Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Universitas Udayana Gelar Festival Merdeka Belajar Kampus Merdeka

BALIILU Tayang

:

rektor
FESTIVAL: Rektor Unud Prof. Gde Antara saat meninjau Festival Merdeka Belajar Kampus Merdeka tahun 2023 bertempat di Ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Denpasar, Rabu (27/9/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Universitas Udayana (Unud) menyelenggarakan kegiatan Festival Merdeka Belajar Kampus Merdeka tahun 2023 bertempat di Ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Denpasar, Rabu (27/9/2023). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Rektor Unud ini dihadiri oleh Para Wakil Rektor, Ketua Senat, Kepala BKM, Pimpinan Lembaga, Pimpinan Fakultas dan Pascasarjana, mahasiswa peserta MBKM dan undangan lainnya. 

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah kebijakan strategis pemerintah Republik Indonesia di bidang Pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan relevansi dan mutu lulusan sehingga lebih siap memasuki dunia kerja dan menjadi pemimpin di masa depan. Universitas Udayana berkomitmen menjalankan program MBKM dengan cara aktif mengikuti program MBKM Flagship Kemendikbudristek, menjadi Perguruan Tinggi Pelaksana (PTP) program MBKM Kemendikbudristek dan menyelenggarakan program-program MBKM Mandiri.

unud
Penampilan beragam pakaian adat nusantara. (Foto: ist)

Koordinator MBKM Unud Dr. I Ketut Sardiana dalam sambutannya menyampaikan Acara festival MBKM merupakan ajang untuk mengenalkan berbagai program MBKM kepada Civitas Akademika Unud, dengan harapan dapat memantik minat mahasiswa mengikuti program MBKM sehingga jumlah peserta MBKM semakin meningkat. Ada empat agenda pada acara festival ini yaitu (1) Pelepasan mahasiswa peserta MBKM semester berjalan, (2) Talkshow atau seminar pengenalan berbagai program MBKM, baik program flagship maupun program mandiri, (3) Expo program MBKM oleh mitra MSIB melalui stan-stan yang disediakan panitia, dan (4) Sharing pengalaman mengikuti program MBKM dari alumni MBKM tahun sebelumnya.

Melalui kesempatan tersebut Koordinator MBKM Unud juga melaporkan bahwa jumlah peserta MBKM Unud menunjukkan peningkatan yang signifikan setiap tahunnya, mulai dari 882 orang tahun 2021, meningkat menjadi 3.186 orang tahun 2022, dan tahun 2023 hingga September mencapai 4.989 orang, dengan rincian 2077 di semester genap, dan 2.912 di semester ganjil, termasuk 186 mahasiswa inbound. Peningkatan ini terutama disumbang oleh kelulusan mahasiswa pada program Flagship MSIB yang meningkat hampir 2 kali lipat dari periode sebelumnya.

Baca Juga  Sosialisasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka Fakultas Hukum Universitas Udayana

“Dari jumlah 2.912 tersebut, 1.106 adalah program flagship Kemdikbudristek, 1 214 magang mandiri, 186 Bina Desa & PPK Ormawa, Riset 70, Kegiatan Wirausaha 56, Proyek Kemanusiaan 52 orang, dan KKN-T 42 orang. Banyak benefit yang diperoleh dengan mengikuti program ini, selain pengalaman belajar atau bekerja di industri dan dunia kerja, juga meningkatkan kompetensi sesuai talenta dari mahasiswa, jaminan rekognisi 20 sks, insentif atau beasiswa, dan lain-lain,” ujar Dr. Sardiana.

rektor
Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara. (Foto: ist)

Sementara Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara mengatakan Universitas Udayana, sebagai suatu perguruan tinggi yang berstatus PTN-BLU, berkomitmen menjalankan kebijakan MBKM. Untuk memastikan kebijakan MBKM bisa berjalan dengan baik, maka universitas telah menyiapkan berbagai sistem pendukung untuk mendorong dan memfasilitasi mahasiswa mengikuti program MBKM dengan mengkemas pelaksanaan kegiatan yang menarik dan mengembangkan program MBKM mandiri sebagai implementasi program MBKM. Dengan berbagai dukungan dan fasilitas yang disediakan, kita berharap semangat MBKM dan jumlah peserta MBKM terus meningkat dari tahun ke tahun.

MBKM tidak hanya mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan dan ketrampilan dari ahlinya sebagai bekal memasuki dunia kerja, namun juga berbagai manfaat bagi mahasiswa yang mengikuti.

unud
Festival MBKM Unud juga diisi talkshow. (Foto: ist)

“Saya berpesan kepada para mahasiswa peserta MBKM untuk menyiapkan diri sekaligus mampu berusaha melaksanakan program satu semester ini dengan sebaik – baiknya. Karena sudah barang tentu selama menjani proses pembelajaran terdapat berbagai masalah juga tantangan,” ujar Prof. Antara.

Dalam Talkshow yang dilaksanakan menghadirkan narasumber dari Kemendikbudristek yakni Dyah Ayu Yuli Murniati (Supervisor Institutional Relation PMM3) da Risza Putri Elburdah (Specialist University and Student Engagement Program MSIB) serta Kepala Program PMM dan Kampus Mengajar 2023 Asri Aldila Putri, S.Sos.,M.Si. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/headline5985-Universitas-Udayana-Gelar-Festival-Merdeka-Belajar-Kampus-Merdeka.html (gs/bi)

Baca Juga  Kawal Kasus Kematian Timothy, Komisi X Minta Universitas Udayana Investigasi Pihak Terlibat

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Gubernur Koster Serahkan CSR St Regis untuk Pelestarian Seni dan Budaya Bali

Published

on

By

Gubernur Koster Serahkan CSR St Regis untuk Budaya Bali
SERAHKAN BANTUAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menyerahkan secara simbolis bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari The St. Regis Bali Resort Nusa Dua Group kepada sejumlah kelompok seni dan desa adat di Bali yang berlangsung di Jaya Sabha, Denpasar, Kamis (1/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan secara simbolis bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari The St. Regis Bali Resort Nusa Dua Group kepada sejumlah kelompok seni dan desa adat di Bali. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung pelestarian adat, seni tradisi, dan budaya Bali.

Penyerahan bantuan CSR berlangsung di Jaya Sabha, Denpasar, Kamis (1/10/2026). Bantuan diberikan kepada sejumlah sekaa, kelompok masyarakat, serta pengempon pura di Kabupaten Buleleng.

Penerima bantuan meliputi Br. Adat Bukit Seni, Desa Sembiran, Buleleng; Sekaa Angklung Genta Kencana, Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu; serta Sekaa Baris Buleleng, Desa Adat Pacung, Kecamatan Tejakula.

Bantuan juga disalurkan kepada Sekaa Teruna Semeton Dukuh Kauh, Desa Sembiran; kelompok pengadaan seragam Karang Wreda Samirana Santhi, Desa Sembiran; serta Sekaa Gambuh Desa Adat Pacung, Buleleng.

Penerima lainnya adalah Pengempon Pura Merajan Bengkel Buleleng Bendesa Mas, Desa Bengkel. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan adat, seni tradisi, serta kebutuhan pelestarian budaya di masing-masing wilayah.

Gubernur Koster menyampaikan apresiasi kepada St Regis atas dukungan yang diberikan bagi kelompok seni dan masyarakat adat di Bali. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepercayaan terhadap upaya pelestarian kebudayaan Bali.

“Terima kasih atas CSR dari St Regis untuk melestarikan budaya Bali dan seni tradisi. Gunakan dengan baik dan bertanggung jawab,” ujar Koster.

Koster juga meminta seluruh penerima memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya. Ia menekankan agar dukungan tersebut memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan kegiatan adat dan seni tradisi.

Menurut Koster, Bali memiliki kekayaan adat dan budaya yang unik. Kekayaan tersebut perlu dijaga secara bersama-sama agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Baca Juga  UPT Bahasa Universitas Udayana Gelar Pelatihan Bahasa Perancis bagi Dosen

“Bali hanya punya adat dan seni budaya yang unik. Kita harus melestarikan semuanya,” kata Koster.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada St Regis atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada pemerintah daerah. Dukungan tersebut dinilai turut memperkuat keberadaan kelompok seni tradisi di Bali.

Direktur Marketing dan Komunikasi St Regis, Clarissa Claudia, mengatakan pemberian CSR tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali.

Menurut Clarissa, St Regis berupaya mendukung keberlangsungan seni tradisi yang berkembang di Bali. Dukungan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap masyarakat dan kebudayaan lokal.

Clarissa mengatakan program CSR tersebut sekaligus mendukung program dan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster dalam menjaga serta melestarikan adat dan budaya Bali.

Bantuan CSR yang disalurkan memiliki nilai yang bervariasi sesuai kebutuhan dan peruntukan masing-masing penerima, mulai dari Rp 50 juta sampai Rp 350 juta. Seluruh bantuan diberikan untuk mendukung kegiatan yang berkaitan dengan adat, seni, dan pelestarian budaya.

Penyerahan CSR tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan seni tradisi Bali. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelestarian budaya di tingkat desa adat dan komunitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

YKI Badung Salurkan PMT bagi 20 Penderita Kanker, Tekankan Pentingnya Deteksi Dini

Published

on

By

SALURKAN PMT: Ketua YKI Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, saat Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kecamatan Kuta Utara, Kamis (1/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, memimpin penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi 20 penderita kanker di Kecamatan Kuta Utara, Kamis (1/10).

Langkah ini menjadi bagian dari program pendampingan dan kepedulian nyata Pemerintah Kabupaten Badung terhadap masyarakat yang sedang menjalani pengobatan kanker. Dari total penerima bantuan, sebanyak 19 orang menerima PMT langsung di Kantor Camat Kuta Utara, sementara satu orang lainnya mendapat kunjungan khusus ke rumah tinggalnya.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa program ini membuktikan kehadiran pemerintah yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga turun ke lapangan untuk mendampingi warga yang membutuhkan bantuan medis dan moral.

Dalam rangkaian acara, Ketua YKI Badung memotivasi para penderita agar tetap optimistis dan tidak merasa berjuang sendirian. Ia mengingatkan pentingnya deteksi dini agar penanganan medis dapat dilakukan secara optimal sebelum penyakit memasuki stadium lanjut.

“Jangan bersedih hati, jangan merasa sendiri karena Pemerintah Kabupaten Badung melalui YKI selalu menemani dan mendampingi Ibu untuk kesembuhan,” ujar Rasniathi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin mengikuti kontrol medis dan mematuhi anjuran dokter, seraya menjaga asupan makanan bergizi selama masa pemulihan.

Usai menyalurkan bantuan di Kantor Camat, Nyonya Rasniathi bersama jajaran YKI Badung melakukan kunjungan langsung ke rumah Ni Kadek Desy Aryani, seorang penderita kanker payudara di Banjar Campuan, Kerobokan. Kunjungan door to door tersebut bertujuan memberikan dukungan psikologis langsung agar pasien tetap konsisten menjalani pengobatan berkala. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  BEM FP Unud Gelar Seminar Nasional “Rise of Innovative Younger: Build and Spread Your Personal Brand to be a Creativepreneur in a Competitive Era”
Lanjutkan Membaca

NEWS

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Wabup Tekankan Pemerataan Pembangunan

Published

on

By

Wabup Alit Sucipta Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
HARI KESAKTIAN PANCASILA: Wabup Bagus Alit Sucipta menjadi inspektur upacara saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Kamis (1/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Kamis (1/10). Momentum ini dimanfaatkan untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan berlandaskan nilai-nilai Pancasila dalam pembangunan daerah.

Sebagai inspektur upacara Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta memimpin jalannya rangkaian acara, sedangkan Iptu I Ketut Rai Darsana bertindak sebagai Komandan Upacara.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Badung IB. Surya Suamba beserta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Badung, Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, unsur TNI/Polri, serta aparatur sipil negara setempat.

Dalam rangkaian upacara, Wabup Bagus Alit Sucipta memimpin pembacaan teks Pancasila. Sementara itu, naskah Pembukaan UUD 1945 dibacakan oleh Kepala Dinas Sosial Badung I Gde Eka Sudarwitha, dan naskah Ikrar dibacakan oleh Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Wijaya.

Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Tema ini merefleksikan peran krusial Pancasila sebagai ideologi pemersatu di tengah keberagaman masyarakat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Wabup Bagus Alit Sucipta menegaskan bahwa esensi tema tersebut sejalan dengan visi pembangunan Pemkab Badung. Menurutnya, kedaulatan masyarakat diwujudkan secara nyata lewat program strategis pembangunan infrastruktur dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendorong kemandirian lokal.

“Nilai keadilan diterjemahkan melalui komitmen kami untuk memberikan pelayanan publik yang terbaik, prima, akuntabel, dan transparan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Bagus Alit Sucipta.

Ia menambahkan, Pemkab Badung berkomitmen meratakan pembangunan infrastruktur dan kualitas SDM secara komprehensif, mulai dari wilayah Badung bagian selatan, tengah, hingga utara. Langkah ini dinilai esensial untuk menciptakan ekosistem pariwisata Badung yang berkualitas tinggi dan berkelanjutan.

Baca Juga  BEM FP Unud Gelar Seminar Nasional “Rise of Innovative Younger: Build and Spread Your Personal Brand to be a Creativepreneur in a Competitive Era”

Bagus Alit Sucipta juga menyoroti pentingnya kesinambungan pembangunan lintas wilayah sebagai strategi jangka panjang untuk mendongkrak perekonomian daerah.

“Setelah masif membangun infrastruktur di wilayah selatan, pada tahun-tahun mendatang fokus pembangunan akan merata ke wilayah tengah dan utara. Kami berharap masifnya pembangunan infrastruktur ini mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca