Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Eddy Mulya Lepas Fun Walk Yayasan Pendidikan Karang Gede

Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

Loading

BALIILU Tayang

:

Sekda Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya melepas peserta Fun Walk Yayasan Pendidikan Karang Gede di Denpasar, Sabtu (16/8).
LEPAS FUN WALK: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, melepas sekaligus mengikuti kegiatan Fun Walk yang digelar Yayasan Pendidikan Karang Gede, yang menaungi TK, SD, dan SMP Mahardika Denpasar, Sabtu (16/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, melepas sekaligus mengikuti kegiatan Fun Walk yang digelar Yayasan Pendidikan Karang Gede, yang menaungi TK, SD, dan SMP Mahardika Denpasar, Sabtu (16/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan turut dihadiri Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, Ketua Yayasan Pendidikan Karang Gede Prof. Dr. Wayan Maba, Owner Yayasan Pendidikan Karang Gede Ni Luh Putu Sri Utami Suarshana, jajaran pengurus yayasan, para guru, siswa, serta orang tua siswa. Usai pelaksanaan Fun Walk, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan door prize kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi sekaligus menambah semarak suasana perayaan kemerdekaan.

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Karang Gede yang telah turut berpartisipasi memeriahkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI melalui berbagai kegiatan yang melibatkan warga sekolah, orang tua, dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan lembaga pendidikan dalam kegiatan kebangsaan menjadi bagian penting dalam menanamkan semangat nasionalisme dan kebersamaan sejak dini.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami memberikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Karang Gede yang telah ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami juga mengucapkan terima kasih karena selama ini telah turut berpartisipasi membantu pembangunan di Kota Denpasar, khususnya dalam bidang pendidikan,” ujar Eddy Mulya.

Pihaknya berharap, semangat Yayasan Pendidikan Karang Gede dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan di Kota Denpasar dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Selain menjadi momentum memperingati kemerdekaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan antara siswa, guru, orang tua, dan masyarakat.

Baca Juga  Sembuh Bertambah 11 Orang, Kasus Covid-19 di Kota Denpasar Terus Menurun

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kepala SD Mahardika Denpasar, I Wayan Gede Suyanta, mengatakan Fun Walk merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI yang dirancang untuk melibatkan seluruh warga sekolah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh warga sekolah, mulai dari anak-anak TK, SD, SMP hingga para orang tua untuk bersama-sama memeriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia,” jelasnya.

Fun Walk mengambil rute dari Jalan Bypass Ngurah Rai menuju Jalan Wayan Wuruk, kemudian berbelok ke Jalan Ganapura dan kembali menuju Jalan Bypass Ngurah Rai. Selain Fun Walk, rangkaian kegiatan juga diisi dengan donor darah, senam sehat, lomba mewarnai, tenant UMKM, sembako murah, serta pemeriksaan kesehatan.

Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan hingga 17 Agustus 2026 melalui pelaksanaan upacara bendera. Melalui berbagai kegiatan tersebut, Yayasan Pendidikan Karang Gede berharap momentum HUT Kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai perjuangan, nasionalisme, kebersamaan, serta semangat untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif.

“Dengan semangat kebersamaan ini, kami berharap siswa dan masyarakat dapat ikut memeriahkan kemerdekaan sekaligus memahami makna kemerdekaan dan mengisinya dengan kegiatan-kegiatan positif,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Kapal Terbakar di Selat Lombok, Tim SAR Kerahkan 3 Kapal dan 1 Helikopter

Published

on

By

Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok.
PENCARIAN: Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban insiden terbakarnya kapal penumpang di perairan Selat Lombok, Jumat (14/8). (Foto: Hms SAR)

Mataram, baliilu.com – Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban insiden terbakarnya kapal penumpang di perairan Selat Lombok, Jumat (14/8). Operasi SAR ini dipusatkan melalui Posko SAR di Pelabuhan Lembar.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi dalam keterangannya menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat harus bekerja secara maksimal dan terkoordinasi agar proses pencarian dan pertolongan dapat berjalan cepat dan lancar.

“Kami mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada, baik personel, alut (alat utama) laut maupun udara, dengan membagi sektor pencarian secara terarah. Sinergi lintas sektoral ini sangat krusial untuk mempercepat penemuan korban di tengah tantangan kondisi perairan,” ujar Muhamad Hariyadi.

Hariyadi menambahkan, untuk memaksimalkan pencarian pada hari ketiga ini, tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan alut yang terbagi ke dalam beberapa area pencarian. KN SAR 220 Mataram, KAL Belongas, dan KAL Lembar melaksanakan pencarian di perairan. Sedangkan Helikopter SGi Air Bali didukung Finns Search and Rescue dan personel Kantor SAR Denpasar melakukan pencarian udara. Adapun area pencarian yaitu arah barat daya, selatan, dan sebelah timur dari lokasi kejadian.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayor Jenderal TNI (Mar) Edy Prakoso turut memantau langsung jalannya operasi SAR di lapangan melalui Posko SAR dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur SAR, meliputi Kantor SAR Mataram & Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Kru SGi Air Bali & Finns Search and Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.

Baca Juga  Pembangunan SJUT Kota Denpasar Tahap 1 Resmi Dimulai

Selain unsur SAR, pergerakan tim di lapangan juga didukung oleh armada tambahan yang ekstensif, di antaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, Helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, Kapal Polair KP XXI – 2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD Provinsi NTB.

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

​Perkembangan terbaru operasi SAR terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok mencatat perubahan jumlah korban yang hilang. Dari lima orang yang sebelumnya dicari, satu di antaranya dipastikan selamat setelah dikonfirmasi tidak berada di dalam kapal saat insiden terjadi.

​Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyampaikan keterangan tersebut dalam konferensi pers pada Jumat (14/8) sore. Korban selamat atas nama I Ratu Agung Ayu Sekar (21), warga Mataram, telah dilaporkan kembali ke rumahnya dengan selamat oleh pihak keluarga.

​”Berdasarkan informasi yang diterima Posko SAR, saudari Ayu memang sempat membeli tiket KMP Putri Yasmin sehingga namanya tercatat di manifes. Namun, karena ada perubahan rencana, ia berangkat lebih awal pada 9 Agustus 2026 menggunakan kapal lain,” jelas Hariyadi.

​Dengan adanya kejelasan informasi tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan kini tersisa empat orang. Seluruh korban merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), dengan rincian identitas sebagai berikut: ​1. Yasir Arafat (37) — Asal Mataram; ​2. Selvina Rambu Mayi (28) — Asal Sumba; ​3. I Made Sutarjana (55) — Asal Denpasar; dan ​4. Slamet Yulianto (41) — Asal Denpasar.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Saksikan Laga Final DBL 2025

​Hariyadi menambahkan, pencarian dihentikan sementara pada Jumat sore dan akan kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi untuk memfokuskan pencarian terhadap empat korban yang belum ditemukan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pascagempa M 7,7 Nagekeo, Kodam IX/Udayana Gerak Cepat Evakuasi Pasien RSUD TC Hillers Maumere

Published

on

By

Prajurit Kodim 1603/Sikka membantu evakuasi pasien RSUD TC Hillers Maumere pascagempa Magnitudo 7,7 di NTT.
RESPONS CEPAT: Respons cepat jajaran TNI di wilayah terdampak gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari. (Foto: Pendam IX)

Maumere, baliilu.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari, langsung direspons cepat jajaran TNI di wilayah terdampak. Guncangan kuat yang berpusat di sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, tersebut dirasakan di sejumlah wilayah dan sempat memicu kepanikan masyarakat.

Situasi semakin membutuhkan kewaspadaan setelah gempa tersebut memicu peringatan dini tsunami bagi sejumlah wilayah pesisir NTT dan sekitarnya. Mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan maupun gempa susulan, unsur TNI bersama seluruh komponen terkait segera meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan pemantauan di wilayah masing-masing.

Merespons kondisi tersebut, Kodam IX/Udayana langsung menggerakkan jajarannya di wilayah terdampak untuk membantu masyarakat, termasuk melaksanakan pemantauan, pengamanan, serta dukungan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan.

Salah satu aksi tanggap darurat ditunjukkan prajurit Kodim 1603/Sikka yang bergerak membantu evakuasi pasien menuju RSUD TC Hillers Maumere. Dalam situasi yang penuh keterbatasan dan membutuhkan kecepatan, para prajurit bersama tenaga medis dan unsur terkait bahu-membahu memindahkan pasien menuju lokasi yang lebih aman agar proses pelayanan dan penanganan medis dapat terus berlangsung.

Evakuasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi dengan tetap memperhatikan kondisi masing-masing pasien. Kehadiran prajurit TNI di tengah situasi darurat tersebut menjadi bagian penting dalam membantu tenaga kesehatan, memperlancar proses pemindahan pasien, sekaligus menjaga kondisi lingkungan rumah sakit tetap aman dan kondusif.

Langkah tersebut menjadi bukti bahwa dalam situasi bencana, TNI tidak hanya hadir untuk melakukan pemantauan, tetapi bergerak langsung memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan seperti pasien yang berada di fasilitas kesehatan.

Baca Juga  Serius Tangani Sampah, Pemkot Terbitkan 317 SK Bank Sampah

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap respons kedaruratan yang dilakukan jajaran Kodam IX/Udayana.

“Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto langsung menginstruksikan seluruh jajaran di wilayah terdampak untuk bergerak sigap melakukan pemantauan dan membantu masyarakat. Dalam situasi seperti ini, keselamatan warga menjadi prioritas utama, termasuk memastikan pasien di fasilitas kesehatan seperti RSUD TC Hillers Maumere dapat dievakuasi dan mendapatkan penanganan secara aman,” ujar Kapendam IX/Udayana.

Menurutnya, gerak cepat prajurit di lapangan merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk selalu hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya ketika terjadi situasi darurat yang membutuhkan respons cepat.

“Prajurit di lapangan akan terus membantu semaksimal mungkin sesuai kemampuan dan kondisi yang ada. Kami juga terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, BPBD, Polri, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar setiap kebutuhan masyarakat dapat segera direspons,” tambahnya.

Sementara itu, jajaran Kodam IX/Udayana terus melakukan pemantauan perkembangan situasi, mengidentifikasi dampak gempa serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Personel TNI juga tetap disiagakan untuk memberikan bantuan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, termasuk dalam penanganan evakuasi dan dukungan terhadap masyarakat.

Kodam IX/Udayana mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

TNI akan terus hadir di tengah masyarakat, bergerak cepat membantu setiap warga yang membutuhkan, serta bersinergi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan penanganan dampak gempa di wilayah NTT berlangsung cepat, aman dan terkoordinasi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kodam IX/Udayana Kerahkan Prajurit Bantu Evakuasi Warga Pascagempa M7,7 di NTT

Published

on

By

Personel Kodam IX/Udayana memantau situasi pascagempa Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Mbay, Nagekeo, NTT.
SITUASI PASCAGEMPA: Kodam IX/Udayana terus memantau perkembangan situasi pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Kodam IX/Udayana terus memantau perkembangan situasi pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari.

Gempa yang terjadi pada pukul 04.58.24 WIB dengan kedalaman 15 kilometer tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah NTT dan kawasan sekitarnya. Seiring perkembangan situasi, BMKG telah menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa tersebut berakhir. Meski demikian, masyarakat di wilayah terdampak tetap diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari BMKG, BPBD, pemerintah daerah, dan aparat keamanan.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Amrizal Nasution mengatakan, menyikapi kejadian tersebut, jajaran TNI di wilayah NTT bergerak cepat membantu masyarakat dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait dalam penanganan dampak bencana.

“Begitu terjadi gempa, prajurit TNI di wilayah terdampak langsung bergerak membantu masyarakat. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga, membantu proses evakuasi menuju tempat yang aman, memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, serta mendukung pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana,” ujar Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Amrizal Nasution.

Personel dari Kodim 1603/Sikka, Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1602/Ende, serta Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/WM turut berada di tengah masyarakat untuk membantu proses evakuasi, mendirikan dan mendukung pos-pos pengungsian, memberikan pertolongan kesehatan kepada warga yang membutuhkan, serta mengarahkan masyarakat menuju lokasi yang lebih aman.

Kapendam menegaskan, keberadaan prajurit di lapangan merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap darurat bencana.

“Prajurit TNI tidak hanya bertugas dalam konteks pertahanan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. Saat ini personel terus berkoordinasi dengan Pemda, BPBD dan unsur terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Luncurkan Pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana

Menurut Kapendam, pendataan terhadap dampak gempa, baik korban maupun kerusakan materiil, masih terus dilakukan dan dikonfirmasi bersama pemerintah daerah serta instansi terkait. Oleh karena itu, data yang disampaikan kepada publik akan terus diperbarui berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, dan selalu mengikuti perkembangan serta arahan resmi dari BMKG, BPBD, pemerintah daerah maupun aparat di lapangan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” pungkas Kolonel Inf Amrizal Nasution.

Kodam IX/Udayana bersama jajaran kewilayahan akan terus memonitor perkembangan situasi di wilayah NTT dan memastikan kesiapsiagaan personel tetap terjaga untuk memberikan bantuan apabila sewaktu-waktu diperlukan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca