Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tingkatkan Jumlah Prodi Akreditasi Unggul, LP3M Unud Gelar Pelatihan Penyusunan Dokumen SPMI

BALIILU Tayang

:

unud
PELATIHAN: LP3M Unud menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal bertempat di Ruang Aula Gedung Pascasarjana Kampus Sudirman Denpasar, Rabu (14/6/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Udayana (Unud) menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal bertempat di Ruang Aula Gedung Pascasarjana Kampus Sudirman Denpasar, Rabu (14/6/2023). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor Unud dengan menghadirkan dua narasumber yakni Sugiyono, S.Si.,Ph.D (Universitas Jenderal Soedirman) dan Prof. Dr. Ir. I Made Alit Karyawan Salain, DEA (Sekretaris LP3M Unud).

lp3m
Ketua LP3M Unud Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D. (Foto: ist)

Ketua LP3M Unud Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D dalam laporannya menyampaikan kegiatan SPMI itu tidak pernah berhenti, selalu saja ada hal yang perlu ditingkatkan. Dalam pelatihan ini tema yang diangkat terkait Laporan Evaluasi Diri yang merupakan hal yang sangat penting, tidak hanya di dalam menyiapkan dokumen akreditasi, tetapi juga sebagai salah satu dasar pengambilan kebijakan-kebijakan di program studi dan yang lebih sulit lagi adalah terkait analisis SWOT yang akan disampaikan oleh narasumber yang hadir.

“Dan yang tidak kalah pentingnya adalah juga terkait dengan kita merumuskan kembali profil program studi, kemudian capaian pembelajaran program studi termasuk hal-hal terkait yang nanti disampaikan oleh Sekretaris LP3M,” ujar Ketua LP3M.

Harapannya dari luaran kegiatan ini nantinya dapat dirumuskan kembali CPL dan tentu dokumen akreditasi yang lebih baik, sehingga nanti kedepan diharapkan melalui kegiatan ini semua proses akreditasi lebih lancar dan dengan hasil yang memuaskan atau unggul semuanya. Kemudian tantangan selanjutnya adalah akreditasi internasional seperti yang sedang dilakukan saat ini dan tahun-tahun mendatang.

peserta
Peserta Pelatihan Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal bertempat di Ruang Aula Gedung Pascasarjana Kampus Sudirman Denpasar, Rabu (14/6/2023). (Foto: ist)

Sementara Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.,IPU dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada LP3M yang selalu mengawal proses penjaminan mutu di Universitas Udayana. Rektor dalam hal ini menyampaikan tentang peta jalan pengembangan institusi kedepannya, yaitu konteks PTN BH adalah goal ke depan dimana saat ini status Unud masih BLU, mudah-mudahan bisa mengikuti PTN lainnya yang sudah ber PTN BH. Dalam konteks pengembangan institusi ber-PTN BH itu, tidak berhenti sampai disana saja, akan tetapi lebih dari itu yakni internasionalisasi. Dalam menuju internasionalisasi hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana pelaksanaan Tridharma bisa mengarah kesana, kemudian pengembangan kelembagaannya.

Baca Juga  Tingkatkan Capaian Akreditasi Internasional, LP3M Unud Gelar Workshop Kurikulum ''Outcome Based Education''

Dalam konteks itu, SPMI menjadi sesuatu hal yang sangat penting, artinya tidak mungkin SPME seperti oleh BAN-PT, LAM-PTKes termasuk internasionalisasi itu akan berjalan baik manakala SPMI kita tidak terurus dengan baik. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan memberikan dampak kepada Kooprodi dalam membuat manajemen yang bagus, sehingga peta jalan pengembangan Prodi dapat seperti yang diharapkan.

“Terima kasih atas partisipasi seluruh bapak ibu sekalian untuk bersatu padu menyingsingkan lengan untuk suatu yang namanya mengamankan sistem penjaminan mutu internal kita, karena nanti kalau itu sudah aman banyak sekali dampak yang bisa kita lakukan kedepannya,” ujar Rektor Unud.

Dalam kesempatan ini Rektor juga memberikan apresiasi kepada para Koordinator Program Studi maupun UP3M serta tim-tim yang tergabung dalam LP3M yang sudah menjadi garis depan dalam penjaminan mutu. Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan ini meliputi topik (1) “Melakukan dan Menyusun Laporan Evaluasi Diri dengan Benar (a lesson learned)” oleh Sugiyono, Ph.D dan materi (2) “Profil Lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan dan Spesifikasi Program Studi” oleh Prof. I Made Alit Karyawan Salain. Pelatihan ini diikuti oleh para Koordinator Program Studi, Unit Pengembangan Pembelajaran dan Jaminan Mutu (UP3M), Tim Pelaksana Penjaminan Mutu (TPPM), dan Tim LP3M di lingkungan Universitas Udayana. 

Para peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan karena berkesempatan berdiskusi dua arah dalam rangka meningkatkan pemahaman dalam penyusunan dokumen yang baik, sehingga dapat diterapkan di unit tugas masing-masing dalam penjaminan mutu internal maupun eksternal dan sebagai dokumen dalam pelaksanaan AMI. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5661-Tingkatkan-Jumlah-Prodi-Akreditasi-Unggul-LP3M-Universitas-Udayana-Gelar-Pelatihan-Penyusunan-Dokumen-SPMI.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  LP3M Unud Selenggarakan Workshop Akreditasi Internasional FIBAA bagi Prodi Sosial-Humaniora

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Institusi Universitas Udayana Raih Akreditasi Unggul

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Tingkatkan Capaian Akreditasi Internasional, LP3M Unud Gelar Workshop Kurikulum ''Outcome Based Education''

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca