Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

“Simakrama” Direktorat Intelkam Polda Bali dengan “Prajuru” Desa Adat Taro Kelod

BALIILU Tayang

:

Simakrama Direktorat Intelkam
Direktorat Intelkam Polda Bali melaksanakan simakrama dengan Prajuru dan Pecalang Desa Adat Taro Kelod, Kecamatan Tegalalang, Gianyar dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas Desa Taro Kelod tetap kondusif, Kamis (30/6). (Foto : Ist)

Gianyar, baliilu.com – Direktorat Intelkam Polda Bali melaksanakan simakrama dengan Prajuru dan Pecalang Desa Adat Taro Kelod, Kecamatan Tegalalang, Gianyar dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas Desa Taro Kelod tetap kondusif, Kamis (30/6).

Turut hadir dalam simakrama, Kasubdit III Dit Intelkam Polda Bali mewakili Direktur Intelkam Polda Bali, Bendesa Adat Taro Kelod Ketut Subawa, Kelian Adat Taro Kelod I Wayan Wangun, Kelian Subak Abian Kadek Widnyana, Prajuru Adat dan Pecalang Adat Taro Kelod.

Dalam kesempatan tersebut Kasubdit III Ditintelkam AKBP Gede Dartiyasa, S.Sos.,M.H., menekankan  agar memperjuangkan kepentingan dengan tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Saat ini Bali dalam proses pemulihan ekonomi agar desa adat berkomitmen menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.

Sementara Bendesa Adat Taro Kelod Ketut Subawa dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di Desa Adat Taro. “Kita menginginkan ekonomi  Bali agar sesegera mungkin pulih kembali, sehingga permasalahan yang terjadi di Desa Adat Taro Kelod diharapkan segera terselesaikan demi terjaganya citra pariwisata Bali pada umumnya dan Taro Kelod khususnya,” ungkapnya.

Kelian Adat Taro Kelod I Wayan Wangun menyampaikan  bahwa Desa Adat Taro Kelod yang dikenal sebagai salah satu desa wisata favorit, sehingga keamanan merupakan kunci dari pariwisata. ”Untuk itu  desa adat sangat berkomitmen untuk menjaga keamanan di Desa Adat Taro,” jelasnya.

Kelian Subak Abian Kadek Widnyana turut menyampaikan bahwa permasalahan di Desa Adat Taro Kelod menimbulkan berbagai opini simpang siur yang berkembang di tengah masyarakat dan sangat mengganggu kenyamanan sehingga berharap ke depannya permasalahan Desa Adat Taro Kelod mendapatkan solusi terbaik.

Sementara Ketua Pecalang Desa Adat Taro Kelod I Made Pada mewakili pecalang mengucapkan terimakasih dan mohon arahan dari Polri serta akan selalu siap menjaga keamanan dan kenyamanan di Desa Adat Taro Kelod.

Baca Juga  Berkenaan Strategi Pemberantasan Korupsi, KPK Gelar Rapat Koordinasi dengan Polda Bali

Diakhir pertemuan, Kasubdit III Dit Intelkam Polda Bali AKBP Gede Dartiyasa, S.Sos.,M.H., kembali menekankan agar komitmen menjaga keamanan secara konsisten dilaksanakan oleh Prajuru dan Pecalang Desa Adat demi keajegan Desa Adat Taro Kelod. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Terganggu Musik Keras, Polsek Dentim Gercep Usai Terima Laporan Call Center 110

Published

on

By

Personel Polsek Denpasar Timur menindaklanjuti pengaduan warga terkait musik keras yang disampaikan melalui Call Center Polri 110.
PENGADUAN: Polsek Denpasar Timur (Dentim) saat menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang disampaikan melalui layanan Call Center Polri 110. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Denpasar Timur (Dentim) dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang disampaikan melalui layanan Call Center Polri 110. Berkat kesigapan personel, gangguan ketertiban akibat pemutaran musik dengan volume keras di sebuah rumah kos-kosan di Jl. Gandapura No. 6, Denpasar Timur, berhasil diatasi sehingga situasi kembali kondusif.

Peristiwa tersebut bermula pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 00.43 WITA, saat seorang warga melaporkan adanya penghuni rumah kos yang memutar musik dengan volume keras hingga mengganggu waktu istirahat masyarakat sekitar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Dentim yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Kadek Sukasada langsung bergerak menuju lokasi.

Sesampainya di lokasi, petugas melakukan pengecekan dan mendapati sejumlah penghuni rumah kos sedang memutar musik dengan suara keras sambil mengonsumsi minuman beralkohol jenis bir. Personel Polsek Dentim kemudian memberikan imbauan dan teguran secara humanis agar aktivitas tersebut segera dihentikan demi menjaga kenyamanan lingkungan serta menghormati waktu istirahat warga.

Penghuni rumah kos bersikap kooperatif dengan menerima teguran petugas, langsung mengecilkan hingga menghentikan pemutaran musik, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Kapolsek Dentim, AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap pengaduan masyarakat yang masuk melalui Call Center Polri 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang responsif kepada masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan, menghormati waktu istirahat warga sekitar, serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Apabila menemukan adanya gangguan keamanan maupun ketertiban, masyarakat dapat segera memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 agar dapat ditangani dengan cepat,” ujar Kapolsek. (gs/bi)

Baca Juga  Jelang Presidensi G20, Polri Perketat Pengamanan Pintu Masuk Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ngopi Kamtibmas Polresta Denpasar Rangkul Komunitas Ojol Maxim

Perkuat Deteksi Dini Jaga Kamtibmas

Loading

Published

on

By

Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta bersama komunitas Ojol Maxim dalam Ngopi Kamtibmas di Kantor Polsubsektor Diponegoro.
NGOPI KAMTIBMAS: Polresta Denpasar menggelar Ngopi Kamtibmas bersama komunitas Ojek Online (Ojol) Maxim, Jumat (7/8/2026), bertempat di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Denpasar. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya memperkuat komunikasi, silaturahmi dan sinergi dengan masyarakat, Polresta Denpasar menggelar Ngopi Kamtibmas bersama komunitas Ojek Online (Ojol) Maxim, Jumat (7/8/2026), bertempat di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Denpasar.

Kegiatan tersebut menjadi sarana deteksi dini dan penggalangan dengan menyasar komunitas Ojol Maxim, khususnya dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk menyikapi isu rencana aksi massa secara nasional yang berkembang untuk bulan Agustus dan September 2026.

Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si., hadir didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Denpasar. Sementara itu bapak Juadi Harjo selaku Head of Division Maxim Bali hadir bersama perwakilan Komunitas Ojol Maxim Pelontar Jalanan dan MDSI (Maxim Dewata Solidaritas Indonesia).

Dalam suasana penuh keakraban, Wakapolresta Denpasar bersama para pengemudi ojol melaksanakan dialog dan ngopi bersama. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, namun juga membuka ruang komunikasi dua arah untuk menyerap berbagai informasi dan persoalan yang ditemukan komunitas ojol selama beraktivitas di lapangan.

Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta menyampaikan bahwa Ngopi Kamtibmas secara rutin dilaksanakan sebagai wadah komunikasi dan penguatan sinergi antara Kepolisian dengan masyarakat.

Menurutnya, komunitas Ojol memiliki posisi strategis dalam membantu Kepolisian menjaga situasi Kamtibmas. Hal tersebut tidak terlepas dari aktivitas para pengemudi yang setiap hari berada di berbagai ruas jalan dan wilayah Kota Denpasar.

“Mengingat rekan-rekan beraktivitas langsung di lapangan, berada di ruas-ruas jalan hingga ke berbagai sudut wilayah, tentunya memiliki potensi besar dalam mendeteksi secara dini berbagai hal yang berpotensi mengganggu situasi Kamtibmas,” jelasnya.

Wakapolresta juga mengajak komunitas Maxim untuk segera menyampaikan kepada Kepolisian apabila menemukan kejadian, informasi, maupun indikasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Baca Juga  Polda Bali Dapati Sajam dan Miras saat Giat Patroli dan Sidak Malam

Penyampaian informasi dapat dilakukan melalui berbagai sarana komunikasi yang telah tersedia, termasuk grup WhatsApp yang terhubung dengan Bhabinkamtibmas, Kanit Binmas maupun personel Kepolisian lainnya. Masyarakat juga dapat memanfaatkan Call Center 110 serta Super App Polri untuk mendapatkan akses pelayanan Kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP I Ketut Widiarta juga mengingatkan para pengemudi Ojol agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang beredar melalui media sosial dan grup percakapan yang belum diketahui kebenarannya, khususnya terkait isu rencana aksi massa nasional pada Agustus dan September 2026.

“Kami mengajak seluruh anggota Komunitas Maxim untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan melalui media sosial atau grup percakapan yang belum jelas kebenarannya. Mari bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Juadi Harjo, Head of Division Maxim Bali, menyambut baik kegiatan Ngopi Kamtibmas yang dinilai menjadi ruang komunikasi penting antara komunitas Ojol dengan Kepolisian.

Ia mengungkapkan bahwa persoalan lalu lintas merupakan salah satu hal yang kerap ditemui para pengemudi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, pihaknya menyatakan kesiapan untuk turut berperan dalam memberikan informasi maupun masukan kepada Kepolisian.

“Permasalahan lalu lintas merupakan hal yang sudah sangat sering kami hadapi dan temukan di lapangan dalam aktivitas sehari-hari. Berkaitan dengan hal tersebut, kami dari komunitas menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam memberikan informasi, masukan, serta melaporkan setiap potensi gangguan yang dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan,” kata Juadi.

Ia menambahkan, komunikasi yang terjalin secara berkesinambungan diharapkan dapat mempercepat penanganan berbagai persoalan di lapangan, termasuk kecelakaan lalu lintas maupun kejadian lainnya yang melibatkan anggota komunitas ojol.

Baca Juga  Tiba di Pulau Dewata, Kapolda Bali Disambut Tradisi Tepung Tawar

Sebagai bentuk konkret penguatan sinergi, komunitas Maxim juga menyatakan kesiapannya untuk bergabung dalam grup Kamtibmas yang dibentuk oleh Polri sebagai wadah komunikasi bersama.

Melalui grup tersebut, setiap kejadian, pelanggaran maupun potensi gangguan Kamtibmas yang ditemukan para pengemudi dapat segera diinformasikan kepada Kepolisian melalui WhatsApp, sehingga koordinasi dan penanganan di lapangan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bawa Misi Lingkungan, Gubernur Koster Lepas Kontingan Pramuka Bali Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster melepas Kontingen Pramuka Bali yang akan mengikuti Jambore Nasional XII di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali.
LEPAS KONTINGEN: Gubernur Bali Wayan Koster selaku Ketua Majelis Pimpinan Daerah Gerakan Pramuka Bali melepas Kontingen Pramuka Bali yang akan mengikuti Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Jumat (7/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster selaku Ketua Majelis Pimpinan Daerah Gerakan Pramuka Bali melepas Kontingen Pramuka Bali yang akan mengikuti Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur. Pelepasan kontingen yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Jumat (7/8), ditandai pemakaian jaket dan penyerahan bendera oleh Gubernur Koster kepada pimpinan kontingen. Kontingen Bali yang berjumlah 352 orang ini membawa misi lingkungan dengan menerapkan budaya pengelolaan sampah berbasis sumber dan meminimalisir penggunaan plastik selama mengikuti Jambore.

Gubernur Koster dalam arahannya menyampaikan rasa bahagia karena dapat hadir di tengah-tengah adik-adik Pramuka. Ia pun terkenang dengan masa sekolah, dimana dirinya juga aktif di kegiatan Pramuka.

Menurut pendapatnya, Pramuka adalah gerakan positif yang bertujuan membangun disiplin, karakter dan jati diri generasi muda.

Dia menambahkan, gerakan ini sejalan dengan program Pemprov yaitu membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Bali yang unggul. SDM unggul yang dimaksud bukan semata cerdas secara intelektual, namun memiliki karakter, jati diri dan memegang teguh identitas sebagai orang Bali.

“Kalau kemampuan kognitif dan profesionalnya itu nomor dua. Yang pertama harus baik dan beradab,” ujarnya.

Gubernur kelahiran Desa Sembiran ini kemudian menyinggung karakter orang Bali yang dikenal santun dan baik. “Jumlah kita sedikit, tapi karakter itulah yang menjadi keunggulan SDM kita sehingga banyak yang jago dan mampu berkiprah di kancah nasional,” imbuhnya.

Ia berharap, adik-adik yang tergabung dalam gerakan Pramuka menunjukkan jati diri dan karakter sebagai orang Bali.

Menutup arahannya, Gubernur Bali dua periode ini berpesan agar peserta Jambore menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh kegiatan dengan baik.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Bareng TNI/Polri Gelar Aksi Kebersihan Sungai di Kawasan Taman Pancing

“Manfaatkan kesempatan ini dengan baik. Sebab kegiatan ini akan membangun semangat kompetisi, Nak Bali harus jengah dan tunjukkan yang terbaik,” pungkasnya.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dalam laporannya merinci, 352 kontingen terdiri dari 288 Pramuka Penggalang, 36 Pembina Pramuka atau pendamping, 18 pimpinan kontingen cabang dan 10 pimpinan kontingen daerah.

Kontingan Bali akan mengikuti pertemuan akbar Pramuka Penggalang di Cibubur dari tanggal 12 hingga 21 Agustus 2026.

“Pemilihan peserta telah melalui seleksi, pemusatan latihan dan pembekalan yang matang,” terangnya.

Selama mengikuti Jambore, selain memperkenalkan budaya dan kearifan lokal, Kontingan Bali juga membawa misi lingkungan dengan penerapan budaya pengelolaan sampah berbasis sumber dan meminimalisir penggunaan plastik. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca