Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah mengenai rencana dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, LSPR Bali memberikan pelatihan kepada guru-guru Bimbingan Konseling (BK) SMA/K se-Bali pada Kamis, 30 September 2021 yang dilakukan secara daring. Pelatihan guru atau teacher training ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan bagi para guru.
Dengan mengangkat tema “Memahami Psikologis Siswa Selama Belajar Daring”, acara ini berhasil diikuti 90 guru BK dari berbagai sekolah negeri dan swasta dengan antusiasme tinggi. Tak hanya dari Bali, ada beberapa guru yang berasal dari sekolah di Nusa Tenggara.
Acara dibuka oleh Executive Director LSPR Bali, Ms. Gesille Sedra Buot-Zambrano, MBA. Gesille menyampaikan, “Sebagai salah satu perguruan tinggi Bali, LSPR ingin sekali bisa memberikan kontribusi kepada sekitar salah satunya dengan memberi pelatihan ini.’’ Berangkat dari kesadaran akan dampak pandemi yang telah membuat siswa dan guru menjadi bosan dan cenderung lelah dengan sistem belajar daring, Gesille mengatakan LSPR mendatangkan narasumber terbaik di bidangnya yaitu Mr. Untung Subroto M.Psi. selaku dosen LSPR dan psikolog.
Dalam acara ini Mr. Untung membuka materi dengan sesi kuis kepada peserta untuk menyegarkan semangat dan dilanjutkan dengan materi inti. Selain pemaparan secara keseluruhan, Mr. Untung juga membuka sesi penjelasan karakter dari para guru untuk diberikan masukan untuk pengembangan cara mengajar. Selanjutnya acara ditutup dengan sesi tanya jawab mengenai materi yang telah disampaikan serta pembagian doorprize dari LSPR Bali kepada peserta.
Setelah mengikuti kegiatan teacher training kali ini, LSPR berharap para peserta dapat memahami psikologis siswa dan diri sendiri, mengatasi communication gap antara guru dan siswa sehingga dapat saling mengerti lebih baik ketika bertemu kembali di dalam kelas di waktu mendatang.
Sekilas tentang LSPR
London School of Public Relations – Jakarta berdiri sejak 1 Juli 1992 adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang menyelenggarakan program sarjana dan pascasarjana dengan Fakultas Komunikasi & Fakultas Bisnis. Saat ini LSPR – Jakarta memiliki lebih dari 20.000 lulusan serta 6.536 mahasiswa dan mahasiswi aktif.
Data LSPR Career Centre menunjukkan tingkat serapan lulusan LSPR-Jakarta di dunia kerja mencapai 90% lulusan. LSPR Career Centre selain menyelenggarakan seminar dan pelatihan, juga menyediakan informasi lowongan pekerjaan dan membantu menyalurkan alumni ke bidang pekerjaan yang mereka inginkan baik di dalam dan luar negeri.
Sejak tahun 2002, LSPR selalu mendapat pengakuan dari Badan Akreditasi Nasional dengan nilai A. LSPR telah mendapat pengakuan internasional dari lembaga akreditasi internasional yakni The London Chamber of Commerce and Industry Examination Board (LCCI) United Kingdom, City and Guilds UK, Edith Cowan University Australia, dan Global Alliance.
Pada 9 November 2016, LSPR telah menerima surat keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 345/M/KPT/2016 mengenai penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh pada lingkup program studi Ilmu Komunikasi. LSPR juga mendapatkan tiga penghargaan dari Kemenristek Dikti pada tanggal 30 November 2016 dengan predikat Peringkat I di Kalangan Sekolah Tinggi untuk Aspek Kelembagaan, Peringkat I di Kalangan Sekolah Tinggi untuk Aspek Kemahasiswaan dan Peringkat II di Kalangan Sekolah Tinggi untuk Aspek Ketenagaan.
Kemudian LSPR bertransformasi menjadi Institut Komunikasi dan Bisnis atau LSPR Communication & Business Institute berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan Nomor 1035/KPT/I/2019. Surat keputusan tersebut diberikan oleh Bapak Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T (Plt. Kepala Lembaga LLDIKTI Wilayah III) dan diterima oleh LSPR Manajemen pada Selasa, 12 November 2019 di Kantor LLDIKTI Wilayah III Jakarta. LSPR kini menyelenggarakan 7 (tujuh) Program Studi, yaitu Ilmu Komunikasi Program Magister, Ilmu Komunikasi Program Sarjana, Ilmu Komunikasi Program Sarjana Program Pendidikan Jarak Jauh yang diselenggarakan di Provinsi Bali, Desain Komunikasi Visual Program Sarjana, Manajemen Program Sarjana, Pariwisata Program Sarjana, dan Bisnis Jasa Program Sarjana. (gs)