Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tambahan 1 Unit Helikopter Bantu Penanganan Kebakaran TPA Suwung

BALIILU Tayang

:

kebakaran tpa suwung
Tambahan 1 unit helikopter tipe BELL 412 SP oleh BNPB untuk water boombing di TPA Suwung. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Tim gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran di TPA Suwung. “Upaya penebalan dilakukan dengan menambah satu armada helikopter tipe BELL 412 SP oleh BNPB untuk membantu water boombing. Semoga dengan tambahan helikopter dapat membantu mempercepat proses pemadaman,” kata Kalaksa BPBD Bali Made Rentin, Sabtu (14/10) siang.

Ia mengatakan helikopter sedang bergerak menuju Bali, dan berharap dengan dua unit helikopter akan lebih efektif dan lebih cepat dalam proses pemadaman melalui skema water boombing.

“Tadi malam sudah ada arahan dari Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen Fajar Setyawan, untuk tambahan dukungan armada helikopter untuk Bali. Disamping helikopter, BNPB juga memberi arahan untuk memberikan dukungan peralatan darurat dalam pemadaman kebakaran, berupa APD, alat semprot jinjing, mesin sedot air, fielbed, dan juga tambahan tenda, serta kelengkapan damkar lainnya,” jelas birokrat yang pernah menjabat Kabag Penyaringan dan Pengolahan Informasi Humas Pemprov Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  FT Unud Bersama BPBD Bali Gelar Workshop K3L

NEWS

Sekda Eddy Mulya Buka Bimtek Asistensi dan Supervisi Penerapan SPM 2026

Dorong Pelayanan Dasar yang Terukur dan Berkualitas bagi Masyarakat

Loading

Published

on

By

Sekda Eddy Mulya Buka Bimtek Penerapan SPM Denpasar
BUKA BIMTEK: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Asistensi dan Supervisi Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kota Denpasar Tahun 2026 di Gedung Graha Sewaka Dharma, Selasa (29/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Asistensi dan Supervisi Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kota Denpasar Tahun 2026 di Gedung Graha Sewaka Dharma, Selasa (29/9). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat pemahaman dan komitmen perangkat daerah dalam penerapan SPM guna memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana, dalam laporannya mengatakan, Bimtek ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman perangkat daerah dalam menerapkan SPM sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kapasitas perangkat daerah dalam penerapan SPM semakin meningkat sehingga pelaksanaan pelayanan dasar kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas perangkat daerah dalam penerapan SPM, sehingga pelaksanaan pelayanan dasar kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Hendaryana.

Lebih lanjut disampaikan, Bimtek dilaksanakan selama dua hari, yakni 29–30 September 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang. Peserta terdiri atas pimpinan perangkat daerah, tim Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), serta tim teknis penerapan SPM di Kota Denpasar.

Kegiatan turut menghadirkan sejumlah narasumber, baik secara langsung maupun daring, yakni Perencana Ahli Madya pada Bagian Perencanaan Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Benjamin Sibarani; Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Drs. Maddaremmeng, M.Si.; serta Kepala Bagian Perencanaan pada Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Gunawan Eko Movianto, S.E., M.M.

Baca Juga  Pantau Percepatan Penanganan Sampah di Denpasar, Sekda Wiradana Tinjau TPA Suwung

Sementara itu, Walikota Denpasar dalam sambutan yang dibacakan Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, disampaikan bahwa penerapan SPM merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam menjamin terpenuhinya pelayanan dasar yang menjadi hak masyarakat.

“Penerapan Standar Pelayanan Minimal tidak hanya sebatas memenuhi kewajiban administratif. Yang paling utama adalah memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dasar yang berkualitas, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan. Kita patut bersyukur, pada SPM Award Tahun 2025, Pemerintah Kota Denpasar berhasil meraih peringkat ketujuh secara nasional untuk tahun anggaran 2024, sekaligus menjadi yang terbaik di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam memprioritaskan pemenuhan pelayanan dasar,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, bagi Pemerintah Kota Denpasar, penerapan SPM merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi “Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju”, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan, menjaga stabilitas keamanan, serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana.

“Melalui Bimtek ini yang menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, saya berharap seluruh peserta dapat semakin memahami kebijakan dan mekanisme penerapan SPM serta mampu menindaklanjuti berbagai kendala dalam penerapan SPM. Dengan demikian, penerapan SPM di Kota Denpasar dapat semakin terarah, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kekeringan dan Krisis Air, Kodam IX/Udayana Gerakkan Jajaran Salurkan Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak

Published

on

By

Kodam IX/Udayana Salurkan Air Bersih di Kelurahan Benoa
SALURKAN AIR BERSIH: Detasemen Markas Kodam (Denmadam) IX/Udayana saat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kelurahan Benoa, Banjar Menesa, Desa Adat Kampial, Jalan Raya Kampial, Selasa (29/9/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Memasuki musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah, Kodam IX/Udayana mengerahkan jajarannya untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak agar satuan jajaran TNI AD membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan.

Sebagai wujud nyata kepedulian tersebut, Detasemen Markas Kodam (Denmadam) IX/Udayana menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kelurahan Benoa, Banjar Menesa, Desa Adat Kampial, Jalan Raya Kampial, Selasa (29/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 650 kepala keluarga atau sekitar 3.900 jiwa menjadi penerima manfaat. Bantuan disalurkan menggunakan empat armada mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami keterbatasan akibat kondisi kekeringan.

Antusiasme masyarakat terlihat saat proses penyaluran berlangsung. Warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kodam IX/Udayana atas kepedulian serta bantuan yang diberikan, terutama di tengah kondisi keterbatasan air bersih yang dirasakan masyarakat.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melalui jajarannya menegaskan bahwa TNI AD akan terus hadir membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai kesulitan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar. Bantuan air bersih ini menjadi bagian dari upaya TNI untuk memberikan manfaat secara langsung di tengah masyarakat.

Menindaklanjuti perintah Kasad tersebut, Kodam IX/Udayana mengerahkan seluruh jajarannya melalui Kodim-Kodim di bawah Korem 161/Wira Sakti di wilayah Nusa Tenggara Timur, Korem 162/Wira Bhakti di Nusa Tenggara Barat, serta Korem 163/Wira Satya di Bali untuk melaksanakan penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

Untuk wilayah Bali, selain penyaluran di Desa Kampial, bantuan air bersih juga dilaksanakan di Desa Bonyoh, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Korem 163/Wira Satya dengan dukungan empat tangki air atau sekitar 16.000 liter air bersih.

Baca Juga  Pantau Percepatan Penanganan Sampah di Denpasar, Sekda Wiradana Tinjau TPA Suwung

Sementara itu, di Desa Kampial, bantuan yang disalurkan berjumlah empat tangki atau sekitar 16.000 liter air bersih, menggunakan dua unit kendaraan tangki air milik Makodam IX/Udayana yang dioperasikan oleh Denmadam IX/Udayana.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat TNI AD dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.

“Penyaluran air bersih ini merupakan tindak lanjut atas perintah Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak agar jajaran TNI AD hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kodam IX/Udayana melalui seluruh jajarannya akan terus berupaya memberikan bantuan sesuai kebutuhan dan kondisi di wilayah masing-masing,” ujar Kapendam.

Lebih lanjut, Kapendam menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak hanya dilaksanakan di satu wilayah, tetapi menjadi gerakan bersama jajaran Kodam IX/Udayana di Bali, NTB dan NTT. Hal ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, sehingga bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Penyaluran air bersih tersebut menjadi wujud nyata komitmen Kodam IX/Udayana untuk senantiasa hadir dan memberikan solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat. Di tengah kondisi kekeringan, kepedulian dan gotong-royong menjadi kekuatan bersama, sehingga kehadiran prajurit TNI AD tidak hanya memberikan bantuan air bersih, tetapi juga menghadirkan harapan serta manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dekranasda Badung Sukses Promosikan Produk Unggulan di Kriyanusa 2026

Published

on

By

Rasniathi Adi Arnawa Kunjungi Stand IKM di Kriyanusa 2026
KUNJUNGI STAND IKM: Ketua Dekranasda Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengunjungi stand Industri Kecil dan Menengah (IKM) saat acara Kriyanusa 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senin (28/9). (Foto: Hms Badung)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri pembukaan Kriyanusa 2026, Pameran Kerajinan Nusantara, yang mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, di Jakarta International Convention Center (JICC), Senin (28/9).

Kriyanusa 2026 menghadirkan 410 stan dari 257 peserta dari berbagai daerah, termasuk kementerian, Dekranasda daerah, yayasan, hingga pelaku kuliner. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk kerajinan Nusantara menuju pasar nasional dan global.

Acara turut dihadiri Ketua Harian Dekranas Ibu Tri Tito Karnavian, Ketua Pelaksana Kriyanusa 2026 Ibu Ayu Heni Rosan, serta Ibu-ibu Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE) Merah Putih.

Dalam keikutsertaan ini, Dekranasda Badung menampilkan beragam produk kerajinan unggulan daerah yang mengedepankan kreativitas serta nilai budaya Bali. Antusiasme pengunjung sangat tinggi, tercermin dari capaian penjualan yang menunjukkan tren positif. Pada hari pertama, penjualan tercatat mencapai Rp 11 juta, lalu Rp 9 juta pada hari kedua, dan meningkat menjadi Rp 12 juta pada hari ketiga.

“Astungkara, tingkat penjualan produk kerajinan kita dari hari pertama hingga sekarang menunjukkan peningkatan yang baik. Hal ini membuktikan bahwa minat belanja masyarakat terhadap produk-produk khas Kabupaten Badung sangat luar biasa, meskipun di tengah situasi ekonomi saat ini,” ujar Nyonya Rasniathi Adi Arnawa.

Selain pameran, Kriyanusa 2026 juga diisi peragaan busana yang diikuti oleh para Ketua Dekranasda se-Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Badung turut ambil bagian dengan menampilkan busana casual berbahan kain tenun tradisional khas daerah. Menurut Nyonya Rasniathi, ajang ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan produk unggulan daerah yang memiliki karakter serta nilai budaya kuat.

Baca Juga  TPA Suwung Segera Direvitalisasi, Pj. Gubernur Bali Dorong Pemilahan Sampah Sebelum Masuk ke TPA

“Melalui pameran dan fashion show ini, kita dapat memperkenalkan produk-produk unggulan daerah yang sarat akan ciri khas dan nilai budaya. Produk-produk kerajinan serta tenunan dari Bali, khususnya Badung, sangat digemari oleh pengunjung,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nyonya Rasniathi menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan terhadap pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya dalam meningkatkan kualitas, inovasi, desain, serta daya saing produk. Dekranasda Badung siap menindaklanjuti arahan Dekranasda Provinsi Bali untuk terus mendorong perajin agar mampu berinovasi tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.

“Kami berharap seluruh Kabupaten/Kota di Bali dapat terus aktif berpartisipasi dalam ajang Kriyanusa maupun pameran besar lainnya seperti Inacraft. Kami juga bangga beberapa produk kerajinan kita terpilih untuk diikutsertakan dalam perlombaan, dan berharap produk karya perajin Badung bisa meraih hasil terbaik,” pungkasnya.

Melalui Kriyanusa 2026, Dekranasda Badung terus mendorong penguatan ekosistem kerajinan daerah sekaligus membuka peluang lebih luas bagi produk karya perajin Badung untuk bersaing di pasar nasional maupun internasional. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca