Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Tingkatkan Kualitas SDM Pemangku, PW-AWBP Bali/Pusat Gelar Penyegaran “Kepemangkuan”

BALIILU Tayang

:

Pengurus Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih Provinsi Bali/Pusat menggelar kegiatan Penyegaran Kepemangkuan berlangsung di Hotel Golden Tulip, Jl. Gatot Subroto Barat, Denpasar, Jumat (14/10/2022) pagi. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Guna meningkatkan wawasan dan etika mengenai kepemangkuan, Pengurus Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih (PW-AWBP) Provinsi Bali/Pusat menggelar kegiatan Penyegaran Kepemangkuan (Sasana Sangkul Putih/Etika, Acara dan Tatwa) berlangsung di Hotel Golden Tulip, Jl. Gatot Subroto Barat, Denpasar, Jumat (14/10/2022) pagi.

Peserta dari kegiatan ini sebanyak 115 orang yang notabene selaku Jro Mangku/Pemangku Pamerajan Alit, Pamerajan Agung dan Pura Dadia di lingkungan keluarga besar Arya Wang Bang Pinatih se-Bali.

Ketua Harian PW-AWBP Bali/Pusat, I Nyoman Swastika menyampaikan kegiatan kali ini terutama bertujuan untuk melakukan penyeragaman visi terkait etika dan tata kelola dalam urutan peribadatan jangan sampai nantinya malah menyalahi aturan. Maka untuk selanjutnya diarahkan agar para pemangku menjadi suatu pengabdian ngayah (mengabdi) ke taraf yang lebih profesional sehingga tidak menyalahi aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh paiketan.

Peserta penyegaran kepemangkuan sebanyak 115 orang di lingkungan keluarga besar Arya Wang Bang Pinatih se-Bali. (Foto: Ist)

“Intinya kami ingin para Pemangku/Pinandita dari Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih bisa semakin profesional, begitu pula dengan kompetensinya, kesehatan dan kesejahteraan hidupnya akan menjadi atensi atau perhatian,” terangnya didampingi Ketua Sabha Walaka PW-AWBP Bali/Pusat I Gusti Ngurah Punia Negara, Sekretaris Umum PW-AWBP Bali/Pusat I Wayan Sudiarta, Sekretaris Sabha Walaka I Gusti Ngurah Agung Citra Umbara, dan Sekretaris I I Gusti Ngurah Murthana.

Disinggung terkait etika pemangku menghadapi tahun politik yang diprediksi akan meningkat eskalasinya di tahun 2024 mendatang, Ketua Sabha Walaka Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih (PW-AWBP) Provinsi Bali/Pusat I Gusti Ngurah Punia Negara berharap agar para pemangku tetap menjaga marwah independensinya dan fokus dalam upaya menjaga kedamaian serta kerukunan pasemetonan (ikatan keluarga besar) dan umat di manapun berada.

“Kami berharap tetap netral dan menjaga kekompakan dan bukan atensi kami untuk membicarakan hal itu apalagi mencoba diseret-seret ke masalah politik. Meskipun kami memiliki keanggotaan ribuan orang yang tersebar di seluruh wilayah Bali,” tegas Ngurah Punia.

Baca Juga  PSN Kuta Utara Gelar Pelatihan Kepemangkuan, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Siap Memberikan Dukungan Penuh

Meski demikian, pihaknya tidak melarang bilamana ada anggota Sabha Walaka PW-AWBP Bali turut andil ataupun berkepentingan dalam kontestasi Pemilu 2024 karena hal itu terkait keinginan pribadi masing-masing.

Para narasumber kegiatan penyegaran kepemangkuan. (Foto: Ist)

Sekretaris Umum PW-AWBP Bali/Pusat Wayan Sudiarta menambahkan dalam kegiatan Penyegaran Kepemangkuan ini hadir Ida Rsi Agung Yoga Sidhi Bang Pinatih dari Griya Agung Penatih Padangsambian, Denpasar Barat sebagai narasumber utama didampingi Ida Rsi Agung Putra Sidhimantra Manuaba Griya Mumbak Kerobokan Badung, Ida Rsi Agung Bija Pinatih Griya Kesambi Kerobokan Badung.

“Seluruh pemangku berjumlah 115 orang yang ikut dalam penyegaran hari ini mendapatkan bantuan sembako. Selanjutnya rangkaian HUT ke-14 Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih Provinsi Bali dan Pusat ini akan diisi dengan giat bersih-bersih di bekas lokasi kerajaan leluhur kami yakni Kerajaan Kerthalangu di eks Balitex Kesiman Kertalangu Denpasar Timur pada 23 Oktober 2022, dilanjutkan persembahyangan bersama di Pura Dalem Mutering Jagat Kesiman Kertalangu pada 26 Oktober 2022,” paparnya.

Lebih lanjut Sudiarta juga mengatakan pihaknya menggelar donor darah untuk kemanusiaan sekaligus digelar acara puncak HUT ke-14 PW-AWBP Bali/Pusat pada 6 November 2022 di Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang Denpasar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BUDAYA

Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Rahina Suci Tumpek Landep

Published

on

By

tumpek landep
TUMPEK LANDEP: Persembahyangan bersama Rahina Suci Tumpek Landep di Pura Agung Lokanatha yang dihadiri langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Sabtu (18/4). (Foto: Hms Denpasar)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama dalam rangka Rahina Suci Tumpek Landep, Sabtu (18/4), di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Denpasar. Kegiatan ini berlangsung khidmat sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi.

Persembahyangan tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang turut mengikuti prosesi pembersihan pusaka keris di pura setempat. Hadir pula Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gede Wibawa, jajaran Forkopimda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara menyampaikan bahwa pelaksanaan persembahyangan Rahina Suci Tumpek Landep merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Pemkot Denpasar sebagai bentuk peningkatan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Selain itu, Tumpek Landep juga dimaknai sebagai momentum untuk menyucikan diri, pikiran, serta segala sarana yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Jaya Negara berharap melalui pelaksanaan upacara ini, seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat ketajaman pikiran (landep) dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Jaya Negara juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dengan nilai-nilai spiritual dan budaya lokal sebagai implementasi ajaran Tri Hita Karana.

“Melalui Tumpek Landep ini, kami berharap seluruh komponen masyarakat, khususnya jajaran Pemkot Denpasar, dapat terus meningkatkan kualitas diri, serta menjaga keharmonisan antara manusia, Tuhan, dan lingkungan,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Kompyang Beji dari Griya Beji Taman Santi, Sanglah, Denpasar Barat.

“Persembahyangan bersama ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan keharmonisan antarpegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (gs/bi)

Baca Juga  PSN Kuta Utara Gelar Pelatihan Kepemangkuan, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Siap Memberikan Dukungan Penuh

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Badung “Nodya Karya Maligia Punggel“ di Griya Agung Banjar Aseman

Published

on

By

bupati badung
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa saat hadiri “Karya Maligia Punggel” yang dirangkaikan dengan “nyekah” massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal. Rabu (15/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal. Rabu (15/4).

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendukung kegiatan adat dan keagamaan masyarakat guna memastikan pelaksanaannya berjalan lancar. Bupati juga menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kelancaran pelaksanaan karya. Ia berharap seluruh rangkaian yadnya dapat berjalan dengan lancar hingga mencapai sida purna.

“Pemerintah akan terus hadir untuk membantu masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam pelestarian adat dan budaya. Kegiatan seperti ini sangat penting karena mampu meringankan beban sekaligus memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar bantuan yang diberikan dimanfaatkan secara tepat sasaran serta diawasi bersama. “Pelaksanaan nyekah massal ini tidak hanya memberikan keringanan biaya bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas dan gotong-royong, sekaligus menjaga kelestarian adat dan budaya Bali, tiyang selaku murdaning jagat Badung akan terus mendukung kegiatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan yang berpihak pada masyarakat dan berakar pada budaya lokal,” pungkasnya sembari mengajak dan mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Kegiatan yang dipusatkan di Bale Peyadnyan Tegal Suci ini berlangsung secara bertahap sejak 3 Maret 2026, diawali dengan matur piuning, hingga mencapai puncak karya pada 16 April 2026, dan ditutup pada 17 April 2026 dengan rangkaian pralina puja, nganyut, sangkud, serta nilapati. Seluruh rangkaian upacara dilaksanakan secara gotong-royong dengan melibatkan sekitar 63 pengiring serta dukungan swadaya krama.

Baca Juga  PSN Kuta Utara Gelar Pelatihan Kepemangkuan, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Siap Memberikan Dukungan Penuh

Sementara itu, Perbekel Abiansemal sekaligus panitia, Ida Bagus Bisma Wiratma, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah serta kekompakan krama Banjar Aseman. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan biaya upacara mencapai ratusan juta rupiah, sehingga pelaksanaan secara massal menjadi solusi yang efektif.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapak Bupati dan seluruh pihak. Bantuan ini sangat membantu krama sehingga seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar sesuai rencana,” ungkapnya.

Hadir pada acara tersebut Anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi, Kadisdukcapil I Nyoman Rudiarta, Sekcam Abiansemal beserta Tripika Abiansemal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Badung Hadiri “Karya Atma Wedana” dan Manusia Yadnya Desa Adat Padonan

Published

on

By

bupati badung
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa, menghadiri “Karya Atma Wedana“ dan Manusia Yadnya Desa Adat Padonan di Pura Dalem Desa Adat Padonan, Kuta Utara, Rabu (15/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri Parikrama Tigang Sasih dan Mapetik Mejaya-jaya serangkaian Karya Atma Wedana dan Manusia Yadnya Desa Adat Padonan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pura Dalem Desa Adat Padonan, Kuta Utara, Rabu (15/4), dan dipuput oleh Ida Pedanda Istri Griya Buduk.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya yadnya suci tersebut serta mendoakan agar seluruh rangkaian upacara berjalan lancar. Ia juga mengapresiasi dukungan pendanaan dari Desa Dinas, Desa Adat, serta LPD Desa Adat Padonan.

“Sebagai pratisentana, kita memiliki kewajiban melaksanakan yadnya sebagai wujud bakti kepada leluhur. Saya berharap Desa Adat Padonan dapat terus mandiri dan mampu menjaga tradisi di tengah perkembangan pariwisata,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh krama desa untuk menjaga keamanan, kebersihan, serta mengelola sampah dengan baik melalui pemilahan sejak dari rumah tangga. Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung terus berupaya mengurai kemacetan dengan membangun ruas-ruas jalan baru di lokasi strategis guna memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

Sementara itu, Bendesa Adat Padonan, I Made Sutarma, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung beserta undangan lainnya. Ia menjelaskan bahwa rangkaian upacara telah diawali dengan upacara Ngerit (Ngelungah) pada 31 Maret 2026.

Karya Atma Wedana ini merupakan program Desa Adat Padonan yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali, yang bertujuan menjaga tradisi leluhur, sima dresta, serta memperkuat kebersamaan dan semangat gotong-royong. Selain itu, kegiatan ini juga untuk meringankan beban krama desa dalam melaksanakan upacara adat dan Manusa Yadnya.

Sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan pada tahun 2022. Meski sesuai jadwal berikutnya akan digelar pada 2027, namun dimajukan ke tahun 2026 karena adanya rencana pembangunan karya di Pura Desa dan Puseh Desa Adat Padonan.

Baca Juga  PSN Kuta Utara Gelar Pelatihan Kepemangkuan, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Siap Memberikan Dukungan Penuh

Adapun pendanaan kegiatan bersumber dari Rp 900 juta dana Desa Dinas, Rp 200 juta dari Desa Adat, serta sisa hasil usaha LPD Desa Adat Padonan. Dengan dukungan tersebut, pelaksanaan karya tahun ini tidak membebankan biaya kepada krama desa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain anggota DPRD Badung Wayan Sandra, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana, Majelis Madya dan Majelis Alit Kuta Utara, Perbekel Tibubeneng, serta krama Desa Adat Padonan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca