Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sri Nopiyani Raih Gelar Doktor Ilmu Kedokteran di FK Unud

Angkat Topik ‘’Model Edukasi Kesehatan Wisata Komprehensif’’

Loading

BALIILU Tayang

:

model edukasi
Sri Nopiyani saat mearih gelar Doktor Ilmu Kedokteran di FK Unud. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Ujian promosi doktor dengan kandidat Promovenda dr. Ni Made Sri Nopiyani, MPH dengan judul disertasi “Model Edukasi Kesehatan Wisata Komprehensif Meningkatkan Sikap, Norma Subjektif, Persepsi Kontrol Perilaku, Identitas Peran, Kontrol Perilaku Aktual, dan Niat Memberikan Informasi Kesehatan Wisata pada Pramuwisata di Bali” berlangusng di ruang sidang Pascasarjana Lt III, pada Selasa (16/8/2022).

Dalam disertasinya disebutkan bahwa wisatawan berisiko mengalami masalah kesehatan selama perjalanan wisata. Pramuwisata memiliki potensi untuk terlibat dalam promosi kesehatan perjalanan wisata, namun hanya sebagian dari pramuwisata yang menyampaikan informasi tersebut kepada wisatawan yang mereka layani. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model edukasi kesehatan wisata yang komprehensif bagi pramuwisata untuk dapat meningkatkan perilaku pemberian informasi kesehatan kepada wisatawan.

Rancangan penelitian ini adalah exploratory mixed methods yang terdiri dari tiga fase. Fase pertama adalah studi kualitatif dengan pendekatan informed grounded theory. Wawancara mendalam dilakukan terhadap 21 informan pramuwisata dan pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali. Analisis data dilakukan dengan analisis tematik. Fase kedua adalah fase interim untuk pengembangan model edukasi beserta instrumennya. Fase ketiga adalah studi kuantitatif dengan rancangan randomized pre-test post-test repeated measures control group design melibatkan 76 pramuwisata di kelompok intervensi dan kontrol. Data dikumpulkan melalui self-administered questionnaires pada lima titik waktu. Analisis data dilakukan dengan RM ANCOVA dan SEM-PLS.

Hasil studi kualitatif menunjukkan adanya keyakinan perilaku, keyakinan normatif, dan keyakinan kontrol yang negatif yang mempengaruhi sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku. Selain itu, terdapat kontrol perilaku aktual dan identitas peran yang kurang mendukung. Model edukasi menyasar seluruh determinan perilaku tersebut melalui synchronous online learning selama 10 jam (2 hari) dan pemberian informasi melalui grup WhatsApp tiap minggu selama 8 minggu. Selama periode intervensi, terdapat peningkatan pada rerata skor seluruh variabel terikat pada kelompok intervensi.

Baca Juga  Tingkatkan Bidang Kesehatan Mental, FK Unud Bersama University Medical Center of Utrecht Gelar ‘’Guest Lecture’’

Rerata skor seluruh variabel terikat pada kelompok intervensi juga secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol pada setiap waktu pengukuran selama intervensi berlangsung. Perbedaan rerata skor terbesar antara kedua kelompok adalah pada kontrol perilaku aktual sedangkan perbedaan terkecil adalah pada niat berperilaku. Identitas peran, sikap dan norma subjektif berhubungan dengan niat pramuwisata untuk memberikan informasi kesehatan wisata. 

Model edukasi kesehatan wisata komprehensif yang dikembangkan secara partisipatif dan sesuai dengan kebutuhan pramuwisata efektif dalam meningkatkan sikap, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku, kontrol perilaku aktual, identitas peran, dan niat untuk memberikan informasi kesehatan wisata kepada wisatawan.

Ujian dipimpin oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes., dengan tim penguji Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD-KHOM (Promotor), Prof. dr. I Md Ady Wirawan, MPH., Ph.D (Kopromotor I), Prof. dr. Pande Putu Januraga, M.Kes. Dr,PH (Kopromotor II), Prof. Dr. dr. I Nyoman Mangku Karmaya, M.Repro., PA (K), Prof. Dr. dr. I Made Jawi, M.Kes., Prof. Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, M.Si., Sp.MK (K), Dr. dr. Dyah Pradnyaparamita Duarsa, M.Si., Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D., Dr. Luh Seri Ani, SKM., M.Kes., Dr. Ni Ketut Sutiari, SKM., M.Si.

Sedangkan undangan akademik: Dr. Kadek Tresna Adhi, SKM., M.Kes., dr. Putu Ayu Swandewi Astuti, MPH, Ph.D., Dr. dr. Ketut Suarjana, MPH., Dr. dr. I Wayan Gede Artawan Eka Putra, M.Epid., Dr. dr. Anak Agung Sawitri, MPH.

Pada ujian kali ini Dr. dr. Ni Made Sri Nopiyani, MPH dinyatakan lulus sebagai Doktor Lulusan ke- 357 Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan predikat Dengan Pujian (Cumlaude). Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1611-Model-Edukasi-Kesehatan-Wisata-Komprehensif-Antarkan-Sri-Nopiyani-Raih-Gelar-Doktor-Ilmu-Kedokteran.html (gs/bi)

Baca Juga  Prodi Spesialis Mikrobiologi Klinik FK Unud Gelar Lokakarya Peninjauan Visi dan Kurikulum

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim Gabungan Sisir Pesisir Gianyar hingga Sukawati

Published

on

By

Nelayan Hilang Pantai Saba, Pencarian SAR Gianyar, Polres Gianyar, Pantai Sukawati
Polisi saat melakukan pencarian hari ketiga nelayan yang hilang. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih yang dilaporkan hilang saat melaut, tim gabungan melaksanakan penyisiran melalui jalur laut dan darat pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan pencarian dipusatkan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, dengan area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta unsur terkait lainnya.

Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), seorang nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan, kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, serta didukung satu unit drone untuk pemantauan udara. Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” ujar AKP I Gede Budarasa.

Baca Juga  Tim Bantuan Medis Janar Duta FK Unud Lantik Anggota Baru XXVI

Hingga laporan ini disampaikan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi prioritas berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pencarian. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PUPR Gianyar – Rekanan Tanda Tangani Kontrak Perbaikan Jalan 2026

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

Loading

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra hadiri Kick Off Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng
KICK OFF: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT. menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan. Program ini merupakan bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang telah menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan data kondisi di Kabupaten Gianyar tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun 2026, angka tersebut ditargetkan terus meningkat secara signifikan. Disebutkan, dari 36 paket pekerjaan penanganan jalan, 5 paket telah dikerjakan, 10 paket sedang dikerjakan, sisanya segera dikerjakan.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 191.513.938.800. Selanjutnya pada tahun 2026 dilanjutkan dengan 36 paket pekerjaan senilai Rp 189.875.000.000, sehingga pada akhir tahun 2026 tingkat kemantapan yang ditargetkan telah mencapai sekitar 85 persen.

Baca Juga  Tim Bantuan Medis Janar Duta FK Unud Lantik Anggota Baru XXVI

Menurutnya, kegiatan  kick off  menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik yang akan segera dilaksanakan di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses pengadaan telah selesai sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal.

Memasuki tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap. “Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak,” ungkapnya.

Bupati Mahayastra juga menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan infrastruktur Kabupaten Gianyar saat ini telah melampaui berbagai target yang ditetapkan dan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam pembangunan infrastruktur.

“Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Tim Gabungan Diperkuat, Pemadaman Kebakaran Hutan di Pemuteran Terus Berlangsung

Published

on

By

Tim gabungan lintas instansi melakukan penanganan kebakaran hutan di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Buleleng
KEBAKARAN: Sinergi lintas instansi saat melakukan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, LPHD, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melakukan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau, Sabtu (18/7/2026).

Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melaksanakan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal serta akses yang terbatas membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.

Sebagai alternatif, personel membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul serta mengendalikan kobaran api yang terus menyala di sejumlah titik. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, tim dibagi menjadi dua regu sehingga pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menahan laju penyebaran api.

Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin di kawasan perbukitan menyebabkan api terus merambat ke area vegetasi di sekitarnya. Meski demikian, seluruh personel gabungan tetap bertahan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Dharma Sudana.

Baca Juga  Tim Bantuan Medis Janar Duta FK Unud Lantik Anggota Baru XXVI

Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran.

“Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca