Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Selain Tim Korsel, Bali United Dipastikan Bertemu Wakil Vietnam, Ini Penilaian Teco Terhadap Tim Vietnam

BALIILU Tayang

:

Bali United
Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra. (Foto: Hms Bali United)

Vietnam, baliilu.com – Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra menerangkan soal kekuatan tim asal Vietnam jelang ajang Internasional Cup dalam even Hana Bank – BIDV Cup di Hanoi, Vietnam.

Laga internasional tersebut direncanakan akan berlangsung pada 23 dan 27 Januari 2024 di Stadion Hang Day, Hanoi, Vietnam.

Tim pertama yang dihadapi adalah Daejeon Hana Citizen dari Korea Selatan dan berpotensi bertemu salah satu dari dua wakil Vietnam yaitu Hanoi FC atau Cong An Ha Noi FC (Hanoi Police) pada laga kedua.

Coach Teco sendiri punya pengalaman penting menghadapi klub dari Vietnam di ajang AFC Cup bersama Persija dan Bali United. Untuk itu, pelatih asal Brasil ini memahami betul kualitas dan budaya sepak bola asal negeri naga biru tersebut.

“Kami tahu sepak bola di Vietnam memiliki beberapa aspek berbeda dengan yang ada di Indonesia. Mereka tim yang bagus dan saya pernah berjumpa dengan klub asal Vietnam saat masih menangani Persija Jakarta di AFC Cup. Saya bisa imbang di sini (Vietnam) dan menang di Jakarta. Begitu juga saat bersama Bali United sudah pernah bertemu tim asal Vietnam di Bali,” ungkap Coach Teco.

Pada tahun 2018, Coach Teco sudah tampil di AFC bersama Persija Jakarta yang saat itu menghadapi wakil Vietnam, Song Lam Nghe An. Saat itu, Persija berhasil menang di Jakarta dan imbang tanpa gol di Vietnam.

Sementara saat menangani Bali United di tahun 2020, Coach Teco juga sempat bertemu dengan wakil Vietnam lainnya, Than Quang Ninh di ajang kompetisi yang sama. Pada leg pertama di Bali, Serdadu Tridatu berhasil menang 4-1 sementara leg kedua yang harusnya bermain di Vietnam harus dibatalkan karena situasi pandemi Covid-19 saat itu.

Baca Juga  Berakhir Imbang dengan Dua Gol Sundulan, Bali United Ditahan Imbang Persib Bandung

Tiga tahun berlalu, Coach Teco akan kembali bertemu klub asal Vietnam dalam ajang turnamen Asia kali ini. Setelah bertemu wakil Korea Selatan, Daejeon Hana Citizen, Bali United akan kembali bertemu dengan wakil Vietnam antara Hanoi FC atau Cong An Ha Noi FC (Hanoi Police) pada 27 Januari 2024.

Itu bisa menjadi laga final atau perebutan tempat ketiga berdasarkan hasil di pertandingan pertama. Meski tidak memasang target juara, pengalaman penting bermain menghadapi klub luar negeri menjadi ajang persiapan yang baik buat timnya. Hal itulah menjadi persiapan sebelum kembali melanjutkan pekan kompetisi di BRI Liga 1 musim ini.

“Saat ini saya bersama Bali United datang ke Vietnam mengakui bila laga dalam turnamen ini akan menjadi persiapan yang bagus buat kami. Kami menjalani jeda kompetisi yang cukup lama dan akan kembali memulai bulan Februari nanti, sehingga ini akan menjadi persiapan yang sangat bagus buat kami. Sebab tim-tim yang akan kami lawan memiliki kualitas dan menjadi persiapan penting buat kami,” jelas Coach Teco.

Bali United sudah berada di Vietnam dan laga pertama besok akan berlangsung pada pukul 20.00 WITA atau 19.00 waktu lokal Vietnam bertemu Daejeon Hana Citizen di Stadion Hang Day, Hanoi, Vietnam. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Berikut Aturan Baru Dalam Kompetisi Musim 2026/27, Pecinta Sepak Bola Wajib Tahu

Published

on

By

Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar dalam laga pembuka BRI Super League 2026/27
Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026), dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Kompetisi BRI Super League 2026/27 akhirnya bergulir dengan dimulainya laga pembukaan antara Bali United FC dengan PSS Sleman. Pertarungan kedua tim dengan basis suporter yang besar itu terjadi pada Jumat (4/9) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Kompetisi liga kasta teratas di Indonesia ini akan berlangsung dari bulan September 2026 hingga awal Juni 2027 mendatang.

Adapun beberapa perubahan aturan penyesuaian Laws of the Game yang mengatur terkait perilaku pemain hingga perluasan kewenangan Video Assistant Referee (VAR). Perubahan aturan ini bahkan sudah diterapkan lebih dulu saat pagelaran Piala Dunia 2026 lalu yang kini akan dijalankan pada pelaksanaan Super League 2026/27.

  1. Aturan Hitung 5 Detik

Setiap kesempatan lemparan atau tendangan gawang telah dibatas maksimal 5 detik sesuai hitungan wasit. Jika melanggar, lemparan-lemparan ke dalam akan berpindah ke lawan dan tendangan gawang yang melebihi batas waktu akan diberikan tendangan sudut bagi lawan.

  1. Batas Waktu Pergantian Pemain

Pemain yang diganti harus meninggalkan pertandingan lapangan paling lambat 10 detik setelah papan pergantian diangkat. Jika streaming, pemain yang menggantikan tidak diizinkan masuk arena pertandingan hingga waktu aktif bertanding telah melewati 60 detik / 1 menit kemudian.

  1. Jeda 1 Menit untuk Pemain Cedera

Pemain yang mengalami cedera tanpa penjaga gawang, harus mendapat perawatan medis luar arena lapangan. Pemain tersebut boleh kembali masuk setelah satu menit aktif berlangsungnya pertandingan.

  1. Protes Potensi Kartu Merah yang Berlebihan

Pemain atau pejabat yang keluar dari area lapangan atau melakukan tindakan provokatif terhadap keputusan wasit dapat langsung menerima kartu merah.

  1. Konfrontasi = Kartu Merah

Pemain yang menutup mulut dengan tangan atau jersey saat melakukan konfrontasi provokatif dengan lawan dapat langsung dihukum kartu merah.

  1. Peninjauan VAR
Baca Juga  Berakhir Imbang dengan Dua Gol Sundulan, Bali United Ditahan Imbang Persib Bandung

VAR saat ini memiliki cakupan kewenangan yang lebih luas, termasuk kejadian tendangan sudut, kartu kuning kedua berujung kartu merah dan pelanggaran tim menyerang sebelum terjadinya situasi bola mati.

Dengan beberapa perubahan dalam Laws of the Game ini diharapkan para pecinta sepak bola termasuk Semeton juga dapat memahami dan bijak dalam menikmati setiap pertandingan sepak bola di Super League 2026/27.

Semoga perjuangan Bali United FC di musim ini juga menuai hasil positif dibandingkan musim sebelumnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Dihadiri 16.000 Suporter, Bali United Menang 2-1 Atas PSS Sleman

Published

on

By

Pemain Bali United FC rayakan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman dalam laga BRI Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta
MENANG: Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27 dengan meraih skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026). (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. Pasukan Serdadu Tridatu meraih hasil positif dengan skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026).

Dua gol Bali United dicetak melalui tendangan penalti Teppei Yachida menit 40 dan sepakan Queven Inacio menit 66 memanfaatkan kesalahan lini belakang PSS Sleman. Sementara tim tamu memperkecil ketertinggalan pada penghujung babak kedua melalui sundulan Melvyn Lorenzen.

Dengan hasil kemenangan tuan rumah 2-1 menampilkan belasan ribu penonton, pelatih kepala Bali United FC memberikan komentarnya.

“Situasi yang sangat luar biasa melalui atmosfer suporter yang fantastik. Kehadiran tim tamu juga menambah nuansa yang indah ini. Tim juga bermain dengan sangat baik, menghadirkan atmosfer yang bagus dan meraih tiga poin kemenangan,” ucap Coach Johnny.

Bali United sebenarnya mencetak hingga 4 gol, dimana gol lainnya dari Jort van der Sande dan Irfan Jaya dianulir oleh hakim garis yang dianggap offside lebih dulu. Kendati demikian, hasil kemenangan ini menjadi modal Serdadu Tridatu menampilkan musim kompetisi yang baru.

Striker Bali United, Jort Van Der Sande turut memberikan komentar positifnya. “Saya pikir atmosfer pertandingan yang luar biasa di Stadion Dipta. Kami bisa mengontrol pertandingan dengan mencetak dua gol. Namun sayang, kami kebobolan satu gol di menit akhir. Tapi secara keseluruhan, pertandingan yang luar biasa ini,” ungkap Jort.

Dengan hasil positif di pekan pertama, Bali United akan melanjutkan laga pekan kedua dengan menjamu Isenmulang FC. Laga pekan kedua tersebut mengalami perubahan status mengingat harusnya Bali United melakoni laga tandang.

Baca Juga  Miliki Banyak Peluang, Bali United Harus Akui Kemenangan Tipis Arema FC

Meski begitu, hasil ini memotivasi para pemain untuk kembali meraih hasil terbaik pekan kedua mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Buka Bhakti Negara Cup I 2026

Bidik Pembentukan Tim Bayangan Porprov dan PON

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9/2026).
BUKA KEJUARAAN: Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali yang juga Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9). Ajang regional bertajuk “Berjiwa Pendekar Sejati” ini diproyeksikan sebagai instrumen evaluasi komprehensif sekaligus wadah pembinaan atlet secara sistematis dan berkelanjutan.

Seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Adi Arnawa, didampingi Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, dan Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bhakti Negara, Bagus Alit Sucipta. Acara ini juga dihadiri oleh anggota DPD RI I Komang Merta Jiwa, jajaran Anggota DPRD Badung, perwakilan KONI Badung, Pengprov IPSI Bali, Camat Kuta Utara, serta Lurah Kerobokan.

Kejuaraan yang akan berlangsung selama lima hari (4-8 September 2026) ini diikuti oleh 364 pesilat muda dari kontingen DPC PSPS Bhakti Negara seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Para atlet akan saling bersaing di kategori Remaja dan Dewasa demi memperebutkan total 41 medali emas, 41 perak, dan 82 perunggu.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi kepada DPC PSPS Bhakti Negara Badung atas komitmennya menyelenggarakan turnamen level provinsi ini. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini memegang peran taktis yang lebih besar daripada sekadar berburu podium juara.

“Kejuaraan ini merupakan langkah taktis dalam ruang lingkup keolahragaan. Kita tidak hanya mencari pemenang, tetapi menjadikannya sebagai sarana evaluasi kualitatif terhadap pola latihan yang selama ini diterapkan di masing-masing DPC,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adi Arnawa mengingatkan para atlet untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan integritas di atas matras. Kepatuhan pada regulasi dan penghormatan terhadap lawan adalah esensi dari kemenangan sejati. Turnamen ini juga dibidik sebagai batu loncatan strategis menuju kompetisi yang lebih masif.

Baca Juga  Berakhir Imbang dengan Dua Gol Sundulan, Bali United Ditahan Imbang Persib Bandung

“Sportivitas berada pada tingkatan tertinggi dalam tata kelola event olahraga. Kejuaraan ini diproyeksikan sebagai media pra-conditioning atau pemanasan bagi atlet, sekaligus untuk membentuk tim bayangan guna menghadapi kejuaraan bereputasi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Buleleng maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT,” tegasnya.

Disisi lain, Ketua DPC PSPS Bhakti Negara Kabupaten Badung, Ketut Artana, dalam laporan panitianya memaparkan bahwa kejuaraan ini dirancang secara terstruktur guna menjaring potensi terbaik di kategori tanding maupun seni (jurus). Melalui kompetisi ketat ini, Bali diharapkan mampu melahirkan generasi pesilat tangguh dan berkarakter yang siap bersinar di panggung nasional hingga internasional. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca