Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tingkatkan Integritas ASN di Era Digital, Penegakan Regulasi dan Pendekatan Humanis Jadi Kunci

BALIILU Tayang

:

integritas asn
PETUAH: Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa dalam acara Podcast Petuah Ngopi Satpol PP Buleleng di Ruang Kerja Sekda Buleleng, Selasa (26/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Menghadapi pesatnya kemajuan era digitalisasi, pemerintah daerah terus berkomitmen untuk memperkuat integritas, kompetensi, dan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa mengungkapkan hal terpenting yang harus dilakukan ASN masa kini adalah memiliki jiwa melayani masyarakat yang baik, adaptif, mampu membangun kompetensi dan dapat memprediksi fenomena yang akan terjadi ke depannya. Demikian disampaikan dalam Podcast Petuah Ngopi Satpol PP Buleleng di Ruang Kerja Sekda Buleleng, Selasa (26/5).

Sekda Suyasa menyampaikan, pengembangan kompetensi melalui mandatory standing, seperti Pelatihan Dasar (Latsar), Diklat, hingga Bimtek akan terus dioptimalkan. Berdasarkan pengalaman memimpin di enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta berulang kali mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah hingga Kepala Dinas, ditekankan bahwa aspek kepemimpinan (leadership) memegang peranan yang jauh lebih krusial dari pada sekadar manajemen tata kelola.

“Sistem reward and punishment (penghargaan dan sanksi) harus berjalan tegas, namun dalam pelaksanaannya kita tetap harus mengutamakan keharmonisan lingkungan kerja,” ujarnya.

Ditambahkan, perubahan pola interaksi antara pemerintah dan masyarakat kini berubah drastis akibat masifnya penggunaan gawai dan media sosial. Menanggapi fenomena tersebut, para pimpinan dituntut untuk lebih responsif. Dicontohkan, pada saat menjabat di Dinas Pendidikan, pemantauan langsung ke lapangan secara terjadwal dilakukan demi memastikan kondisi riil di sekolah sebelum berkembang menjadi konsumsi publik. Di era sekarang, setiap individu dapat dengan mudah memviralkan suatu peristiwa.

Berbicara sebagai pribadi, pihaknya menyikapi perkembangan zaman, pemanfaatan platform digital seperti TikTok bahkan diadopsi secara adaptif, salah satunya sebagai instrumen untuk mengukur dan mengetahui respons serta aspirasi masyarakat secara langsung. Kendati demikian, masyarakat juga diimbau untuk bijak, mengingat masih adanya kecenderungan bersikap terlalu kaku terhadap digitalisasi hingga kesulitan memilah informasi valid dan terjebak dalam hoaks.

Baca Juga  Setelah 20 Tahun Lebih Menanti, Jalan Penghubung Desa Tunjung - Bukti Akhirnya Dihotmix

Disinggung terkait ASN masa kini, Sekda Suyasa mengatakan Generasi Z yang tumbuh di tengah pesatnya kemajuan digital kini mulai memasuki fase kerja produktif (prime work) sebagai ASN. Menyadari adanya posisi dilematis di mana kreativitas terkadang dibatasi oleh sekat-sekat birokrasi, perhatian khusus diberikan kepada para abdi negara muda ini. ASN Gen Z diharapkan tetap aktif dan cepat melakukan penyesuaian. Namun, seluruh inovasi yang dilahirkan wajib berada di dalam koridor hukum. Pemikiran yang bersifat out of the box tidak boleh menabrak peraturan yang berlaku agar tidak memicu pelanggaran regulasi.

Selain itu, era saat ini adalah era kolaborasi. Sekda Suyasa menegaskan bahwasannya tidak ada lagi pekerjaan yang dapat diselesaikan sendiri secara parsial. Ego sektoral harus sepenuhnya dihilangkan, dan seluruh lini harus saling mendukung demi mempermudah pelayanan publik. “Jangan sampai hal yang mudah dipersulit agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tidak menurun. Melayani masyarakat harus dilakukan dengan membahagiakan,” ujarnya.

Menanggapi prihal kinerja Satpol PP Buleleng, Sekda Suyasa menerangkan transformasi pelayanan juga menyasar pada kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selaku penegak ketenteraman dan ketertiban umum. Jika dahulu pola penegakan berorientasi pada sanksi denda, saat ini skema tersebut akan dirumuskan kembali melalui penerapan sanksi administratif yang lebih tepat. Sebagai bagian dari Tim Yustisi, Satpol PP Buleleng diarahkan untuk selalu mengedepankan pendekatan yang edukatif, humanis, dan regulatif, sehingga tindakan di lapangan tidak selalu berujung menjadi materi konflik. Pihaknya menegaskan Paradigma baru harus dibangun agar masyarakat melihat Satpol PP Buleleng sebagai aparat penegak ketertiban yang humanis.

“Saat ini, arah perubahan tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Upaya penertiban papan reklame maupun penataan rumah-rumah tidak layak yang berdiri di pesisir pantai telah direspons dan diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Komisi X Minta Intervensi Cepat, Atasi 400 Siswa yang Belum Bisa Membaca di Buleleng

Sekda Suyasa berharap seluruh ASN masa kini untuk senantiasa memunculkan jiwa pelayanan publik yang tulus, terus membangun kompetensi, bersikap adaptif, serta mampu memprediksi fenomena di masa depan.

“Jangan sampai kita tertinggal oleh zaman. ASN akan dicintai oleh rakyat jika kita mampu berada dan hadir langsung di tengah-tengah mereka. Ketika masyarakat dapat bersatu dan mendukung penuh program pemerintah, di situlah kunci keberhasilan pembangunan kita,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pemprov Bali Raih Dua Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Penghargaan Pemda Berprestasi 2026
TERIMA PENGHARGAAN: Gubernur Bali Wayan Koster menerima langsung penghargaan untuk Provinsi Bali atas capaian pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dari Menteri Dalam Negeri RI dalam acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II pada Jumat, 28 Agustus 2026 bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima langsung penghargaan untuk Provinsi Bali atas capaian pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian dalam acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II pada Jumat, 28 Agustus 2026 bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali. Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung dalam Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II.

Usai acara, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa Provinsi Bali meraih dua penghargaan tingkat provinsi dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa-Bali. Yakni Terbaik I kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan dengan apresiasi sebesar Rp 2 miliar. Terbaik II kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dengan apresiasi sebesar Rp 1,5 miliar. Total apresiasi yang diterima Provinsi Bali sebesar Rp 3,5 miliar.

Pada kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dalam empat kategori. Penghargaan ini bukan semata-mata soal angka atau besaran apresiasi. Yang lebih penting adalah bagaimana penghargaan ini menjadi dorongan dan motivasi bagi kepala daerah untuk terus membangun dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Memperkuat Solidaritas Antarkepala Daerah

Gubernur Koster mengungkapkan berkumpulnya para kepala daerah dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun solidaritas yang baik antarkepala daerah. Forum ini juga menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pembangunan serta pelayanan publik.

Ia menjelaskan apresiasi sebesar Rp 3,5 miliar yang diterima Provinsi Bali nantinya akan digunakan untuk mendukung perbaikan jalan-jalan yang rusak di Bali. “Pemanfaatannya diarahkan untuk kebutuhan pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga  RSUD Buleleng Kini Layani Operasi TKR, Solusi Nyata bagi Penderita Rematik Berat

Sementara terkait pelayanan kesehatan, Gubernur Koster menjelaskan pelayanan kesehatan di Provinsi Bali sudah menjangkau hingga tingkat desa melalui Pusat Pembantu atau Pustu. Ke depan, pelayanan Pustu akan terus ditingkatkan kualitasnya dan diarahkan untuk dikembangkan menjadi klinik. Hal ini merupakan bagian dari komitmen untuk semakin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Gubernur Koster juga mengungkapkan bahwa dua penghargaan yang diraih menjadi pengakuan atas upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dasar masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.

Untuk diketahui, sebanyak 7 provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota se-Jawa dan Bali mengikuti ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Ajang ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Pemerintah daerah regional Jawa-Bali berkompetisi dalam sejumlah kategori penilaian. Selanjutnya dipilih pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik pada masing-masing kategori.

Kategori penilaian berupa Implementasi Program 3 Juta Rumah; Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan; Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan; Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kinerja pemerintah daerah yang baik pada akhirnya akan berhubungan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan pemimpinnya.

“Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya,” kata Tito Karnavian.

Melalui Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik mendapatkan sejumlah manfaat, salah satunya berupa insentif fiskal. Insentif tersebut akan dikirimkan Kementerian Dalam Negeri ke rekening kas daerah. Tambahan fiskal tersebut dapat digunakan untuk memperkuat pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkab Perkuat Layanan Kesehatan dengan Penambahan 6 Ruang Operasi di RSUD Buleleng

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster: Wartawan Harus Berani Mengatakan Apa Adanya

Hadiri HUT Ke-1 Ikatan Wartawan Online Provinsi Bali

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Hadiri HUT IWO Provinsi Bali
HADIRI HUT: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali, Minggu, 30 Agustus 2026 di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa keberadaan Ikatan Wartawan Online (IWO) merupakan respons atas pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi. Berbeda dengan media konvensional, media online menurutnya dapat menyediakan informasi dengan lebih cepat, mudah dan dapat diakses dimana saja.

Ia menegaskan bahwa keberadaan media massa sangat penting sebagai wahana interaksi antara pemerintah dan masyarakat ataupun sebaliknya. Sehingga dalam melaksanakan tugasnya harus berpegang teguh pada aturan jurnalistik namun tetap kritis dalam memberikan informasi dan mencerdaskan masyarakat.

Wayan Koster berharap media-media yang tergabung dalam IWO dapat bersikap objektif dan profesional. Menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan apa adanya sesuai dengan kondisi yang ada.

“Harus berani mengatakan apa adanya. Jika ada yang buruk sampaikan namun kalau ada yang positif juga harus disampaikan kepada masyarakat. Semuanya untuk mensejahterakan masyarakat Bali,” ujar Gubernur Koster saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali, Minggu, 30 Agustus 2026 di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

Ia berharap IWO dapat aktif bersinergi dan berkolaborasi mengawal pembangunan Bali sebagaimana tertuang dalam tatanan haluan pembangunan Bali 100 Tahun. Koster menjelaskan bahwa hal tersebut akan terus ia sosialisasikan secara masif agar masyarakat Bali memahami dan dapat berperan aktif dalam mendukung pembangunan Bali ke depannya.

Kegiatan tersebut merupakan puncak peringatan HUT Ke-14 Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia dan HUT Ke-1 IWO Bali. Selain pemotongan tumpeng, kegiatan juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba karya jurnalistik tingkat perguruan tinggi se-Bali, Talkshow serta penyerahan bantuan tali kasih kepada 15 anak-anak kurang mampu.

Baca Juga  RSUD Buleleng Kini Layani Operasi TKR, Solusi Nyata bagi Penderita Rematik Berat

Mengusung tema “Peran Pers Mengawal Pembangunan Bali”, Ketua IWO Bali, Tri Widiyanti menyampaikan bahwa IWO akan terus berkolaborasi dan bersinergi untuk mengawal pembangunan di Bali dengan mengedepankan keberpihakan terhadap kepentingan publik. Ia menjelaskan bahwa proses desiminasi informasi kepada masyarakat harus berlangsung secara bersih, bertanggung jawab, berimbang dan mengutamakan objektivitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lepas 658 Pelari, Wawali Arya Wibawa Apresiasi Ubung Kaja Run 2026

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Lepas Peserta Ubung Kaja Run 2026
UBUNG KAJA RUN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas kegiatan Ubung Kaja Run 2026 pada Minggu (30/8) di Lapangan Pohgading, Desa Ubung Kaja. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas kegiatan Ubung Kaja Run 2026 pada Minggu (30/8) di Lapangan Pohgading, Desa Ubung Kaja.

Sebanyak 658 peserta mengikuti Ubung Kaja Run 2026 dengan jarak tempuh 7 kilometer. Tak sekadar menjadi ajang olahraga, kegiatan yang digagas Desa Ubung Kaja ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk bergerak bersama, menjaga kebugaran, sekaligus menikmati suasana lingkungan desa melalui rute yang telah disiapkan panitia.

Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya UK Run 2026. Menurutnya, Pemerintah Kota Denpasar menyambut baik sekaligus mendukung kegiatan olahraga berbasis komunitas yang tumbuh dari inisiatif masyarakat dan pemerintah desa.

“Ajang seperti ini sangat positif karena menjawab kebutuhan masyarakat akan pola hidup sehat. Di sisi lain, pembangunan kota juga membutuhkan masyarakat yang memiliki kesiapan mental dan fisik yang kuat,” ujar Arya Wibawa.

Di samping itu, Wawali Arya Wibawa berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan menggali berbagai potensi lokal yang dimiliki Desa Ubung Kaja. Pelibatan masyarakat secara luas, kata Arya Wibawa menjadi bagian penting agar setiap potensi desa dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan semangat gotong-royong dan Vasudhaiva Kutumbakam.

Sementara, Perbekel Desa Ubung Kaja I Wayan Astika, menyampaikan terima kasih atas antusiasme masyarakat dan para pelari yang mengikuti UK Run 2026. Menurutnya, jumlah peserta yang mencapai 658 orang menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi desa untuk terus menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

“Rute yang ditempuh sepanjang 7 kilometer tidak hanya melintasi jalan desa, tetapi juga mengajak para pelari menyusuri jalan melintasi persawahan. Jadi, selain berolahraga, peserta juga bisa menikmati keindahan lingkungan yang ada di Desa Ubung Kaja,” jelasnya.

Baca Juga  Berikan Pemahaman Teknis Pembiayaan BP Tapera, BKPSDM Buleleng Berikan Sosialisasi

Astika juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Walikota dan Wakil Walikota Denpasar beserta jajaran Pemerintah Kota Denpasar, para tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga UK Run 2026 dapat terlaksana dengan baik. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda olahraga yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat Desa Ubung Kaja. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca