Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Alit Wiradana Apresiasi Gelaran Bulan Bakti Gotong-royong

Wujud Nyata Komitmen Bersama Jaga Kebersihan Lingkungan

Loading

BALIILU Tayang

:

Sekda Alit Wiradana
BULAN BAKTI GOTONG-ROYONG: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana membuka secara resmi Bulan Bakti Gotong-royong yang digelar di dua lokasi pada Jumat (16/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana membuka secara resmi Bulan Bakti Gotong-royong yang digelar di dua lokasi pada Jumat (16/5). Keduanya yakni Bulan Bakti Gotong-royong oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Denpasar yang digelar di Tukad Teba, Jalan Semila I (Pura Demak), Kecamatan Denpasar Barat dan oleh LPM Desa Sumerta Kelod di Balai Banjar Kedaton Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana meninjau langsung proses pembersihan sampah di Tukad Teba serta menuangkan Eco Enzyme serta menebar 10.000 benih ikan Nila yang diikuti oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha, Ketua DPD LPM Kota Denpasar, I Gede Eka Suputra, dan Camat Denpasar Barat, IB Made Purwanasara, dan peserta dari seluruh OPD di wilayah Denpasar Barat.

Dalam kegiatan yang bertajuk “Melalui Bulan Bakti Gotong-royong Masyarakat, Kita Bersinergi Menuju Denpasar Bersih dan Maju”, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana menyampaikan bahwa kegiatan rutin ini dilakukan guna menjaga ekosistem dan kebersihan sungai serta lingkungan tinggal, demi kehidupan masyarakat Kota Denpasar yang sehat.

Pihaknya menekankan pentingnya peran LPM dalam meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat untuk menjaga lingkungan, sehingga perlunya strategi dalam membentuk gerakan yang masif. Hal ini merupakan wahana positif dalam mendukung komitmen bersama menjaga lingkungan.

“Dalam meningkatkan kepedulian akan kesehatan dan kebersihan lingkungan di masyarakat, tidak bisa dilakukan secara parsial, tentu dibutuhkan gerakan masif, serta membangun integrasi sosialnya melalui pendekatan kewilayahan, bekerjasama dengan seluruh OPD dan tokoh-tokoh masyarakat, sehingga tercipta lingkungan tinggal yang sehat,” kata Alit Wiradana.

Baca Juga  Serius Tangani Sampah, Pemkot Terbitkan 317 SK Bank Sampah

Sementara Ketua Panitia Bulan Bakti Gotong-royong Desa Sumerta Kelod, Swihendra mengatakan Bulan Bakti Gotong-royong Desa Sumerta Kelod tahun 2025 ini mengambil tema “Melalui Bulan Bhakti Gotong-royong Masyarakat Kita Bersinergi Menuju Denpasar Bersih dan Maju, serta Menumbuhkan Budaya Membaca dan Melestarikan Budaya Bali Sejak Usia Dini”.

Ditambahkannya, acara yang diadakan dari tanggal 15 sampai 18 Mei ini dirangkaikan dengan berbagai kegiatan yang sangat edukatif dan kreatif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dari PAUD hingga lansia di lingkungan Desa Sumerta Kelod diantaranya kegiatan persembahyangan bersama, kegiatan gotong-royong, pembersihan dan penghijauan di telajakan Banjar Kedaton.

Selain itu, kegiatan lomba dan hiburan juga turut dilaksanakan, diantaranya, lomba gender wayang berpasangan tingkat SD & SMP, lomba pelestarian budaya tingkat SD (lomba penjor upacara, membuat canang sari, kwangen, ngulat tipat nasi), lomba menggambar, mewarnai, menulis tegak bersambung, dalam rangka hari perpustakaan nasional tanggal 17 Mei, parade karaoke lansia, oleh banjar di Desa Sumerta Kelod, dalam rangka hari lanjut usia nasional tanggal 29 Mei, safari kesehatan oleh klinik di lingkungan Desa Sumerta Kelod, dan donor darah oleh PMI Denpasar, bazzar kuliner warga bersama BUMdes Desa Sumerta Kelod, penyuluhan-penyuluhan, ikut berperan dalam pelestarian musik keroncong sebagai musik asli Indonesia, jalan sehat dan senam PKK Desa Sumerta Kelod.

“Semoga kegiatan dalam rangka Bulan Bhakti Gotong-royong LPM 2025 ini, memberikan dampak dan manfaat kepada masyarakat, dan LPM mampu menjadi partner pemerintah, dengan kreatif dan inovatif dalam setiap lini pembangunan yang menyejahterakan masyarakat, dengan semangat wasudewa kuthumbakam, menuju Denpasar yang bersih dan maju,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

Junjung Tinggi Toleransi, Pemkab Gianyar Gelar Buka Puasa Bersama

Published

on

By

buka puasa bersama di gianyar
BUKA PUASA: Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun saat menghadiri buka puasa bersama di Taman Maheswara, halaman belakang Kantor Bupati Gianyar, Rabu (4/3). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar buka puasa bersama di Taman Maheswara, halaman belakang Kantor Bupati Gianyar, Rabu (4/3). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Gianyar, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kabupaten Klungkung dan Bangli, Forkopimda Kabupaten Gianyar, Pengadilan Negeri Gianyar, Danyon Zipur 18 YKR,  FKUB Gianyar, MUI Gianyar, Dewan Masjid Indonesia Gianyar, Baznas Gianyar, para anggota DPRD Kabupaten Gianyar, Kepala OPD Kabupaten Gianyar, serta perwakilan umat Muslim di Kabupaten Gianyar.

Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menyampaikan bahwa Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat Muslim, bulan yang penuh berkah, penuh ampunan, dan mengajarkan arti kesabaran, keikhlasan, kepedulian terhadap sesama.

“Acara Buka Puasa dan Safari Ramadhan seperti ini memiliki makna yang sangat penting. Selain sebagai momentum ibadah dan rasa syukur, juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Gianyar yang kita cintai,” ujarnya.

Lebih lanjut Wabup Agung Mayun mengungkapkan bahwa keberagaman adalah hal yang patut kita pertahankan, karena keharmonisan dan toleransi antarumat beragama dapat terjaga dengan baik. Hal tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan.

“Saya percaya, kekuatan terbesar Kabupaten Gianyar terletak pada persatuan dan gotong-royong masyarakatnya. Ketika kita mampu menjaga kebersamaan, saling mendukung, dan bekerja sama, maka berbagai tantangan pembangunan dapat kita hadapi dengan lebih baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Agung Mayun juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya mewujudkan masyarakat Gianyar yang aman, maju, inklusif, berdaya saing, berbudaya dan berkelanjutan.

Baca Juga  Gencarkan Program Ketahanan Pangan, Kelompok Uma Mina Segara Desa Pemogan Budidayakan Ikan Lele

“Kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Gianyar, saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga ibadah yang dijalankan senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, dan keberkahan, serta kita semua dapat dipertemukan kembali dengan hari kemenangan dalam keadaan penuh kebahagiaan,” tutupnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali I Gusti Made Sunartha menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan pengendalian diri. Ia juga menekankan bahwa perayaan hari raya yang waktunya berdekatan dengan Imlek dan Nyepi mencerminkan keberagaman serta kerukunan umat beragama di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, turut dibagikan bantuan sembako kepada umat Muslim yang kurang mampu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan sosial di bulan suci Ramadhan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satpol PP Buleleng Luncurkan Inovasi KSATRIA 2026, Momentum Penguatan Satlinmas

Published

on

By

Satpol PP Buleleng
KSATRIA 2026: Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng resmi meluncurkan inovasi KSATRIA 2026 (Kompetisi Satlinmas Tangguh, Responsif, Inspiratif, dan Andal) sebagai momentum penguatan Satlinmas. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng resmi meluncurkan inovasi KSATRIA 2026 (Kompetisi Satlinmas Tangguh, Responsif, Inspiratif, dan Andal) sebagai momentum penguatan Satlinmas.

Kompetisi ini berlangsung mulai 12 Februari hingga 25 Maret 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-422 Kota Singaraja, HUT Ke-76 Satpol PP, serta HUT Ke-64 Satlinmas.

“KSATRIA 2026 diperuntukkan untuk membangkitkan semangat Satlinmas di wilayah Kabupaten Buleleng agar semakin aktif, solid, dan profesional dalam menjalankan peran perlindungan masyarakat,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Buleleng Komang Kappa Tri Aryandono dikonfirmasi, Kamis (5/2).

Lebih lanjut dijelaskan, program ini tidak sekadar lomba, melainkan gerakan pembenahan menyeluruh terhadap kualitas Satlinmas.

“Penilaian dilakukan secara terukur dan objektif berdasarkan empat pilar utama, yakni Tangguh, Responsif, Inspiratif, dan Andal. Aspek yang dinilai meliputi kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, kecepatan merespons laporan masyarakat, keterlibatan sosial, hingga tertib administrasi dan pemanfaatan sistem informasi,” ungkapnya.

Mantan Kaban Kesbang ini menegaskan bahwa KSATRIA 2026 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan standar Satlinmas di Kabupaten Buleleng.

“KSATRIA 2026 bukan hanya mencari juara. Ini adalah gerakan penguatan agar Satlinmas semakin tangguh, responsif, dan profesional. Kami ingin Satlinmas benar-benar hadir dan siap ketika masyarakat membutuhkan,” tegasnya.

Selama ini, Satlinmas memiliki peran penting namun sering bekerja tanpa sorotan. Mereka terlibat dalam pengamanan kegiatan masyarakat, membantu penanganan situasi darurat, hingga menjaga ketertiban lingkungan.

Selain itu, Satlinmas juga memiliki peran strategis dalam penanggulangan bencana, mulai dari tahap pencegahan dan kesiapsiagaan, membantu proses evakuasi saat terjadi bencana, hingga mendukung upaya pemulihan pascabencana di wilayah masing-masing.

Melalui kompetisi ini, seluruh desa dan kelurahan diharapkan dapat menunjukkan bahwa Satlinmas mereka aktif, terlatih, dan tertib administrasi. Dengan semangat peringatan hari jadi Kota Singaraja serta institusi Satpol PP dan Satlinmas, KSATRIA 2026 diharapkan menjadi tonggak peningkatan kualitas Satlinmas di Kabupaten Buleleng.

Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Hadiri Puncak Karya di Pura Kahyangan lan Prajapati Dalem Tegeh Gumi

“Kita optimistis, melalui inovasi ini, Satlinmas akan semakin kuat dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat serta semakin sigap dalam menghadapi berbagai potensi bencana di daerah,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Kolektif Bali Bersih Sampah di Jimbaran, Menteri LH dan Gubernur Koster Serukan Wajib Pilah Sampah dari Sumber

Published

on

By

Gubernur Koster
DAMPINGI MENTERI: Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Faisol Nurofiq dalam aksi Korve Bersih Sampah Pantai di Pantai Jimbaran, Kabupaten Badung, Kamis (5/3) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Faisol Nurofiq dalam aksi Korve Bersih Sampah Pantai di Pantai Jimbaran, Kabupaten Badung, Kamis (5/3) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah percepatan penanganan persoalan sampah di Bali yang belakangan menjadi sorotan nasional hingga internasional.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas intensitas kunjungan pemerintah pusat yang dinilai cukup sering.

Ia menegaskan bahwa hal itu menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap Bali sebagai wajah pariwisata Indonesia.

“Demikian pentingnya arti Bali bagi pemerintah pusat. Banyak keluhan dari masyarakat internasional yang langsung disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan sampah di Bali telah menjadi perhatian serius Presiden. Pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi serta kabupaten/kota diminta segera mengambil langkah konkret dan substansial dalam penanganan sampah.

Menteri LH menegaskan bahwa pola lama pengelolaan sampah dengan sistem “pungut-angkut-buang” ke TPA Suwung tidak lagi dapat dipertahankan. Kondisi TPA tersebut disebut telah mengalami kelebihan kapasitas (overloaded) dan berdampak pada kerusakan lingkungan yang serius.

Bahkan, TPA Suwung kini masuk dalam proses penyidikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Pemerintah pusat memberikan sanksi berat sebagai langkah penegakan hukum dan pembenahan tata kelola.

“Kita tidak bisa lagi menunda. Mulai sekarang wajib pilah sampah dari sumber,” tegasnya.

Target Pilah Sampah Satu Bulan

Berdasarkan data Kementerian LH, sekitar 60 persen sampah di Bali merupakan sampah organik yang seharusnya dapat diselesaikan di tingkat sumber, baik rumah tangga maupun fasilitas publik.

Menteri LH meminta Walikota Denpasar dan Bupati Badung menuntaskan sistem pemilahan sampah organik di sumber paling lambat satu bulan ke depan. Ia menekankan bahwa kepala daerah bertanggung jawab penuh memimpin gerakan pilah sampah hingga level rumah tangga.

Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Hadiri Puncak Karya di Pura Kahyangan lan Prajapati Dalem Tegeh Gumi

“Terimakasih kepada Bapak Gubernur Bali, yang telah berupaya keras dan selalu mengawal serta mengawasi program pemerintah pusat ini di daerah,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah pusat tengah menyiapkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy). Namun proyek tersebut diperkirakan membutuhkan waktu 2,5 hingga 3 tahun hingga beroperasi penuh.

“Kalau tidak mulai pilah dari sekarang, sampah akan terus menumpuk sampai tiga tahun ke depan,” katanya.

Serahkan Mesin Pemotong Kayu

Dalam kesempatan itu, Menteri LH menyerahkan secara simbolis dua unit mesin pemotong kayu kepada Pemerintah Kabupaten Badung. Bantuan tersebut diterima langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa untuk membantu percepatan penanganan sampah kiriman berupa kayu dan bambu di kawasan pantai.

Ia juga mengakui bahwa sampah kiriman melalui laut menjadi tanggung jawab kementeriannya, namun hingga kini belum sepenuhnya dapat diatasi secara optimal.

Bantuan peralatan tersebut, menurutnya, menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menyelesaikan persoalan sampah di Bali.

Bali Bersih untuk Pariwisata Berkelanjutan

Gubernur Wayan Koster dalam kesempatan tersebut menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh langkah pemerintah pusat.

Aksi bersih pantai di Pantai Jimbaran turut dihadiri unsur TNI-Polri, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, organisasi masyarakat, organisasi perempuan, serta pelajar.

Menteri LH menutup sambutannya dengan ajakan bekerja keras dan bergerak cepat. “Bali daerah wisata tanpa sampah tentu akan semakin cantik, semakin menawan bagi wisatawan mancanegara. Mari kita hadirkan yang terbaik untuk bangsa melalui Bali Bersih,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca