Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Dewa Indra: SE 2021/2020 untuk Jaga Keseimbangan antara Pariwisata dan Pencegahan Covid-19

BALIILU Tayang

:

de
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra (tengah) didampingi Kadis Kesehatan dr. Ketut Suarjaya (kanan) dan Kepala BNPB I Made Rentin (kiri) saat jumpa pers terkait SE Nomor 2021 Tahun 2020, Kamis (17/12) sore.

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menegaskan Gubernur Bali Wayan Koster membuat Surat Edaran Nomor 2021 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, karena merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri terkait, kepala daerah, dan pejabat terkait yang intinya mengantisipasi libur panjang pada Hari Natal dan Menyambut Tahun Baru di tengah pandemi Covid-19, sehingga semua daerah diminta melalukan upaya pencegahan.

“Supaya libur ini tidak menumbuhkan kasus baru Covid-19, maka dilakukan upaya pencegahan. Jadi itu semangatnya,” kata Sekda Bali Dewa Made Indra saat melakukan jumpa pers, Kamis (17/12) di Ruang Rapat Sandat, Kantor Diskominfos Provinsi Bali seraya mengatakan atas kesepakatan itu, maka SE Nomor 2021 Tahun 2020 yang dibuat agar menjadi pegangan semua stakeholder, termasuk petugas terkait, dan pelaku pariwisata dalam mengendalikan Covid-19.

Sekda Bali lebih lanjut menjelaskan yang terkandung dalam SE Nomor 2021 Tahun 2020, ialah bagaimana kita bisa menjaga keseimbangan antara upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di tengah liburan yang relatif panjang ini, dan juga menjaga pariwisata kita supaya tetap bisa berjalan.

“Jadi sekali lagi, kebijakan ini untuk menjaga keseimbangan antara pariwisata dan pencegahan penyebaran Covid-19,” sebutnya sembari memastikan kembali bahwa kebijakan SE Gubernur adalah jalan tengah, untuk itu pintu Bali kita buka dengan syarat supaya orang bisa liburan ke Bali, namun yang berkunjung ke Bali tidak menimbulkan kasus baru Covid-19 di Pulau Dewata.

Baca Juga  Jenderal Idham Azis Serahkan Panji Polri Tribrata kepada Jenderal Listyo Sigit

Kesiapan Bali untuk membuka pariwisata Internasional juga disampaikan oleh Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, dimana Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Pusat terus mematangkan persiapan untuk membuka pintu pariwisata Internasional.

“Ini tidak mudah membuka pariwisata Internasional, karena membutuhkan kepercayaan dunia untuk membuktikan bahwa Bali itu aman dari Covid-19. Sehingga agar wisatawan merasa aman dan nyaman ke Bali, maka Bali akan dilihat apakah memiliki sistem yang baik atau tidak di dalam pencegahan Covid-19, dan kesiapan ini terus dicek oleh Menteri Pariwisata, hingga Menteri Perhubungan seperti di Garuda Wisnu Kencana (GWK) maupun di Airpot Ngurah Rai,” ujarnya.

Kalau ini sudah siap, maka Pemerintah Pusat baru mengambil kebijakan untuk membuka pariwisata Internasional. Sehingga Pemerintah Provinsi Bali tidak boleh lengah di dalam mengantisipasi peningkatan kasus di akhir tahun.

“Inilah yang mendasari subtansi SE Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020 di dalam upaya menjaga keseimbangan perekonomian dan kesehatan, selain membangun kepercayaan Bali di kancah Internasional dengan sistem pencegahan Covid yang baik,” pungkasnya. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Aksi Sosial Posyandu Provinsi Bali “Membina dan Berbagi” di Kabupaten Badung

Published

on

By

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mendampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali Nyonya Putri Suastini Koster saat Aksi Sosial di Kabupaten Badung.
AKSI SOSIAL: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mendampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, saat Aksi Sosial di wilayah Kabupaten Badung, Selasa (4/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mendampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, dalam pelaksanaan Aksi Sosial bertema “Membina dan Berbagi” yang digelar di wilayah Kabupaten Badung, Selasa (4/8).

Kegiatan berlangsung secara berturut-turut di Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, dan Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, sebagai bentuk penghargaan tulus serta dukungan nyata bagi para kader posyandu yang berdedikasi menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dasar dan pemberdayaan di tingkat masyarakat.

Dalam rangkaian penuh kehangatan ini, bantuan kebutuhan pokok dan pendukung kerja disalurkan kepada seluruh kader yang hadir. Sebanyak 78 orang kader dari Kelurahan Abianbase dan 60 orang kader dari Desa Selat menerima paket lengkap berisi 30 kilogram beras, 2 keranjang telur, 2 kotak susu, serta majalah panduan Posyandu bagi setiap orang. Penyerahan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tanpa lelah, ketulusan, dan konsistensi kader dalam melayani lingkungan masing-masing setiap harinya.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, dalam arahannya menegaskan peran strategis Posyandu yang tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan semata.

“Posyandu menjadi mitra utama Pemerintah Desa maupun Kelurahan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, serta peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan keselarasan peran tersebut dengan standar pelayanan yang berlaku melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang menetapkan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, meliputi: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman serta ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Hal ini menegaskan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan yang berperan luas dan menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Update Covid-19 Rabu Ini di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 239 Orang

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Nyonya Putri Suastini Koster beserta jajaran Posyandu Provinsi Bali atas perhatian istimewa, kehadiran langsung, dan kepedulian yang diberikan kepada kader di wilayah Badung.

“Kehadiran dan perhatian ini menjadi penyemangat luar biasa bagi kami semua. Para kader posyandu adalah pilar utama kesehatan dan kesejahteraan keluarga serta masyarakat, yang bekerja tulus, ikhlas, dan penuh semangat ngayah tanpa mengenal lelah demi mewujudkan keluarga Badung yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan “Membina dan Berbagi” memiliki makna mendalam, bukan sekadar penyaluran bantuan materi. Melalui momen ini, terjalin silaturahmi yang erat, kesamaan visi dan persepsi, serta peningkatan kompetensi dan semangat pengabdian antar kader. Sinergi kuat antara tingkat provinsi dan kabupaten menjadi pondasi utama untuk terus memajukan pelayanan Posyandu yang merata, berkualitas, berkelanjutan, dan benar-benar menyentuh hati setiap lapisan masyarakat.

Turut hadir mendampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait di lingkup Pemprov Bali dan Pemkab Badung, Camat Mengwi, Plt. Camat Abiansemal, aparat Desa/Kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Puluhan Ribu Pelajar Bali Mengenal Demokrasi dan Pemilu Sejak Dini Melalui “KPU Goes to School”

Published

on

By

Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat acara KPU Goes to School.
Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan saat acara KPU Goes to School. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota se-Bali berhasil menjangkau sebanyak 45.399 pelajar melalui program KPU Goes to School. Kegiatan yang dilaksanakan di bulan Juli 2026 ini merupakan bagian dari sosialisasi pendidikan pemilih dan literasi demokrasi yang menyasar pemilih pemula di jenjang SMA, SMK dan SLB, serta banyak dilaksanakan dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Selama pelaksanaan kegiatan, antusiasme para pelajar terlihat sangat tinggi. Generasi Z menunjukkan rasa ingin tahu yang besar terhadap demokrasi, penyelenggaraan pemilu, serta peran mereka sebagai pemilih pemula. Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, para siswa didorong untuk memahami pentingnya partisipasi dalam kehidupan demokrasi dan mengenal proses kepemiluan sejak dini.

Melalui program ini, KPU juga berharap para pelajar memiliki kesiapan dalam menentukan pilihan ketika telah memenuhi syarat sebagai pemilih. Selain memberikan pemahaman mengenai demokrasi dan pemilu, kegiatan ini mengajak generasi muda untuk berani menyampaikan pendapat, peduli terhadap lingkungan sekitarnya, serta menanamkan semangat bahwa demokrasi dimulai dari diri sendiri.

Berdasarkan pelaksanaan KPU Goes to School oleh KPU Kabupaten/Kota se-Bali, jumlah peserta yang berhasil dijangkau meliputi KPU Kota Denpasar sebanyak 8.841 peserta, Kabupaten Badung 2.711, Kabupaten Tabanan 9.045, Kabupaten Jembrana 3.628, Kabupaten Buleleng 3.824, Kabupaten Bangli 3.301, Kabupaten Karangasem 5.250, Kabupaten Klungkung 3.768, dan Kabupaten Gianyar 5.031 peserta.

Hingga saat ini, Program KPU Goes To School di bulan juli telah menjangkau 45.399 siswa, atau 23,93% dari total 189.682 siswa SMA/SMK Negeri dan Swasta di Provinsi Bali. Capaian ini menunjukkan perluasan pendidikan pemilih kepada pemilih pemula yang akan terus dilaksanakan secara bertahap di seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Juga  Jelang Imlek, Umat Tri-Dharma Cung Ling Bio Negara Sibuk Bersihkan Tempat Ibadah dan Rupang Dewa

Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan KPU Goes to School menunjukkan tingginya komitmen jajaran KPU Kabupaten/Kota dalam memberikan pendidikan pemilih kepada generasi muda, meskipun kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa dukungan anggaran khusus. Ia berharap program ini terus berlanjut sebagai investasi demokrasi untuk mencetak pemilih muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menyongsong pemilu maupun pemilihan di masa mendatang. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Respons Cepat Bencana, Kodam IX/Udayana Gelar Latihan Operasi Gabungan TNI Bersama Lintas Instansi

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyambut kunjungan kerja Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Muzafar di Makodam IX/Udayana.
KUNKER: Kunjungan kerja Pangkogabwilhan II di Makodam IX/Udayana, Selasa (4/8/2026), disambut langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto didampingi para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Kodam IX/Udayana menerima kunjungan kerja Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II, Marsekal Madya TNI Muzafar, S.Sos., M.M., beserta rombongan pejabat Kodiklat TNI dan Danpuslat TNI, dalam rangka pelaksanaan Latihan Kesiapsiagaan Operasi (LKO) Bencana Alam Tahun 2026 yang dipusatkan di wilayah Bali dan Jawa Timur.

Kedatangan Pangkogabwilhan II di Makodam IX/Udayana, Jalan Udayana Nomor 1 Denpasar, Selasa (4/8/2026), disambut langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto didampingi para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana.

Latihan Kesiapsiagaan Operasi yang diselenggarakan oleh Kodiklat TNI berlangsung pada 3 hingga 9 Agustus 2026, dengan Makodam IX/Udayana sebagai Latihan Markas (Latmako), sementara latihan lapangan dilaksanakan di kawasan Pantai Mertasari Sanur dan Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.

Dalam Taklimat Awal yang dibacakan oleh Wadan Kodiklat TNI Marsekal Muda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc. mewakili Panglima TNI, ditegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan dalam menghadapi kontinjensi bencana alam melalui operasi gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait.

Kegiatan latihan melibatkan kekuatan lintas matra dan lintas instansi. Dari unsur TNI AD melibatkan Kodam V/Brawijaya dan Kodam IX/Udayana beserta jajaran Korem 161/Wira Sakti, Korem 162/Wira Bhakti, Korem 163/Wira Satya, satuan tempur, bantuan tempur, bantuan administrasi serta Divisi Infanteri 2/Kostrad. Dari TNI AL turut berpartisipasi Koarmada II, Kodiklatal, Lanal Denpasar, dan Lanal Banyuwangi. Sementara dari TNI AU melibatkan Koopsud, Kodiklatau, Lanud I Gusti Ngurah Rai, Lanud Abdulrachman Saleh, Lanud Muljono, serta Kopasgat.

Selain unsur TNI, latihan juga melibatkan Polda beserta jajaran, Pemerintah Daerah, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Dinas Kesehatan, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi kepemudaan sebagai bentuk sinergi nasional dalam menghadapi bencana.

Baca Juga  Desa Dangin Puri Kelod Gencarkan Pendataan Duktang dan Sosialisasi Penerapan Prokes

Dalam Taklimat Panglima TNI juga menegaskan bahwa Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) memiliki peran strategis dalam pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam, penanganan pengungsi, pemberian bantuan kemanusiaan, serta mendukung stabilitas wilayah sesuai tugas pokok TNI.

Konsep operasi yang diterapkan dalam latihan ini adalah melaksanakan operasi gabungan terpadu dengan mengerahkan seluruh kemampuan personel dan materiil di bawah kendali Kogabwilhan II guna merespons secara cepat, efektif, dan terkoordinasi terhadap skenario bencana alam yang terjadi di wilayah Bali dan Jawa Timur.

Pada simulasi Latihan Markas, Pangkogabwilhan II menerima direktif dari Panglima TNI yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemberian perintah kepada Pangdam IX/Udayana selaku Pangkogasgabpad untuk menyusun Petunjuk Perencanaan (Jukcan) dan Perintah Peringatan. Selanjutnya Pangdam IX/Udayana memimpin briefing Analisa Tugas Pokok sebagai dasar penyusunan rencana operasi bersama seluruh unsur yang terlibat.

Simulasi tersebut dilaksanakan secara tatap muka dan video conference di Ruang Olah Yudha Pendam IX/Udayana, sedangkan rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan berlangsung di Aula Supardi Makodam IX/Udayana.

Sementara itu Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menyampaikan bahwa penyelenggaraan Latihan Kesiapsiagaan Operasi ini menjadi momentum penting untuk menguji kesiapan sistem komando, koordinasi, serta interoperabilitas antarinstansi dalam menghadapi situasi darurat.

“Melalui latihan ini, Kodam IX/Udayana bersama seluruh komponen yang terlibat terus memperkuat sinergi, meningkatkan kemampuan respons, serta memastikan setiap unsur memahami peran dan tanggung jawabnya dalam penanggulangan bencana. Harapannya, apabila terjadi bencana yang sesungguhnya, seluruh kekuatan dapat bergerak secara cepat, terpadu, dan efektif guna melindungi masyarakat serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan,” ujar Kapendam.

Pelaksanaan Latihan Kesiapsiagaan Operasi Bencana Alam Tahun 2026 diharapkan semakin memperkokoh kesiapan operasional TNI bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, sekaligus mempertegas komitmen TNI untuk senantiasa hadir membantu masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang secara profesional, responsif, dan terpadu. (gs/bi)

Baca Juga  Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 76 Orang

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca