Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tahun 2023, Polda Bali Selesaikan 3.110 Kasus Kriminal

BALIILU Tayang

:

kapolda
Kapolda Bali Irjen Pol. IB Putra Narendra, SIK, M.Si saat acara Konferensi Pers Akhir Tahun 2023 Polda Bali, Kamis (28/12/2023) di Hongkong Garden Denpasar. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Kapolda Bali Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra, SIK, M.Si menyampaikan penanganan kasus kriminal, kriminal umum, khusus dan narkoba tahun 2023 mencapai 4.142 kasus, meningkat 3,5% dibanding 2022 yaitu 4.001 kasus. Peningkatan kasus diimbangi dengan peningkatan penyelesaian kasus.

‘’Jumlah kasus selesai sepanjang 2023 mencapi 3.110 kasus atau 75,08% dari jumlah kasus ditangani. Jumlah penyelesaian kasus tahun 2023 meningkat 12% dibandingkan jumlah kasus yang diselesaikan pada tahun 2022 sebanyak 2.773 kasus,’‘ ujar Kapolda Putra Narendra saat acara Konferensi Pers Akhir Tahun 2023 Polda Bali, Kamis (28/12/2023) di Hongkong Garden Denpasar.

Hadir mendampingi Kapolda Bali yakni para Pejabat Utama Polda Bali, Kapolres Kabupaten Kota se-Bali, jajaran Bidhumas, dan turut hadir para ketua organisasi pers, para pemimpin redaksi, dan awak media yang bertugas di Polda Bali.

Kapolda Putra Narendra lanjut merinci, jumlah kasus kriminal umum sepanjang 2023 sebanyak 3.075 kasus, meningkat 0,6% dibandingkan tahun 2022 sebanyak 3.057 kasus. Jumlah kasus selesai 2.169 kasus atau 70,53% dari total kasus yang ditangani. ‘’Kasus yang sering terjadi yaitu pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Beberapa kasus menonjol diantaranya kasus pembukaan portal secara paksa saat Nyepi di Buleleng, pembakaran ressort di Desa Bugbug Karangasem,’’ Kapolda mengungkapkan.

Jumlah kasus kriminal khusus sepanjang 2023 sebanyak 261 kasus, meningkat 19% dibandingkan tahun 2022 sebanyak 219 kasus. Jumlah kasus selesai 195 kasus atau 74,71% dari kasus yang ditangani. Jenis kasus yang banyak ditangani, kasus korupsi, kejahatan kekayaan negara, kasus ITE. Beberapa kasus menonjol dari perhatian publik yaitu kasus aborsi ilegal di wilayah Badung dan pengungkapan kasus perdagangan orang (TPPO) dengan korban lebih dari 300 orang.

Baca Juga  Kejurnas Kapolri Cup 6, Atlet Taekwondo Polda Bali Raih 2 Medali Perak dan 1 Perunggu

Terkait TPPO, Polda Bali memiliki Satgasda TPPO yang dipimpin Kapolda Bali. Sampai saat ini, Satgasda telah mengungkap 32 laporan TPPO dengan jumlah tersangka 15 orang dan jumlah korban sebanyak 52 korban.

Kapolda mengatakan TPPO adalah kejahatan yang menjadi atensi bapak Kapolri dan masyarakat luas. Kasus TPPO biasanya menyasar masyarakat kelas menengah ke bawah yang berjuang mendapatkan pekerjaan. Jadi ini yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Triknya adalah memanfaatkan rendahnya literasi masyarakat terhadap tindak perdagangan orang. Biasanya modus kasus TPPO adalah mengiming-imingi pekerjaan dengan gaji besar di luar negeri. Ada juga memberangkatkan korban dengan menyalahgunakan visa dan memberangkatkan korban dengan dokumen palsu. Ada juga pemotongan gaji atau tanpa gaji selama berbulan-bulan. Penyelundupan dilakukan di luar kesepakatan. Dari beberapa kondisi tersebut kemudian menyebabkan berbagai masalah.

‘‘Maka dari itu, kami perlu informasikan, agar masyarakat hati-hati dan tidak tergiur dengan iming-iming gaji besar karena banyak kejadian saat sampai di tempat kerja tidak sesuai kesepakatan,‘‘ ujar Kapolda.

Selanjutnya, kata Kapolda, jumlah kasus Narkoba sepanjang 2023, Polda Bali berhasil mengungkap 806 kasus, meningkat 11% dari 2022 sebanyak 725 kasus. Jumlah kasus selesai sebanyak 744 kasus atau 92,30% dari kasus yang ditangani. Jumlah tersangka 1.002 orang terdiri dari 902 WNI dan 100 WNA. Barang bukti yang diamankan yaitu 32,5 kg ganja, 6,9 kg sabu, 3,7 kg kokain dan 2.561 butir ekstaksi. Kasus menonjol yaitu kasus WN Brazil yang membawa kokain sebanyak 3,9 kg dan pengungkapan jaringan narkoba Rusia-Uzbekistan yang melibatkan 7 orang terdiri dari 6 WNA dan 1 WNI.

Untuk kasus narkoba, peredarannya di Bali banyak menyasar kaum muda atau generasi produktif 16-29 tahun. Jadi berbagai tempat wisata di Bali dapat dijadikan sebagai tempat penyebaran narkoba dan sulit untuk dideteksi karena harus menggunakan berbagai alat (tes urin dsb) sehingga penyelidikan barang bukti relatif sulit.

Baca Juga  Antisipasi Drone Liar, Subsatgas Anti Drone Operasi Mantap Brata Agung 2024 kembali Pantau Udara di Kantor Bawaslu Denpasar

Sedangkan sepanjang 2023, Direktorat Lalu Lintas Polda Bali melakukan penilangan manual sebanyak 38.270 kali dan eTilang sebanyak 12.954 kali. Jumlah tilang manual banyak akibat belum tersedianya teknologi eTilang pada seluruh jajaran polres di Bali. Selain itu, tilang dilakukan pada seluruh WNA dan WNI yang melakukan pelanggaran dan meresahkan masyarakat.

Sepanjang 2023, lanjut Kapolda, kecelakaan lalu lintas sebanyak 7.264 kali di seluruh Bali. Jumlah itu meningkat sebesar 100% dari 2022 sebanyak 3.602 kejadian. Korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas pada 2023 sebanyak 632 orang, meningkat 25,89% dibandingkan 2022 sebanyak 502 orang. Mayoritas kecelakaan lalu lintas terjadi pada rentang waktu pukul 06.00 – 18.00 Wita. Jenis kendaraan yang sering terlibat yaitu sepeda motor (86%).

‘‘Peningkatan kecelakaan lalu lintas akan kami evaluasi dan perbaiki dengan meningkatkan kegiatan edukasi dan preventif melalui perbaikan sarana-prasarana lalu lintas ke pihak terkait,‘‘ pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Tiba di Pulau Dewata, Kapolda Bali Disambut Tradisi Tepung Tawar
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  Antisipasi Drone Liar, Subsatgas Anti Drone Operasi Mantap Brata Agung 2024 kembali Pantau Udara di Kantor Bawaslu Denpasar

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  Wakapolda Bali Buka Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasda Polda Bali Tahap I TA 2025

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca