Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tancapkan Tumbak Baris Tanda, Wawali Arya Wibawa Buka Grand Final TTD 

Menobatkan Krisna dan Saika Sebagai TTD 2024

Loading

BALIILU Tayang

:

Grand Final teruna teruni denpasar
GRAND FINAL: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, dan Ketua GOW Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti dalam pelaksanaan malam Grand Final pemilihan TTD Tahun 2024, Minggu malam (18/2) bertempat di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Malam Grand Final Pemilihan Teruna Teruni Denpasar (TTD) Tahun 2024 berlangsung di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang, Minggu (18/2).

Rangkaian acara dibuka Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa ditandai dengan penancapan tumbak Tari Baris Tanda bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, dan Ketua GOW Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.

Hadir pula di tengah-tengah tamu undangan yakni, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Denpasar, A.A Gde Risnawan, Kepala OPD Pemkot Denpasar, Kepala BNN Kota Denpasar, Kombes Pol. I Ketut Adnyana Putra, dari Bank Indonesia, Bank BPD Bali, dan dari OJK.

Penjaringan 10 pasang para finalis TTD beradu gagasan, dan dilanjutkan dengan pemilihan 5 pasang finalis TTD yang beradu ketat untuk mencapai tiga besar. Dari pemilihan ini berhasil sebagai pememang dan dinobatkan sebagai TTD Denpasar Tahun 2024 yakni, Putu Krisna Hariyuda, dan Ni Kadek Saika Shira Shankari.

Wakil Walikota, Arya Wibawa usai menyerahkan penghargaan kepada pemenang menyampaikan, selamat kepada para pemenang yang telah berjuang menjadi yang terbaik dengan kriteria seperti penampilan, kepribadian, dan pengetahuan tentang budaya lokal. “Para finalis adalah generasi muda yang memiliki kemampuan hingga gagasan dan ide yang mampu melestarikan dan meningkatkan pariwisata serta kemajuan Kota Denpasar,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut Arya Wibawa berharap, dalam pemilihan TTD  mampu mempromosikan budaya dan pariwisata lokal dengan baik. Selain itu, diharapkan mereka dapat menjadi contoh yang baik bagi generasi muda lainnya, dan mendorong semangat kebanggaan akan identitas budaya mereka, serta berkontribusi positif dalam memajukan komunitas mereka.

Baca Juga  10 Pasang Finalis Unjuk Aksi di Panggung ‘’Fashion Show’’ Serangkaian Pemilihan TTD 2024

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti menyampaikan, 110 pemuda pemudi telah mengikuti rangkaian pemilihan TTD Tahun 2024. “Rangkaian telah berlangsung sebelumnya yang telah menjaring hingga 10 pasang finalis, dan pada puncak ditetapkan Runner Up 1, Runner Up 2 dan pemenang,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan pada malam grand final menobatkan Putu Krisna Hariyuda, dan Ni Kadek Saika Shira Shankari sebagai TTD Tahun 2024. Di samping itu juga menetapkan Juara Persahabatan diraih Putu Krisna Hariyuda,

Juara Berbakat, Ni Made Revalina Pradnyani, dan Juara Fotogenic diraih Ni Kadek Dwita Hapsari Yuniar. Juara Favorit diraih, I Made Abiekasna Adi Maheswara dan Ni Made Revalina Pradnyani.

Di samping itu juga menetapkan Duta Cinta, Bangga, Paham Rupiah yang diraih Anak Agung Gde Agung Mahotama Putra dan Ida Ayu Alit Srilaksmi. Runner Up 2 diraih Anak Agung Gde Agung Mahotama Putra dan Ni Kadek Ayu Dwipayani, sementara Runner Up 1 diraih, Komang Agus Wahyu Wana Wangsawan dan Ni Komang Alya Reka Cahyani.

“Kami mengucapkan selamat kepada pemenang, dan berharap dapat bersinergi bersama dengan seluruh elemen masyarakat dan menjadi generasi yang berbudaya,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Kapendam IX/Udayana Luruskan Pemberitaan Terkait Insiden Anggota TNI dengan Brimob di Manggarai Barat

Published

on

By

kapendam ix/udayana
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution. (Foto: dok)

Denpasar, baliilu.com – Menyikapi pemberitaan yang berkembang dalam beberapa hari terakhir terkait dugaan penusukan anggota Brimob oleh anggota TNI di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta yang ditemukan di lapangan berdasarkan hasil pemeriksaan dan pendalaman yang dilakukan oleh Subdenpom IX/1-1 Ende bersama unsur terkait.

Menurut Kapendam, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa peristiwa tersebut berawal saat dua anggota Kodim 1630/Manggarai Barat menghadiri undangan acara syukuran pelantikan anggota Brimob di Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pemeriksaan, pada Rabu malam, 10 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 WITA, Pratu I.B., Pratu I.W., dan Pratu F.R. menghadiri acara syukuran pelantikan anggota Brimob atas nama Bripda J.G. yang berlangsung di samping rumah orang tua Pratu I.W. Ketiganya datang sebagai tamu undangan dan diterima dengan baik oleh tuan rumah.

Dalam suasana acara yang berlangsung secara kekeluargaan, Pratu I.B. sempat berinteraksi dengan salah seorang anggota Brimob. Namun, beberapa saat kemudian terdengar instruksi agar seluruh anggota Brimob meninggalkan lokasi acara. Sekitar 30 menit setelah itu, lebih dari 15 anggota Brimob kembali mendatangi lokasi.

“Menurut hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, setibanya di lokasi, sejumlah anggota Brimob diduga langsung menarik Pratu I.B. ke arah jalan raya sejauh kurang lebih 40 meter sebelum kemudian terjadi tindakan pemukulan dan pengeroyokan. Saat Pratu I.W. berupaya memberikan pertolongan, yang bersangkutan juga menjadi sasaran pemukulan dan pengeroyokan, saat dikeroyok, Pratu I W berhasil mencari celah untuk kabur dan langsung berlari menuju rumah orang tuanya untuk mengambil sebuah pisau kerambit,” ungkap Kolonel Inf Amrizal Nasution.

Baca Juga  Meriah, Ajang Grand Final Pemilihan TTD 2025

Keterangan tersebut diperkuat oleh sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian, antara lain saudara F.N., S.B.P., H.P., dan F.S.H. Dalam keterangannya, para saksi menyampaikan bahwa mereka melihat secara langsung adanya tindakan pengeroyokan oleh anggota Brimob yang berjumlah sekitar 15 orang terhadap kedua anggota Kodim tersebut.

Para saksi menerangkan bahwa Pratu I.B. sempat berhasil menyelamatkan diri menuju jalan raya. Namun, ia kembali dikejar dan dikroyok oleh sejumlah anggota Brimob. Sementara itu, Pratu I.W. yang berusaha membantu rekannya juga menjadi sasaran pengeroyokan.

Bahkan, sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi disebut telah berupaya melerai dan meminta agar tindakan pengeroyokan dihentikan. Namun, menurut keterangan para saksi, pengeroyokan tetap berlangsung, termasuk saat salah satu korban anggota TNI tersebut berada dalam posisi terjatuh dan berusaha melindungi kepalanya dari pukulan.

Kapendam menjelaskan bahwa berdasarkan Pemeriksaan (BAP), Pratu I.W. mengakui melakukan penikaman terhadap anggota Brimob yang terlibat dalam insiden tersebut. Namun, tindakan itu menurut pengakuannya dilakukan dalam situasi terdesak setelah mengalami pengeroyokan dan merasa keselamatannya terancam.

“Pratu I.W. mengakui melakukan penikaman. Namun berdasarkan keterangannya, tindakan tersebut dilakukan saat dirinya merasa terdesak, mengalami kekerasan fisik, dan menilai keselamatan dirinya berada dalam ancaman akibat pengeroyokan yang sedang berlangsung,” jelas Kapendam.

Sejumlah saksi juga menerangkan bahwa setelah terdengar teriakan adanya korban yang terkena tusukan, situasi mulai mereda. Korban yang mengalami luka kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa seluruh fakta yang diperoleh saat ini masih merupakan hasil pemeriksaan awal. Oleh karena itu, proses pendalaman terus dilakukan guna memperoleh gambaran yang utuh mengenai kronologi, motif, serta pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga  Pjs. Walikota Denpasar Tutup Teruna Teruni Festival 2024

“Kami mengimbau seluruh pihak agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan ataupun membangun opini yang tidak sesuai dengan fakta yang sedang didalami. Kodam IX/Udayana berkomitmen menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, dan profesionalisme dalam penanganan kasus ini,” tegasnya.

Kapendam juga menegaskan bahwa setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hukum akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu.

“Apabila ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan anggota TNI, tentu akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Demikian pula terhadap pihak lain yang terbukti melakukan tindakan melawan hukum, seluruh proses harus berjalan secara adil, objektif, dan proporsional,” tambahnya.

Saat ini Subdenpom IX/1-1 Ende telah melakukan serangkaian langkah investigasi, meliputi pendatanganan tempat kejadian perkara, koordinasi dengan Kodim 1630/Manggarai Barat dan Brimob Kompi 1 Yon B Pelopor Polda NTT, pemeriksaan saksi dan korban, pengecekan kondisi korban di rumah sakit, serta pelaporan perkembangan kasus kepada komando atas.

Kapendam turut mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh kedua institusi dalam menjaga situasi tetap kondusif. Komunikasi dan koordinasi antara jajaran TNI dan Polri di wilayah Manggarai Barat tetap berjalan dengan baik guna mencegah berkembangnya kesalahpahaman yang dapat mengganggu soliditas kedua institusi.

“Kami memastikan hubungan sinergitas TNI dan Polri tetap terjaga dengan baik. Peristiwa ini merupakan kasus individual yang sedang ditangani sesuai mekanisme hukum yang berlaku dan tidak dapat digeneralisasi sebagai konflik antar institusi,” ujar Kapendam.

Mengakhiri keterangannya, Kapendam IX/Udayana mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan kepercayaan kepada aparat yang berwenang untuk menyelesaikan kasus ini secara profesional, objektif, dan akuntabel. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Safari Kesehatan Badung Peduli Hadir di Desa Gulingan, Berikan Layanan Kesehatan dan Bantuan untuk Warga

Published

on

By

safari kesehatan badung
SAFARI KESEHATAN: Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat menghadiri Safari Kesehatan Badung Peduli yang digelar di Wantilan Serba Guna Banjar Tengah, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, pada hari Sabtu (13/6/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Badung melalui kegiatan Safari Kesehatan Badung Peduli. Kegiatan kali ini digelar di Wantilan Serba Guna Banjar Tengah, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, pada hari Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Turut hadir mendampingi, Anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Rai Wirata, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Camat Mengwi, Perbekel Desa Gulingan, Yayasan Bunga Bali, serta Gerakan Badung Peduli.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, disediakan layanan kesehatan secara gratis bagi seluruh warga yang hadir. Tidak hanya pemeriksaan kesehatan umum, panitia juga menyiapkan tenaga kesehatan profesional serta fasilitas khusus, antara lain: Mobil operasi katarak keliling, pemeriksaan kesehatan payudara dan pemeriksaan deteksi dini penyakit (pap smear).

Selain layanan medis, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial sebagai wujud kepedulian. Bantuan yang disalurkan meliputi paket olahan ikan bernutrisi, paket sembako untuk warga lanjut usia, serta bantuan kursi roda bagi warga yang membutuhkan alat bantu gerak.

Kepedulian tidak berhenti di lokasi kegiatan. Nyonya Rasniathi dan rombongan juga meluangkan waktu untuk berkunjung langsung ke kediaman I Wayan Kenter, seorang warga lanjut usia yang sudah lama terbaring di tempat tidur (Bedridden) di lingkungan Banjar Tengah Kelod. Dalam kunjungan tersebut, mereka menyerahkan bantuan secara langsung serta memberikan dukungan moril agar yang bersangkutan tetap semangat menjaga kesehatan.

Ketua K3S Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang lengkap agar dapat menjangkau berbagai kebutuhan warga. “Kami lengkap menyediakan tenaga kesehatan dan fasilitas pendukungnya, termasuk mobil operasi katarak, pemeriksaan payudara, hingga pemeriksaan deteksi dini penyakit. Kami berharap warga Desa Gulingan senantiasa menjaga kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan ke Puskesmas terdekat. Ingat, kesehatan adalah aset paling berharga. Jika sudah jatuh sakit, biayanya bisa sangat mahal dan pencegahan pun menjadi jauh lebih sulit dilakukan,” tegasnya.

Baca Juga  10 Pasang Finalis Unjuk Aksi di Panggung ‘’Fashion Show’’ Serangkaian Pemilihan TTD 2024

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait untuk terus bersinergi, agar program-program serupa dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga Badung, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan keluarga kurang mampu. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kebijakan Inflasi Badung Diimplementasikan di Banjar Penyarikan

Published

on

By

banjar penyarikan
SERAHKAN BANTUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menyerahkan bantuan saat hadir meninjau kegiatan Pasar Murah Bersubsidi di Banjar Adat Penyarikan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, pada Sabtu (13/6/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan mulai diimplementasikan hingga tingkat banjar. Salah satunya dilakukan oleh Banjar Adat Penyarikan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, dengan menggelar pasar murah bersubsidi, pembagian paket sembako, hingga tradisi mepatung be celeng gratis bagi krama adat setempat.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, yang hadir meninjau kegiatan pada Sabtu (13/6/2026). Menurutnya, aksi ini sejalan dengan komitmen Pemkab Badung dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan hari raya.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Banjar Adat Penyarikan, Koperasi Ngardi Rahayu, Perumda Pasar dan Pangan Giri Mangu Sedana, serta pelaku usaha lokal. Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata masyarakat terhadap kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Badung.

“Ini merupakan contoh konkret bagaimana semangat gotong royong masyarakat mampu mendukung program pengendalian inflasi pemerintah. Tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan UMKM,” ujar Adi Arnawa.

Bupati menegaskan, pengendalian inflasi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, lembaga adat, koperasi, dan pelaku usaha agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

“Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, kebutuhan masyarakat pasti meningkat dan berpotensi memengaruhi harga sejumlah kebutuhan pokok. Karena itu, saya sangat mengapresiasi langkah Banjar Penyarikan yang mampu menerjemahkan semangat pengendalian inflasi menjadi gerakan gotong-royong yang langsung menyentuh masyarakat. Ini membuktikan bahwa ketika pemerintah, adat, koperasi, dan pelaku usaha bergerak bersama, manfaatnya akan jauh lebih besar dan dirasakan langsung oleh warga,” tegasnya.

Baca Juga  Dari Grand Final Pemilihan TTD 2026

Adi Arnawa menilai model yang dikembangkan Banjar Penyarikan layak menjadi percontohan bagi banjar maupun desa adat lainnya di Kabupaten Badung karena memadukan fungsi sosial, ekonomi, dan pelestarian tradisi.

“Banjar Penyarikan membuktikan bahwa pengendalian inflasi dapat dimulai dari komunitas. Ketika pemerintah hadir melalui kebijakan dan masyarakat bergerak melalui semangat gotong-royong, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh warga. Model seperti ini sangat baik untuk terus dikembangkan karena menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, koperasi, dan pelaku usaha mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah,” pungkas Bupati.

Kelian Adat Banjar Penyarikan, I Made Nuryana, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan lahir dari semangat nyama braya dan gotong-royong untuk membantu masyarakat menghadapi peningkatan kebutuhan hari raya.

“Kami melihat pemerintah terus berupaya membantu masyarakat menghadapi kenaikan kebutuhan menjelang hari raya. Sebagai bagian dari masyarakat Badung, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut mendukung upaya tersebut. Karena itu, kami menggerakkan seluruh potensi yang ada di Banjar Penyarikan, mulai dari pengusaha lokal, koperasi, hingga krama adat, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Nuryana menambahkan, keberadaan lembaga adat dan koperasi harus mampu memberikan manfaat nyata. Seluruh potensi banjar disinergikan untuk membantu krama sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.

“Kami ingin kebijakan pemerintah dalam membantu masyarakat dapat kami dukung melalui gerakan nyata di tingkat banjar. Harapan kami, semangat gotong-royong ini dapat menjadi contoh bahwa pengendalian inflasi juga bisa dimulai dari lingkungan banjar,” ucapnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kadiskop UKM Badung sekaligus sebagai Dewas Perumda Kab. Badung AA Sagung Rosyawati, Dirut Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana, Kompiang Gede Pasek Wedha, Asisten Direktur Bank Indonesia Wilayah Bali Hero Wonida, Bendesa Adat Bulau  I Made Suarma, Kaling Br. Penyarikan, Jajaran Pengurus KSP Ngardi Rahayu, Bali, serta Krama Banjar Penyarikan. (gs/bi)

Baca Juga  10 Pasang Finalis Unjuk Aksi di Panggung ‘’Fashion Show’’ Serangkaian Pemilihan TTD 2024

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca