Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Terbukti, Peran Besar Perempuan dalam Perjuangan Rakyat Bali

BALIILU Tayang

:

de
SARASEHAN: Sarasehan dengan tema “Peranan Perempuan dalam Perjuangan Rakyat Bali”, dengan narasumber Dr. Drs. I Gusti Ngurah Semarasara, M.Hum, dan Dr. Ir. Luh Riniti Rahayu, M.Si, Rabu (30/6/2021) di Ruang Rapat UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali Renon, Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Perempuan Bali memiliki peranan besar dalam memerangi penjajah. Hal ini terbukti tercatatnya nama beberapa perempuan Bali yang ikut berjuang sejak zaman penjajahan Belanda. Di antaranya Jero Jempiring di Buleleng, Dewa Agung Istri Kania di Klungkung, dan Sagung Wah di Tabanan yang berjuang dengan sangat gigih dan berani tampil di depan sebagai pemimpin pasukan.

Hal ini diungkapkan oleh Dr. Drs. I Gusti Ngurah Semarasara, M.Hum, dosen ISI Denpasar saat tampil sebagai narasumber pada sarasehan dengan tema “Peranan Perempuan dalam Perjuangan Rakyat Bali”, Rabu (30/6/2021) di Ruang Rapat UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali Renon, Denpasar.

Sarasehan yang dihelat dalam rangka pelaksanaan Program Pengelolaan Permuseuman, Kegiatan Pengelolaan Museum Provinsi dengan Sub Kegiatan Peningkatan Pelayanan dan Akses Masyarakat terhadap museum bertepatan dengan HUT Monumen Perjuangan Rakyat Bali ini, selain menghadirkan Gusti Ngurah Semarasara, juga hadir Ketua LSM Bali Sruti Dr. Ir. Luh Riniti Rahayu, M.Si yang dipandu Dr. Diah Yuniti sebagai moderator.  

Gusti Ngurah Semarasara memaparkan, dalam sejarah bagaimana hebatnya perjuangan Rakyat Bali untuk mengusir penjajah Belanda, dan ini tidak terlepas dari peranan wanita Bali di antaranya Jero Jempiring, pejuang Buleleng yang dengan sangat gigihnya mendukung sang suami I Gusti Ketut Jelantik dalam memerangi Belanda dan akhirnya mereka berdua pun gugur.

Dewa Agung Istri Kania, pejuang di Klungkung yang dijuluki “Wanita Besi” dimana pada masa peperangan itu sudah memiliki strategi perang bahwa jika jendral dari pasukan Belanda dapat dihabisi maka secara otomatis seluruh pasukan dapat dilumpuhkan. Begitu pula Sagung Wah di Tabanan yang dengan sangat gigih mebela pati pada kerajaannya yang dikuasai oleh Belanda.

Baca Juga  Hadiri Pembukaan Pameran Bali Bangkit III, Ny. Putri Koster Minta IKM-UMKM Jaga Kualitas Supaya Mampu Bersaing

“Peranan perempuan di Indonesia dan di Bali khususnya sudah terlihat sejak zaman kerajaan. Perempuan memiliki kemampuan psikologis, kekuasaan simbolik, sehingga bisa memberikan inspirasi, semangat juang, serta kekuatan sehingga jika perempuan mendukung suami maka suami akan merasa lebih percaya diri, lebih berani, dan tangguh,”ungkap Semarasara.

Sementara itu, Luh Riniti Rahayu menyampaikan, peranan perempuan tidak hanya dalam masa memerangi penjajahan, tetapi juga dalam memajukan pendidikan. Seperti halnya Raden Ajeng Kartini dan Dewi Sartika yang berjuang dengan penanya untuk memperjuangkan kesetaraan pendidikan untuk kaum wanita.

“Khususnya perempuan Bali saat ini diakui berbagai hal sudah bisa dilakukan di samping sebagai ibu rumah tangga, wanita Bali juga ikut berperan dalam menopang perekonomian keluarga dengan jalan mengambil pekerjaan yang setara dengan apa yang dilakukan laki-laki pada umumnya, seperti ikut mengaspal jalan, kuli bangunan dan lain- lain, sehingga ada anggapan berat menjadi wanita Bali,” tuturnya.

Dirinya menambahkan bahwa di jaman sekarang sudah banyak wanita Bali yang berpendidikan tinggi dan bisa berkarir setara dengan laki-laki. Beda dengan jaman dahulu dimana wanita Bali cenderung langkahnya dibatasi sehingga ada perbedaan yang jelas terlihat. “Namun sebagai perempuan masih banyak hal yang perlu kita perjuangkan demi kesetaraan gender tanpa harus melupakan kodrat kita sebagai perempuan,” tandas Riniti.

Kepala UPTD Museum Perjuangan Rakyat Bali Made Artana Yasa B, S.Sos, M.Si.

Pada kesempatan berbeda, Kepala UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali Made Artana Yasa B, S.Sos. M.Si. berharap dengan digelarnya acara ini agar masyarakat luas bisa mengenal keberadaan Museum Perjuangan Rakyat Bali dimana di dalamnya ditampilkan seperti apa kehidupan dan perjuangan rakyat Bali dari zaman dahulu kala hingga kini serta fasilitas-fasilitas yang dimiliki di dalamnya.

 “Di masa pandemi ini untuk tempat kunjungan wisata masih kami buka walaupun dengan jumlah pengunjung yang jauh berkurang dari masa sebelum pandemi karena semua kegiatan bisa dipantau dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Tapi untuk sarana olahraga kami permaklumkan kepada masyarakat untuk sementara kami tutup,” pungkas Artana Yasa. (eka)

Baca Juga  Info Terkini Covid-19 di Bali, Kasus Positif Bertambah 10 Orang, Kasus Aktif 168 Orang

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Penegakan Hukum Penyadapan Ilegal Harus Profesional, Transparan, dan Objektif

Published

on

By

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Sampaikan Keterangan Tertulis
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan pihaknya menghormati sepenuhnya proses penegakan hukum yang tengah berlangsung terkait penetapan beberapa perwira tinggi Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal kepada beberapa tokoh politik, pengusaha, bahkan Presiden Prabowo. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari mekanisme hukum yang harus kita percayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum yang berwenang.

“Kami di Komisi III berharap seluruh rangkaian proses hukum tersebut dapat berjalan secara profesional, objektif, dan transparan dari awal hingga akhir,” jelas Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/11/2026) yang dikutip dari laman dpr.go.id.

Mabes Polri mengumumkan kasus dugaan penyadapan atau dugaan ilegal akses, Selasa (3/11) malam.

Ada tiga anggota polisi yang ditetapkan sebagai tersangka. Tiga anggota polisi itu adalah inisial LSP, ASN, dan EH.

“Berdasarkan hasil sidik sesuai scientific investigation, penyidik telah menetapkan 3 orang tersangka, LSP, ASN, dan EH,” ujar Kabareskrim Komjen Pol Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11) malam.

Dia menerangkan sebelumnya Bareskrim Polri telah melakukan serangkaian lidik dan sidik terkait dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta ilegal akses.

Dalam konferensi pers itu, ia bersama Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Irwasum Komjen Pol Asep Edi Suheri, dan Kadiv Propam Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap “Kapolri memerhatikan dengan sangat serius atas peristiwa yang berkembang,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

“Kita ingat bersama sejalan dengan program kapolri yakni bersih ke dalam, kepercayaan masyarakat dimulai dari polisi yang bersih dalam menjalankan tugas dan amanah,” sambungnya.

Baca Juga  Info Terkini Covid-19 di Bali (11/3), Kasus Sembuh Bertambah 267 Orang, Kasus Positif 126 Orang

Dikutip dari laman kumham-imipas.go.id, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menjelaskan bahwa ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 258 serta Pasal 332 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal-pasal tersebut berkaitan dengan dugaan penyadapan tanpa hak serta tindakan melawan hukum terhadap informasi maupun dokumen elektronik.

Menurut Yusril, dugaan penyadapan tersebut menyasar sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden Republik Indonesia, sejumlah menteri, politisi, dan pengusaha. Dalam proses penyidikan, aparat kepolisian telah menghimpun keterangan saksi serta mengamankan barang bukti berupa perangkat komunikasi dan peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan penyadapan.

Ia juga meluruskan berbagai spekulasi yang mengaitkan perkara tersebut dengan dugaan tindak pidana makar. Yusril menegaskan bahwa hingga saat ini pasal-pasal yang digunakan dalam penyidikan hanya berkaitan dengan dugaan penyadapan dan intersepsi ilegal sebagaimana diatur dalam KUHP dan Undang-Undang ITE. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Prihatin atas Dugaan Penyadapan terhadap Kepala Negara dan Sejumlah Tokoh

Published

on

By

Mensesneg Prasetyo Hadi Sampaikan Keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta
SAMPAIKAN KETERANGAN: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 4 November 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/prsidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan atas dugaan tindak pidana penyadapan, penghapusan bukti elektronik, serta akses ilegal terhadap Kepala Negara maupun sejumlah pimpinan dan tokoh lainnya. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

Mensesneg menjelaskan bahwa berdasarkan perkembangan yang disampaikan, sejumlah individu telah dipetakan karena diduga terkait dengan perbuatan tersebut. Pemerintah memandang kasus ini secara serius karena dinilai dapat mengarah pada tindakan yang membahayakan kepentingan dan keselamatan negara.

“Kami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori bisa kita anggap ini perbuatan mengarah ke perbuatan makar, ini juga mengarah ke perbuatan yang membahayakan keselamatan kepentingan negara termasuk membahayakan keselamatan pimpinan negara,” ujar Mensesneg dikutip dari laman presidenri.go.id.

Menyusul perkembangan proses hukum yang tengah ditangani aparat penegak hukum, Presiden Prabowo telah mengambil keputusan untuk memberhentikan Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Mensesneg menyampaikan bahwa Keputusan Presiden terkait pemberhentian tersebut telah ditandatangani pada pagi hari.

“Bapak Presiden telah mengambil keputusan dan telah menandatangani keputusan Presiden berkenaan dengan pemberhentian Saudara Listyo Sigit Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan,” ungkapnya.

Untuk memastikan tugas dan fungsi Kepala Staf Kepresidenan tetap berjalan, Presiden menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan.

“Untuk selanjutnya Bapak Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan tersebut, untuk sementara beliau menunjuk Letnan Jenderal TNI, yang namanya Ariyo Windutomo untuk menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas Kepala Staf Kepresidenan,” lanjutnya.

Pemerintah, menurut Mensesneg, juga telah berkoordinasi dengan Kapolri untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan. Pemerintah menegaskan bahwa mekanisme penyadapan telah diatur dalam peraturan perundang-undangan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap proses yang dilakukan secara sah.

Baca Juga  Penerapan Sistem Ganjil - Genap di Sanur dan Kuta pada Hari Libur di Jam Tertentu

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tidak perlu khawatir bahwa ini dilakukan tentunya oleh beberapa oknum-oknum tertentu,” kata Mensesneg. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Gianyar Gelar Rembug Warga di TPS-3R Temesi, Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

Published

on

By

Polsek Gianyar Gelar Rembug Warga di TPS-3R Temesi
REMBUG WARGA: Polsek Gianyar saat menggelar kegiatan Rembug Warga di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) “Wiguna Amerta Sari”, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Rabu (4/11/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dalam rangka pelaksanaan Program Quick Wins Kapolri, Polsek Gianyar menggelar kegiatan Rembug Warga di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) “Wiguna Amerta Sari”, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., didampingi PS. Kanit Binmas, PS. Kanit Intelkam, PS. Kanit Sabhara, Bhabinkamtibmas Desa Temesi, serta personel Polsek Gianyar. Turut hadir Perbekel Desa Temesi, para Klian Dinas, Ketua Bank Sampah Induk (BSI), pekerja TPS-3R, dan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Gianyar berdialog langsung dengan aparatur desa, pengelola, pekerja, dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus mengetahui kondisi serta perkembangan pengelolaan TPS-3R. Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), memperkuat komunikasi dengan pihak kepolisian, serta menjaga hubungan harmonis antara warga lokal dan warga pendatang. Selain itu, disampaikan imbauan agar pengelolaan TPS-3R tetap memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan, mengingat lokasi tersebut terdapat material mudah terbakar seperti kertas, plastik, dan barang rongsokan.

Kapolsek Gianyar juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat puntung rokok dan penggunaan kompor, serta mengantisipasi bencana alam di musim penghujan, seperti banjir dan tanah longsor. Masyarakat juga diimbau menjauhi penyalahgunaan narkoba, termasuk kewaspadaan terhadap penyalahgunaan cairan vape yang mengandung zat terlarang, serta mengawasi aktivitas di lingkungan tempat tinggal dan rumah kos. Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, seluruh masyarakat diharapkan turut menjaga kerukunan dan situasi keamanan agar tetap kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., menyampaikan, “Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh aparatur desa, tokoh masyarakat, pengelola, pekerja, dan warga untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian. Apabila menemukan gangguan Kamtibmas maupun terjadi keadaan darurat seperti kebakaran dan bencana alam, segera hubungi layanan Kepolisian Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.” Kapolsek juga menegaskan pentingnya pendataan identitas warga pendatang sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Baca Juga  Gencar Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, Ny. Putri Koster Harapkan Peran Aktif Aparat Desa dan Masyarakat

Sementara itu, Perbekel Desa Temesi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Polsek Gianyar serta menyatakan kesiapan pemerintah desa bersama masyarakat untuk mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Dalam sesi dialog, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait aktivitas anak-anak muda yang masih berkumpul hingga melewati tengah malam.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Gianyar memerintahkan personel untuk meningkatkan patroli dan penertiban terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat serta terus berkoordinasi dengan aparatur Desa Temesi. Melalui kegiatan Rembug Warga ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca