Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, HMKU FK Unud Tutup Peniti 2022

BALIILU Tayang

:

penutupan
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi Prof. dr. I Md. Ady Wirawan, S.Ked., MPH., Ph.D. menutup Peniti 2022. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Himpunan Mahasiswa Kedokteran Umum (HMKU) FK Unud menyelenggarakan acara Penutupan Pelayanan Kesehatan dan Penelitian (Peniti) 2022 bertempat di Ruang Nusantara Argokomplek Kampus Sudirman Denpasar (22/8/2022). 

Tujuan Peniti 2022 ini adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setempat melalui kegiatan pelayanan kesehatan dan penyuluhan seputar masalah kesehatan dan mengasah keterampilan mahasiswa dalam berkomunikasi maupun keterampilan klinis melalui pelayanan kesehatan.

Acara ini dihadiri dan ditutup oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi Prof. dr. I Md. Ady Wirawan, S.Ked., MPH., Ph.D. Dalam sambutannya ia menyampaikan terima kasih atas suksesnya acara ini yang dilakukan di seluruh kabupaten di Bali  dengan sasarannya sekolah dasar. Harapan kedepannya HMKU FK Unud bisa bekerja sama dengan himpunan mahasiswa yang ada di program studi lainnya sehingga akan semakin banyak kegiatan seperti ini dilaksanakan supaya bisa menyentuh langsung masyarakat. Dimana masyarakat akan semakin mengenal program studi maupun Fakultas Kedokteran.

Acara ini turut dihadiri Koordinator Program Studi Sarjana Kedokteran, dr. I Wayan Sumardika, S.Ked., M.Med.Ed., Ph.D., Perwakilan BEM, Ketua HMKU, Ketua dan Wakil Ketua Peniti dan seluruh Panitia Peniti 2022. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1635-Penutupan-Pelayanan-Kesehatan-dan-Penelitian-Peniti-2022.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  HMKU dan HMIK FK Unud Gelar Peniti 2022 di Taro
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Refleksi Hari Anak Nasional Ke-42, Ny. Putri Koster: Peran Orang Tua Jadi Kunci Membangun Generasi Unggul

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali, Pemprov Bali, Hari Anak Nasional, Sekolah Rakyat Karangasem
HAN KE-42: Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Rabu (29/7) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Karangasem, baliilu.com – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Rabu (29/7) pagi.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, yang hadir sebagai pembicara utama, menyampaikan bahwa peringatan HAN ke-42 tidak hanya menempatkan anak sebagai pusat perhatian, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi para orang tua dalam mendidik dan mengasuh anak, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital.

Ny. Putri Koster menilai Program Sekolah Rakyat sangat membantu dalam memberikan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program yang dilengkapi dengan fasilitas asrama tersebut dinilai membuka peluang lebih luas bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Ibu baru pertama kali datang ke sini, dan sekolah ini luar biasa. Anak-anak sudah difasilitasi negara,” ungkapnya.

Melalui peringatan HAN, Ny. Putri Koster menekankan pentingnya evaluasi diri bagi orang tua. Menurutnya, perkembangan zaman turut membawa perubahan dalam pola pengasuhan, terutama terhadap Generasi Z dan Generasi Alfa yang tumbuh berdampingan dengan teknologi digital.

Karena itu, orang tua dituntut mampu beradaptasi, tidak hanya dengan melindungi anak dari dampak negatif teknologi dan media sosial, tetapi juga membimbing mereka agar tumbuh mandiri dan bertanggung jawab. Perubahan pola pengasuhan antara masa lalu dan masa kini pun menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga.

Baca Juga  HMKU dan HMIK FK Unud Gelar Peniti 2022 di Taro

“Dulu, anak diajarkan untuk mengakui kesalahan dengan ikhlas. Sekarang, tidak jarang anak tidak mau disalahkan, bahkan orang tua ikut menyalahkan guru atau sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ny. Putri Koster menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, pendidikan tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada sekolah, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga. Menyayangi anak bukan berarti memanjakan, sementara melindungi anak bukan berarti memberikan proteksi secara berlebihan.

Ny. Putri Koster juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali menunjukkan komitmen dalam membangun generasi unggul melalui Program “Satu Keluarga Satu Sarjana”. Melalui program tersebut, Gubernur Bali menargetkan tidak ada lagi anak Bali yang tidak memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan hingga jenjang sarjana.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu solusi nyata untuk mendukung cita-cita tersebut, terutama bagi anak-anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu.

Para orang tua juga diimbau memiliki kesadaran untuk menjadikan pendidikan anak sebagai investasi masa depan, termasuk dengan memprioritaskan kebutuhan pendidikan dibandingkan kepentingan atau kesenangan pribadi.

Pepatah “guru kencing berdiri, murid kencing berlari” menjadi pengingat bahwa teladan orang dewasa sangat menentukan pembentukan karakter dan arah perkembangan anak. Dengan fondasi pendidikan dan karakter yang kuat, generasi masa depan diharapkan mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HAN 2026 menjadi momentum untuk menegaskan komitmen bersama dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak.

Ia menekankan bahwa anak bukan sekadar objek perhatian, melainkan individu yang harus dihormati, didengar pendapatnya, serta dilindungi dari berbagai bentuk ancaman. Setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta berpartisipasi dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang.

Baca Juga  HMKU FK Unud Gelar Roadshow Sehat Lansia dan Anak 2023

Peringatan HAN juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang semakin ramah anak, sehingga setiap anak dapat tumbuh secara optimal dan memperoleh kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber di bidang perlindungan dan perkembangan anak, antara lain Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah Provinsi Bali, Ni Luh Gede Yastini; Asisten Manajer Madya pada Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Kantor OJK Provinsi Bali, Kadek Kharisma Suryandari; serta Norma Arindri Dangkua dari HIMPSI Bali. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan hiburan bondres.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Karangasem, Camat Kubu, serta Kepala Sekolah Rakyat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tumpek Krulut, Gubernur Koster Arahkan Pelayanan Kesehatan Gratis Serentak di Seluruh Bali

Published

on

By

Konser Tumpek Krulut di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, dalam rangka pelayanan kesehatan gratis se-Bali.
Konser Tumpek Krulut di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Provinsi Bali. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka Rahina Tumpek Krulut, Gubernur Bali Wayan Koster mengarahkan pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi masyarakat secara serentak di seluruh Bali pada Sabtu (1/8/2026). Pelayanan dilaksanakan di seluruh unit pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah maupun swasta di kabupaten/kota se-Bali sebagai wujud memaknai Tumpek Krulut dengan memuliakan manusia melalui cinta dan kasih sayang.

Arahan tersebut ditindaklanjuti melalui surat Pemerintah Provinsi Bali Nomor B.01.400.7/34847/SETDA tanggal 29 Juli 2026 tentang Pelayanan Kesehatan Gratis Tumpek Krulut yang ditujukan kepada wali kota dan bupati se-Bali. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa Rahina Tumpek Krulut memiliki makna memuliakan manusia dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Sebagai implementasi nilai tersebut, pemerintah kabupaten/kota diminta melaksanakan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat pada Sabtu (Saniscara Kliwon, Krulut), 1 Agustus 2026, dengan melibatkan seluruh unit pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah maupun swasta.

Gubernur Koster mengatakan pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Bali yang sehat, produktif, dan berkualitas. Pelayanan kesehatan gratis tersebut sekaligus diharapkan mendorong masyarakat semakin peduli terhadap kondisi kesehatan dan melakukan pemeriksaan sejak dini.

“Pelayanan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan investasi bersama dalam membangun sumber daya manusia Bali yang sehat, produktif, dan berkualitas. Melalui pelayanan kesehatan gratis serentak ini, kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sedini mungkin,” ujar Koster.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, wali kota dan bupati se-Bali diminta mengoordinasikan seluruh pimpinan unit pelayanan kesehatan di daerah masing-masing. Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota, rumah sakit, puskesmas, klinik, serta fasilitas kesehatan lainnya untuk memastikan kesiapan pelayanan.

Baca Juga  HMKU dan HMIK FK Unud Gelar Peniti 2022 di Taro

Pelayanan kesehatan gratis akan dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. Pemerintah daerah juga diminta memastikan kesiapan fasilitas pelayanan serta menyosialisasikan kegiatan secara luas sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut secara optimal.

Koster mengajak masyarakat Bali memanfaatkan momentum Tumpek Krulut dengan datang ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat bersama keluarga. Menurutnya, kepedulian terhadap kesehatan menjadi salah satu bentuk nyata memuliakan kehidupan dan meningkatkan kualitas manusia.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Bali untuk datang ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat pada tanggal 1 Agustus 2026. Mari jadikan momentum Rahina Tumpek Krulut sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan diri, keluarga, dan sesama. Masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Bali yang maju, harmonis, dan sejahtera,” kata Koster. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dukung ICANN87 Digelar di Bali

Siap Luncurkan Domain .Bali dan Angkat Aksara Bali ke Panggung Internet Dunia

Loading

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Prof. Hammam Riza bersama jajaran panitia ICANN87 di Jayasabha, Denpasar.
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi Prof. Hammam Riza, ilmuwan dan Perekayasa Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang juga Guru Besar Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) Universitas Syiah Kuala, bersama jajaran panitia ICANN87 di Jayasabha, Denpasar, Selasa (28/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ICANN87 Annual General Meeting (AGM) di Nusa Dua, Bali, pada 17–22 Oktober 2026. Forum tahunan organisasi pengelola tata kelola internet dunia itu dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Bali di panggung global, sekaligus mengangkat nilai-nilai peradaban dan kebudayaan Bali melalui peluncuran domain .Bali serta penguatan eksistensi Aksara Bali di ruang digital internasional.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi Prof. Hammam Riza, ilmuwan dan Perekayasa Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang juga Guru Besar Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) Universitas Syiah Kuala, bersama jajaran panitia ICANN87 di Jayasabha, Denpasar, Selasa (28/7).

Dalam pertemuan itu, Prof. Hammam menyampaikan bahwa ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) merupakan organisasi yang mengelola sistem penamaan domain dan alamat protokol internet (IP Address) secara global. Organisasi tersebut kerap disebut sebagai “PBB-nya internet dunia” karena menjadi forum multistakeholder yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, komunitas teknis, hingga masyarakat sipil dalam merumuskan tata kelola internet dunia.

ICANN87 yang akan dipusatkan di Bali International Convention Centre (BICC), The Westin Resort Nusa Dua. “ Diperkirakan dihadiri sekitar 2.500 hingga 3.000 peserta dari lebih dari 150 negara,” tandasnya.

Acara pembukaan dijadwalkan berlangsung pada 19 Oktober 2026, dilanjutkan dengan gala dinner pada malam harinya.

Salah satu agenda penting yang diusung Indonesia adalah peluncuran domain .Bali sebagai identitas digital yang diharapkan menjadi penguat branding Pulau Dewata di tingkat internasional.

Selain itu, forum tersebut juga akan menjadi momentum peluncuran dukungan terhadap Aksara Nusantara, termasuk Aksara Bali, sebagai bagian dari penguatan identitas budaya Indonesia di era digital.

Baca Juga  HMKU FK Unud Gelar Roadshow Sehat Lansia dan Anak 2023

Perwakilan ICANN, Samiran Gupta, selaku Vice President, Stakeholder Engagement and Managing Director, Asia Pacific ICANN turut mengapresiasi sambutan positif Gubernur Koster.

“Penyelenggaraan ICANN87 di Bali menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan peran aktif dalam tata kelola internet global,” kata Samiran.

Ia berharap Gubernur Bali dapat hadir sekaligus membuka rangkaian kegiatan tersebut mengingat besarnya arti strategis penyelenggaraan ICANN87 bagi Bali maupun Indonesia.

Menanggapi hal itu, Gubernur Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Bali sebagai tuan rumah pertemuan internet terbesar di dunia tersebut.

“(Domain, red) Dot Bali bagus sekali, karena kata ‘dot’ dalam bahasa Bali juga bermakna ingin atau kepingin. Bisa dimaknai sebagai I want Bali. Ini menjadi branding yang sangat kuat bagi Bali di tingkat internasional,” ujar Koster.

Menurutnya, penyelenggaraan ICANN87 bukan sekadar forum teknologi informasi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan nilai-nilai peradaban Bali kepada masyarakat dunia.

“Acara ini sangat penting karena dapat mengangkat nilai peradaban kita. Terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Digital yang memberikan kesempatan kepada Bali menjadi tuan rumah,” katanya.

Koster menegaskan bahwa pelestarian Aksara Bali merupakan salah satu kebijakan prioritas Pemerintah Provinsi Bali. Melalui Peraturan Gubernur tentang Perlindungan dan Penggunaan Aksara Bali, pemerintah mewajibkan penggunaan aksara tersebut pada papan nama kantor pemerintah, fasilitas umum, jalan, lembaga pendidikan, hingga berbagai produk yang berasal dari Bali.

Ia menilai aksara bukan sekadar simbol budaya, melainkan fondasi utama sebuah peradaban.

“Semua kebudayaan, adat istiadat, hingga pengetahuan berawal dari aksara. Tanpa aksara kita tidak bisa mewariskan peradaban. Hulunya adalah aksara. Karena itu saya sangat tegas terhadap implementasi kebijakan ini,” tegasnya.

Baca Juga  Siapkan Regenerasi Baru, HMKU FK Unud Gelar Musma HMKU 2022

Menurut Koster, berbagai negara maju seperti Jepang dan China tetap mempertahankan penggunaan aksara asli mereka dalam kehidupan sehari-hari tanpa kehilangan daya saing global. Bali pun, katanya, harus memiliki keberanian yang sama dalam menjaga identitas budayanya.

“Nilai spiritual aksara Bali sangat tinggi. Aura dan daya tarik budaya Bali juga lahir dari sana. Karena itu saya mewajibkan produk-produk Bali menggunakan Aksara Bali. Saya bahkan rutin melakukan inspeksi lapangan, jika tidak dilaksanakan, tentu ada sanksi sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia optimistis peluncuran domain .Bali akan memperkuat identitas digital Bali sekaligus menjadi warisan penting bagi generasi mendatang.

“Kebijakan yang lahir di Bali selalu mendapat perhatian dunia. Saya kira ini menjadi rezeki bagi Bali dan juga bagi saya secara pribadi karena kegiatan internasional yang luar biasa seperti ini dapat berlangsung di Bali,” kata Koster.

ICANN87 merupakan Pertemuan Umum Tahunan (Annual General Meeting/AGM) ke-28 yang diselenggarakan secara hibrida dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Peserta yang ingin mengikuti kegiatan secara langsung diwajibkan mendaftar paling lambat 14 Oktober 2026 melalui situs resmi ICANN.

Forum ini akan mempertemukan perwakilan pemerintah, perusahaan telekomunikasi dan penyedia layanan internet, akademisi, pakar keamanan siber, operator registri domain, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas pengguna internet dari berbagai negara. Indonesia melalui Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan global tersebut.

Dengan dipilihnya Bali sebagai lokasi penyelenggaraan ICANN87, Pulau Dewata dikatakan Gubernur Koster tidak hanya menjadi pusat pertemuan tata kelola internet dunia, tetapi juga memperoleh panggung strategis untuk memperkenalkan identitas budaya, memperkuat diplomasi digital, serta menegaskan posisi Bali sebagai daerah yang mampu memadukan kemajuan teknologi dengan pelestarian warisan budaya. (gs/bi)

Baca Juga  HMKU dan HMIK FK Unud Gelar Peniti 2022 di Taro

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca