masa Bakti 2025-2030. Seluruh kegiatan pelantikan dilaksanakan di Gedung Graha Sewaka Dharma (GSD) Lumintang, Denpasar, pada Jumat (17/4).

Usai dilantik sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kota Denpasar masa bakti 2025-2030, Wawali Arya Wibawa dalam kesempatan yang sama juga melantik sejumlah Badan Kelengkapan dan Pendukung Kwartir Cabang Gerakan  Pramuka Kota Denpasar.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. (Cok Ace) serta undangan terkait lainnya.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat tata kelola organisasi Pramuka di tingkat cabang.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kwartir Cabang Pramuka Kota Denpasar yang telah menyelesaikan seluruh tahapan administrasi, termasuk perolehan rekomendasi dari Walikota Denpasar untuk susunan kepengurusan Mabicab, Kwarcab, hingga Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK),” katanya.

Cok Ace mengatakan kepada pengurus yang baru dilantik, amanah yang diemban merupakan wujud kepercayaan untuk memajukan pendidikan karakter kaum muda di Kota Denpasar. Tantangan ke depan semakin dinamis, terutama dalam menghadapi era digital.

Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung adanya Bidang Hubungan Masyarakat, Data, dan Digital dalam struktur kepengurusan ini untuk memastikan Pramuka tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri Upacara Ngaben Bersama di Desa Tista dan Marga

“Saya berharap Kwarcab Pramuka Kota Denpasar terus bersinergi dengan Kwarda Pramuka Bali dalam mensukseskan program-program strategis ke depan. Mari kita jadikan semangat kolaborasi sebagai dasar untuk menciptakan inovasi-inovasi baru, baik dalam pembinaan anggota Pramuka muda maupun pengembangan anggota Pramuka dewasa,” tegas Cok Ace.

Sementara Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar masa bakti 2025-2030, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam sambutannya menyampaikan terima kasih  dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk kembali mengemban amanah sebagai  Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Denpasar Masa Bakti 2025–2030.

“Kepercayaan ini tentu bukan sekedar kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus memajukan gerakan Pramuka di Kota Denpasar. Kita semua menyadari bahwa gerakan Pramuka bukan sekadar organisasi kegiatan  kepemudaan, tetapi merupakan wadah pendidikan karakter yang sangat strategis dalam menyiapkan generasi muda yang beriman, berkarakter kuat, cinta tanah air, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan,” paparnya.

Dalam perjalanan pembangunan Kota Denpasar, lanjut Arya Wibawa, Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berbudaya. Oleh karena itu, pada masa bakti ini para pengurus akan terus memperkuat beberapa fokus pembinaan. pertama, penguatan  karakter generasi muda, kedua, pelestarian seni dan budaya Bali, dan ketiga, kepedulian terhadap lingkungan, khususnya  persoalan sampah.

Kita semua mengetahui bahwa isu lingkungan saat ini menjadi tantangan serius. Oleh karena itu, Pramuka harus bisa menjadi pelopor gerakan edukasi dan aksi peduli lingkungan. Kegiatan seperti bakti resik serentak di wilayah pesisir dan lingkungan masyarakat harus terus dihidupkan sebagai bentuk nyata pengabdian pramuka kepada alam.

“Saya percaya bahwa pramuka adalah gerakan pendidikan yang mengajarkan anak-anak untuk mencintai alam sekaligus menjaga kelestariannya,” ungkap Arya Wibawa.

Baca Juga  Gubernur Bali Apresiasi Kepedulian LSM Jaga Kebersihan Sungai di Bali

Lebih jauh, Arya Wibawa juga mendorong setiap gugus depan untuk aktif melakukan kegiatan peduli lingkungan, mulai dari edukasi disertai aksi pengelolaan sampah sederhana, gerakan mengurangi plastik, hingga aksi bersih lingkungan secara berkelanjutan.

Selanjutnya, Arya Wibawa juga menyampaikan, penguatan nasionalisme dan semangat kebangsaan. kelima, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Keberhasilan pembinaan Pramuka tentu tidak lepas dari peran para pembina. Saya percaya bahwa pembina yang kuat akan melahirkan pramuka yang hebat, dan pramuka yang hebat akan melahirkan generasi masa depan yang unggul.

Arya Wibawa juga mengajak seluruh Majelis Pembina Cabang, Para Pengurus Kwartir, Para Pembina, serta seluruh anggota Pramuka untuk bersama-sama menguatkan gerakan pramuka di Kota Denpasar sebagai gerakan pendidikan yang relevan dengan zaman, peduli lingkungan, berakar pada budaya, serta mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.

“Mari kita  jadikan Pramuka sebagai gerakan pengabdian yang nyata, bukan hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi melalui aksi-aksi yang memberi manfaat bagi masyarakat. Semoga amanah ini dapat kita jalankan dengan penuh dedikasi, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua TP Posyandu Ny. Sagung Antari Pimpin Rapat Penguatan Kelembagaan dan Kader Posyandu di Kota Denpasar

Published

on

By

sagung antari jaya negara
PIMPIN RAPAT: Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara memimpin langsung rapat penguatan kelembagaan dan kader posyandu di Kota Denpasar melalui zoom meeting yang digelar di Ruang Rapat Dinas DPMD Kota Denpasar pada Jumat (17/4). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara memimpin langsung rapat penguatan kelembagaan dan kader posyandu di Kota Denpasar melalui zoom meeting yang digelar di Ruang Rapat Dinas DPMD Kota Denpasar pada Jumat (17/4). Dalam kesempatan tersebut Ketua TP Posyandu Kota Denpasar didampingi oleh Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Kepala Dinas PMD Kota Denpasar, I Wayan Budha.

Dalam sambutannya, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengungkapkan bahwa Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar sangat mendukung program aksi sosial Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali. Hal ini tentu sangat menginspirasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota untuk terus bersinergi dan bergerak bersama membangun pemberdayaan masyarakat melalui aksi nyata yang dapat menyentuh langsung masyarakat.

“Melalui implementasi Pelaksanaan Enam Standar Pelayanan Minimal sebagai bentuk transformasi layanan posyandu menuju posyandu era baru ini diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera dapat kita wujudkan bersama-sama,” ungkap Sagung Antari.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PMD Kota Denpasar, I Wayan Budha selaku pengarah TP Posyandu Kota Denpasar menuturkan pelaksanaan sosialisasi hari ini adalah salah satu bentuk upaya penguatan dan peningkatan pemahaman bersama tentang Pelaksanaan Layanan Posyandu 6 SPM, sebagai bentuk tindak lanjut dari Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

Budha menjelaskan, Posyandu kini bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi atau imunisasi saja. Posyandu telah bertransformasi menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang menjadi pusat layanan dasar masyarakat. Sehingga mulai sekarang dan kedepannya peran kader tidak hanya lagi tentang deteksi pertumbuhan dan perkembangan atau memantau pelayanan kesehatan untuk siklus kehidupan.

“Para kader Posyandu memiliki peran yang sangat strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan pelayanan dan medeteksi kebutuhan masyarakat akan layanan 6 SPM meliputi Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Trantibumlinmas, hingga Sosial,” ujar Budha.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri dan Apresiasi Ngaben Bersama Krama Desa Adat Sembung Gede

Lebih lanjut dikatakannya, Kader Posyandu memiliki peran menerima pengaduan dari setiap permasalahan terkait layanan 6 SPM, kemudian kader dapat menyampaikan data yang diperoleh kepada pemerintah Desa/Kelurahan dengan tetap mendapatkan pengawasan kepala dusun/lingkungan. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali: Reformasi Hukum Pidana Berdampak Nyata bila Sinergi Legislatif, Eksekutif, Aparat Penegak Hukum, Akademisi Berjalan Efektif

Published

on

By

Pansus TRAP DPRD Bali
SOSIALISASI: Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. (c) I Made Supartha, S.H., M.H., mewakili Ketua DPRD Bali saat menghadiri sosialisasi nasional reformasi hukum pidana yang digelar Kementerian Hukum Republik Indonesia wilayah Bali, di Gedung Widya Sabha Unud Jimbaran, Jumat (17/4/2026). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. (c) I Made Supartha, S.H.,M.H., mewakili Ketua DPRD Bali menghadiri sosialisasi nasional reformasi hukum pidana yang digelar Kementerian Hukum Republik Indonesia wilayah Bali, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Auditorium Widya Sabha Unud Jimbaran, menghadirkan Wakil Menteri Hukum RI, Edward Omar Sharif Hiariej, bersama Kepala Kanwil Kemenkum Bali Eem Nurmanah dan Rektor Universitas Udayana.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. (c) I Made Supartha, S.H.,M.H., menegaskan pentingnya kesiapan daerah menghadapi era baru hukum pidana nasional.

“Perubahan KUHP, KUHAP, dan penyesuaian pidana ini bukan sekadar regulasi, tetapi arah baru penegakan hukum. Pemerintah daerah harus siap beradaptasi agar implementasi berjalan efektif dan tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat,” tegas Dr. (c) I Made Supartha, S.H.,M.H., yang juga ketua Fraksi DPRD Bali ini.

Ia juga menekankan perlunya sinergi antara legislatif, eksekutif, aparat penegak hukum, hingga akademisi agar reformasi hukum benar-benar berdampak nyata. “Ini momentum memperkuat perlindungan masyarakat sekaligus memastikan kepastian hukum di daerah,” tambahnya.

Sosialisasi ini membahas implementasi UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, serta UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, yang menjadi tonggak transformasi sistem hukum pidana Indonesia.

Dalam pemaparannya, Wamenkum yang kerap disapa Prof. Eddy menegaskan bahwa pembaruan hukum pidana nasional merupakan tonggak penting dalam sistem hukum Indonesia. Prof. Eddy menekankan bahwa implementasi KUHP dan KUHAP terbaru tidak hanya berdampak pada aspek normatif, tetapi juga memiliki implikasi luas terhadap perlindungan hak asasi manusia serta praktik penegakan hukum yang lebih modern dan adaptif.

Baca Juga  Berkantor di Desa Tua, Bupati Sanjaya Sajikan Pelayanan Cepat untuk Masyarakat

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Bali, Eem Nurmanah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas berlakunya ketiga undang-undang tersebut sejak 2 Januari 2026.

Sementara itu, Rektor Universitas Udayana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Hukum sebagai narasumber utama. Ia menilai kegiatan ini sangat strategis dalam konteks pembaruan hukum pidana di Indonesia serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan nasional dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan yang mengusung tema “Implementasi dan Implikasi bagi Profesi Hukum, Pemerintah Daerah, dan Posbankum” ini menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, dan masyarakat dalam memahami arah kebijakan hukum pidana ke depan.

Pemerintah menegaskan, ketiga undang-undang tersebut resmi berlaku sejak 2 Januari 2026 dan menjadi tonggak besar reformasi sistem hukum pidana nasional. Kehadiran unsur DPRD Bali dinilai penting untuk memastikan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, khususnya dalam penegakan hukum serta perlindungan masyarakat di tengah dinamika hukum baru. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca