Thursday, 22 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sosialisasi Saber Pungli di Denpasar, Libatkan Bendesa Adat, Perbekel, Pecalang dan OPD

BALIILU Tayang

:

de
SOSIALISASI SABER PUNGLI: Menghadirkan pembicara dari Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Tinggi Bali, Badan Intelejen Daerah, Irwasda dan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali. (Foto:Ist)

Denpasar, baliilu.com – Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Bali secara marathon melaksanakan sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) ke kabupaten/kota. Kegiatan sosialisasi diawali di Kota Denpasar yang dilaksanakan di Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang, Senin (2/3-2020). Sosialisasi yang melibatkan bendesa adat, perbekal, pecalang dan OPD Pemkot Denpasar menghadirkan beberapa pembicara dari Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Tinggi Bali, Badan Intelejen Daerah, Irwasda dan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali.

Inspektur Provinsi Bali Wayan Sugiada menyampaikan sosialisasi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pungli yang berdampak pada tindakan hukum. Pembentukan Saber Pungli diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 Tentang Satuan Saber Pungli. Mengacu pada Perpres, ada beberapa penekanan Presiden Joko Widodo antara lain jangan korupsi, harus kerja keras, cepat produktif, keras, jangan terjebak pada rutinitas, kerja berorientasi hasil nyata.

Sugiada menandaskan pungli merusak sendi kehidupan berbangsa. Karena itu, harus ada upaya pencegahan secara terpadu agar ada efek jera. Untuk itu, seluruh komponen wajib memahami apa itu pungli. Pungli adalah pengenaan biaya pungutan di tempat yang seharusnya tidak ada biaya dan tidak sesuai ketentuan. Pungli adalah pungutan tanpa dasar hukum. Tiga unsur pungli yaitu pemerasan, suap dan gratifikasi.

Pungli berpotensi terjadi di ranah perizinan, penyaluran hibah bansos, bidang pendidikan dan pengadaan barang/jasa. Terkait dengan dana bantuan untuk desa adat, penggunaannya juga harus mematuhi kaidah-kaidah yang berlaku dalam penggunaan APBD.

Ketua Pokja Yustisi UPP Saber Pungli Bali Nyoman Sucitrawan, SH.MH menyampaikan bahwa pihaknya banyak menerima laporan terkait dudukan (pungutan) di lingkup desa adat terhadap krama tamiu dan tamiu yang diatur dalam Perda Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Desa Adat di Bali dan turunannya Pergub Nomor 34 Tahun 2019 Tentang Tata Kelola Keuangan Desa Adat di Bali. Meskipun sudah ada payung hukum, ia minta desa adat agar tetap mengedepankan kehati-hatian dalam melakukan dudukan (pungutan) bidang kependudukan. Harus ada juklak dan juknis terkait dudukan terhadap krama tamiu dan tamiu, serta fasilitasi Dinas PMA dalam penyusunan pararem.

Selama menunggu juklak, juknis dan proses fasilitasi, ia mengharapkan agar desa adat menerapkan sistem punia yang didasari keiklasan. Tanpa juklak, juknis dan fasilitasi Dinas PMA, ia khawatir pungutan ini memicu persaingan antar-desa adat. Pada bagian lain, desa adat juga diminta cermat dan hati-hati dalam pengelolaan keuangan bantuan dari APBD.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Serahkan Bantuan Logistik untuk Warga Padang Kerta yang Lakukan Karantina Wilayah

Pembicara dari Pokja Pencegahan UPP Kadek Yuliana menyarankan pungutan khususnya bidang kependudukan perlu juklak dan juknis terkait perda dan pergub desa adat, khususnya pungutan terhadap krama tamiu dan tamiu.

Penyusunan pararem terkait pungutan krama tamiu dan tamiu perlu difasilitasi oleh Dinas PMA Provinsi Bali. Sebelum ada pengaturan lebih teknis dan fasilitasi Dinas PMA, pungutan ditunda dulu, dan laksanakan sistem punia sehingga tidak ada batasan nominal. Perlu ada pendampingan pengelolaan dana desa adat agar tidak terjadi persoalan hukum di kemudian hari.

Bendesa Adat Denpasar Rai Sudarma tak sependapat kalau pelaksanaan dudukan (pungutan) ditunda sambil menunggu juklak, juknis dan fasilitasi Dinas PMA. Karena menurutnya pararem sudah dibuat dan disepakati oleh seluruh desa adat se-Kota Denpasar. Kami juga sudah membentuk tim pembina dan pengawas pacingkreman. (*/balu1)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Resmikan SPAL-DT Losari, Presiden: Penting untuk Pengelolaan Air Limbah Ramah Lingkungan

Published

on

By

sistem air limbah losari
RESMIKAN SPAL-DT: Presiden Joko Widodo meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPAL-DT) Losari, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 22 Februari 2024. (Foto: BPMI Setpres/Vico)

Makasar, Sulawesi Selatan, baliilu.com – Presiden Joko Widodo meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPAL-DT) Losari, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 22 Februari 2024. Dalam sambutannya, Kepala Negara menekankan pentingnya sistem tersebut untuk mengelola air limbah cair agar ramah lingkungan serta meningkatkan kualitas air dan kesehatan bagi masyarakat.

“Sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat di Losari ini sangat penting untuk mengelola air limbah cair agar ramah lingkungan dan meningkatkan kualitas air tanah dan air baku serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kita,” ujar Presiden.

Selain itu, SPAL-DT yang dibangun dari tahun 2019 hingga tahun 2023 dengan biaya Rp. 1,2 triliun tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah pencemaran lingkungan di Kota Makassar. Apalagi, sistem tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi rumah tangga sekitar.

“Berkapasitas 16 ribu meter kubik per hari dengan panjang jaringan perpipaan air limbah sepanjang 96 km dan bisa melayani 41 ribu kepala keluarga,” ungkap Presiden.

Presiden pun berpesan agar pengoperasian SPAL-DT tersebut menjadikan penanganan air limbah di Kota Makassar makin terintegrasi. Tidak hanya itu, kualitas lingkungan dan taraf hidup masyarakat Kota Makassar juga makin meningkat.

“Kota Makassar makin bersih, kualitas lingkungan, kualitas air tanah, kualitas air baku makin baik dan masyarakat makin sehat dan produktif,” ucap Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wagub Cok Ace: Semua Pihak Tetap Waspada Sikapi Situasi Wabah Virus Corona
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Jokowi Sapa Masyarakat Kota Makassar

Published

on

By

presiden jokowi
KUNJUNGI PUSAT PERBELANJAAN: Presiden Joko Widodo mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Rabu malam, 21 Februari 2024. (Foto: BPMI Setpres/Kris)

Makasar, Sulawesi Selatan, baliilu.com – Presiden Joko Widodo mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Rabu malam, 21 Februari 2024. Tiba sekitar pukul 20.10 WITA, Presiden Jokowi tampak santai menggunakan kaus lengan panjang berwarna putih dipadankan dengan celana panjang berwarna hitam.

Kedatangan Presiden Jokowi menambah suasana mal tersebut menjadi makin ramai. Bahkan saat berjalan menuju salah satu tempat makan, Presiden Jokowi tidak lepas dari permintaan swafoto masyarakat yang ada di mal tersebut.

Jihan, salah satu remaja yang berhasil mendapatkan kesempatan bertemu dan berfoto bersama mengaku sangat bangga. Ia bersyukur usahanya melewati keramaian di mal tersebut dapat memberikan hasil.

“Tadi lagi nongkrong toh, tiba-tiba ramai, terus katanya ada Jokowi, jadi saya turun. Terus tiba-tiba, ramai, tertindis-tindis, langsung lewat lubang-lubang. Terus dipanggil sama Pak Jokowi buat foto. Saya mau pingsan,” ujar Jihan.

Senada, Fani, warga yang sedang hamil 7 bulan juga tidak menyangka bisa bertemu dan berfoto dengan Presiden Jokowi. Begitu mendengar kabar bahwa Presiden Jokowi ada di Kota Makassar, ia langsung ingin segera bertemu.

“Tidak sangka ada dengar berita katanya Bapak (Jokowi) ada di Makassar makanya lari-lari tadi hampir jatuh, saking senangnya, senang sekali bisa bertemu dengan Bapak (Jokowi),” ucap Ela.

Sementara itu Arsyad, juga sangat bahagia bisa bertemu dan berfoto bersama Presiden Jokowi. Bagi Arsyad, kesempatan tersebut merupakan momen langka dalam hidupnya untuk bertemu idolanya.

“Bahagia kak, yang pastinya pasti bahagia, karena momen ini adalah momen yang sangat langka bagi saya, karena menurut saya, apa ya saya tidak berkata-kata lagi, karena saya sangat fans sama Bapak,” ungkap Arsyad.

Baca Juga  Update Covid-19 Senin (11/5) Positif Nambah 3 Sembuh 6, Dewa Indra: Transmisi Lokal 119, Masih Ada Tak Indahkan Upaya Pencegahan

Arsyad pun mengapresiasi kesederhanaan Presiden Jokowi sebagai pemimpin Indonesia yang dinilai sangat dekat dengan rakyat. Ia juga berharap Presiden Jokowi dapat menjadi pemimpin negara Indonesia yang lebih baik lagi.

“Tetap menjadi pemimpin yang merakyat, baik,dan bijaksana,” ucap Arsyad.

Presiden didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Pertanian Amran Sulaiman kemudian makan malam bersama di salah satu tempat makan yang ada di mal tersebut. Menu yang dipesan pun beragam mulai dari nasi goreng ikan teri, mie tek tek, bakso ikan goreng, tempe mendoan, hingga es teh manis.

Presiden dan para menteri juga tampak berbincang hangat sambil menyantap menu makan malam yang disajikan. Usai santap malam, Presiden dan rombongan kemudian kembali ke hotel tempatnya bermalam di Kota Makassar untuk melanjutkan kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tindaklanjuti Kelangkaan LPG 3 Kg Bersubsidi di Kabupaten Badung

Sekda Adi Arnawa Koordinasi ke Kantor Pertamina Cabang Denpasar

Published

on

By

kelangkaan lpg di badung
KOORDINASI: Sekda Adi Arnawa diterima oleh Hasanudin Ritonga selaku Sales Branch Manager Rayon IV Badung dan Gianyar saat melakukan koordinasi ke Kantor Pertamina Cabang Denpasar, Kamis (22/2). (Foto: Hms Badung)

Denpasar, baliilu.com – Menindaklanjuti kondisi kelangkaan gas LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Badung, Sekda Adi Arnawa atas arahan Bupati Giri Prasta melakukan koordinasi ke Kantor Pertamina Cabang Denpasar. Kehadiran Adi Arnawa diterima oleh Hasanudin Ritonga selaku Sales Branch Manager Rayon IV Badung dan Gianyar, Kamis (22/2) berlokasi di Jl. Sugianyar No. 2 Denpasar.

Pada saat itu Hasanudin Ritonga menjelaskan bahwa untuk wilayah Badung, Pertamina setiap harinya sudah memberikan realisasi penyaluran tabung gas LPG 3 kg sebanyak 28.000 biji. Untuk menyikapi kondisi kelangkaan gas 3 kg di masyarakat, dirinya menyebut sudah mengambil langkah-langkah dengan melakukan penambahan jumlah distribusi yang dimulai dari tanggal 20 sampai dengan tanggal 21 Februari kemarin dengan total 26.000 tabung gas.

“Masing-masing hari sekitar 13.000 tabung gas. Dan tentu karena penambahan ini baru saja dilakukan, hari ini atau besok pihak Pertamina akan mengevaluasi sejauh mana dampak dari pada penambahan penyaluran tabung gas tersebut terhadap kondisi yang terjadi di masyarakat,” terangnya.

Setelah mendengarkan penjelasan pihak Pertamina Sekda Adi Arnawa berharap penambahan kuota penyaluran gas 3 kg untuk Kabupaten Badung, bisa secepatnya dapat didistribusikan ke masyarakat sehingga permasalahan yang ada di masyarakat saat ini dapat diatasi secara maksimal.

“Kami selaku pemerintah dan pihak Pertamina mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik, karena bagaimanapun juga Pertamina sudah mengambil langkah cepat, serta jika dengan penambahan yang sudah dilakukan masih tetap terjadi kelangkaan di masyarakat, kita juga mendorong untuk dilakukan penambahan lagi sehingga dipastikan kebutuhan gas LPG 3 kg bersubsidi Kabupaten Badung dapat terpenuhi,” ujarnya.

Disisi lain Adi Arnawa mengakui kelangkaan gas 3 kg saat ini mengakibatkan kondisi masyarakat Badung menjadi cukup berat, karena menjelang hari raya kebutuhan gas LPG cukup besar, di samping itu Badung juga merupakan daerah wisata.

Baca Juga  Update Covid-19 Jumat (8/5) Positif Nambah 13, Sembuh 12, Dewa Indra: Putus Penyebaran Covid-19 Minta Elemen Masyarakat Bantu ‘Tracing Contact’

“Kami sudah meminta kepada pihak Pertamina untuk benar-benar dapat diperhatikan serta kita mendorong agar kuota di Bali dilakukan penambahan mengingat kebutuhan di Bali yang cukup besar dengan perkembangan pariwisata yang terus meningkat, mudah-mudahan dengan kehadiran saya kesini dari pihak Pertamina dapat menyikapi, serta tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada pihak Pertamina yang telah mengusahakan agar permasalahan ini dapat teratasi,” tambahnya.

Terkait dengan permasalahan ini, dirinya mengimbau masyarakat, apabila menemukan hal yang tidak beres, masyarakat diminta untuk tidak segan-segan menghubungi call center Pertamina dengan nomor 135.

“Disini dapat diperoleh informasi yang lebih valid lagi terkait keberadaan gas LPG 3 kg bersubsidi,” imbuh Adi Arnawa. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca