Wednesday, 28 September 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unud Gelar Pelatihan bagi Enam Kelompok Lolos P2MW

BALIILU Tayang

:

unud
Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.,IPU saat memberikan sambutan pada pelatihan bagi enam kelompok yang lolos P2MW. (Foto: Ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Universitas Udayana melalui Unit Pengembangan Kewirausahaan (UPK) dan Biro Kemahasiswaan menyelenggarakan Pengayaan Materi/Pelatihan Peserta P2MW Universitas Udayana Tahun 2022 yang lolos pendanaan bertempat di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Rabu (10/8/2022).

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Unud dan turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kepala BKM dan Jajaran, serta Ketua dan Sekretaris UPK beserta tim. Terdapat enam kelompok yang lolos dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek. 

Adapun judul proposal bisnis yang lolos yakni Djateh Tjinta dan SAMBAL NYEBAK Usaha Rasa Rumahan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis untuk kategori makanan dan minuman,  Juni.Crochet dari Fakultas Teknik dan Fakultas MIPA untuk kategori Industri Kreatif, Seni, Budaya, dan Pariwisata; Kawai Florist dari Fakultas Teknik untuk kategori Jasa dan Perdagangan, Pakeh.In (Paket Hijau Indonesia) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis untuk kategori Teknologi Terapan dan ESSPRAY Obat Herbal Kudis Ternak dari Fakultas Peternakan untuk kategori Produksi/Budidaya.

Narasumber dalam kegiatan ini yakni Rully Alfiansyah dari PT Nutrifood Indonesia dan Ni Nengah Era Sugiartini Alumni KBMI 2019 dengan topik Pengayaan Materi “Product development and sustainablelity”.

unud
Suasana saat pelatihan bagi enam kelompok yang lolos P2MW. (Foto: Ist)

Ketua UPK Dr. Sagung Chandra Yowani, S.Si.,Apt., M.Si dalam laporannya menyampaikan peserta yang hadir adalah para pemenang dana Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha Tahun 2022 dimana ada enam kelompok yang diajukan dan bersyukur semuanya meraih pendanaan. Kegiatan ini merupakan pembekalan perdana untuk peserta yang akan menjadi titik awal untuk terus didampingi sampai akhir acara di Expo KMI.

Pada akhir kegiatan P2MW akan ada reward dari Ditbelmawa dalam acara Kompetisi Mahasiswa Indonesia (KMI), sehingga kompetisi tidak disini lagi tetapi akan berlanjut ke tingkat nasional. Untuk itu yang disiapkan tidak hanya produknya laku dijual tetapi juga pengayaan diri dan peningkatan kompetensi berwirausaha. Pihaknya berharap melalui kegiatan ini adik-adik mahasiswa bisa menjadi pemberi lowongan kerja bagi masyarakat sekitar, dan juga sangat berharap dapat menjadi manusia hebat, bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat sekitar.

Baca Juga  Ni Putu Nita Anggraini Raih Gelar Doktor di FEB Unud

Sementara Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.,IPU dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas raihan yang telah dicapai saat ini dan pihaknya bersama Wakil Rektor dan Kepala Biro Kemahasiswaan serta UPK terus berupaya melakukan yang terbaik untuk kemaslahatan universitas dan meningkatkan prestasi mahasiswa.

‘’Ada enam kelompok yang dikirim dengan melibatkan 28 mahasiswa dimana semuanya lolos pendanaan dan ini sangat membanggakan bagi kita semua. Tentu saja ini adalah awal perjuangan dan akan terus berproses yang pada akhirnya diakhiri pada Expo KMI. Mudah-mudahan semua proses hingga di KMI berjalan baik dan lancar serta kita bisa sejajar dengan universitas-universitas lainnya,’’ ujar Rektor seraya mengharapkan dapat memberikan dampak berikutnya, yakni dampak yang baik bagi adik-adik kelas sehingga mengikuti kesuksesan kakak kelasnya.

Rektor juga mengharapkan sesuai dengan IKU, lulusan nantinya terbagi menjadi tiga kelompok yakni yang mendapat pekerjaan yang sesuai kompetensi dan memperoleh upah di atas UMR, kelompok yang merintis wirausaha muda yang eksis dan kelompok yang di luar itu yakni meningkatkan jenjang pendidikannya.

Trend sekarang adalah mengoptimalkan potensi yang dimiliki mahasiswa wirausaha, dimana kemajuan suatu negara sangat tergantung dari jumlah yang berwirausaha. Semakin banyak yang berwirausaha dinilai semakin sejahtera masyarakatnya. Terdapat paradigma baru saat ini adalah jumlah mahasiswa berwirausaha menjadi prestasi sebuah perguruan tinggi. Hal ini juga tercantum dalam IKU Universitas dan untuk itu telah dilakukan upaya untuk meningkatkan jumlah mahasiswa berprestasi salah satunya dalam berwirausaha. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita4744-Unud-Gelar-Pelatihan-Bagi-Enam-Kelompok-P2MW-Lolos-Pendanaan-Direktorat-Belmawa-Kemendikbudristek.html (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Wawali Bersama Menparekraf Tanam Mangrove di Kawasan Pelabuhan Benoa

Published

on

By

Wawali
Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa bersama Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno saat melaksanakan penanaman mangrove di kawasan Jalan Raya Menuku Pelabuhan Benoa, Selasa (27/9). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno melaksanakan penanaman pohon mangrove serangkaian kegiatan pohon kolektif gogreener yang digelar di kawasan  Jalan Raya Menuku Pelabuhan Benoa, Selasa (27/9).

Turut mendampingi kegiatan tersebut  Kepala Bank Indonesia Perwakilan  Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali  Made Teja, VP Public Policy and Goverment Relation Gojek, Tricia Iskandar, CEO dan Founder Jejakin, Arfan Arlanda serta undangan lainnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, penanaman bibit bakau atau mangrove ini merupakan bentuk keberlanjutan di dalam rencana net zero kedepannya. Di samping itu pula untuk meningkatkan eco pariwisata berkelanjutan.

“Pariwisata berkelanjutan bermanfaat untuk menyerap banyak tenaga kerja, sehingga mendorong ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Inisiatif ini merupakan salah satu upaya kerja sama antara pelaku sektor industri dan pemerintah,” katanya.

Dia menambahkan, konsep pariwisata berkelanjutan merupakan salah satu fokus utama pemerintah untuk memastikan pengembangan pariwisata secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan dan memelihara keberlangsungan ekosistem lingkungan.

Sementara Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi gerakan penanaman pohon mangrove tersebut. Pihaknya juga mengingatkan kepada komunitas mangrove ranger untuk merawat pohon mangove tersebut.

Disamping itu pihaknya berkomitmen terus menjaga hutan mangrove. Adapun hal yang telah dilakukan seperti bekerjasama dengan nelayan yang ada dipesisir dengan memberikan subsidi kepada nelayan untuk membersihkan mangrove.  “Ini merupakan bentuk kolaborasi kita di dalam menjaga ekosistem khususnya pohon mangrove,” ujarnya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Teja  mengungkapkan, ekosistem bakau tidak hanya dapat menyerap emisi karbon, namun juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga  Pengenalan Studi Kampus, Unud Terima Kunjungan Siswa SMA Negeri 1 Tumpang Malang

“Hutan Mangrove memiliki potensi ekowisata begitu besar yang diharapkan dapat mendorong pemulihan pariwisata Bali. Kami sangat mendukung inisiatif yang dilakukan Gojek yang bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memelihara ekosistem pariwisata kita,” ujar dia.

VP Public Policy and Goverment Relation Gojek, Tricia Iskandar mengatakan pihaknya menyadari bahwa sektor swasta memiliki peran penting untuk mendorong industri pariwisata yang ramah lingkungan serta bertanggung jawab, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan pemerintah. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Alit Wiradana Hadiri Malam Puncak Bulan Bhakti Karang Taruna Denpasar 2022

Published

on

By

Karang Taruna
Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana saat menghadiri Puncak Peringatan Bulan Bakti Karang Taruna Kota Denpasar, Minggu (25/9) malam. (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Puncak Peringatan Bulan Bakti Karang Taruna Kota Denpasar dilaksanakan pada Minggu (25/9) malam di Parkir Utara Taman Kota Lumintang, Denpasar. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana bersama Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Wayan Mariana Wandhira didampingi Ketua Karang Taruna Kota Denpasar, Ketut Ngurah Aryawan, Kadis Sosial Kota Denpasar, IGA Laxmy Saraswati beserta undangan lainnya.

Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan Karang Taruna Kota Denpasar serangkaian Bulan Bakti Karang Taruna di Tahun 2022. “Ini sebagai bukti semangat kepemudaan dalam menyikapi berbagai dinamika sosial dan memperkuat karakter pemuda untuk menyongsong pembangunan terutama di Kota Denpasar,” ujar Alit Wiradana.

Sementara Ketua Karang Taruna Kota Denpasar, Ketut Ngurah Aryawan menjelaskan serangkaian Bulan Bakti Karang Taruna Kota Denpasar di tahun 2022 menggelar sejumlah kegiatan seperti Bakti sosial dan kegiatan sosial lainnya. “Kami siap mendukung program yang dilaksanakan oleh Pemkot Denpasar terutama menyangkut pembentukan karakter dimana saat ini sangat penting diterapkan kepada kaum pemuda ditengah arus globalisasi,” katanya.

Selain itu, pihaknya siap mendukung dan membatu Pemerintah Kota Denpasar dalam kegiatan-kegiatan sosial di Kota Denpasar. (esa/eka)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Baca Juga  Unud Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Sumba Timur di Bidang Pendidikan dan Kesehatan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Cok Ace Jadi Pembicara dalam Internasional Tourism Leaders Summit 2022

Published

on

By

wagub cok ace
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat menjadi salah satu pembicara dalam acara Pembicara dalam Internasional Tourism Leaders Summit 2022, bertempat di Gedung Ksirarnawa - Taman Budaya, Art Center, Denpasar pada Selasa (27/9). (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati didaulat menjadi salah satu pembicara dalam acara Pembicara dalam Internasional Tourism Leaders Summit 2022, bertempat di Gedung Ksirarnawa – Taman Budaya, Art Center, Denpasar pada Selasa (27/9).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace memaparkan materi terkait “Tantangan Pariwisata Bali Pasca-Pandemi Covid-19”.

Wagub Cok Ace yang juga merupakan Guru Besar di ISI Denpasar mengatakan bahwa dalam membahas pariwisata, maka dirinya membagi atas 5 periode yaitu Pertama: lahirnya pariwisata Bali tahun 1902, Kedua tahun 1960 disebut fase Bali Membangun yang ditandai dengan beberapa pembangunan infrastruktur strategis seperi Bandara dan yang lainnya, Ketiga tahun 1980 pariwisata Bali ada di persimpangan jalan, akibat tingginya pariwisata di Bali, Keempat fase Sadya Kalaning Bali dari tahun 2000-2020 yang ditandai dengan Bom Bali dan Pandemi Covid-19, dan Kelima 2022 merupakan periode Bali Era Baru.

Suatu era yang ditandai dengan tatanan kehidupan baru; Bali yang Kawista, Bali kang tata-titi tentram kerta raharja, gemah ripah lohjinawi; yakni tatanan kehidupan holistik yang meliputi 3 Dimensi Utama: Dimensi Pertama, bisa menjaga/memelihara keseimbangan Alam, Krama (manusia), dan Kebudayaan Bali (Genuine Bali); Dimensi Kedua, bisa memenuhi kebutuhan, harapan, dan aspirasi Krama Bali dalam berbagai aspek kehidupan; Dimensi Ketiga, memiliki kesiapan yang cukup dalam mengantisipasi/menghadapi munculnya permasalahan dan tantangan baru dalam tataran lokal, nasional, dan global yang akan berdampak secara positif maupun negatif terhadap kondisi di masa yang akan datang.

Menurut Wagub Cok Ace, belajar dari pandemi, bahwa Bali tidak bisa terlalu mengandalkan pariwisata sebagai roda utama penggerak ekonomi. Dilihat dari sebelum pandemi, PDRB Bali 54% berasal dari sektor pariwisata, dan begitu ada Covid, ekonomi Bali sangat terpuruk. Untuk itu, dalam periode Bali Era Baru ini Pemprov Bali melakukan beberapa cara manuver penggerak ekonomi Bali, salah satunya adalah penguatan Potensi Sumber Daya Lokal Alam, Krama, dan Kebuadayaan Bali yang diwariskan merupakan potensi dan kekuatan yang besar untuk membangun perekonomian Bali berbasis sumber daya lokal melalui sektor pertanian, kelautan dan perikanan, serta industry kerajinan rakyat berbasis budaya yang didukung oleh pariwisata. Perkembangan pariwisata telah mendorong Krama Bali semakin meninggalkan potensi sumber daya lokal.

Baca Juga  Unud Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Sumba Timur di Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Perjalanan panjang pariwisata Bali dengan berbagai kejadian gangguan keamanan, bencana alam, bencana bukan alam, serta pandemi Covid-19 telah cukup memberikan pembelajaran tentang betapa rentannya gejolak perekonomian Bali yang hanya bertumpu pada satu doninasi sektor pariwisata. Untuk itu perlu dilakukan pengembangan sektor unggulan, seperti Sektor Pertanian dalam arti luas termasuk Peternakan dan Perkebunan, Sektor Kelautan dan Perikanan Sektor Industri, Sektor IKM, UMKM, dan Koperasi, Sektor Ekonomi Kreatif dan Digital Sektor Pariwisata. Dan  pengembangan infrastruktur pendukung. Hal tersebut dituangkan dalam Ekonomi Kerthi Bali.

Selain itu, Wagub Cok Ace juga melihat bahwa hal yang perlu diperhatikan dari Bali adalah keseimbangan antarwilayah. Selama ini ketimpangan antarwilayah sangat tinggi, dimana contohnya pariwisata hanya dominan di wilayah selatan. Untuk itu, Wagub Cok Ace juga menuangkan konsep Padma Bhuwana dalam strategi membangun Bali, dimana prioritas pembangunan di setiap wilayah kabupaten/kota harus didasari karakteristik geografis, demografis, serta potensi sumber daya dominan. Optimalisasi seluruh potensi tersebut haruslah didasari karakteristik dan fungsi setiap Dewata Nawasanga yang menaungi wilayah tersebut sehingga terbangun taksu yang meniscayakan semua potensi berkembang maksimal.

Dalam acara ITLS yang telah berlangsung sejak tanggal 26 September 2022, juga menghadirkan narasumber yang kompeten dalam bidangnya. Selain Wagub Cok Ace juga terdapat dua narasumber lain yaitu Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali dan Kepala Pusat Kajian Pariwisata Universitas Udayana.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan Bali Bangkit kepada 40 orang penerima yang berkontribusi dalam pariwisata Bali. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca