Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sulawesi Selatan Ingin Banyak Belajar dari TP PKK Provinsi Bali

BALIILU Tayang

:

de
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster tukar cenderamata dengan Ketua TP PKK Sulawesi Selatan Liestiaty Fachrudin.

Denpasar, baliilu.com – Berbagai gebrakan yang dilakukan TP PKK Provinsi Bali di bawah pimpinan Ny. Putri Suastini Koster menyita perhatian tim penggerak PKK  di sejumlah daerah di Indonesia. Di antaranya, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Secara khusus, Ketua TP PKK Sulawesi Selatan Liestiaty Fachrudin memboyong jajaran pengurusnya untuk melakukan study tour ke Bali.

Rombongan TP PKK Sulsel diterima langsung Ny. Putri Koster yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina dan jajaran pengurus TP PKK Bali, Selasa (24/11-2020) di Gedung Kertha Sabha, Denpasar.

Kepada rombongan PKK Sulsel, Ny. Putri Koster menuturkan bahwa dampak pandemi Covid-19 sangat terasa bagi daerah Bali. Lebih dari itu, pandemi juga berdampak pada kegiatan organisasi yang dipimpinnya. “Karena dibatasi oleh protokol kesehatan, selama masa pandemi kami tak banyak melakukan kegiatan turun ke lapangan,” ujarnya.

Meskipun demikian, bukan berarti TP PKK Bali vakum atau tak berkegiatan sama sekali. Di masa pandemi,TP PKK Bali banyak mengambil peran dalam mensosialisasikan berbagai kebijakan Pemprov Bali dalam mencegah penyebaran Covid-19. “Kita turut aktif mengkampanyekan kebijakan pemerintah agar sampai ke masyarakat,” tambahnya.

Pendamping orang nomor satu di Bali ini berujar, pandemi yang menyebar begitu cepat membuat semua pihak gelagapan. “Menyikapi hal itu, Bapak Gubernur Bali mengambil langkah cepat dengan melibatkan peran desa adat dalam penanganan Covid-19 di daerah Bali,” tuturnya.

Menurutnya, membudayakan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) bukanlah perkara mudah. Karena alasan ketidaknyamanan, banyak masyarakat yang enggan mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Namun, TP PKK Provinsi Bali terus melakukan sosialisasi dan edukasi hingga masyarakat memahami pentingnya manfaat penggunaan masker saat pandemi.

Selain mensosialisasikan kebijakan pemerintah, selama masa pandemi TP PKK Bali gencar pula menyalurkan bantuan berupa sembako dan masker bagi masyarakat terdampak Covid-19. Sejalan dengan itu, TP PKK Provinsi juga menggerakkan jajaran TP PKK kabupaten/kota menggelar ‘penggak’ yang menyediakan kebutuhan pokok gratis bagi masyarakat.

Rombongan TP PKK Sulsel diterima langsung Ny. Putri Koster Selasa (24/11-2020) di Gedung Kertha Sabha, Denpasar.

Dalam kesempatan itu, ia mengutarakan rasa bangga, karena salah satu program yaitu HATINYA PKK (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) yang intensif dilaksanakan sejak tahun lalu, ternyata sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pada masa pandemi. Lebih dari itu, ia juga bersyukur karena Bali memiliki sosok perempuan-perempuan tangguh yang banyak membantu perekonomian keluarga di tengah pandemi. “Ibu-ibu di sini tidak tinggal diam, dengan keterampilan yang dimiliki seperti memasak, menjahit dan lainnya, mereka berusaha menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” terangnya.

Pada bagian lain, perempuan yang piawai membaca puisi ini berbagi cerita tentang dirinya yang sempat terpapar virus Corona. Saat divonis positif terpapar Covid-19 dengan status OTG (Orang Tanpa Gejala), ia menemukan fakta adanya stigma negatif yang ditujukan kepada mereka yang terpapar virus tersebut. “Banyak dari mereka yang kena kemudian lebih memilih diam dan bersembunyi,” tuturnya.

Mencermati fenomena itu, sebagai publik figur dirinya kemudian berupaya mengedukasi masyarakat dengan menyebarkan sebuah video yang dibuat di lokasi karantina. “Kena virus itu bukan kejahatan, tak usah disembunyikan. Hanya saja, kita yang terpapar juga wajib menjaga orang sekitar dengan sadar melakukan isolasi. Karena virus ini ada dan berbahaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Sulsel Liestiaty Fachrudin menyampaikan kekagumannya pada sosok Putri Koster yang sering ia jumpai saat menghadiri acara-acara PKK di Jakarta. Menurutnya, Bali adalah yang terbaik dan banyak hal yang bisa dipelajari dari daerah ini. “Kami ingin belajar banyak hal, salah satunya terkait pembinaan UMKM,” ujarnya.

Selain untuk menimba ilmu, kunjungan TP PKK Sulsel ke Bali juga sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemulihan pariwisata yang terpuruk karena pandemi Covid-19. Selama kunjungan di Bali, Liestiaty mengagendakan kunjungan ke sejumlah objek wisata dan sentra kerajinan. Rombongan yang tiba di Pulau Dewata pada Selasa (24/11), akan kembali ke Sulsel pada Kamis (26/11) mendatang.

Pertemuan Ketua TP PKK Bali dan Sulsel juga diwarnai dengan tukar menukar cenderamata, ramah tamah dan pembacaan puisi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina. Beberapa pengurus TP PKK Sulsel juga bergantian naik ke panggung membacakan puisi karya pengurus TP PKK Bali. Di pengujung acara, Putri Koster mempersembahkan penampilan paripurna dengan membawakan puisi ‘Sumpah Kumbakarna’ karya Denok Kristianti. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Polresta Denpasar Gelar Rapat Analisa dan Evaluasi Forum Konsultasi Publik 2026

Perkuat Transparansi dan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat

Loading

Published

on

By

Rapat Analisa dan Evaluasi Forum Konsultasi Publik Polresta Denpasar di Ruang Catur Prasetya
EVALUASI: Rapat Analisa dan Evaluasi terkait Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Polresta Denpasar, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Analisa dan Evaluasi Terkait Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Polresta Denpasar, Sabtu (22/8/2026).

Dengan dipimpin oleh Kabag Ren Polresta Denpasar AKP I Putu Agus Ady Wijaya, S.H. dan dihadiri para pejabat serta personel dari sejumlah satuan kerja, di antaranya Kanit Regident Sat Lantas, Ka SPKT, KBO Sat Reskrim, PS. Kauryamnin Sat Intelkam Polresta Denpasar, serta personel/staf masing-masing Satker yang ditunjuk.

Forum tersebut juga melibatkan unsur masyarakat sebagai bagian penting dalam memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik, yakni Ketua PHDI Kecamatan Denpasar Selatan, Ketua PHDI Kecamatan Denpasar Barat, perwakilan mahasiswa Universitas Warmadewa, Elisabeth International, dan STIKES Bina Usada, tokoh agama, tokoh adat, serta perwakilan media.

Kabag Ren Polresta Denpasar menyampaikan bahwa kegiatan FKP menjadi ruang komunikasi antara Kepolisian dan masyarakat untuk menyepakati serta mengevaluasi standar pelayanan publik. Transparansi menjadi salah satu prinsip utama dalam penyelenggaraan pelayanan, sehingga berbagai masukan dari masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan.

Selain membahas standar pelayanan, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai layanan Polisi 110 sebagai sarana quick response dalam memberikan bantuan Kepolisian kepada masyarakat.

Pada sesi berikutnya, Kanit Regident Sat Lantas Polresta Denpasar memaparkan standar pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM), mulai dari dasar hukum, persyaratan, hingga mekanisme pelayanan yang terbagi dalam tujuh zona, yakni zona pendaftaran, registrasi, identifikasi, pencerahan, uji teori, uji praktik, dan cetak SIM.

Sementara itu, KBO Sat Reskrim Polresta Denpasar menjelaskan standar pelayanan pada proses penyelidikan dan penyidikan. Pelayanan Reskrim mengedepankan prinsip profesional, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Disampaikan pula bahwa standar pelayanan Reskrim tidak hanya berorientasi pada kecepatan penanganan perkara, tetapi juga mencakup kepastian proses, perlindungan hak saksi, korban, tersangka maupun masyarakat, tertib administrasi, serta akuntabilitas setiap tindakan. SOP menjadi instrumen pengawasan dan pengendalian agar seluruh proses penyelidikan dan penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan bagian dari upaya Polresta Denpasar untuk memastikan pelayanan Kepolisian senantiasa terbuka terhadap evaluasi dan masukan masyarakat.

“Melalui Forum Konsultasi Publik ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pelayanan yang diberikan Polresta Denpasar benar-benar memenuhi standar, mudah diakses, transparan, serta memberikan kepastian kepada masyarakat. Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan,” ujar Kasi Humas.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam forum tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun pelayanan publik yang semakin responsif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan FKP Tahun 2026, Polresta Denpasar berharap terbangun komunikasi dua arah yang semakin kuat antara Kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tindaklanjuti Laporan Warga via Call Center 110, Polsek Dentim Datangi Lokasi Gangguan Musik Keras

Published

on

By

Polsek Dentim respons laporan gangguan musik keras
RESPONS LAPORAN: Personel Polsek Dentim saat merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur (Dentim) menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat yang disampaikan melalui Call Center Polri 110 terkait adanya gangguan suara musik keras yang mengganggu waktu istirahat warga di kawasan Jl. Dahlia 1, Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur, Jumat (21/8/2026) dini hari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Dentim yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Ipda I Wayan Suartana, S.H., langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi dan kondisi di lapangan.

Setibanya di lokasi, personel UKL Polsek Dentim tidak menemukan adanya aktivitas yang menghidupkan musik dengan suara keras. Petugas hanya mendapati sejumlah anak muda yang sedang duduk dan berbincang-bincang.

Dalam kesempatan tersebut, Pawas memberikan imbauan agar tetap menjaga ketertiban, tidak membuat keributan maupun menyalakan musik dengan volume keras, mengingat waktu sudah memasuki dini hari dan warga sekitar sedang beristirahat. Imbauan tersebut juga disampaikan sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Setelah diberikan imbauan, anak-anak muda tersebut kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing. Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center Polri 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Polsek Dentim mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi maupun laporan terkait gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110, sehingga setiap potensi gangguan dapat segera ditindaklanjuti oleh Kepolisian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pembudidaya Lokal Badung Kebagian Pasar, Hasil Ikan Diserap untuk 6.200 Paket Gemarikan

Published

on

By

Kepala Dinas Perikanan Badung Nyoman Suardana bersama pembudidaya lokal mengemas paket olahan ikan Gemarikan
KEMAS PAKET OLAHAN IKAN: Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M. (kanan) bersama pembudidaya dan pengolah lokal saat mengemas paket olahan ikan. (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Badung tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga menjadi pasar bagi pembudidaya maupun pengolah ikan lokal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M., mengatakan bahan baku paket olahan ikan dalam program Gemarikan berasal dari pembudidaya dan pengolah lokal, yakni Kelompok Ikan Tunjung Putih yang juga berkolaborasi dengan kelompok pembudidaya di Kabupaten Badung guna pemenuhan bahan baku.

“Sehingga program ini juga turut mendukung sektor perikanan lokal,” katanya, Kamis (20/8/2026).

Paket Gemarikan tersebut berisi ikan nila, ikan lele, hingga abon tuna yang siap dikonsumsi. Hasil budidaya dan olahan masyarakat lokal tersebut kemudian disalurkan sebagai bagian dari program pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.

“Tahun ini, Pemkab Badung menargetkan penyaluran 2.000 paket olahan ikan untuk pencegahan stunting. Paket tersebut dibagikan dalam 10 tahap di 10 desa sasaran, dengan masing-masing desa mendapat 200 paket,”ujarnya.

“Secara khusus paket ini diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” sambung Suardana.

Selain itu, pihaknya juga rutin menyalurkan 350 paket olahan ikan setiap bulan. Sasarannya balita yang membutuhkan peningkatan status gizi atau berpotensi mengalami stunting.

“Jika digabung dengan berbagai kegiatan distribusi lainnya sepanjang 2026, total paket olahan ikan yang akan disalurkan kepada masyarakat Badung mencapai 6.200 paket,” jelasnya.

Dengan skema tersebut, Gemarikan tidak hanya menjadi program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi hasil budidaya dan olahan ikan lokal untuk terserap. Pembudidaya dan pengolah ikan Badung pun ikut mendapat manfaat dari program pemerintah tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca