Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Universitas Udayana Kembali Kukuhkan Enam Guru Besar Tetap

BALIILU Tayang

:

guru besar
Rentor Unud Prof. Gde Antara saat mengukuhkan 6 Guru Besar Tetap bertempat di Gedung Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran. (Foto: Ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Universitas Udayana (Unud) menggelar Pengukuhan Guru Besar Tetap bertempat di Gedung Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran, Sabtu (28/5/2022). Terdapat enam Guru Besar yang dikukuhkan yakni dua orang dari Fakultas Kedokteran Hewan, dua orang dari Fakultas MIPA, satu orang dari Fakultas Ilmu Budaya dan satu orang dari Fakultas Kedokteran.

Keenam Guru Besar yang dikukuhkan yaitu (1) Prof. Dr. drh. I Made Dwinata, M.Kes. sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Parasitologi Veteriner pada Fakultas Kedokteran Hewan dengan judul Orasi Ilmiah: ‘’Dampak Infeksi Parasit Cacing pada Ternak terhadap Ketahanan Pangan Nasional’’; (2) Prof. Dr. Ir. I Putu Sampurna, M.S. sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Kedokteran Hewan pada Fakultas Kedokteran Hewan dengan judul Orasi Ilmiah: ‘’Peran Infografis untuk Mengambil Kesimpulan Hasil Analisis Data Penelitian Ilmu Kedokteran Hewan’’; (3) Prof. Dr. Dra. Ida Ayu Made Puspani, M.Hum. sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Sastra (dan Bahasa) Inggris pada Fakultas Ilmu Budaya dengan judul Orasi Ilmiah: ‘’Penerjemahan Lisan (Interpreting)’’; (4) Prof. Dr. Dra. Wiwik Susanah Rita, M.Si. sebagai Guru Besar bidang Kimia Organik Bahan Alam pada Fakultas MIPA dengan judul Orasi Ilmiah: ‘’Potensi Kulit Pisang (Musa sp.) Sebagai Agen Antibakteri dan Kandungan Senyawa Aktifnya’’; (5) Prof. Dr. dr. Tjokorda Gde Agung Senapathi, Sp.AN.,KAR sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Anestesi dan Terapi Intensif pada Fakultas Kedokteran dengan judul Orasi Ilmiah: ‘’Aplikasi Teknologi Anestesia Regional dan Integrasinya ke Dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi’’; dan (6) Prof. Ir. Ida Ayu Astarini, M.Sc.,Ph.D. sebagai Guru Besar dalam bidang Bioteknologi pada Fakultas MIPA dengan judul Orasi Ilmiah: ‘’Teknologi Kultur Jaringan untuk Peningkatan Produksi dan Kualitas Tanaman Hortikultura’’.

Baca Juga  Unud dan Universitas Hasanuddin Perpanjang Nota Kesepahaman
Rektor Unud Prof. Gde Antara (tengah) saat berfoto bersama dengan 6 Guru Besar Tetap. (Foto: Ist)

Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.,IPU dalam uraiannya menyampaikan dengan penambahan enam Guru Besar ini, kini Unud memiliki 179 orang Guru Besar dan presentase Guru Besar yang dimiliki adalah sebesar 13 persen dimana ini menandakan telah melampaui target dari Kementerian yakni minimal 10 persen. Dari data yang dimiliki Bagian SDM, saat ini Unud memiliki 1.394 orang Tenaga Pendidik PNS dan 136 orang Dosen Tetap BLU. Ada 413 orang Lektor Kepala, 507 orang berjabatan Lektor; Asisten Ahli 204 orang dan 91 orang berstatus Tenaga Pengajar. Dari data tersebut saat ini, Unud memiliki 149 orang Lektor dan 255 orang Lektor Kepala yang memiliki ijazah S3 yang merupakan bahan baku menjadi Guru Besar. Harapannya semua bisa berproses dan dikukuhkan menjadi Guru Besar.

Dikatakan, Universitas Udayana saat ini telah membentuk Forum Guru Besar dan para Guru Besar yang dikukuhkan kali ini akan menjadi anggota Forum tersebut, dimana Forum ini dibentuk untuk mewadahi para Guru Besar dalam memberikan saran, masukan-masukan maupun hasil pemikiran untuk pengembangan Universitas Udayana ke depan. 

Selain tambahan Guru Besar, hal menggembirakan bulan ini bagi Universitas Udayana adalah akreditasi institusi sudah meningkat dari A menjadi Unggul. Ini menjadi modal besar bagi kita untuk menuju lebih jauh lagi. Rektor berharap enam Guru Besar yang baru ini dapat menjadi teladan, mampu mengayomi serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang timbul di masyarakat melalui keilmuan yang dimiliki untuk memajukan bangsa dan negara ini.

Sementara Ketua Forum Guru Besar Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD menyampaikan Rektor Unud telah membentuk sebuah organisasi yang tidak struktural yakni Forum Guru Besar dan pihaknya ditunjuk selaku Ketua. Pihaknya berharap melalui forum ini para Guru Besar di Unud bisa memberikan pemikiran dan sumbangsih sesuai yang diamanatkan Rektor. Pada forum ini terdapat enam divisi, tiga terkait Tri Dharma dan tiga lagi terkait hal-hal di luar Unud yakni lokal, nasional dan internasional.

Baca Juga  Rektor Unud Lakukan Audiensi ke Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek

Mewakili Forum, Prof. Suastika mengucapkan selamat kepada enam Guru Besar baru beserta keluarga dan berharap para Guru Besar siap menghadapi tantangan masa depan yang tidak dapat diprediksi. Semoga dengan hadirnya enam Guru Besar ini memberikan tambahan energi untuk mempercepat peningkatan kualitas Unud dan menjadi lebih baik di masa mendatang. Guru Besar yang baru ini juga diharapkan dapat memberikan inspirasi baru untuk kemajuan Unud. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita4556-Universitas-Udayana-Kembali-Kukuhkan-Enam-Guru-Besar-Tetap.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026  

Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

Loading

Published

on

By

Bunda Rai
HADIRI BINA POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). Kehadiran Bunda Rai menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata dalam akselerasi implementasi Posyandu 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terintegrasi di seluruh Bali.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas para pengurus dan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan masyarakat yang lebih berkualitas. Turut hadir Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, para kepala OPD terkait dari Kabupaten Tabanan dan Badung, jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, serta para camat dan peserta pelatihan.

Mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata selaku Pengarah Posyandu menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan memperbarui pemahaman pengurus Posyandu, khususnya dalam tata kelola pelayanan di lapangan.

Ia menjelaskan, penguatan enam bidang SPM meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial menjadi langkah strategis untuk memastikan Posyandu mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi dan berkualitas kepada masyarakat. “Kegiatan Bina Posyandu ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para pembina di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Tim Pembina Posyandu memiliki peran vital dalam mendampingi kader agar operasional Posyandu berjalan aktif dan berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Kukuhkan Pengurus FKUB Badung Periode 2020-2025, Harapkan FKUB Cerdas Melayani Masyarakat Badung

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengurus dan kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mendukung enam bidang SPM secara terpadu.

Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan Posyandu yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader Posyandu semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Bunda Rai.

Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ny. Ni Komang Sriani, menyampaikan kegiatan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dan bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus Posyandu dalam pembinaan kader serta penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM.

Pelaksanaan Bina Posyandu Angkatan VI diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Dari Kabupaten Tabanan, peserta terdiri atas Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur beserta jajaran pengurus yang akan menjadi penggerak penguatan Posyandu di wilayah masing-masing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025v

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung
MALAM PURNA PASKIBRAKA: Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025 di Hotel Made Bali, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6), di Hotel Made Bali.

Momen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.

Pada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.

Rasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.

“Kepada seluruh Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025, kami sampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda Badung memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis yang tinggi dalam mengemban amanah negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Badung. Terima kasih tulus juga disampaikan kepada orang tua dan tim pelatih atas dukungan dan pendampingan yang menjadi kunci utama pembentukan karakter para anggota.

Baca Juga  Pujawali Pura Dalem Belembong dan Pura Maha Widya Saraswati Unud Kampus Jimbaran

Dirinya berharap pengalaman, ilmu, dan nilai luhur selama pelatihan dapat menjadi bekal seumur hidup. Nilai Pancasila wajib dijaga dan dijadikan pedoman harian.

“Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter luhur, dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia tercinta,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar Buka Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM bagi Kader Se-Denpasar

Published

on

By

Posyandu Denpasar
SOSIALISASI POSYANDU: Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar yang berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6).

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk implementasi dari program Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali yang sebelumnya telah dilaksanakan bagi pengurus TP Posyandu dan kader Posyandu se-Bali.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai tugas dan fungsi mereka dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di tengah masyarakat.

“Kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bentuk implementasi Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali. Melalui kegiatan ini diharapkan kader akan semakin memahami tugas dan fungsinya dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan layanan sosial dasar kepada masyarakat. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini diharapkan para kader semakin memahami pola pelayanan yang diberikan saat hari buka Posyandu sehingga mampu memberikan layanan yang optimal dan tepat sasaran.

“Sehingga apa yang menjadi tujuan transformasi layanan Posyandu dapat kita wujudkan bersama, dimana melalui Posyandu 6 SPM dapat mendekatkan layanan guna mewujudkan masyarakat sejahtera menuju Denpasar MAJU,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa juga memohon dukungan dari pemerintah kecamatan serta desa/kelurahan agar dapat terus memfasilitasi pelaksanaan Posyandu 6 SPM, baik dari sisi pelayanan maupun upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader Posyandu.

Baca Juga  Universitas Udayana Tandatangani Berita Acara Evaluasi Kinerja BLU

Ia berharap pembinaan dan sosialisasi serupa dapat terus dilakukan secara berjenjang di seluruh wilayah Kota Denpasar, mengingat jumlah kader Posyandu yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan.

“Harapan kami, mengingat jumlah kader yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan, hal serupa dapat terus digerakkan secara berjenjang. Sehingga percepatan peningkatan SDM kader Posyandu dapat kita capai bersama,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, TP Posyandu Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan dasar kepada masyarakat, sekaligus mendukung transformasi Posyandu dalam memberikan enam layanan dasar yang terintegrasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca