Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Disdikpora Bersama Stakeholder Tandatangani Komitmen Bersama SPMB 2026

Wujudkan Kemajuan Pendidikan dengan Prinsip Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi

Loading

BALIILU Tayang

:

spmb denpasar
KOMITMEN BERSAMA: Pelaksanaan penandatanganan Komitmen Bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kantor Disdikpora Kota Denpasar, Selasa (26/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) bersama stakeholder terkait melaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kantor Disdikpora Kota Denpasar, Selasa (26/5). Penandatangan tersebut dilaksanakan sebagai upaya mewujudkan kemajuan dunia pendidikan dengan mengedepankan prinsip obyektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi.Disdikpora Denpasar melaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Kadisdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Bali, BPMP Provinsi Bali, Kepala Inspektorat Kota Denpasar, Ketut Dewi Ratih Purnamasari, OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, Kanwil Kementerian Agama Kota Denpasar, PHDI Kota Denpasar, Dewan Pendidikan Kota Denpasar, Kepala Sekolah se-Kota Denpasar serta undangan lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara yang harus dijamin melalui proses penerimaan murid baru yang adil dan berkualitas. Karenannya, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Kota Denpasar dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi (inklusi).

“Prinsip-prinsip ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi fondasi utama dalam memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan sesuai potensi dan kemampuannya,” ujarnya.

Menurut AA Gede Wiratama, objektivitas dalam proses penerimaan murid baru diwujudkan melalui seleksi yang didasarkan pada kemampuan, prestasi, dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan tanpa mempertimbangkan faktor-faktor lain yang tidak relevan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta didik mendapatkan kesempatan yang setara dan diperlakukan secara adil tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, agama, maupun budaya,” katanya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Gelar Seminar Sekolah Sehat

Lebih lanjut, Wiratama menjelaskan bahwa transparansi menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan SPMB Kota Denpasar. Seluruh tahapan, mekanisme, serta persyaratan penerimaan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar mudah dipahami dan diawasi bersama.

“Masyarakat berhak mengetahui seluruh proses penerimaan murid baru secara jelas dan terbuka. Dengan keterbukaan tersebut, kami berharap kepercayaan publik terhadap pelaksanaan SPMB dapat terus meningkat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, AA Gede Wiratama juga memaparkan pembagian jalur penerimaan murid baru untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun Pelajaran 2026/2027. Ia menyebutkan bahwa penerimaan peserta didik SD dibagi menjadi tiga jalur, yakni jalur domisili sebesar 80 persen, jalur afirmasi 15 persen, dan jalur mutasi 5 persen.

“Pembagian ini dilakukan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan serta memberikan ruang kepada peserta didik dari berbagai latar belakang sesuai regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), penerimaan murid baru dibagi ke dalam empat jalur, yakni jalur domisili sebesar 40 persen, jalur afirmasi 20 persen, jalur prestasi 35 persen, dan jalur mutasi 5 persen. Menurutnya, setiap jalur memiliki kuota yang telah disesuaikan dengan kapasitas sekolah dan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap distribusi peserta didik dapat berjalan lebih seimbang, adil, dan tetap mengakomodasi potensi akademik maupun kondisi sosial masyarakat,” tutur AA Gede Wiratama.

Pihaknya mengatakan, rangkaian pendaftaran pelaksanaan SPMB jenjang Sekolah Dasar (SD) akan dimulai pada 22 – 25 Juni 2026. Adapun jumlah daya tampung yakni sebanyak 9.248 siswa dengan total sebanyak 289 Rombel. Sementara, untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dimulai pada 22 – 24 Juni 2026 untuk jalur prestasi, 29 – 30 Juni 2026 untuk jalur mutasi dan afirmasi, serta pada 1 – 4 Juli 2026 untuk jalur domisili.

Baca Juga  Kadisdikpora Denpasar Tegaskan Biaya Sewa Kantin Sekolah Rp. 2,5 Juta

Agung Wiratama mengajak seluruh pihak, mulai dari sekolah, orang tua, masyarakat, hingga pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan SPMB Kota Denpasar agar berjalan lancar dan kondusif. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan semangat kebersamaan demi menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak di Kota Denpasar.

“Mari kita kawal bersama proses SPMB ini dengan menjunjung kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab, sehingga seluruh anak-anak kita mendapatkan hak pendidikan yang terbaik,” pungkasnya.

Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Bali, IB Kade Oka Mahendra memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan menjunjung prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Ombudsman menilai langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin hak setiap anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas dan setara.

“Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Denpasar yang terus berkomitmen menjaga integritas dan keterbukaan dalam proses penerimaan murid baru, sehingga masyarakat memperoleh kepastian dan rasa keadilan dalam mengakses pendidikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ombudsman RI Perwakilan Bali berharap seluruh tahapan pelaksanaan SPMB dapat berjalan sesuai regulasi dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Pihaknya juga mendorong agar pengawasan serta penyampaian informasi kepada publik dilakukan secara maksimal guna mencegah potensi maladministrasi.

“Prinsip transparansi dan akuntabilitas harus terus dijaga agar pelaksanaan SPMB berjalan lancar, kondusif, dan mampu memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik tanpa adanya diskriminasi,” tegasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Semarak Festacation 1.0 di Tabanan, Dongkrak UMKM dan Hidupkan Ekonomi Kreatif

Published

on

By

Suasana penutupan Festacation 1.0 dengan parade budaya dan tenant UMKM di Panggung Garuda Wisnu Singasana - Taman Bung Karno Tabanan.
PENUTUPAN FESTACATION: Gemuruh musik, semarak parade budaya, hingga geliat pelaku usaha lokal mewarnai penutupan Festacation 1.0, Minggu (30/8), di Panggung Garuda Wisnu Singasana - Taman Bung Karno Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Gemuruh musik, semarak parade budaya, hingga geliat pelaku usaha lokal mewarnai penutupan Festacation 1.0 (Festival Musik dan Parade Budaya Generasi Muda di Kabupaten Tabanan), Minggu (30/8). Berlangsung selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, di Panggung Garuda Wisnu Singasana – Taman Bung Karno Tabanan, festival ini sukses menghadirkan ruang hiburan sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat dan UMKM Tabanan.

Mengusung perpaduan parade budaya dan hiburan musik kekinian, Festacation 1.0 tahun 2026 menghadirkan penampilan Barong the Pig Black dari Desa Dajan Peken, Sekha Barong Bedik dari Desa Delod Peken, hingga aksi sejumlah band nasional seperti Kangen Band, For Revenge, Rocket Rockers, dan Stand Here Alone, serta Lolot dan musisi lokal lainnya. Kehadiran ragam komunitas dan generasi muda tersebut tidak hanya menjadi magnet bagi penonton, tetapi turut menghidupkan aktivitas ekonomi kreatif melalui ramainya tenant UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

Penutupan festival dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, yang mewakili Bupati Tabanan. Dalam suasana penuh keakraban, Wabup Dirga menyapa ribuan generasi muda yang memadati kawasan Garuda Wisnu Singasana dengan canda khasnya.

“Bagi adik-adik yang mencari pasangan dan yang tidak membawa pasangan, semoga galaunya tersampaikan untuk malam hari ini. Terima kasih dan selamat malam!,” ujarnya disambut antusias penonton. Ia juga menyampaikan pesan Bupati Tabanan agar Tabanan terus dikembangkan sebagai “titik kumpul” bagi berbagai event dan komunitas, sekaligus menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas dan ekonomi masyarakat.

Manfaat festival tersebut turut dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Kabyah, pelaku UMKM Babi Kecap, menilai tingginya kunjungan selama Festacation memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemasukan sekaligus membuka ruang bagi anak muda untuk mengembangkan usaha di daerahnya sendiri.

Baca Juga  Kadisdikpora Denpasar Tegaskan Biaya Sewa Kantin Sekolah Rp. 2,5 Juta

“Kegiatan ini berdampak sangat banyak pada UMKM. Selain membuktikan anak-anak muda bisa berjualan di wilayahnya sendiri, dampaknya bagi kami sangat bagus, bisa meningkatkan pemasukan dan ekonomi,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ade, pemilik Sate Babi Nang Oman, yang melihat antusiasme pengunjung semakin meningkat pada hari kedua pelaksanaan. “Hari pertama animonya sangat bagus, ternyata hari kedua lebih baik lagi. Untuk UMKM saya lihat semakin berkembang dan sangat ramai di hari kedua. Semoga event ini setiap tahunnya dilaksanakan, karena dapat menjadi awal bertumbuhnya UMKM dan perputaran ekonomi di masyarakat,” tuturnya.

Antusiasme juga datang dari masyarakat di luar Tabanan. Ria, warga Batubulan yang mengaku menikmati suasana festival sekaligus melihat perkembangan Tabanan sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan. “Saya dari Batubulan, ke sini lumayan jauh dan memang pemesanan tiket sudah dari jauh hari. Kesannya di sini happy. Harapannya ke depan lebih banyak lagi ragam makanan dan tenant-nya. Tabanan sebagai titik kumpul aman, parkirannya juga luas dan aman. Saya kagum dengan banyaknya perkembangan di Tabanan, bahkan saya yang dari luar saja kagum. Semoga Tabanan semakin berkembang lagi,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Seorang WNA Terseret Arus di Pantai Tembles

Published

on

By

Tim SAR gabungan melakukan pencarian seorang warga negara Inggris yang diduga terseret arus di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Jembrana.
PENCARIAN: Tim SAR saat melakukan pencarian seorang warga negara Inggris yang diduga terseret arus di Pantai Tembles Jembrana, Minggu (30/8/2026). (Foto: Hms SAR)

Jembrana, baliilu.com – Seorang warga negara asing asal Inggris diduga terseret arus di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Jembrana, Minggu (30/8/2026) malam. Kecurigaan itu muncul karena adanya sepeda motor yang terparkir dan juga beberapa barang miliknya.

Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pagi ini (31/8/2026) pada pukul 05.55 Wita. Dikatakan bahwa Marcin (44) tiba di Pantai Tembles kurang lebih pukul 18.00 Wita. Sampai dengan saat ini belum ada titik terang keberadaan korban.

Segera setelah menerima informasi peristiwa tersebut diberangkatkan 7 personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana menuju lokasi. Koordinasi pun dilakukan bersama Babinsa Desa Penyaringan dan Polsek Mendoyo. Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan melaksanakan briefing untuk pembagian tugas dan pola pergerakan pencarian.

Satu unit rubber boat diturunkan dari Pantai Tembles menuju ke arah barat dengan 4 personel yang turut melakukan penyisiran pada pukul 07.40 Wita. Sementara itu SRU udara menerbangkan drone thermal dan SRU darat menyisiri sepanjang bibir pantai.

SRU laut yang melaksanakan pencarian selama satu setengah jam lamanya belum memberikan hasil. Begitu pula tim yang di darat dan tim drone tak menemukan titik terang. Sampai dengan saat ini unsur SAR yang terlibat operasi SAR diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, TNI AL Pos Pengambengan, Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Bali, Arjuna Rescue Potsar 115, Pamapta Polda Bali, Polsek Mendoyo dan Bhabinkamtibmas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pemkot Denpasar Upayakan Pemenuhan Tenaga Guru dan Penyelesaian Tenaga Non-ASN di Tahun 2024
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Bali Lepas Bantuan Logistik untuk Korban Bencana NTT

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster melepas pemberangkatan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar.
LEPAS PEMBERANGKATAN BANTUAN: Gubernur Bali Wayan Koster melepas pemberangkatan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlangsung di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar pada Senin (31/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster melepas pemberangkatan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelepasan bantuan berlangsung di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar pada Senin (31/8). Bantuan dikoordinasikan melalui Korem 163/Wira Satya dengan melibatkan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di Bali.

Bantuan dikonsolidasikan dari berbagai unsur pemerintah daerah di Bali. Sebanyak 9 truk diberangkatkan menuju NTT. Logistik yang dikirim antara lain: mie instan, biskuit, beras, minyak goreng, dan berbagai perlengkapan kebutuhan masyarakat lainnya.

Bantuan logistik ini untuk meringankan beban masyarakat NTT yang terdampak bencana alam, memberikan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang menjalani proses pemulihan, dan menunjukkan solidaritas dan kepedulian masyarakat Bali terhadap masyarakat NTT.

Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra menyampaikan bahwa kegiatan bantuan kemanusiaan dilakukan melalui koordinasi dengan Gubernur Bali. Seluruh bantuan dari pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di Bali dikonsolidasikan menjadi satu pengiriman.

Sebanyak 9 truk diberangkatkan menuju wilayah NTT. Perjalanan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 3 hari 2 malam. Pengiriman dilakukan dengan koordinasi dan pengawalan agar bantuan dapat tiba sesuai waktu dan dalam kondisi baik.

Danrem menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali, para bupati/walikota, serta seluruh pihak yang telah mendukung bantuan kemanusiaan tersebut. Danrem menyampaikan rasa duka dan simpati Bali terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.

“Kondisi di wilayah terdampak mulai memasuki tahap pemulihan dan pembangunan kembali.

Bantuan diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat terdampak,“ ucapnya.

Kegiatan turut dihadiri Walikota Denpasar, Wakil Bupati Tabanan, Wakil Bupati Jembrana, unsur terkait lainnya.

Sementara Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi inisiatif Danrem 163/Wira Satya dalam mengkoordinasikan bantuan kemanusiaan untuk NTT.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Gelar Seminar Sekolah Sehat

“Seluruh kabupaten/kota bersama Pemerintah Provinsi Bali bergotong-royong mengumpulkan bantuan. Bantuan kemudian dikonsolidasikan dan diberangkatkan dalam 9 truk. Gotong-royong tersebut menunjukkan kepedulian Bali terhadap masyarakat NTT,” tandas Koster.

Gubernur secara khusus mengapresiasi gotong-royong pegawai Pemerintah Kota Denpasar.

Bantuan yang dihimpun dari lingkungan Pemerintah Kota Denpasar mencapai lebih dari Rp 700 juta. Ia menilai partisipasi tersebut menunjukkan semangat berbagi dan kepedulian Bali terhadap masyarakat NTT.

Gubernur Koster memahami perjalanan menuju NTT memiliki tantangan medan dan akses yang cukup sulit. Ia meminta seluruh tim yang membawa bantuan untuk mengutamakan keselamatan. Pengemudi diminta bergantian selama perjalanan untuk menjaga kondisi dan keselamatan. Ia berharap seluruh bantuan dapat tiba dengan selamat dan dalam kondisi utuh. Bantuan diharapkan tiba di NTT dengan aman. Selanjutnya bantuan akan diserahkan kepada pusat penerimaan bantuan di Bajo. Gubernur Koster berharap proses pengiriman dan penyerahan bantuan berjalan lancar.

Pengumpulan bantuan dari Bali masih terus dilakukan. Bantuan tahap berikutnya masih terbuka kemungkinan untuk kembali dikirim apabila jumlah bantuan yang terkumpul mencukupi. Pemerintah dan masyarakat Bali menunjukkan komitmen untuk terus mendukung masyarakat NTT dalam proses pemulihan pascabencana.

Pengiriman bantuan menjadi wujud nyata solidaritas, gotong-royong, kepedulian, dan rasa kemanusiaan masyarakat Bali kepada masyarakat NTT. Bantuan diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban masyarakat terdampak dalam proses pemulihan dan pembangunan kembali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca