Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Respons Potensi Kekeringan Panjang, Presiden Tinjau Pompanisasi di Kotawaringin Timur

BALIILU Tayang

:

pompanisasi di desa bapeang
Presiden Joko Widodo meninjau langsung pelaksanaan bantuan pompa untuk pengairan sawah dan pertanian (pompanisasi) di Desa Bapeang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Rabu, 26 Juni 2024. (Foto: BPMI Setpres/Kris)

Kotawaringin, Kalteng, baliilu.com – Presiden Joko Widodo meninjau langsung pelaksanaan bantuan pompa untuk pengairan sawah dan pertanian (pompanisasi) di Desa Bapeang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Rabu, 26 Juni 2024. Peninjauan ini dilakukan sebagai respons terhadap potensi kekeringan yang diperkirakan akan berlangsung dari Juli hingga Oktober mendatang.

Dalam keterangannya di hadapan awak media usai peninjauan, Presiden Jokowi mengatakan bahwa saat ini semua negara terdampak gelombang panas dan kekeringan panjang. Karena itu, semua negara mengalami penurunan produksi beras.

“Banyak negara yang sebelumnya ekspor beras menjadi dipakai untuk dirinya sendiri. Negara kita juga sama, perkiraan dari BMKG nanti Juli, Agustus, September, Oktober dan mudah-mudahan enggak terus itu akan ada gelombang panas, kekeringan, yang itu harus diantisipasi. Oleh sebab itu disiapkan dulu antisipasinya, yang namanya pompanisasi,” ujarnya, dikutip dari presidenri.go.id.

Presiden menjelaskan bahwa pompanisasi di seluruh tanah air akan melibatkan distribusi awal sebanyak 20 ribu unit pompa, yang kemudian akan ditingkatkan menjadi sekitar 70 ribu unit. “Untuk apa? Ya seperti ini, air yang di bawah sawahnya agak ke atas, enggak bisa naik ke atas gara-gara enggak ada hal kecil, pompa. Tapi ini menjadi sangat krusial,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga berinteraksi langsung dengan para petani. Menurut petani setempat, keberadaan pompa sudah memungkinkan peningkatan frekuensi panen.

“Ya yang dulunya dua (kali panen) bisa jadi tiga. Yang sebelumnya satu (kali panen) bisa jadi dua atau tiga,” ucap Presiden, menandakan peningkatan signifikan dalam produktivitas pertanian.

Untuk wilayah Kotawaringin Timur sendiri, pemerintah telah mendistribusikan 31 pompa yang saat ini baru bisa mengairi 435 hektare dari total 7.600 hektare potensi sawah tadah hujan yang ada. Presiden menambahkan bahwa Kementerian Pertanian akan berupaya memenuhi kebutuhan pompa secara keseluruhan untuk memastikan seluruh area dapat tercukupi.

Baca Juga  Presiden Jokowi Tinjau Stok Beras dan Serahkan Bantuan Pangan di Kabupaten Bungo

Presiden juga menyampaikan bahwa Kotawaringin Timur memiliki peran penting sebagai salah satu penyangga pangan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) ke depannya. Menurutnya, jika produksi padi di kabupaten sekitar naik, maka surplusnya akan dibawa ke IKN.

“Kalau nanti indeksnya naik dari yang biasanya panen satu kali jadi tiga kali artinya ada kelebihan produksi, dari situlah nanti akan dibawa ke IKN. Tidak hanya Kotawaringin Timur saja, tapi juga kabupaten-kabupaten lain yang kelebihan produksi,” tutur Presiden.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut yakni Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, dan Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

PT Pegadaian (Persero) Kembali Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Desa Adat Sade

Published

on

By

Penyaluran bantuan PT Pegadaian bagi korban kebakaran Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
SALURKAN BANTUAN: PT Pegadaian (Persero) melalui Program Pegadaian Peduli kembali menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada 23 Agustus 2026. (Foto: Hms PT Pegadaian)

Lombok Tengah, NTB, baliilu.com – Kepedulian PT Pegadaian (Persero) terhadap masyarakat terdampak musibah kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan bagi korban kebakaran di Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada 23 Agustus 2026.

Melalui PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra, bantuan disalurkan melalui PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.

Sejak sesaat setelah kebakaran terjadi, PT Pegadaian (Persero) telah bergerak memberikan bantuan tahap pertama kepada masyarakat terdampak. Bantuan awal tersebut berupa sembako serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan warga dalam kondisi darurat.

Bantuan tahap pertama diberikan sebagai respons cepat untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat setelah kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang akibat kebakaran yang melanda kawasan Desa Adat Sade.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra, Edy Purwanto, mengatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sebagai bentuk kepedulian perusahaan sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Sesaat setelah musibah kebakaran terjadi, kami langsung berupaya memberikan bantuan tahap pertama berupa sembako serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat. Ini merupakan bentuk kepedulian PT Pegadaian (Persero) untuk hadir dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Edy Purwanto.

Edy menambahkan, setelah bantuan tahap pertama disalurkan, PT Pegadaian (Persero) kembali menyiapkan bantuan tahap kedua yang akan difokuskan pada kebutuhan logistik masyarakat terdampak.

“Untuk tahap berikutnya, kami akan kembali menyalurkan bantuan logistik seperti sembako dan kebutuhan lainnya. Bantuan tahap kedua ini kami siapkan untuk melanjutkan dukungan kepada masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan, Taufan Nugroho, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan secara bertahap merupakan bentuk komitmen PT Pegadaian (Persero) untuk terus mendampingi masyarakat terdampak.

Baca Juga  Pagi di Mataram, Presiden Jokowi Gowes Sepeda Bambu

“Kami berupaya memastikan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Setelah bantuan tahap pertama disalurkan sesaat setelah kejadian, kami kembali berkoordinasi untuk memberikan bantuan tahap berikutnya sesuai dengan kebutuhan warga terdampak,” ungkap Taufan.

Menurut Taufan, kebutuhan masyarakat pascabencana tidak hanya muncul pada saat awal kejadian, tetapi juga berlanjut selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan. Karena itu, PT Pegadaian (Persero) berupaya memberikan dukungan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Pegadaian Peduli, sebagai wujud kepedulian sosial PT Pegadaian (Persero) kepada masyarakat di wilayah kerja perusahaan.

Melalui bantuan yang diberikan secara bertahap, PT Pegadaian (Persero) berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat Desa Adat Sade serta mendukung warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan pascakebakaran.

PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra melalui PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan akan terus memantau kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak serta berupaya memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Dampingi Kunjungan Wamenkes RI di Pustu Dauh Puri

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus meninjau Pustu Dauh Puri.
DAMPINGI WAMENKES: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi Wamenkes RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus saat meninjau Pustu Dauh Puri/Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat, Jumat (28/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR dan Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Kemendagri, Dr. Elvin Elyas, S.Sos.,M.Si beserta jajaran ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Dauh Puri/Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat, Jumat (28/8).

Turut mendampingi di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. A.A. Ayu Agung Candrawati, M.Kes., Camat Denpasar Barat, I Putu Eka Pertama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar Komang Lestari Kusuma Dewi, perwakilan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dan undangan terkait lainnya. Hadir pula Kepala Puskesmas II Denpasar Barat dr. Ni Komang Suarjati dan Kepala Pustu Dauh Puri Made Ardani.

Pada kesempatan itu, Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR meninjau sejumlah fasilitas layanan kesehatan yang ada di Pustu Dauh Puri. Layanan tersebut di antaranya Ruang Kesehatan Gigi dan Mulut, Ruang Kesehatan Ibu dan KB, Kelas Ibu Hamil, Ruang Kesehatan Anak dan Imunisasi, serta Ruang Damakesmas.

Usai melaksanakan peninjauan, Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR memuji pelayanan yang ada di Pustu Dauh Puri. Pihaknya menyebut untuk sekelas Pustu, Pustu Dauh Puri memiliki pelayanan yang lengkap dengan standar yang baik.

“Lewat perbincangan saya dengan Bapak Walikota, saya mengetahui bahwa angka stunting di Bali merupakan salah satu yang terendah di Indonesia, yakni sekitar 8,2 persen, sementara angka nasional masih berada di 19,8 persen. Karena itu, saya datang ke sini untuk melihat dan mempelajari secara langsung bagaimana di Bali bisa mencapai angka tersebut, serta strategi apa yang telah dilakukan sehingga nantinya dapat dibagikan dan diterapkan di daerah lain,” ungkapnya.

Baca Juga  Ngopi di Malioboro, Presiden Jokowi Jadi Rebutan Selfie

Benjamin kemudian menyebutkan, hal di atas menunjukkan bahwa berbagai program dan intervensi yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat telah memberikan hasil yang sangat baik.

“Hal lain yang menurut saya sangat menakjubkan adalah Kota Denpasar memiliki sebuah terobosan yang sudah berjalan selama lebih dari tujuh tahun, yaitu Damakesmas. Terlebih lagi, layanan ini didukung dengan Call Center 112 yang beroperasi selama 24 jam,” katanya.

Lebih lanjut, Benjamin mengatakan, terobosan yang dilakukan Pemkot Denpasar adalah hal yang luar biasa. Tidak hanya inovatif, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Model seperti ini sangat baik untuk dipelajari dan dikembangkan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat Kota Denpasar, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

Untuk itu, pihaknya juga berharap pengalaman dan inovasi yang telah dilakukan Kota Denpasar ini dapat terus dipertahankan, dikembangkan, dan dibagikan kepada daerah lain. Hal ini dikarenakan setiap daerah memiliki inovasi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakatnya, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pelayanan publik.

“Saya kira, apa yang kita lihat di Denpasar hari ini menjadi contoh bahwa ketika pemerintah memiliki komitmen, inovasi, dan kolaborasi yang kuat bersama masyarakat, maka capaian yang luar biasa dapat diwujudkan. Semoga praktik-praktik baik dari Denpasar ini bisa direplikasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI ke Pustu Dauh Puri merupakan momentum penting untuk memperkenalkan dan berbagi pengalaman terkait berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang telah dijalankan di Kota Denpasar.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Menteri Kesehatan ke Pustu Dauh Puri. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk melalui penguatan pelayanan kesehatan tingkat pertama,” ucap Jaya Negara.

Baca Juga  Presiden Jokowi Tinjau Kegiatan Tanam Padi di Kabupaten Banyumas

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah bagaimana pelayanan kesehatan dapat diberikan secara cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat. Untuk itu, Pemkot Denpasar terus mendorong penguatan Puskesmas Pembantu (Pustu) agar tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya promotif dan preventif serta deteksi dini berbagai masalah kesehatan.

“Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi ruang bertukar pengalaman dan masukan. Apa yang sudah baik di Denpasar tentu akan terus kami tingkatkan, dan sebaliknya kami juga terbuka untuk menerima arahan serta kebijakan dari pemerintah pusat agar pelayanan kesehatan di Kota Denpasar semakin baik,” ungkap Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadiri HUT Ke-61 SMPN 2 Denpasar, Sekda Eddy Mulya Launching Aplikasi Tampan Spentwo

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya bersama Kadis Pendidikan A.A. Gede Wiratama melaunching Aplikasi Tampan Spentwo di Lapangan Olahraga SMPN 2 Denpasar.
LAUNCHING: Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, A.A. Gede Wiratama, saat melaunching Aplikasi Tampan Spentwo dalam rangka HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar di Lapangan Olahraga SMPN 2 Denpasar, Jumat (28/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membuka Spentwo Festival 5.0 dalam rangka HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar di Lapangan Olahraga SMPN 2 Denpasar, Jumat (28/8). Kegiatan yang mengusung tema The Eternal Power of Ascension tersebut turut dirangkaikan dengan peluncuran Aplikasi Tabungan Menginspirasi Harapan Siswa (Tampan Spentwo).

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan Sekda Eddy Mulya didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, A.A. Gede Wiratama.

Dalam sambutannya, Sekda Eddy Mulya mengucapkan selamat atas HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar. Ia mengapresiasi berbagai inovasi yang terus dikembangkan sekolah, termasuk upaya menanamkan budaya menabung dan memberikan edukasi keuangan kepada siswa melalui Aplikasi Tampan Spentwo.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan selamat atas HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar. Perjalanan panjang ini menjadi bagian penting dalam pembangunan pendidikan di Kota Denpasar. Kami terus mendorong SMPN 2 Denpasar untuk memberikan pendidikan terbaik bagi generasi muda, sejalan dengan program prioritas Bapak Walikota dalam memajukan pendidikan di Kota Denpasar,” ujar Eddy Mulya.

Sekda Eddy Mulya berharap Aplikasi Tampan Spentwo dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam memberikan pemahaman serta membangun budaya menabung dan pengelolaan keuangan sejak dini bagi para siswa.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati, menjelaskan bahwa Spentwo Festival 5.0 juga menjadi wadah kreativitas dan pengembangan prestasi. Berbagai lomba yang telah digelar sebelumnya diikuti sebanyak 717 siswa Sekolah Dasar dari kawasan Sarbagita.

“Kegiatan hari ini juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Kami mengapresiasi seluruh siswa SMPN 2 Denpasar yang telah berperan sebagai panitia dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Gusti Ayu Made Seniwati. (eka/bi)

Baca Juga  Presiden dan Ibu Iriana Tinjau RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca