Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

TMMD Kodim Karangasem Ditutup, Momentum Pembangunan untuk Kemajuan Masyarakat

BALIILU Tayang

:

eka
PENUTUPAN TMMD: Upacara penutupan TMMD Ke-111 dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., selaku Pejabat Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP) TMMD .

Karangasem, baliilu.com – Program Tentara Nasional Indonesia Membangun Desa (TMMD) Ke -111 Kodim 1623/Karangasem Tahun Anggaran 2021 di Desa Adat Bukit Galah, Banjar Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali resmi ditutup, Rabu (14/7/2021) bertempat di Wantilan Nawa Satya Kantor Bupati Karangasem.

Upacara penutupan dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., selaku Pejabat Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP) TMMD sekaligus membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Karangasem I Gede Dana, S.Pd., M.Si., beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Karangasem serta undangan lainnya.

Menurut Pangdam IX/Udayana dalam amanatnya yang dibacakan Danrem 163/Wira Satya mengatakan, pemerintah daerah serta Prajurit TNI telah dapat menyelesaikan program TMMD Ke- 111 dengan baik dan sukses. Selama satu bulan penuh kegiatan TMMD diselenggarakan dengan melibatkan Prajurit TNI serta komponen masyarakat yang tersebar di wilayah Bali-Nusra, termasuk di wilayah Kodim 1623/Karangasem.

“Harapan kita TMMD dapat menggelorakan kembali semangat gotong royong dan sebagai momentum untuk berpartisipasi membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di tengah-tengah situasi pandemi saat ini,” jelas Pangdam.

Pangdam mengakui bahwa sasaran dan volume pekerjaan TMMD cukup berat sedangkan sarana dan prasarana serta waktu yang dibutuhkan sangat terbatas, namun dengan semangat kekompakan dan disiplin serta tanggung jawab dari semua pihak baik TNI, Polri, masyarakat dan instansi terkait lainnya, bersatu padu bahu membahu menyelesaikan program TMMD Ke- 111 sehingga semua sasaran dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

“Terima kasih kepada Bupati Karangasem atas dukungan dan partisipasinya yang telah mengalokasikan dana APBD dalam kegiatan TMMD Ke -111 ini, terlebih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah membantu pelaksanaan TMMD kali ini,” sebut Pangdam

Baca Juga  Saksikan Defile Alutsista, Presiden: Bentuk Kesiapan TNI Hadapi Perubahan Geopolitik

Sementara itu Bupati Karangasem I Gede Dana, S. Pd., M.Si., mengatakan, operasi bhakti TNI dilaksanakan di berbagai bidang, dengan TMMD sebagai upaya mendukung pemerintah dalam pembangunan dan memberikan pemberdayaan dan kesejahteraan kepada masyarakat.

“Pembangunan untuk kemajuan masyarakat harus didukung oleh kemauan yang kuat dan semangat gotong- royong yang tinggi sehingga setiap kegiatan dapat terwujud termasuk pada pelaksanaan TMMD Ke -111 kali ini,” jelas Gede Dana.

Bupati sangat berterima kasih kepada jajaran TNI-Polri dan instansi terkait lainnya yang sudah bekerjasama untuk membangun wilayah Karangasem untuk kemajuan dan juga memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu juga, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., berharap kepada masyarakat Bukit Galah, Desa Sebudi untuk ikut merasa memiliki dan peduli terhadap hasil-hasil yang telah dicapai dalam pelaksanaan TMMD Ke -111 ini.

“Pelihara dan rawat dengan baik sarana dan prasarana yang telah dibangun, sehingga manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lama,” harap Danrem.

Terkait pengerjaan sasaran TMMD Ke -111 Kodim 1623/Karangasem Tahun Anggaran 2021 ini antara lain berupa sasaran pokok pembangunan jembatan dengan panjang 15 meter dan lebar 5 meter, pembuatan senderan jembatan dengan panjang 40 meter tinggi 5 meter, pembuatan cekdam penahan pasir panjang 5 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi 2 meter. Kemudian ada sasaran tambahan pembuatan bak penampungan air dengan ukuran panjang 4 meter lebar 2 meter dan tinggi 2 meter serta pembukaan lahan pertanian seluas 1,4 hektare yang saat ini juga menjadi produktif ditanami tanaman holtikultura. Demikian juga sasaran non fisik dalam bentuk sosialisasi dan penyuluhan semua dapat dituntaskan.

“Semua sudah rampung 100 persen sesuai target yang direncanakan,” papar Dansatgas TMMD Letkol Inf Bima Santosa pada saat menyampaikan laporan akhir pencapaian hasil TMMD Ke- 111 Kodim 1623/ Karangasem.

Baca Juga  Panglima TNI Rotasi dan Mutasi 42 Perwira Tinggi TNI

Ungkapan terima kasih juga disampaikan oleh tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat, Kepala Desa Sebudi I Nyoman Tinggal dan Bendesa Adat Bukit Galah I Putu Suyasa. Keduanya mengapresiasi kerja TNI bersama masyarakat selama pelaksanaan TMMD sebulan penuh tersebut.

“Mulai dari pelaksanaan Pra TMMD sampai pelaksanaannya jalinan kebersamaan dan kekeluargaan sangat terlihat, kami akrab dalam kebersamaan dan semangat dalam menuntaskan sasaran TMMD,” pungkas Kades I Nyoman Tinggal. (eka)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Sasar Remaja Dini, Ketua Forum PUSPA Bali Pesankan Anak-anak Fokus Belajar, Hindari Bullying, dan Jauhi Pernikahan Dini

Published

on

By

Ketua Forum PUSPA Bali
SAPA ANAK-ANAK: Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menyapa anak-anak usai menjadi narasumber Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP N 3 Petang, Kabupaten Badung, Kamis (30/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menyampaikan agar setiap remaja mampu menjaga diri dengan pembatasan yang terkontrol.

Menurutnya, masa remaja merupakan fase rentan ketika seseorang sedang mencari jati diri, sehingga peran orang tua sangat dibutuhkan. Pengawalan terhadap tumbuh kembang, pergaulan, serta kepedulian terhadap masalah internal dan beban yang dirasakan anak tentu dapat memberikan perlindungan mental dan batin bagi mereka.

“Jangan biarkan mereka menghadapi masalahnya sendiri hingga merasa terbelenggu, putus asa, dan memilih jalan pintas. Sebagai orang tua di rumah maupun guru di sekolah, kita harus peka terhadap kondisi anak agar mereka tidak merasa sendiri dan kesepian,” ungkapnya saat menjadi narasumber Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP N 3 Petang, Kabupaten Badung, Kamis (30/4).

Ia menambahkan, “Kita boleh sibuk dengan kegiatan masing-masing, tetapi jangan pernah lelah untuk mengawasi pergaulan dan kondisi putra-putri kita. Jangan lalai saat ekspresi wajah mereka berubah dari biasanya. Cobalah mendekati anak-anak saat mereka menyendiri, murung, bahkan mengurung diri di kamar. Jangan sampai mereka mengalami bullying di sekolah atau lingkungan luar rumah tanpa kita mengetahuinya, yang pada akhirnya dapat merusak mental anak.”

Dengan demikian, anak-anak akan mampu bertanggung jawab di sekolah—dengan belajar dan memperkaya pengetahuan sebagai fondasi diri yang lebih baik dan matang—di rumah dengan memanfaatkan waktu untuk membantu orang tua, serta di lingkungan dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan fokus menjalankan kewajiban sesuai niat baik. Mereka juga diharapkan mampu menyayangi diri sendiri, sehingga dapat menyayangi orang lain tanpa terjerumus dalam pergaulan bebas yang membahayakan masa depan, serta menjaga kepercayaan yang diberikan orang tua agar terhindar dari pernikahan dini.

Baca Juga  Panglima TNI Rotasi dan Mutasi 42 Perwira Tinggi TNI

Ny. Seniasih juga menegaskan agar tidak membiasakan berkata kasar, karena hal tersebut termasuk kekerasan verbal yang dapat melukai perasaan dan menimbulkan tekanan batin.

“Lakukan tugas dengan baik untuk membentuk pribadi dan karakter yang berpotensi menggapai masa depan, sehingga menjadi individu yang berkualitas,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, menyampaikan bahwa bullying di sekitar anak-anak sangat memengaruhi semangat dan fokus mereka dalam belajar serta menjalani kehidupan. Anak-anak menghabiskan sekitar 8 jam di sekolah, 8 jam di rumah, dan 8 jam di luar keduanya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menanamkan kesadaran bahwa tanggung jawab terhadap diri sendiri sangatlah penting.

Merencanakan masa depan yang baik dengan melewati masa remaja yang berkualitas tentu menjadi impian setiap orang. Oleh sebab itu, pola pengasuhan dan perhatian orang tua menjadi hal yang krusial.

Pada kesempatan ini, sosialisasi yang menyasar remaja tingkat Sekolah Menengah Pertama dilakukan untuk memberikan gambaran bahwa hidup membutuhkan perencanaan yang jelas dalam menentukan masa depan, sehingga langkah untuk mencapainya dapat lebih terarah dan sistematis. Oleh karena itu, penting untuk memperbanyak informasi mengenai bahaya pergaulan bebas dan seks bebas guna menghindari terjadinya pernikahan dini.

Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber lainnya, yakni Putu Astri Dewi Miranti dan Ni Made Mery Setianingsih, yang memaparkan Peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 2 Tahun 2025. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa kesehatan reproduksi adalah kondisi sehat secara fisik, mental, dan sosial secara utuh yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi, bukan semata-mata bebas dari penyakit atau disabilitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Pencarian, Korban Hilang di Pantai Kelingking Akhirnya Ditemukan

Published

on

By

Pantai Kelingking
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi korban dengan ambulans menuju Rumah Sakit Gema Santi. (Foto: Hms SAR)

Nusa Penida, Klungkung, baliilu.com – Operasi SAR hari kedua terhadap seorang warga Desa Bunga Mekar yang dilaporkan hilang akibat terhempas ombak di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada Jumat (25/4/2026) malam dalam kondisi meninggal dunia.

Upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan telah dilaksanakan sejak pagi hari. Pada pukul 06.00 WITA, seluruh personel melaksanakan briefing, pembagian area pencarian (search area), serta penyampaian rencana pergerakan. Tim SAR Gabungan menggunakan RIB 05 Denpasar bergerak dari Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida menuju area pencarian untuk melaksanakan penyisiran sorty pertama. Hingga pukul 11.15 WITA hasilnya nihil dan mereka merapat di Jungut Batu Tlatak, Nusa Ceningan. Upaya pencarian dilanjutkan sekitar pukul 13.57 Wita hingga pukul 16.30 Wita, namun tak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pencarian hari itu sempat menghadapi beberapa kendala, yakni akses penyisiran yang sulit, kondisi gelombang tinggi dan ombak pecah, serta perubahan arah dan kecepatan angin yang cukup ekstrem di sekitar garis pantai.

“Pada 17.50 WITA kami menerima informasi dari warga bahwa korban mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian,” ungkap Cakra Negara, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida. Menindaklanjuti laporan tersebut, RIB 05 Denpasar segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud.

Pada pukul 19.15 WITA, korban akhirnya berhasil ditemukan pada posisi kurang lebih 803,62 meter dari lokasi kejadian awal. Usai dibawa ke darat, jenasah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Gema Santi menuju Rumah Sakit Gema Santi.

Diberitakan sebelumnya, korban bernama Nyoman Rame (49) hilang saat melakukan aktivitas memancing bersama anaknya di atas tebing Pantai Kelingking pada Jumat (24/4/2026). Saat itu, korban diduga terhempas ombak besar hingga terjatuh ke laut dan hilang.

Baca Juga  Presiden Jokowi Lantik 906 Perwira Remaja TNI dan Polri dalam Praspa 2024

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur Tim SAR Gabungan, di antaranya Unit Siaga SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida, Babinsa Desa Bunga Mekar, Bhabinkamtibmas Desa Bunga Mekar, Polairud Polres Klungkung, BPBD Klungkung, petugas ambulans Gema Santi, serta keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Cari Seorang Pendaki Tersesat di Gunung Batukaru

Published

on

By

pendaki tersesat di badukaru
Jalur pendakian hingga target terpisah dari rombongan. (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Upaya pencarian terhadap seorang pendaki yang dilaporkan terpisah dan tersesat dari rombongannya di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, masih dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Informasi awal diterima oleh petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada hari Minggu (26/4/2026) pukul 04.40 Wita dari anggota BPBD Kabupaten Tabanan. Dari laporan tersebut, diperkirakan kejadiannya di hari Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Korban diketahui bernama Made Dibya (80), seorang warga asal Penebel, Tabanan.

Mulanya Made Dibya bersama 13 orang lainnya berangkat dari jalur pendakian Desa Sarin Buana kurang lebih pukul 06.00 Wita. Namun dalam perjalanan hanya 10 orang saja yang masih bisa melanjutkan pendakian. Sore harinya, saat mereka telah kembali tiba ke titik awal, baru disadari ada 1 orang belum bergabung. Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Tabanan, akan tetapi korban belum berhasil ditemukan.

Pagi tadi, sebanyak 7 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berangkat menuju lokasi kejadian. Mereka dilengkapi dengan peralatan mountaineering, medis serta drone thermal untuk pencarian melalui udara dengan jangkauan yang lebih luas.

Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan berbagai unsur, diantaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (7 personel), Polsek Penebel (2 personel), BPBD Kabupaten Tabanan (5 personel), masyarakat setempat dan rekan korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Peran Humanis TNI-Polri dalam Meningkatkan Kepercayaan Publik
Lanjutkan Membaca