Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sosialisasi dari BDDN, Pemprov Bali akan Fasilitasi Dana Punia dari ASN Bagi Program Keumatan Hindu

BALIILU Tayang

:

Sosialisasi Program Kerja Pengurus Yayasan Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar pada Kamis (16/3) pagi. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Asisten Administrasi Umum Pemprov Bali, I Dewa Putu Sunartha menyambut baik adanya inisiasi dari Yayasan Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) untuk memfasilitasi Dharma Dana menjadi Sumbangan Keagamaan yang sifatnya wajib bagi Umat Hindu. Khususnya bagi ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Bali.

“Saya kira ini penting untuk pengembangan dan penguatan umat Hindu kedepan,” katanya dalam acara Sosialisasi Program Kerja Pengurus Yayasan Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar pada Kamis (16/3) pagi.

Sunartha pun mengaku kewajiban berdana punia ini akan difasilitasi dalam bentuk sistem khusus dan akan segera disosialisasikan kepada segenap ASN di Pemprov Bali.

“Jadi Bapak Ibu yang sekarang ada disini juga saya harapkan melakukan sosialisasi ke dinas masing-masing untuk selanjutnya ditindaklanjuti. Karena yang penting bukan apa yang kita bicarakan hari ini, namun bagaimana kerja-kerja ke depan,” tegas Sunartha.

Sementara itu Ketua BDDN Tri Handoko Seto dalam paparannya mengingatkan terkait Bhisama tentang Dana Punia merupakan salah satu ajaran agama Hindu yang mesti ditaati oleh seluruh umat Hindu sebagai suatu kewajiban suci.

“PHDI Pusat melalui Sabha Pandita telah mengeluarkan Bhisama tentang hal ini termasuk mengatur besarannya,” kata Mantan Dirjen Bimas Hindu ini.

Dirinya menyontohkan betapa umat agama lain sangat konsen dengan penguatan dan penggalangan dana umat untuk, untuk program-program keumatan masing-masing.

“Kalau dibandingkan sebenarnya dana dari pemerintah untuk tiap agama itu, hampir sama. Hanya yang membedakan adalah dana keumatan yang dikelola masing-masing. Contohnya Badan Amil Zakat Nasional untuk umat muslim atau persepuluhan bagi umat kristen,” ujarnya.

Handoko menyebut Bhisama Nomor: 01/Bhisama/Sabha Pandita Parisada Pusat/X/2002 tanggal 28 Oktober 2002 tentang Dana Punia jadi dasar terbentuknya BDDN. Pengurus Parisada Pusat menurutnya telah merumuskan besarnya Dana Punia wajib bagi umat Hindu Indonesia yang kemudian disebut dengan Dharma Dana berdasarkan Ketetapan Mahasabha IX Parisada Hindu Dharma Indonesia pada 2006 tentang Dharma Dana Nasional.” Besarnya Dharma Dana telah ditetapkan yaitu 2,5 % (dua koma lima persen) dari penghasilan,” katanya.

Baca Juga  Peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI di Bali Dimeriahkan Kirab Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih

Handoko melanjutkan banyak sumber dari kitab suci yang juga mengamanatkan adanya kewajiban ber-dana punia bagi umat Hindu seperti tersurat dalam Atharwa Weda, Sarasamuscaya dan Wrhaspati Tattwa. Menurutnya dana yang dikumpulkan tersebut dalam penggunaanya akan menyasar hal prioritas yakni kepentingan Pandita, Pinandita, termasuk di dalamnya Pemangku, Romo mangku dan apapun sebutannya. “Banyak kita temukan Pinandita kita yang secara kesejahteraan kurang mampu. Makanya kita prioritas untuk kesehatan dan kesejahteraan pemuka agama kita,” katanya.

Lalu, dilanjutkan untuk pengembangan SDM Hindu berupa beasiswa baik di tingkat sekolah dasar, menengah hingga tingkat perguruan tinggi. Ketiga untuk penguatan organisasi Hindu, keempat untuk penguatan ekonomi umat serta untuk bantuan sosial kebencanaan. “Jadi kita harapkan BDDN jadi gerbang kemandirian umat Hindu kedepannya,” tukas Handoko.

BDDN menurut Handoko, sangat mementingkan kredibilitas dalam menyalurkan dana punia umat hingga tepat sasaran dan dipergunakan sesuai dengan kebutuhan prioritas diatas. Terutama dengan menggandeng auditor independen guna melakukan audit secara berkala. “Jadi tentu kami bisa mempertanggungjawabkan dharma dana dari umat Hindu,” tandasnya.

Dalam waktu dekat ini misalnya, Handoko mengungkapkan program BDDN menjelang Hari Suci Nyepi yakni 1000 set pakaian pemangku serta 1000 biaya pendidikan siswa tidak mampu untuk sekolah Hindu formal. “Untuk awal kita tidak targetkan berapa, yang penting berpartisipasi dahulu. Besarannya tidak masalah,” tutupnya.

Acara sosialisasi tersebut, nampak dihadiri perwakilan dari tiap OPD di lingkup Pemerintahan Provinsi Bali. Nampak pula dalam kesempatan tersebut, Kadis Sosial Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra dan Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Bali I Made Teja. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan IB Mantra, Polsek Dentim Lakukan Pengamanan dan Pengaturan

Published

on

By

Personel Polsek Denpasar Timur melakukan pengamanan lokasi kecelakaan beruntun tiga kendaraan di Jalan By Pass IB Mantra, Minggu (2/8/2026).
GERAK CEPAT: Personil Polsek Denpasar Timur (Dentim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait terjadinya kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat di Jalan By Pass IB Mantra, tepatnya di sebelah barat SPBU, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 11.45 Wita. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Personil Polsek Denpasar Timur (Dentim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait terjadinya kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat di Jalan By Pass IB Mantra, tepatnya di sebelah barat SPBU, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 11.45 Wita.

Menerima informasi tersebut, personel piket Polsek Dentim segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan melibatkan sebuah mobil Taruna warna merah nomor polisi DK 1295 SL, mobil pick up warna hitam DK 8115 BV, dan mobil pick up warna merah DK 8867 JA.

Dari keterangan di lokasi, ketiga kendaraan sama-sama melaju dari arah Gianyar menuju Denpasar. Peristiwa bermula saat mobil pick up DK 8115 BV yang dikemudikan Wardoyo berupaya mendahului mobil pick up DK 8867 JA yang dikemudikan Oktavianus D. Di saat bersamaan, di depan kedua kendaraan tersebut terdapat mobil Taruna DK 1295 SL yang dikemudikan Nyoman Adi A dalam kondisi berhenti. Mobil pick up DK 8115 BV kemudian menabrak bagian belakang mobil Taruna hingga kendaraan tersebut terguling. Sesaat kemudian, mobil Taruna yang terguling kembali tertabrak oleh mobil pick up DK 8867 JA sehingga posisinya melintang di jalur cepat Jalan By pass IB Mantra.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Unit Lalulintas Polsek Dentim segera mengamankan lokasi, memasang tanda-tanda di sekitar TKP, mengamankan barang bukti, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kemacetan dan kecelakaan susulan. Petugas juga berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polresta Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

Akibat kecelakaan tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Seluruh pengemudi dalam kondisi selamat, sementara kerugian yang ditimbulkan hanya berupa kerusakan material pada kendaraan yang terlibat.

Baca Juga  Gubernur Koster Siap Hadiri Upacara "Medewa Sraya" di Pura Tuluk Biyu Batur, Komit dan Hormati Nilai Luhur Budaya Bali

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi lalu lintas sebelum melakukan manuver mendahului kendaraan lain. Kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Monev Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Desa Sembiran, Pemprov Bali Dorong Gotong-royong Rutin dan Kepedulian Sosial

Published

on

By

Tim Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Sabtu (2/8).
MONEV: Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu secara serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali, di antaranya di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Sabtu (2/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu secara serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali, Sabtu (2/8). Desa yang menjadi lokasi monitoring dipilih secara acak oleh masing-masing tim guna memperoleh gambaran yang objektif terhadap pelaksanaan gerakan di lapangan.

Di Kabupaten Buleleng, monitoring dilaksanakan di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula. Tim monitoring terdiri atas Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, Dr. I Made Dwi Dewata, S.STP., M.Si.; Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra; serta Ketua Bidang IV TP PKK Provinsi Bali dr. A.A. Sagung Mas Dwipayani, M.Kes.

Kegiatan diawali dengan gotong-royong membersihkan pekarangan rumah, telajakan, balai banjar, wantilan, dan tempat ibadah bersama masyarakat setempat. Selanjutnya, dilaksanakan sosialisasi mengenai pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

Sagung Mas Dwipayani menegaskan bahwa Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu bukan hanya menjadi tanggung jawab kader PKK, melainkan merupakan gerakan seluruh masyarakat desa untuk membangun lingkungan yang bersih dan sehat serta memperkuat kepedulian sosial dan budaya gotong-royong.

Dalam sosialisasi tersebut juga dijelaskan tata cara pemukulan kulkul sebagai penanda dimulainya gotong royong. Kulkul dipukul pertama kali pada pukul 05.45 Wita sebanyak tiga kali dengan ritme “tung… tung… tung…”. Selanjutnya, pada pukul 06.00 Wita, kulkul kembali dipukul sebanyak dua kali sebagai tanda seluruh warga mulai melaksanakan kegiatan bersih-bersih dari pekarangan rumah masing-masing, kemudian dilanjutkan ke telajakan dan fasilitas umum di lingkungan desa.

Sementara itu, Perbekel Desa Sembiran, I Ketut Gede Dony Widhi Ariawan, mengatakan bahwa budaya gotong-royong sebenarnya telah lama dilaksanakan oleh masyarakat setiap minggu. Kehadiran Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu semakin menghidupkan kembali semangat tersebut, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah dan desa secara bersama-sama.

Baca Juga  Hadirkan KPK RI, Pemprov Bali Gelar Bimtek Replikasi Percontohan Desa Antikorupsi

Selain memberikan pembinaan, Pemerintah Provinsi Bali juga menyalurkan bantuan sosial berupa 400 kilogram beras kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial yang berjalan seiring dengan semangat gotong-royong.

Usai sosialisasi, tim monitoring dan evaluasi meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di lingkungan rumah warga. Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan gerakan di Desa Sembiran telah berjalan dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan agar pelaksanaannya lebih merata dan melibatkan partisipasi masyarakat secara lebih luas.

Melalui monitoring ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai gerakan masyarakat sehingga budaya gotong-royong, kebersihan lingkungan, dan solidaritas sosial di Bali semakin kuat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Hadiri Persembahyangan Pitenget Tumpek Krulut di Kota Denpasar

Maknai Sebagai Hari Memuliakan Manusia Melalui Pelayanan Nyata di Bidang Kesehatan

Loading

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri persembahyangan bersama Hari Pitenget Tumpek Krulut di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Sabtu (1/8).
PERSEMBAHYANGAN BERSAMA: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri persembahyangan bersama serangkaian Hari Pitenget Tumpek Krulut Kota Denpasar Tahun 2026 dipusatkan di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Sabtu (1/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama serangkaian Hari Pitenget Tumpek Krulut Kota Denpasar Tahun 2026 dipusatkan di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Sabtu (1/8).

Persembahyangan bersama ini dihadiri langsung Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Forkopimda Kota Denpasar, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Tumpek Krulut sendiri merupakan hari suci yang juga adalah piodalan Sang Hyang Aji Gurnita, yang pelaksanaannya identik dengan upacara tetangguran atau gambelan.

Rangkaian upacara diawali dengan sesolahan Gambelan Gambuh Kerta Jaya Br. Menesa Pedungan, dilanjutkan Gong Pelegongan Sanggar Hung Bali Denpasar. Kegiatan selanjutnya juga diisi penampilan Gong Semarapegulingan Sanggar Ganeswara Br. Ujung Kesiman, kemudian diisi dengan Selonding Dangin Batu Br. Oongan Denpasar Utara, lanjut Angklung Klentangan Sanggar Sekar Mangeronce Br. Yangbatu Kangin. Acara kemudian dilanjutkan dengan Gong Gede Sanggar Wahana Gurnita, dan Gandrung Semara Metu Banjar Tembawu Kelod.

Selain itu, terdapat pula persembahan Gong Kebyar Wanita Srikandi Metu Swara Denpasar, Qakdanjur Br. Pegok dan Kubu Barong Sanur.

Tak hanya itu, pada upacara tersebut juga turut dihadirkan sesolahan Rejang Dewa SMPN 2 Denpasar diiringi Sekaa Gong Gede dan Rejang Renteng dari WHDI dan PHDI Kota Denpasar. Seluruh sekaa tetangguran atau gambelan ini juga tampil secara bersamaan atau istilahnya “Mebarung”.

Seluruh rangkaian tadi dipuncaki dengan persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Gede Putra Wanasari, dari Griya Pengabangan Sanur.

Baca Juga  Ribuan ASN Brebes Diduga Manipulasi Absen, Shintya Sandra: Integritas Harus Jadi Prioritas Utama

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, peringatan Rahina Tumpek Krulut setiap tahunnya dilaksanakan dengan pagelaran tetangguran serta persembahyangan bersama. Dimana, upacara ini sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Sang Hyang Widi Wasa.

Selain itu sesuai arahan Gubernur Bali Wayan Koster yang menginstruksikan seluruh bupati dan walikota se-Bali untuk menggelar pemeriksaan kesehatan gratis secara serentak pada perayaan Rahina Tumpek Krulut, Sabtu (Saniscara Kliwon Krulut), 1 Agustus 2026.

“Kebijakan ini merupakan implementasi makna Tumpek Krulut sebagai hari memuliakan manusia melalui pelayanan nyata di bidang kesehatan,” kata Jaya Negara.

Instruksi tersebut lanjut Jaya Negara, ditujukan kepada seluruh kepala daerah agar menggerakkan seluruh unit layanan kesehatan milik pemerintah maupun swasta untuk memberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis, tanpa dipungut biaya kepada masyarakat.

“Untuk itu, pada rangkaian agenda ini juga disediakan pemeriksaan kesehatan gratis yang langsung ditinjau Bapak Gubernur Bali Wayan Koster,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca