Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sapa Masyarakat Jembrana, Ibu Putri Koster Bagikan Bantuan Sembako

BALIILU Tayang

:

MENYAPA DAN BERBAGI: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, menyapa masyarakat Jembrana dalam Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” yang digelar di Wantilan Desa Adat Penyaringan, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Rabu (16/7/2025). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com  – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, menyapa masyarakat Jembrana dalam Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” yang digelar di Wantilan Desa Adat Penyaringan, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Rabu (16/7/2025).

Dalam kegiatan ini, TP PKK Provinsi Bali menyalurkan bantuan paket sembako kepada 50 penerima yang terdiri dari lansia, ibu hamil, balita, penyandang disabilitas, dan kader PKK. Masing-masing paket berisi 30 kg beras, 2 krat telur, dan 2 kotak susu. Pada kesempatan itu, turut diserahkan 50 paket Gemarikan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali serta 10 paket sembako khusus bagi lansia dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A).

Sementara itu, Dinas Kesehatan bersama IBI Bali menyalurkan bantuan berupa susu dan multivitamin. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga menyerahkan 1.000 bibit pohon cabai serta 100 bibit tanaman durian, manggis, mangga, dan nangka kepada TP PKK Desa Penyaringan. Selain itu, Dinas Koperasi dan UKM menggandeng Bali Chef Community (BCC) menggelar demo masak dan pelatihan pembuatan kue dan roti yang diikuti para kader PKK Desa Penyaringan.

Dalam arahannya, Ibu Putri Koster menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan TP PKK Provinsi Bali. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan dari OPD terkait, TP PKK Jembrana, IBI Bali, dan BCC. “Tujuan tidak akan bisa dicapai bila seorang diri, jadi harus bergandengan tangan,” ujarnya.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Bali ini berharap masyarakat Desa Penyaringan tetap guyub dan bergotong royong dalam mengisi pembangunan demi mewujudkan desa yang bersih dan sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Ibu Putri Koster juga menyinggung tanggung jawab barunya sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali. Sejalan dengan program TP PKK, ia merencanakan agenda untuk menyapa kader Posyandu di seluruh Bali secara bertahap.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Sambangi 4 Desa Hari Pertama Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” di Gianyar

Masih dalam paparannya, Ibu Putri Koster turut menginformasikan program super prioritas yang tengah digencarkan oleh Gubernur Bali, yaitu penuntasan masalah sampah. Sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS), ia mengajak masyarakat Desa Penyaringan untuk berperan aktif dalam menyelesaikan sampah organik dari sumbernya, yakni rumah tangga. Sampah organik di halaman dapat diatasi dengan teba modern, sementara sampah dapur dapat diolah menjadi pupuk cair menggunakan tong komposter.

Ibu Putri Koster juga meninjau demo dan pelatihan pembuatan kue dan roti oleh BCC. Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan keterampilan kader PKK sehingga menjadi potensi sumber pendapatan keluarga, sekaligus mendukung penyediaan pangan sehat di lingkungan rumah tangga.

Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Putri Koster atas kehadirannya yang telah menyapa langsung masyarakat Desa Penyaringan. “Sentuhan dan perhatian langsung Bunda Putri Koster adalah momentum membahagiakan yang sangat dinantikan masyarakat kami,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa 50 penerima bantuan tersebut berasal dari 11 desa dan kelurahan, dan merupakan warga yang benar-benar layak menerima bantuan. Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan aksi sosial yang diisi dengan layanan kesehatan, demo masak, dan vaksinasi rabies. Mengakhiri sambutannya, ia menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program-program Pemerintah Provinsi Bali.

Aksi sosial ini juga diisi dengan edukasi pencegahan rabies oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada. Ia mengungkapkan bahwa Jembrana masih berada dalam zona merah kasus rabies akibat rendahnya cakupan vaksinasi. “Populasi anjing mencapai 41 ribu, namun baru 36 persen yang telah divaksin. Target kami, minimal 87 persen anjing di Jembrana tervaksin,” jelasnya.

Baca Juga  Menyapa dan Berbagi di Kelurahan Renon

Untuk mencapai target tersebut, ia berharap dukungan penuh masyarakat dalam mengikat atau mengandangkan anjing peliharaan mereka agar memudahkan petugas melakukan tracking dan vaksinasi. Ia juga menegaskan bahwa pada tahun 2025, pihaknya menargetkan nihil kematian akibat rabies. “Namun kami kecolongan karena pada Januari lalu sudah ada satu kasus kematian,” ujarnya.

Mengakhiri paparannya, Sunada memberikan edukasi penanganan gigitan anjing, mulai dari mencuci luka gigitan menggunakan sabun di air mengalir, hingga pemberian VAR (vaksin anti rabies) di fasilitas kesehatan terdekat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pegadaian Kanwil Bali Nusra Dukung Penuh Kemandirian Nelayan dan Kelestarian Pesisir Lewat Program Nelayan Tangguh di Sumbawa

Published

on

By

nelayan tangguh pegadaian
NELAYAN TANGGUH: PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari secara resmi menutup Program Nelayan Tangguh yang dilaksanakan di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa pada Kamis (21/5/2026). (Foto: Hms PT Pegadaian)

Sumbawa, NTB, baliilu.com – PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar atau Kanwil Bali Nusra terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui Program Nelayan Tangguh yang dilaksanakan di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.

Program yang dijalankan bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari sejak Desember 2025 tersebut resmi ditutup pada Kamis (21/5/2026) dan menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Pegadaian dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Program Nelayan Tangguh hadir sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat nelayan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Melalui pendekatan berbasis komunitas, program ini mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan guna menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Selama pelaksanaan program, PT Pegadaian bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pemetaan kondisi masyarakat pesisir, pelatihan perikanan berkelanjutan, penguatan kapasitas usaha masyarakat, edukasi pengelolaan sampah pesisir, hingga pembentukan kelompok bank sampah dan forum komunikasi masyarakat pesisir.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa Program Nelayan Tangguh merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.

“Program Nelayan Tangguh diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk penguatan kapasitas masyarakat pesisir yang tidak hanya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. PT Pegadaian akan terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi kontribusi Pegadaian dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pelestarian ekosistem laut, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Baca Juga  Peringatan Hari Ibu Ke-97, Putri Koster Tekankan Peran Strategis Perempuan Bali Wujudkan Keluarga Unggul

Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pulau Sumbawa, Mustofa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program Nelayan Tangguh, khususnya masyarakat dan tim pendamping program di lapangan.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Labuhan Burung. Potensi desa yang ada diharapkan terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan penutupan program turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana pendukung kepada kelompok masyarakat sebagai bentuk penguatan keberlanjutan program. Bantuan tersebut meliputi alat monitoring kualitas air, sarana produksi pengolahan hasil perikanan berupa perlengkapan pembuatan pentol ikan, serta perlengkapan pendukung bank sampah untuk edukasi lingkungan di sekolah.

Kegiatan penutupan program dihadiri oleh Kepala Desa Labuhan Burung, Camat Buer, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, BKSDA Wilayah Sumbawa, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah terkait, kelompok masyarakat, serta para penerima manfaat program.

Melalui Program Nelayan Tangguh, PT Pegadaian berharap tercipta masyarakat pesisir yang lebih mandiri, tangguh, dan mampu menjaga keberlanjutan lingkungan sebagai bagian penting dari kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat pesisir. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kembang-Ipat Salurkan Hewan Qurban Merata ke Semua Masjid di Jembrana

Published

on

By

bantuan qurban jembrana
SERAHKAN HEWN QURBAN: Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Forkopimda secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban untuk masjid-masjid di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana di UD Fajar, Desa Banyubiru, Senin (25/5). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menunjukkan komitmen dan kehadirannya di tengah masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Forkopimda secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban untuk masjid-masjid di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana di UD Fajar, Desa Banyubiru, Senin (25/5).

Berbeda dari tahun sebelumnya, formula penyaluran hewan qurban tahun ini sengaja diubah demi mengedepankan asas pemerataan. Jika pada tahun lalu pemerintah daerah membagikan 6 ekor sapi dan 22 ekor kambing untuk 28 masjid, maka tahun ini 69 masjid di Kabupaten Jembrana dipastikan menerima bantuan berupa hewan qurban kambing.

Bupati Jembrana menyampaikan bahwa langkah ini diambil agar kebahagiaan dan perhatian pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh seluruh umat muslim di Jembrana. Sejalan dengan perluasan jangkauan tersebut, alokasi anggaran qurban tahun ini juga mengalami peningkatan yang signifikan.

“Pemerintah daerah, seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu hadir untuk bisa juga ikut berbagi. Tetapi tahun ini ada yang berbeda. Untuk tahun ini, kita berikan ke semua masjid berupa kambing supaya merata. Dari sisi anggaran tentu naik; kalau dulu Rp 180 juta, sekarang menjadi Rp 246 juta. Ada kenaikan sekitar Rp 66 juta,” ujar Bupati Kembang.

Manfaat dari bantuan ini dirasakan langsung oleh para pengurus masjid. Idrus, perwakilan dari Masjid Nurul Huda Melaya sekaligus penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian berlapis yang diterima umat muslim di Jembrana, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban yang diberikan kepada kami pada Idul Adha 1447 Hijriah ini. Dan juga, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati Jembrana yang telah memberikan sumbangan kambing kepada masjid-masjid di Kabupaten Jembrana,” kata Idrus.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Sambangi 4 Desa Hari Pertama Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” di Gianyar

Ia menegaskan bahwa bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap umat. Pihaknya berkomitmen untuk mengelola dan mendistribusikan daging qurban tersebut secara adil, tepat sasaran, dan sesuai dengan syariat agama.

Di sisi lain, momentum Idul Adha tahun ini juga membawa berkah tersendiri bagi peternak lokal Jembrana. Ketut Suartini, seorang peternak asal Sumbersari sekaligus pemilik sapi yang terpilih sebagai bantuan qurban Presiden, mengungkapkan rasa bangganya. Sapi yang dirawatnya dengan telaten selama tiga tahun tersebut berhasil mencapai bobot prima.

“Sapi itu saya beli umur sekitar 1 tahun dan saya pelihara selama 3 tahun. Saat awal dicek oleh dinas terkait, bobotnya 630 kg, namun saat penyerahan hari ini timbangannya sudah mencapai 680 kg,” jelas Suartini.

Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik dengan Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana dalam menjaga kesehatan ternak menjadi kunci keberhasilannya. Berkat rekam jejaknya sebagai penyedia sapi berkualitas, dinas terkait merekomendasikan sapinya untuk dipinang sebagai hewan qurban Presiden RI.

Melalui penyerahan bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap semangat berbagi di hari raya kurban dapat mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta membawa keberkahan bagi kemajuan seluruh masyarakat Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Buleleng Dorong Pengadaan Digital Transparan melalui KKI dan E-Katalog V6

Published

on

By

pemkab buleleng
SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada Katalog Elektronik (E-Katalog) Versi 6 yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Buleleng di Ruang Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (25/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada Katalog Elektronik (E-Katalog) Versi 6 yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Buleleng di Ruang Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (25/5).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan seluruh perangkat daerah agar mampu beradaptasi dengan sistem pengadaan elektronik yang semakin terintegrasi dengan sistem keuangan daerah.

Kepala Bagian PBJ Setda Buleleng, I Made Suwitra Yadnya, mengungkapkan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terkait penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah atau KKI di Buleleng.

“Tujuan dari diselenggarakannya sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan dalam penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) atau KKI di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan KKI menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital di sektor pengadaan barang dan jasa. Sistem pembayaran non-tunai tersebut dinilai mampu mempercepat proses administrasi keuangan sekaligus meningkatkan transparansi penggunaan anggaran daerah.

Melalui sistem yang terintegrasi secara digital, proses transaksi pengadaan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan dapat berjalan lebih cepat, aman, dan efisien. Selain itu, digitalisasi pembayaran juga dinilai mampu meminimalkan potensi kesalahan maupun penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Untuk mendukung implementasi tersebut, Pemkab Buleleng juga menjalin sinergi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali serta sejumlah marketplace lokal. Kolaborasi itu diharapkan dapat membangun ekosistem pengadaan digital yang lebih optimal di lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga  Kuat hingga Tingkat RT, Gubernur Koster Minta Kepala Daerah Beri Dukungan Penuh untuk TP PKK, Pembina Posyandu dan Dekranasda

Keterlibatan marketplace lokal juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Buleleng untuk ikut terlibat dalam pengadaan pemerintah. Dengan demikian, belanja pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat lokal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca